0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan32 halaman

Kerangka Konsep dan Variabel Penelitian

Kerangka konsep, variabel, hipotesis, dan definisi operasional memberikan informasi tentang konsep teoritis dan kerangka penelitian yang akan digunakan dalam penelitian tertentu. Dokumen ini menjelaskan tentang kerangka teori dan konsep, jenis variabel, cara membuat hipotesis, serta cara mendefinisikan variabel secara operasional untuk keperluan pengumpulan dan analisis data.

Diunggah oleh

sinta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan32 halaman

Kerangka Konsep dan Variabel Penelitian

Kerangka konsep, variabel, hipotesis, dan definisi operasional memberikan informasi tentang konsep teoritis dan kerangka penelitian yang akan digunakan dalam penelitian tertentu. Dokumen ini menjelaskan tentang kerangka teori dan konsep, jenis variabel, cara membuat hipotesis, serta cara mendefinisikan variabel secara operasional untuk keperluan pengumpulan dan analisis data.

Diunggah oleh

sinta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KERANGKA KONSEP,

VARIABEL, HIPOTESIS,
DEFINISI OPERASIONAL

O L E H : D r . J U L I AT I
KOESRINI,[Link].,[Link]
1. KERANGKA
PENELITIAN
1. KERANGKA PENELITIAN

A. Kerangka Teori
B. Kerangka Konsep
A. Kerangka Teori

• Kerangka teori merupakan visualisasi hubungan antara berbagai variabel untuk


menjelaskan sebuah fenomena (Wibowo,2014).
• Hubungan antara berbagai variabel digambarkan dengan lengkap dan
menyeluruh dengan alur dan skema yang menjelaskan sebab akibat suatu
fenomena.
• Sumber pembuatan kerangka teori adalah dari paparan satu atau lebih teori
yang terdapat pada tinjauan pustaka.
• Pemilihan teori dapat menggunakan salah satu teori atau
memodifikasi dari berbagai teori, selama teori yang dipilih relevan
dengan keseluruhan substansi penelitian yang akan dilakukan.

• Kerangka teori yang baik akan menjelaskan secara teoritis pertautan


antar variabel yang akan diteliti.
• Contoh Kerangka Teori
B. Kerangka Konsep

• Kerangka konsep merupakan turunan dari kerangka teori yang telah disusun
sebelumnya dalam telaah pustaka.

• Kerangka konsep merupakan visualisasi hubungan antara berbagai variabel,


yang dirumuskan oleh peneliti setelah membaca berbagai teori yang ada dan
kemudian menyusun teorinya sendiri yang akan digunakannya sebagai landasan
untuk penelitiannya.
• Pengertian lainnya tentang kerangka konsep penelitian yaitu
kerangka hubungan antara konsep – konsep yang akan diukur atau
diamati melalui penelitian yang akan dilakukan.

• Diagram dalam kerangka konsep harus menunjukkan hubungan


antara variabel- variabel yang akan diteliti.

• Kerangka yang baik dapat memberikan informasi yang jelas kepada


peneliti dalam memilih desain penelitian.
2. VARIABEL
• Menurut Hatch dan Farhady (1981) dalam Sugiyono
(2015), variabel adalah seseorang atau obyek yang
mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau
satu obyek dengan obyek yang lain.
• Variabel mengandung pengertian ciri, sifat atau ukuran
yang dimiliki seseorang atau sesuatu yang dapat menjadi
pembeda atau penciri antara yang satu dengan yang
lainnya.
JENIS VARIABEL

1) Jenis Variabel Menurut Sifatnya


2) Jenis Variabel Menurut Skala Pengukurannya
3) Jenis Variabel Menurut Hubungan antara
Variabel
1) Jenis Variabel Menurut Sifatnya

a) Variabel katagorik (kualitatif)


b)Variabel numerik (kuantitatif)
2) Jenis Variabel Menurut Skala
Pengukurannya

Skala pengukuran terdiri dari 4 (empat) macam yaitu:


a) Skala Nominal.
b) Skala Ordinal
c) Skala Interval
d) Skala Rasio
3) Jenis Variabel Menurut Hubungan
Antara Variabel

a) Variabel Independen (variabel bebas)


b) Variabel Dependen (variabel terikat/variabel
tergantung)
c) Variabel Perancu
Contoh Variabel Perancu
CARA MENGONTROL PERANCU

