0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan17 halaman

Analisis DC-DC Converter Mobil Listrik

Dokumen tersebut membahas analisis penggunaan konverter DC to DC pada mobil listrik untuk menstabilkan tegangan yang dihasilkan baterai. Konverter berguna meningkatkan tegangan baterai sesuai kebutuhan beban listrik mobil. Penelitian ini menganalisis jenis konverter yang digunakan dan manfaatnya untuk menjaga stabilnya tegangan selama beroperasi.

Diunggah oleh

Ari Wibowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan17 halaman

Analisis DC-DC Converter Mobil Listrik

Dokumen tersebut membahas analisis penggunaan konverter DC to DC pada mobil listrik untuk menstabilkan tegangan yang dihasilkan baterai. Konverter berguna meningkatkan tegangan baterai sesuai kebutuhan beban listrik mobil. Penelitian ini menganalisis jenis konverter yang digunakan dan manfaatnya untuk menjaga stabilnya tegangan selama beroperasi.

Diunggah oleh

Ari Wibowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS KONVERTER DC TO DC

PADA MOBIL LISTRIK

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS LANCANG KUNING

NAMA : MINTA SYUKUR


NIM : 1720201036
BAB I
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Mobil listrik adalah mobil yang penggerak utamanya berupa
motor listrik yang sumbernya berasal dari energi listrik yang
tersimpan di dalam baterai. Kebutuhan energi listrik merupakan hal
yang sangat penting untuk menunjang teknologi saat ini, khususnya
perkembangan mobil listrik, Sistem penyedia daya tegangan searah
(DC), yang dihasilkan melalui konversi tegangan dc,dari masukan
tegangan dc dan keluaran yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Konversi tegangan DC ini sering disebut sebagai DC-DC
konverter. Penerapan DC–DC converter dalam perkembangannya
telah memungkinkan suatu perangkat elektronika dapat berfungsi
dengan menggunakan sumber energi baterai yang bertegangan kecil
atau besar di mana tegangan keluarannya dapat diubah-ubah sesuai
kebutuhan pada mobil listrik
2. TUJUAN PENELITIAN

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah


menganalisis penggunaaan konverter pada mobil
listrik,sehingga tegangan yang di gunakan mobil
listrik tetap stabil
3. BATASAN MASALAH

Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Mengetahui jenis konverter yang di gunakan pada mobil

listrik

2. Pemanfaatan konverter pada mobil listrik


4. PERUMUSAN MASALAH

Dari uraian yang telah dijelaskan diatas, maka penulis


merumuskan permasalahan yaitu :
1. Bagaimana menaikkan tegangan pada batrai sesuai yang
dibutuhkan beban
2. Bagaimana memanfaatan konverter sebagai penstabil
tegangan ketika mobil listrik sedang bekerja
3. Bagaimana sistem kerja konverter dc terhadap mobil
listrik
5. MANFAAT PENELITIAN

Adapun beberapa manfaat yang diharapkan dari


penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Alat ini berfungsi menaikkan tegangan sesuai yang
di butuhkan pada motor listrik bldc
2. Menjaga tegangan pada mobil listrik tetap stabil
BAB II
TINJAUN PUSTAKA
1. Arus DC
Direct Current atau yang biasa disingkat DC merupakan tipe arus listrik
searah, sumber arus DC yang paling umum digunakan berasal dari proses
kimiawi, hasil induksi elektromagnetik dan dari sumber energi alam yang
terbarukan
• Sumber arus DC yang berasal dari proses kimiawi antara lain baterai
(elemen Volta) dan akumulator (biasa disebut aki)
• Sumber arus DC yang berasal dari hasil induksi elektromagnetik antara
lain dinamo (generator/motor DC) dan
• Sumber arus DC yang berasal dari sumber energi alam yang terbarukan
adalah sel/panel surya
Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan
2. Mobil Listrik dengan motor listrik, menggunakan energi
listrik yang disimpan dalam baterai atau
tempat penyimpan energi lainnya. Mobil
listrik terdiri atas beberapa komponen utama,
antara lain motor listrik, baterai (accu), alat
pengisian ulang (charger), kontrol kecepatan
(speed control), dan sistem manajemen energi
(Energy Management System atau EMS).
3. Konverter
Konverter DC-DC adalah suatu alat yang penyedia daya tegangan searah
(dc) yang dihasilkan melalui konversi tegangan dc masukan kebentuk
tegangan dc keluaran yang lebih rendah atau tinggi. Pada perkembangannya
penerapan dc-dc converter telah memungkinkan suatu perangkat elektronika
dapat berfungsi dengan sumber energi yang berukuran kecil, diamana
tegangan keluarannya dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan. converter telah
banyak dikembangkan diantaranya adalah jenis dc-dc converter yang tidak
mempunyai isolasi elektrik (Hidayat, 2010).
Ada tiga topologi Switching power supply yang sering digunakan sebagai
Converter DC to DC yaitu buck converter (syncronous dan non-yncronous),
boost converter, dan yang terakhir merupakan gabungan dari keduanya atau
disebut juga Buck-Boost Converter
 Buck Converter
Buck Converter adalah salah satu konverter yang memiliki fungsi sebagai
penurun tegangan DC. . Dimana Buck Converter dapat menurunkan tegangan DC
yang lebih tinggi ke tegangan DC yang lebih rendah, buck converter ini merupakan
salah satu converter yang memiliki metode converter DC to Dc. (Ariel Firmansyah).

