Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengorganisasian
Pembelajaran di Satuan
Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Desain Pembelajaran
Tujuan Keluaran
Memahami dan Usulan jadwal
menggunakan proses pembelajaran yang
pengorganisasian disesuaikan dengan
pembelajaran di satuan kebutuhan masing-
pendidikan masing satuan pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Alur Belajar
Mulai Dari Eksplorasi Ruang Refleksi
Diri Konsep Kolaborasi 1 Terbimbing
Koneksi
(Rencana) Elaborasi Ruang
Antar Materi
Aksi Nyata Pemahaman Kolaborasi 2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Mulai Dari Diri
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Apa yang Anda ketahui tentang apa
saja yang sudah dilakukan oleh satuan
pendidikan dalam proses
pengorganisasian pembelajaran?
Apa yang Anda ingin ketahui lebih
lanjut mengenai proses
pengorganisasian pembelajaran di
satuan pendidikan?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Eksplorasi Konsep
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengorganisasian Pembelajaran
Isu tentang pengorganisasian pembelajaran
kemungkinan muncul dari ketidakpahaman arti dari
pengorganisasian pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengorganisasian Pembelajaran
Cara satuan pendidikan mengatur pembelajaran muatan kurikulum
dalam satu rentang, waktu pengorganesasian ini termasuk beban belajar
dalam struktur kurikulum, muatan pembelajaran, area belajar,
pengaturan waktu belajar, serta proses pembelajaran
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Penyusunan Struktur kurikulum penting
Struktur kurikulum pola dan susunan mata pelajaran (tema) yang harus ditempuh
oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran dan
merupakan aplikasi dari konsep pengorganesasian konten dan beban belajar.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Menganalisis kebutuhan untuk mengorganesasian
Pembelajaran
Agar dalam pengorganesasian pembelajaran serta perencanaan
pembelajaran lebih aktual dan konstektual prinsip analisis kebutuhan:
memprioritaskan kebutuhan peserta didik, menyesuaikan sumber daya
pendidik dan tenaga kependidikan, mempertimbangkan kesediaan sarana dan
prasarana.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
STRUKTUR KURIKULUM
1. Intrakurikuler
dirancang agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang didalam capaian
pembelajaran. Inti sari kegiatan pembelajaran intrakurikuler adalah bermain
bermakna sebagai perwujudan “merdeka belajar, merdeka bermain”, pembelajaran
intrakurikuler harus memberikan pembelajaran yang [Link] waktu
pembelajaran usia 4-6 tahun minimal (900) menit perminggu, usia 3-4 tahun
minimal (360) menit perminggu
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
STRUKTUR KURIKULUM
2. Projek penguatan profil pelajar pancasila
Untuk memperkuat upaya pencapaian P3 yang mengacu pada
STTPA .Pelaksanaanya menggunakan alokasi waktu kegiatan di PAUD dengan
ketentuan 2 x projek dalam setahun dengan tema yang berbeda, kegiatan untuk
menguatkan 6 dimensi pada fase pondasi , dengan 4 tema diPAUD, Aku Sayang
Bumi (gaya hidup berkelanjutan),Aku Cinta Indonesia (kearifan lokal),Kita
Semua Bersaudara (bhineka Tunggal Ika), Imajinasi dan Kreativitasku
(rekayasa dan teknologi)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pendekatan pembelajaran di PAUD
Pengorganesasian pembelajaran disarankan
menggunakan pendekatan tematik berintegrasi atau
secara integrasi disesuaikan dengan pilihan anak,
situasi dan kebutuhan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh pendekatan muatan belajar secara Integrasi untuk satuan PAUD
Satuan PAUD “Bunga Matahari” TK A
Struktur keterangan Jumlah JP
Juli Agustus Septembe Oktober Nopembe Desembe
r r r
