ASPEK MANAJEMEN DAN
ORGANISASI
Studi Kelayakan Bisnis
Kalau Anda gagal merencanakan
bisnis, maka Anda merencanakan
kegagalan untuk bisnis Anda
Rencanakan pekerjaan Anda dan
kerjakan rencana Anda
Gagalnya pengusaha diawal usaha
karena tidak mampu merancang
perencanaan bisnis yang baik.
Begitu memasuki dunia bisnis,
banyak hal tak terduga muncul dan
tak tahu apa yang harus dilakukan.
PENDAHULUAN
Aspek manajemen dan organisasi yaitu penggambaran mengenai
pengorganisasian pihak-pihak yang terlibat dalam usaha, job
deskription-nya, tanggung jawab serta kontribusi masing-masing
pihak dalam mencapai tujuan.
Aspek manajemen dan organisasi merupakan kegiatan dan cara
pengelolaan dari gagasan usaha/proyek yang direncanakan,
meliputi:
Penentuan bentuk dan sistem pengelolaan usaha secara teknis (jenis
pekerjaan yang diperlukan) dan kegiatan usaha
Bentuk organisasi yang cocok dan sesuai untuk usaha
Penentuan jumlah SDM dan keahlian yang diperlukan
PENDAHULUAN
Pertanyaan yang perlu diperhatikan dalam aspek organisasi
adalah:
Apakah usaha dapat dikelola dengan baik (managable)?
Apakah tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak sudah
sesuai dan selaras?
Pertanyaan yang perlu diperhatikan dalam aspek manajemen
adalah:
Telaah tentang kemampuan masing masing pihak dalam
menjalankan/mengikuti alur organisasi sesuai dengan kontribusi
masing-masing yang harus disumbangkan untuk mencapai tujuan.
PENDAHULUAN
Manajemen adalah seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui
orang lain (Follet, 1997)
Manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk
memwujidkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan
berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan
pengendalian orang-orang serta sumberdaya organisasi lainnya
(Nickels, and Mc. Hugh: 1997)
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam
mencapai serangkaian tujuan tertentu (Griffin: 2002)
[Link]
PENTINGNYA MANAJEMEN BAGI
ORGANISASI
Manajemen merupakan salah satu dari tiga upaya perbaikan
organisasi (disain, kontrol dan manajemen)
Disain fisik terbaik dengan pengendalian sistem yang terbaik
tidak akan jalan jika pekerja mogok atau tidak termotivasi
Manajemen dibutuhkan untuk memberikan kemampuan
beradaptasi dengan kondisi yang dinamis
Manajemen terbaik ditujukan oleh jepang sehingga mereka
memiliki istilah karoshi, yang berarti kematian aktibat kerja yang
berlebihan
FUNGSI MANAJEMEN
Planning
Organizing
Directing
Staffing
Controling
FUNGSI PERENCANAAN
Fungsi perencanaan adalah proses yang menyangkut upaya yang
dilakukan untuk mengantisipasi kecendrungan di masa yang akan
datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk
mewujudkan target dan tujuan organisasi
Aktivitas perencanaan:
Menerapkan tujuan dan target bisnis
Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
Menemukan sumberdaya yang diperlukan
Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian
tujuan/target bisnis
FUNGSI PENGORGANISASIAN
Fungsi pengorganisasian adalah proses menyangkut bagaimana
strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan
disain dalam sebuah struktur yang tepat dan tangguh, sistem dan
lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan
bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif
dan efisen guna mencapai tujuan organisasi.
Aktivitas pengorganisasian:
Mengalokasikan sumberdaya, merumuskan dan menetapkan tugas dan
prosedur yang diperlukan
Menentukan struktur organisasi yang tepat
Kegiatan perekrutan, penyeleksian pelatiahan dan pengembangan SDM
Kegiatan penempatan SDM pada posisi yang tepat
FUNGSI PENGARAHAN
Fungsi pengarahan dan penyusunan merupakan proses
implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak
dalam organisasi serta proses motivasi agar semua pihak tersebut
dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh tanggung
jawab
Kegiatan dalam fungsi pengarahan dan penyusunan adalah:
Mengimplementasikan proses kepemimpinan, peminatan dan
pemberian motivasi kepada karyawan
Memberikan tugas dan penjelasan rutin kepada semua karyawan
Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
FUNGSI PENGAWASAN DAN
PENGENDALIAN
Fungsi pengawasan dan pengendalian merupakan proses yang
dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang
telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat
berjalan sesuai dengan target yang di harapkan sekalipun berbagai
perubahan terjadi dalam lingkungan bisnis yang dihadapi
Aktivitas dalam fungsi pengawasan dan pengendalian meliputi:
Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target sesuai
dengan indikator yang telah ditetapkan
Mengambil langkah klarifikasi dari koreksi atas penyimpangan yang
mungkin ditemukan
Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait
dengan tujuan dan target bisnis.
