MASYARAKAT SEKULER
ARIEF BUDIMAN\
Harvey gallager cox
junior.
profesor,teolog dan
dosen di universitas
harvard, universitas
yale, dan universitas
pennsylvania.
Buku : the secular
city, the future of
faith, the market as
god, fire from heaven
and etc.
Harvey cox
Background historis
Konflik berkepanjangan antara filsafat (rasionalisme )
dan agama (metafisika) dalam sejarah pemikiran barat.
Pemisahan gereja dan negara.
Oksimoronitas Saintisme dan spiritualitas.
Caesaropapisme (caesaro= kaisar ,penguasa), papisme
= papa, pastor, yaitu kecendrungan pemimpin politik
untuk memperluas kekuasannya hingga ke wilayah
agama.
Hierokrasi (hiero= hirarki,gereja ,krasi =kekuasaan)
yaitu kecendrungan pemimpin agama untuk
memperluas kekuasaan kewilayah politik.
Sekular
Sekular : dari bahasa latin saeculum,
Memiliki dua makna konotasi yang
berhubungan dengan ruang dan waktu.
Ruang : merujuk pada dunia atau duniawi
Waktu : merujuk kepada sekarang atau
saat ini.
Istilah sekularisme
Istilah sekularisme pertama kali digunakan
oleh seorang penulis inggris, George jacob
Holyake tahun 1851.
Konteks istilah ini adalah kebebasan berfikir.
Holyake menggunakan pertama kali istilah
“secularisme” untuk mengungkapkan
pandangannya dalam mempromosikan satu
tertib sosial yang berjarak dengan agama,
tanpa harus mengkritik agama.
Sekularisasi
Sekularisasi adalah transformasi satu masyarakat
dari identifikasi diri yang sangat kental dengan
institusi dan nilai nilai keagamaan menuju institusi
dan nilai nilai sekuler.
Asumsi : Saat masyarakat berkembang, khususnya
melalui jalur modernisasi dan rasionalisasi, agama
kehilangan otoritasnya dalam semua aspek
kehidupan sosial dan pemerintahan.
Ciri : Proses historis ketika agama kehilangan
signifikasi sosial kultural,sehingga peran agama
ditengah masyarakat menjadi terbatas.
State secularisme
Dalam kajian politik ,sekularisme adalah satu
gerakan dengan tujuan pemisahan antara
agama dan pemerintah (gereja dan negara).
Biasanya pemisahan ini dicirikan dengan
mengganti hukum berbasis kitab suci dengan
hukum sipil dan melarang diskriminasi atas
nama agama.
Kelanjutan gerakan ini biasanya mengarah
kepada demokrasi dengan ciri perlindungan
kepada minoritas agama.
State religion regimes “secularisme and state
policies toward religion: the united states ,france,
and turkey” by ahmed T kuru (cambridge
university
Religiuos state : Iran, saudi arabia, vatikan.
State with established religion : England, denmark and
greece.
Passive secularisme.
Secular state.
Assertive secularism : turki, perancis
Anti religion state : china, north korea, kuba.
Komponen sekularisasi
The disenchancement of nature :
Membebaskan dari ilusi dan kepercayaan
yang keliru.
The desacralization of politics : Melepaskan
signifikasi yang sakral atau yang religius dari
urusan politik.
The deconsecration of values :
Menyingkirkan konsekrasi (komitmen mutlak
terhadap satu tujuan tertentu ) terhadap
seseorang atau satu objek.
Tahap peradaban masyarakat menuju
kota sekular
Tribe : Keanggotaan masyarakat didasarkan
pada garis keturunan, menolak orang atau adat
dari luar, dan hampir seluruh tindakannya
telah diatur dengan ketat dalam adat.
Town : Keanggotaan masyarakat didasarkan
kepada tempat domisili, dalam hal ini yang
paling utama adalah ketertiban umum dalam
wilayah masyarakat, dan kesetiaan
masyarakat harus lebih diutamakan .
Technopolis : secular city
Ciri kota sekuler
Mobilitas
Anonimitas
Pragmatis
Profanitas
Ideal positif
Sangat menghargai hak individu dan
minoritas
Kesetaraan untuk semua masyarakat
Setiap orang dibantu untuk mewujudkan
cita cita masing masing
Meruntuhkan sekat kelas dan kasta.