Intrakurikuler Dipilih topik-topik yang sesuai 900 900 menit 900 menit 900 menit 900 menit 900 menit
dengan karakteristik satuan dan menit x 2 x2 x x 2 minggu x4 x2
dekat dengan anak (konstektual) minggu minggu 4minggu minggu minggu
Semester 1
P5 Indonesia (tema aku cinta 900 menit
Indonesia) x2
minggu
Projek batik( aku cinta Indonesia) 900 menit
x 2 minggu
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Struktur keterangan Jumlah JP
januari Pebruari Maret April Mei Juni
Intrakurikuler Dipilih topik-topik yang sesuai 900 900 menit 900 menit 900 menit 900 menit 900 menit
dengan karakteristik satuan dan menit x 2 x2 x4 x 2 minggu x4 x2
dekat dengan anak (konstektual) minggu minggu minggu minggu minggu
Semester 2 P5 Projek hasil bumi (tema aku 900 menit
sayang bumi ) x2
minggu
Projek ramadhan( kita semua 900 menit
bersaudara) x 2 minggu
Di struktur bisa ditambah ekstrakurikuler, 900 waktu minimal, 2 minggu artinya dibulan itu
minggu efektifnya, topik adalah ide, gagasan, konsep atau inspirasi yang hendak
diperkenalkan, dibangun dan dieskplorasi bersama anak
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh Pengorganesasian kurikulum
pendekatan muatan pembelajaran secara integrasi
Struktur Kurikulum
Kelompok usia 5-6 tahun
Bulan Juli Total 2 Minggu
Struktur Topik Jumlah JP
Intrakurikuler Topik Jumlah minggu: 2 Jumlah JP: 2 × 900
Binatang disekitar rumahku menit
Sub topik:
• Ayam binatang peliharaan kakek
• Kucing binatang kesayanganku
P5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi Bulan Agustus, Total 4 Minggu
Struktur Topik Jumlah JP
Intrakurikuler Topik: Jumlah minggu: 2 Jumlah JP: 2 × 900
Banten tempat tinggalku menit
Sub topik:
• Anyer pantai yang indah
• Sate bandeng makanan khas Banten
• Angkot kendaraan umum di kotaku
Projek Penguatan Profil Pelajar Tema: Aku Cinta Indonesia Proyek: Hari Jumlah minggu: 2 Jumlah JP: 2 × 900
Pancasila Kemerdekaan Negaraku menit
Bulan September, Total 4 Minggu
Struktur Topik Jumlah JP
Intrakurikuler Topik: Jumlah minggu: 4 Jumlah JP: 4 × 900
Rumah Sakit di kotaku menit
Sub topik:
• Cita-citaku menjadi dokter
• Apotek tempat membeli obat
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Apa saja yang termasuk dalam
Pengorganisasian Pembelajaran?
Poin-poin apa saja yang perlu ditentukan dari awal oleh masing-masing
satuan pendidikan sebagai bagian dari pengorganisasian pembelajaran dan
nantinya akan mempermudah dalam penyusunan jadwal pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahapan Pengorganisasian Pembelajaran
1. Penjabaran muatan belajar (pertahun, per semester dan
perminggu)
2. Pemetaan muatan pembelajaran per tahun
3. Susun program tahunan dan kalender sekolah
4. Pemetaan muatan pembelajaran per semester dan per
minggu
5. Penyusunan jadwal pembelajaran untuk masing-masing
tingkat
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Lihat, Pikir, Tanya
Aku Lihat Aku Pikir Aku Tanya
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh Pengorganesasian kurikulum
Struktur Kurikulum
Pembelajaran intrakurikuler dan Pembelajaran berbasis Projek
No Semester Jumlah Minggu
Semester 1
1 Topik: 17 minggu
1. Aku anak Indonesia (Pendekatan projek)
2. Ayahku pahlawanku
3. Terimakasih Ibu
2 Semester 2
Topik : 17 Minggu
1. Sampah di sekitarku (Pendekatan projek)
2. Air untuk kehidupan
3. Kebun Vertikal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Rencana pembelajaran
a. Tujuan Pembelajaran dan elemen CP
no Elemen CP Tujuan Pembelajaran
1 Nilai Agama dan Budi Mempraktikkan nilai dan kewajiban ajaran agamanya.
Pekerti ● Mengenal Tuhan melalui ciptaan-Nya, kegiatan ibadah,tempat-tempat ibadah dan kitab suci
● Memperingati hari besar agama.
Mensyukuri, menyayangi dan melestarikan ciptaan Tuhandengan penuh tanggung jawab.
● Mengenal keberagaman agama dan sikap menghargai kepercayaan orang lain.
● Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan
2 Jati Diri Memperingati hari-hari besar nasional
Identitas diri, budaya, ● Memiliki sikap positif dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan dan keselamatan diri.
mengenal Pancasila, ● Menunjukkan perasaan bangga terhadap identitaskeluarganya
kesadaran diri dan ● Mandiri, berkebinekaan global
lingkungan, motorik, ● Bangga dengan latar belakang budaya dan jati dirinyasebagai anak Indonesia
hidup sehat, sosial ● Mengenal budaya daerah (rumah adat, pakaian daerah,tari daerah, alat musik tradisional, bahasa dan permainandaerah).
emosional, motivasi, ● Menunjukkan perilaku gotong royong.
komunikasi ● Memiliki sikap positif dan berpartisipasi aktif dalammenjaga kebersihan
● Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar
● Bangga terhadap hasil karya
3 Literasi dan Sains Mampu berkomunikasi dengan baik
Tekhnologi, Engineering, ● Menumbuhkan budaya literasi
Seni, Matematika ● Melakukan observasi, eksplorasi, dan eksperimen
(STEAM) ● Menemukan solusi kreatif dalam pemecahan masalah
● Mengekspresikan imajinasinya menjadi karya
menggunakan material alam di sekitarnya
● Mengenal teknologi pemanfaatan lahan sempit.
● Mengenal cara menghemat air
● Mengenal cara mengolah sampah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Rencana pembelajaran
Capaian pembelajaran
Capaian Pembelajaran jenjang PAUD menjabarkan capaian yang diharapkan terjadi di akhir di fase
fondasi. Capaian Pembelajaran memberikan kerangka pembelajaran yang memandu pendidik di
satuan dalam memberikan stimulasi yang dibutuhkan oleh anak usia dini. Capaian Pembelajaran
PAUD secara spesifik menekankan pentingnya pendampingan anak dalam menemukan jati dirinya,
serta menguatkan pemahaman anak terhadap dunianya melalui eksplorasi terhadap lingkungan sekitar
TUJUAN PEMBELAJARAN
Satuan PAUD dapat langsung menurunkan dari struktur kurikulum tanpa menyusun alur tujuan
pembelajaran. Struktur kurikulum mengandung intrakurikuler dan projek penguatan profil Pancasila.
Dalam konteks projek penguatan profil pelajar Pancasila, tujuan pembelajaran dimaknai sebagai
tujuan projek yang dapat diambil dari dimensi, elemen atau sub elemen profil pelajar Pancasila. Esensi
alur tujuan pembelajaran adalah pengorganisasian tujuan pembelajaran berdasarkan laju
perkembangan anak dan dikembangkan oleh masing-masing satuan agar dapat mencapai Capaian
Pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Rencana pembelajaran
Metode
Kegiatan yang dipilih dan disajikan untuk mencapai tujuan pembelajaran harus dapat
memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Untuk mencapai hal
tersebut, pendidik dapat: • menggunakan berbagai strategi pendekatan belajar • menggunakan
berbagai media ajar • menggunakan berbagai sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan
sekitar. Sumber belajar yang tidak tersedia secara nyata dapat dihadirkan dengan dukungan
teknologi dan buku bacaan anak
Pelaporan hasil belajar
Penyusunan laporan kemajuan hasil belajar mengacu pada data asesmen otentik yang telah
dimiliki dalam rentang periode waktu tertentu. Selain berisikan laporan kemajuan belajar (Capaian
Pembelajaran dan projek penguatan profil pelajar Pancasila), laporan dapat memuat informasi
tumbuh kembang anak dan refleksi orang tua supaya Satuan PAUD dan orang tua/wali mendapat
informasi perkembangan peserta didik secara utuh. Satuan pendidikan berhak menentukan
apakah akan melaporkan hasil kemajuan belajar setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengorganesasian topik dan Tujuan Pembelajaran
no TOPIK Tujuan Pembelajaran
1 Aku anak Indonesia • Mempraktikkan nilai dan kewajiban ajaran agamanya
● Hari anak nasional ● Memperingati hari-hari besar nasional
● Peringatan hari kemerdekaan RI ● Mengenal keberagaman agama dan sikap menghargai kepercayaan orang lain.
● Festival Budaya ● Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan
● Menunjukkan perasaan bangga terhadap identitas keluarganya
● Mandiri, berkebinekaan global
● Bangga dengan latar belakang budaya dan jati dirinya sebagai anak Indonesia
• Mengenal budaya daerah (rumah adat, pakaian daerah, tari daerah, alat musik tradisional, bahasa dan permainan daerah).
● Menunjukkan perilaku gotong royong
● Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar
● Bangga terhadap hasil karya
● Melakukan observasi, eksplorasi, dan eksperimen
● Menemukan solusi kreatif dalam pemecahan masalah
● Mengekspresikan imajinasinya menjadi karya menggunakan material alam di sekitarnya
2 Pengelolaan Air • Mempraktikkan nilai dan kewajiban ajaran agamanya
• Air bersih • Mengenal Tuhan melalui ciptaan-Nya, kegiatan ibadah, tempat-tempat ibadah dan kitab suci
● Pengelolaan air di dalam dan luar ● Mensyukuri, menyayangi dan melestarikan ciptaan Tuhan dengan penuh tanggung jawab
negeri ● Memiliki sikap positif dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan dan keselamatan diri.
● Mandiri, berkebinekaan global
● Menunjukkan perilaku gotong royong
● Memiliki sikap positif dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan
● Mampu berkomunikasi dengan baik
● Melakukan observasi, eksplorasi, dan eksperimen
● Menemukan solusi kreatif dalam pemecahan masalah
● Mengekspresikan imajinasinya menjadi karya menggunakan material alam di sekitarnya
● Mengenal cara menghemat air
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengaturan beban belajar
Beban belajar sebagaimana tertera dikurikulum 900 menit (17,5 jam @ 60 menit) dalam seminggu
Pembelajaran tatap muka dilaksanakan selama 5 hari sbb:
no kelas Harian Mingguan
1 TK A 210 menit ( 3,5 1.050 menit (dilaksanakan
(usia 4 - 5 tahun) jam) dalam 5 hari efektif)
2 TK B 210 menit (3,5 1.050 menit
(usia 5 - 6 tahun) jam) (dilaksanakan dalam 5 hari
efektif)
3 Kelompok Bermain A 150 menit ( 2,5 450 menit (dilaksanakan dalam
( usia 2-3) jam) 3 hari efektif)
4 Kelompok Bermain B 180 menit ( 3 540 menit (dilaksanakan dalam
(usia 3-4) jam) 3 hari efektif)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pendampingan, evaluasi dan pengembangan Profesional
a. Pendampingan dan evaluasi
Nama Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1 Supervisi 1 kali dalam Supervisi pembelajaran dilaksanakan
pembelajaran sebulan sesuai dengan program supervisi
2 Mentoring 1 kali dalam Dalam mentoring kepala sekolah bisa
sebulan berbagi pengalaman dan pengetahuan
untuk memberikan inspirasi pada guru.
3 Penilaian Kinerja 1 kali dalam PKG menjadi dasar pembuatan “Rapor
Guru (PKG) setahun ( bulan Guru”
Juni)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
b. Pengembangan Profesi guru
no Nama Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1 In House Training 1 kali dalam 3 Guru melakukan diskusi internal dan
bulan berbagi praktik baik dalam lingkungan
satuan PAUD
2 Mentoring 1 kali dalam Guru berbagi pengalaman dan praktek
sebulan baik pembelajaran dengan para guru se
gugus..
3 Workshop, seminar Menyesuaikan Guru mengikuti workshop, seminar dan
dan pelatihan tentang dengan jadwal pelatihan untuk mengembangkan wawasan
PAUD dari dan pengetahuan tentang PAUD
penyelenggara
kegiatan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
8. Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi pembelajaran yang dilakukan antara lain :
a. Asesmen capaian anak
Asesmen capaian anak dilakukan setelah pembelajaran dalam rentang waktu
1 minggu.
b. Evaluasi hasil belajar anak
Evaluasi hasil belajar anak dilakukan setiap 3 bulan (triwulan) dan
dilaporkan kepada orang tua.
c. Evaluasi program pembelajaran
Evaluasi program pembelajaran yang dilakukan setiap minggu terhadap
kegiatan, media yang digunakan dan strategi yang digunakan oleh guru.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
9. Penutup
Kurikulum Operasional PAUD Gemilang ini menggambarkan perencanaan program secara menyeluruh selama satu
tahun ajaran sesuai karakteristik serta visi misinya. Harapannya, Kurikulum Operasional PAUD Gemilang dapat
dijadikan acuan bagi pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua serta pihak terkait dalam melaksanakan layanan
PAUD secara holistik integratif. Kurikulum Operasional ini tidak menutup memungkinan dapat terjadi perbaikan dalam
pelaksanaannya, maka saran dan masukan tetap dibutuhkan agar PAUD Gemilang dapat memberikan layanan yang
terbaik bagi anak-anak. .