MANAJEMEN PROYEK
Proyek adalah setiap usaha yang direncanakan sebelumnya yang
memerlukan sejumlah pembiayaan serta penggunaan sumberdaya
lain yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu.
Manajemen proyek adalah usaha merencanakan, mengorganisasi,
mengarahkan mengkoordinasi, dan mengontrol kegiatan-kegiatan
dalam proyek sehingga sesuai dengan jadwal dan anggaran yang
ditetapkan.
Network Planning
Network Planning atau jaringan kerja adalah suatu teknik yang
digunakan oleh seorang manager untuk merencanakan,
menjadwalkan dan mengawasi aktivitas pekerjaan suatu
proyek dengan menggunakan pendekatan atau analisis waktu
(time) dan biaya (cost) yang digambarkan dalam bentuk
simbol dan diagram.
Manfaat Network Planning
Network Planning atau jaringan kerja adalah suatu teknik yang
digunakan oleh seorang manager untuk merencanakan,
menjadwalkan dan mengawasi aktivitas pekerjaan suatu
proyek dengan menggunakan pendekatan atau analisis waktu
(time) dan biaya (cost) yang digambarkan dalam bentuk
simbol dan diagram.
Manfaat Network Planning
Network Planning sangat membantu dalam perencanaan dan
penjadwalan suatu proyek. Manfaat Network Planning adalah
sebagai berikut:
[Link] suatu proyek yang kompleks.
[Link] pekerjaan-pekerjaan sedemikian rupa dalam urutan yang
praktis dan efisien.
[Link] pembagian kerja dari tenaga kerja dan dana yang tersedia.
[Link] ulang untuk mengatasi hambatan-hambatan dan
keterlambatan-keterlambatan.
[Link] Trade Off (kemungkinan pertukaran) antara waktu dan
biaya.
[Link] probabilitas penyelesaian suatu proyek tertentu.
Langkah Penyusunan Network
Planning
1. Merumuskan visi (vision) dan tujuan (goals) dari proyek, visi dan
tujuan proyek akan menjadi dasar perumusan kegiatan.
2. Mengidentifikasi pekerjaan yang harus diselesaikan pada proyek yang
bersangkutan.
3. Mengidentifikasi urutan pelaksanaan pekerjaan sehingga pengerjaan
berlangsung secara sistematis.
4. Mengidentifikasi waktu pengerjaan setiap pekerjaan yang ada.
5. Membuat diagram pengerjaan proyek.
6. Menetapkan jalur kritis proyek.
7. Menghitung standar deviasi jalur kritis proyek.
8. Menghitung probabilita penyelesaian proyek sesuai yang diminta oleh
pemilik proyek.
9. Menghitung biaya nyata proyek.
10. Mengevaluasi alternatif percepatan yang mungkin.
Hubungan antar simbol dan kegiatan
network planning
1. Jika kegiatan A harus diselesaikan dahulu sebelum kegiatan B dapat
dimulai.
2. Jika kegiatan C, D, dan E harus selesai sebelum kegiatan F dapat
dimulai.
Hubungan antar simbol dan kegiatan
network planning
3. Jika kegiatan G dan H harus selesai sebelum kegiatan I dan J..
4. Jika kegiatan K dan L harus selesai sebelum kegiatan M dapat dimulai,
tetapi kegiatan N sudah boleh dimulai bila kegiatan L sudah selesai.
Hubungan antar simbol dan kegiatan
network planning
5. Jika kegiatan P, Q, dan R mulai dan selesai pada lingkaran kejadian
yang sama
SIKLUS MANAJEMEN PROYEK
Identifikasi
(1)
Evaluasi Formulasi
(6) (2)
Operasi Analisis
(5) (3)
Implementasi
(4)
KARAKTERISTIK MANAJEMEN
PROYEK
Karakteristik yang membedakan manajemen
proyek dengan manajemen yang lain adalah:
Orientasi tujuan.
Batas waktu.
Keunikan.
Adakan perubahan berencana.
Pemantapan diri.
Multidisiplin.
TAHAPAN MANAJEMEN PROYEK
Perencanaan
Menetapkan tujuan
Mendefinisikan proyek
Mencantumkan langkah utama pelaksanaan
Jadwal waktu penyelesaian
Analisis biaya/manfaat
Uraian mengenai sumberdaya yang dibutuhkan
TAHAPAN MANAJEMEN PROYEK
Penjadwalan
Mengembangkan hubungan setiap aktivitas
Menggambarkan hubungan setiap aktivitas
Mengidentifikasi hubungan prioritas
Memperkirakan waktu dan biaya yang realistis
Mengatur pengunaan orang, modal, dan peralatan
Memperbaiki rencana
Pengawasan
Metode Network Planning
1. Metode diagram grafik (Chart Method Diagram),
digunakan untuk prencanaan dan pengendalian proyek dalam
bentuk diagram grafik.
2. Teknik manajemen jaringan (Network Management
Technique), digunakan untuk perencanaan dan pengendalian
proyek berbasis teknologi informasi (IT).
3. Prosedur dalam penilaian program (Program Evaluation
Procedure), digunakan untuk merencanakan,
mengendalikan, dan menilai kemajuan suatu program.
Metode Network Planning
4. Analisis jalur kritis (Critical Path Analysis), digunakan
untuk penjadwalan dan mengendalikan sumber daya proyek.
5. Metode jalur kritis (Crtical Path Method), digunakan
untuk menjadwalkan dan mengendalikan proyek yang sudah
pernah dikerjakan sehingga data, waktu dan biaya setiap
unsur kegiatan telah diketahui oleh evaluator.
6. Teknik menilai dan meninjau kembali (Program
Evaluation and Review Technique), digunakan pada
perencanaan dan pengendalian proyek yang belum pernah
dikerjakan.
MANAJEMEN OPERASI
Apa badan usaha yang digunakan?
Jenis pekerjaan apa yang diperlukan dalam penyelesaian?
Persyaratan apa yang diperlukan untuk menjalankan pekerjaan
dengan baik?
Struktur organisasi bagaimana yang diperlukan?
Bagaimana menemukan tenaga kerja yang sesuai?
JENIS PEKERJAAN
Studi kelayakan tidak dilakukan analisis jabatan yang terinci,
tapi cukup membandingkan dengan sistem yang telah ada atau
berdasarkan bantuan dari para teknisi industri.
Hasil dari aktivitas tersebut adalah Job Description dan Job
Spesification untuk setiap jenis pekerjaan.
JOB DESCRIPTION
Identifikasi jabatan
Ringkasan jabatan
Tugas yang harus dilaksanakan
Pengawasan yang diberikan dan diterima
Hubungan dengan jabatan lain
Bahan, alat, dan mesin yang digunakan
Kondisi kerja
Penjelasan istilah khusus
Penjelasan tambahan
JOB SPESIFICATION
Syarat-syarat yang meliputi:
Pendidikan formal
Keahlian khusus
Pengalaman
Persyaratan fisik tertentu
Gender
Mata
Tinggi Badan
STRUKTUR ORGANISASI
Merinci semua pekerjaan yang dilakukan untuk mencapai
tujuan perusahaan.
Membagi beban kerja secara logis dan rasional.
Menyususun mekanisme koordinasi secara harmonis.
ASPEK STRUKTUR ORGANISASI
Distribusi pekerjaan
Hierarki manajemen
Garis komando
Tipe pekerjaan
Pengelompokan bagian-bagian pekerjaan
JENIS STRUKTUR ORGANISASI
Fungsional
Produk
Konsumen
Wilayah
Matriks
Jaringan
JENIS-JENIS ORGANISASI
Organisasi profit:
Perusahaan besar
Perusahaan kecil
Koperasi
Perusahaan multinasional
Organisasi nirlaba
Pemerintahan
Lembaga pendidikan negeri
Yayasan sosial
TOLAK UKUR KEMAMPUAN
MANAJEMEN
Kepemimpinan dalam arti luas
Kemampuan berkomunikasi ke dalam dan ke luar
Mempunyai wawasan yang luas
CARA MEMPEROLEH TENAGA
KERJA
Memasang iklan
Menghubungi departemen tenaga kerja
Menggunakan jasa karyawan
Menghubungi lembaga pendidikan
Lamaran yang masuk secara kebetulan
Menghubungi organisasi buruh
Tnx, N Nex C U