Motor AC 1 Fasa dan 3 Fasa
Dosen : R. Akbar Nur Apriyanto [Link].T., [Link].T.
KELOMPOK 3
Dion Alvin Febrianto
01 214308009
Muhammad Azmi
02 214308018
Nurul Handayani
03 214308019
Rizki Alamsyah Inggangnur
04 214308023
Pengertian Motor AC
Motor Ac adalah sebuah motor listrik yang
digerakkan oleh alternating current atau arus
bolak balik (AC). umumnya, motor AC terdiri
dari dua komponen utama yaitu stator dan
rotor. Stator adalah bagian yang diam dan
letaknya berada di luar. Stator mempunyai
coil yang di aliri oleh arus listrik bolak balik
dan nantinya akan menghasilkan medan
magnet yang berputar. Rotor adalah bagian
yang berputar dan letaknya berada di dalam
(di sebelah dalam stator). rotor bisa bergerak
karena adanya torsi yang bekerja pada poros
dimana torsi tersebut dihasilkan oleh medan
magnet yang berputar.
Pengertian Motor AC
1. Stator : Merupakan bagian yang diam dan mempunyai kumparan yang dapat
menginduksikan medan elektromagnetik kepada kumparan rotornya.
2. Rotor : Merupakan bagian yang bergerak akibat adanya induksi magnet dari
kumparan stator yang diinduksikan kepada rotor.
Perbedaan Motor AC 1 Fasa dan 3 Fasa
1. Berdasarkan Konstruksi Motor
Konstruksi motor induksi 1 fasa terdiri atas dua komponen yaitu rotor (bagian
bergerak) dan stator (bagian yang diam). Sementara itu, motor listrik 3
fasa memiliki komponen dasar yaitu stator dan rotor. Akan tetapi, motor ini
tersusun oleh beberapa batangan logam yang dimasukkan melalui slot-slot yang
ada pada motor-motor induksi, kemudian setiap bagian disatukan oleh cincin
sehingga membuat batangan logam terhubung singkat dengan batangan logam
yang lain.
Perbedaan Motor AC 1 Fasa dan 3 Fasa
2. Berdasarkan Sumber Listrik Motor
Sumber listrik yang digunakan oleh motor induksi 1 fasa menggunakan listrik 1 fasa.
Jadi hanya 1 buah penghantar fasa dan pengantar nol yang masuk ke motor.
Misalnya fasa R dan Nol. Sedangkan motor 3 fasa menggunakan 3 buah
penghantar fasa sekaligus ditambah Nol. Jadi ketiga fasa (R, S, T) dan Nol masuk
ke motor.
3. Berdasarkan Tegangan yang Digunakan
Pada motor 1 fasa, karena hanya menggunakan 1 fasa listrik, maka tegangan yang
digunakan sebesar 220 Volt. Sedangkan pada motor 3 fasa, kita bisa memilih
apakah ingin menggunakan tegangan 220 Volt atau 380 Volt. Jika ingin
menggunakan 220 Volt, maka kumparan motor menggunakan hubungan Star dan
jika ingin menggunakan tegangan 380 Volt, maka kumparan motor dihubungkan
menggunakan hubungan Delta.
Rangkaian Ekuivalen Motor AC 1 Fasa
Rangkaian Ekivalen Lengkap 1 Fasa dari stator dan rotor, maka dibuat rangkaian ekivalen
perfasa motor induksi dengan model transformator, dengan rasio perbandingan ‘a’
antara stator dan rotor
Rangkaian Ekuivalen Motor AC 3 Fasa
Pada prinsipnya proses “induksi” yang terjadi pada motor induksi hampir sama seperti
pada transformator yang berbeban resistif, sehingga penggambaran rangkaian ekivalen
motor induksi berdasarkan rangkaian ekivalen transformator, dimana stator identik dengan
sisi primer transformator dan rotor identik dengan sisi sekunder transformator.
Perbedaannya, pada kumparan rotor (sekunder) motor induksi terhubung singkat dan
berputar. Disamping itu perbedaan yang mendasar antara keduanya adalah transformator
merupakan mesin listrik statis, sedangkan motor induksi adalah mesin listrik dinamis.
Rangkaian ekivalen motor induksi untuk masing-masing sisi dapat diperlihatkan seperti
berikut ini :
Jika kumparan rotor dihubungkan dengan suatu beban, maka pada kumparan rotor akan
mengalir arus r I yang sumbernya Er .
PARAMETER
SIMULASI PADA MATLAB
1 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
1 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
1 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
3 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
3 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
3 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
3 Fasa
SIMULASI PADA MATLAB
3 Fasa
TERIMA KASIH