 Boost Converter
Boost Converter merupakan converter DC to DC yang berfungsi sebagai
konverter yang diguanakan untuk mendapatkan tegangan keluaran yang lebih besar
dari sumber teganga yang kecil. Boost converter merupakan converter yang
menghasilkan tegangan output yang lebih besar dari tegangan inputnya dalam bentuk
DC. (Nisrina Zahra, 2016).

 Buck-boost konverter
Buck-boost konverter merupakan gabungan dari keduanya atau disebut juga
Buck-Boost Converter. Buck-Boost Converter adalah untuk mengubah level
tegangan DC to DC, baik dari level yang lebih tinggi ke level yang lebih rendah
maupun ke dari level yang lebih rendah ke level yang lebih tinggi. Namun buckboost
converter hanya akan mengubah polaritas dari tegangan output terhadap tegangan
input (Hart, 2011)
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
1. Identifikasi Masalah
Pada tahapan ini merupakan tahapan terakhir dari penelitian ini dimana
pada tahapan ini membahas tentang Boost converter DC-DC yang berfungsi
untuk menaikkan sumber tegangan, Kemudian mencari nilai lifetime dari
percobaan yang telah dilakukan
2. Analisa Kebutuhan Komponen
Analisa kebutuhan komponen adalah komponen-komponen yang
digunakan pada konverter jenis boost konverter. Komponen yang digunakan
pada boost konverter diantaranya adalah sebagai berikut:
3. Sumber Masukan DC
4. MOSFET
5. Dioda Freewheeling
6. Induktor
7. Kapasitor
8. Rangkaian Kontrol (Drive Circuit)
9. Volt Meter
10. Am Meter
11. Obeng
[Link] Potong
[Link]
3. Analisa Pemanfaatan
Analisa Pemanfaatan konverter DC/DC yang berfungsi menjembatani
daya listrik yang dihasilkan oleh sebuah baterai dengan motor listrik
sebagai tenaga penggerak sebuah mobil listrik. Komponen ini
berfungsi menaikkan tegangan baterai dan menstabilkannya pada titik
tertentu sesuai dengan kebutuhan tegangan dari motor listrik.

4. Analisa Kinerja Alat


Dimana tegangan yang tersimpan pada baterai mobil listrik tidak
cukup untuk mensuplay kebutuhan pada mobil listrik dan ketika mobil
listrik sedang digunakan,akan menyebabkan tegangan dari batrai
berkurang, maka komponen DC-DC converter inilah yang berfungsi
untuk menaikkan tegangan dari baterai
5. Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam
penelitian ini adalah sebegai berikut:
a. Studi Literatur
Studi literatur dilakukan dengan membaca buku, jurnal dan artikel
yang terkait dengan kendaraan listrik maupun mobil listrik serta
pembahasan mengenai sistem monitoring mobil listrik dan sistem
keaman pada mobil listrik.
b. Obsevasi
Pengumpulan data ini dilakukan dengan melakukan menggamati
secara langsung hal yang ingin diteliti atau melalui eksperimen.
6. Pelaksanaan Kegiatan penelitian
Penjadwalan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada
pertengahan bulan Januari 2022 dan di akhir bulan Mei
2022 dengan tempat penelitian Labortarium Fakultas
Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai