BASSINI REPAIR
HERNIA FEMORALIS
Hernia femoralis 40% incarserata
salurannya berbentuk corong, pintu
masuknya cincin
Batas : medial : lig lacunar
Dorsal : fascia pectinea
Ventral : lig inguinal
Lateral : vena femoralis
Isi : jar lemak, jar ikat, lymp node
Type : medial. Jarang lateral,
ventral,dorsal
Patogenesa
Kongenital jarang
Anatomic study (mcVay) peningkatan intra
abdomen
Primer : - multiple pregnancy
- obesitas
- degenerasi jar. Ikat tua
Sekunder : berhubungan dengan repair
inguinal hernia (glassow)
Female >>
Terapi bedah
Empat prinsip strategis pembedahan pada
hernia femoralis : (glassow,1973)
Crural approach : tidak membuka aponeurosis
MOE. Female >>
Crural approach, buka canalis inguinale,
inspecting dinding dorsal tanpa hrs repair. Male
Crural approach dengan membuka apponeurosis
[Link] dinding post combined hernia
Crural dan inguinal approach, Buka apponeurosis
dan dinding post canalis inguinalis. large comb
hernia, recurrent dan incarserata
Tipe repair
Crural approach
Insisi kulit di atas hernial swelling, obligue
atau paralel dgn vassa femoralis.
Direct access dapat juga dicapai dari insisi
deep inguinal
Keuntungannya : exposure fosa ovalis mudah
uncomplicated femoral hernia female
Repair : Fabricius, Kummer, bassini, Salzer
Inguinal approach
Sama dengan hernia inguinal, dengan insisi
fasia tranversalis.
Keuntungan : exposure canalis femoralis
mudah dan pilihan untuk reduce hernia
Incarserata. Standard approach male
Kerugian : trauma >>, repair dinding post
canalis inguinalis.
reccurent, incarserata, combinasi.
Repair : Moschkowitz, Lotheissen
Preperitonel approach
extra or preperitoneal exposure kantong
hernia melalui insisi horizontal di atas lig
inguinale.
Keuntungan : untuk reccurent hernia dan pasien
dgn riwayat operasi abdomen.
Kerugian : trauma >>, butuh relaksasi otot
Teknik ini membolehkan melihat canalis inguinalis
dan femoralis tanpa melibatkan struktur anatomis
regio ini
Teknik Bedah
1. Crural approach
Insisi medial vasa femoralis, vertical atau oblique di
atas benjolan dekat canalis femoralis
Setelah insisi fasia femoralis, tampak kantong
hernia identifikasi dan bebaskan dengan jaringan
sekitar
Sama seperti direct hernia, VU berdekatan dengan
kantong hernia dan harus dibebaskan
Kantng hernia harus dibebaskan sampai lapisan
peritoneum parietal
Setelah kantong terbuka identifikasi dan
reposisi isi hernia
Jahit kantong, lakukan herniotomy
Selanjutnya hernioraphy dengan : fabricius repair,
kummer repair bassini repair atau salzer repair.
Bassini repair
Pertama Jahit dgn silk 2-0 atau
polypropylene medial lig ingunale
dengan lig lacunar (gimbernat’s)
kemudian dengan fascia pectineal
Jarak 0,5 cm ke arah lateral. Hati-hati
dgn vena femoralis.
TERIMA KASIH
Fabricius repair
Tarik vena femoralis ke lateral dgn
vein hook atau small kuttner
dissector
Mulai dari medial ke lateral jahit
interrupted lig cooper’s dan lig
inguinale include fasia transversalis
dgn benang non absorbable 2-0
Kummer repair
Dasar konsep : penutupan tidak hanya
kantong hernia femoralis tapi juga bagian
canalis femoralis’
Metode ini beresiko trauma pada
spermatic cord. dianjurkan pada female
Jahit U fasia ileopectineal dan lig cooper
dengan bagian bawah didinding abdomen
Salzer repair
Buat semisirkuler flap dari fascia
pectineal
Dasar flap dijahit dengan lig cooper’s
Flap kmd didekatkan dengan lig
inguinale kmd dijahit interrupted.
Bibir flap ditutup dengan fascia
femoralis
2. Inguinal approach
Insisi kulit dan dissecti subcutaneus sama dengan
hernia inguinal
Setelah aponeurosis MOE dibuka spermatic cord
dan lig teres dibebaskan scr tumpul dan sebagian
tajam tegel
Split fascia transversa dari cincin inguinal ke tuber
pubicum. Preservasi vasa epigastrica
Tampak kantong hernia bebaskan leher kantong
scr gentle dari bawah. Tarik ke inguinal
Buka kantong identifikasi isi hernia reduksi
Lakukan herniotomy
Dilanjutkan dengan hernioraphy lotheinssen-
mcvay repair, Moschkowitz repair, shouldice repair
Lotheissen-Mcvay repair
Moschkowitz repair
Canalis inguinalis repair approximasi
lig inguinale ke lig cooper’s dan tract
iliopubic 5 jahitan 2-0/0 silk atau
polypropylene
Mulai dari medial (tuber pubicum) dengan
jarak 0,6cm ke lateral(v femoralis)
Dinding post lig inguinale reconstructed
by bassini atau shouldice
Shouldice repair
Canalis femoralis ditutup dgn
approximasi lig cooper’s ke fascia
transversalis atau bagian post lig
inguinale dgn jahitan continoues
3. Preperitoneal approach
TERIMA KASIH