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Lampiran-lampiran
1. Program tahunan
2. RPP Intra dan Modul Projek
3. Assemen dari proses pembelajaran
4. Kaldik
5. Jadwal aktivitas Pembelajaran
6. SOP
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Lihat, Pikir, Tanya
Aku Lihat Aku Pikir Aku Tanya
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Ruang Kolaborasi 1
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kelompok 1 : [Link]
Kelompok 2 : [Link]
Kelompok 3 : [Link]
Kelompok 4 : [Link]
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Mari analisis Satuan Pendidikan kita
Kesiapan Fisik Strategi Pembelajaran
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Refleksi Terbimbing
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
1 Pernyataan, 1 Pertanyaan
Masih relevan kah? Atau Anda punya
pernyataan dan pertanyaan baru?
Silakan berbagi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Ruang Kolaborasi 2
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Ruang Kolaborasi 2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahapan Pengorganisasian Pembelajaran
2. Tentukan pengelompokan Tema
- PAUD Berapa tematik yang akan dijalankan dalam 1 tahun
ajaran? Tema apa saja?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahapan Pengorganisasian Pembelajaran
4. Susun program tahunan dan kalender akademik sekolah
- Program atau kegiatan tahunan apa yang akan diadakan dan
perkiraan waktu pelaksanaan (kegiatan diadakan satu hari penuh atau
berapa JP)
- Periksa kalender akademik dari Kemendikbud Ristek untuk
memasukkan kegiatan atau program yang harus diadakan oleh semua
satuan pendidikan
- Tentukan penempatan pelaksanaan Projek (apabila dihubungkan
dengan program atau kegiatan tertentu)
- Hitung minggu belajar efektif belajar yang tersedia untuk intrakurikuler
- Hitung hari belajar efektif yang tersedia untuk intrakurikuler
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Kalender Sekolah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahapan Pengorganisasian Pembelajaran
5. Pemetaan muatan pembelajaran dalam semester/minggu
- Susunlah jam muatan pembelajaran dalam tabel per
minggu (dapat menggunakan tabel yang disediakan atau
merancang tabel sendiri yang sesuai dengan kebutuhan
masing-masing satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahapan Pengorganisasian Pembelajaran
6. Menyusun jadwal pembelajaran untuk masing-masing tingkat
- Buatlah tabel penjadwalan per hari dalam satu minggu untuk
setiap tingkat sesuai dengan jumlah paralel dengan
menggunakan sistem penjadwalan yang biasa digunakan
- Masukan aktivitas rutin atau tambahan dari satuan pendidikan
yang harus dilakukan di hari-hari tertentu
- Masukan jadwal mapel dengan memprioritas hal berikut:
- mapel dengan guru yang memiliki jadwal terbatas
- mapel dengan guru yang mengajar lintas tingkat
- penempatan waktu Projek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Merancang pengorganisasian
pembelajaran sesuai tahapan
Yuk kita coba susun penjadwalan
Lembar Kerja RK 2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Intermeso 1
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Elaborasi Pemahaman
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Bersiap untuk berbagi hasil diskusi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Koneksi Antar Materi
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Apa langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam
proses pengorganisasian pembelajaran di satuan
pendidikan Anda?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
(Rencana) Aksi Nyata
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Apa yang dapat satuan pendidikan Anda terapkan
lebih lanjut dalam proses pengorganisasian
pembelajaran?
Refleksi implementasi dan Rencana untuk tahun ajaran
depan.
Lembar Kerja Rencana Aksi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Penutup
Menyusun KOS #2 (Pengorganisasian pembelajaran di satuan pendidikan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Daftar Pustaka
[Link]
Scheduling_Secondary.pdf
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Terima
Kasih