1) Mengidentifikasi Variabel Perancu


2) Menghilangkan Perancu
3) Restriksi
4) Matching
5) Randomisasi
Berikutnya untuk menghilangkan perancu pada
tahap analisis penelitian yaitu melalui cara:
a) Stratifikasi
b) Analisis Multivariat
3. HIPOTESIS
A. Definisi Hipotesis

• Hipotesis berasal dari kata hupo dan thesis, hupo


artinya sementara kebenarannya dan thesis artinya
pernyataan atau teori.
• Jadi hipotesis adalah pernyataan sementara yang
akan diuji kebenarannya.
• ipotesis ini merupakan jawaban sementara
berdasarkan pada teori yang belum dibuktikan
dengan data atau fakta.
Fungsi Hipotesis Dalam Penelitian:

1. Mengarahkan dalam mengidentifikasi variable-variabel


yang akan diteliti
2. Memberikan batasan penelitian
3. Lebih fokus dan memberikan arah dalam pengumpulan
data
4. Sebagai panduan dalam pengujian hipotesis melalui uji
statistik yang sesuai
Ciri-ciri Hipotesis:

1. Hipotesis dibuat sederhana dan jelas serta ada batasannya


2. Dinyatakan dalam bentuk pernyataan bukan pertanyaan
3. Berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang akan diteliti
4. Terdiri dari variable-variabel yang dapat diukur sehingga dapat
dilakukan pengujian
B. JENIS-JENIS RUMUSAN HIPOTESIS
DALAM STATISTIKA

1. Hipotesis Nol (Ho)


2. Hipotesis Alternatif (Ha)
C . A R A H ATA U B E N T U K U J I H I P O T E S I S

1. Satu arah atau satu sisi (one tail)


2. Dua arah atau dua sisi (two tail)
D. Hipotesis Dalam Penelitian

[Link] Deskriptif
[Link] Komparatif
[Link] Asosiatif
4. DEFINISI OPERASIONAL
A. Pengertian Definisi Operasional

• Definisi operasional adalah definisi variabel-variabel yang akan diteliti secara operasional di
lapangan.
• . Definisi operasional dibuat untuk memudahkan pada pelaksanaan pengumpulan data dan
pengolahan serta analisis data.
CARA PENULISAN DEFINISI OPERASIONAL

• Dalam pembuatan definisi operasional selain memuat tentang pengertian variabel secara
operasional juga memuat tentang cara pengukuran, hasil ukur, dan skala pengukuran.
J u d u l P e n e l i t i a n : “ G a m b a r a n K a r a k t e r i s t i k D a n Ti n g k a t P e n g e t a h u a n P a s i e n R a w a t
J a l a n Te n t a n g H a k A k s e s D o k u m e n R e k a m M e d i s d i R u m a h S a k i t X ”
Variabel Definisi Operasional Skala ukur Cara ukur Hasil ukur
No

Penelitian

Karakteristik        
1

a. Pendidikan Pendidikan adalah jenjang yang Ordinal Membagi kan 1. SD


ditempuh responden sampai dengan kuesioner untuk 2. SMP
mendapatkan ijazah diisi langsung oleh 3. SMA
responden 4. PT

b. Pekerjaan Pekerjaan merupakan cara mencari Nominal Membagi kan 1. PNS/TNI/POLRI


nafkah untuk memenuhi kebutuhan kuesioner untuk 2. Swasta
dirinya dan keluarganya diisi langsung oleh 3. Wiraswasta
responden 4. Buruh
5. IRT
6. Lainnya

c. Umur Umur responden yang dihitung dari Interval Membagi kan 1. 16 – 25 tahun
tahun saat penelitian dikurangi tahun kuesioner untuk 2. 26 – 35 tahun
lahir responden diisi langsung oleh 3. 36 – 45 tahun
responden 4. 46 – 55 tahun
5. 56 – 65 tahun
6. >65 tahun

2 Pengetahuan pasien Kemampuan pasien dalam Ordinal Membagi kan Hasil ukur pengetahuan
rawat jalan tentang menjawab pertanyaan yang kuesioner untuk dikategorikan menjadi:
hak akses dokumen diajukan tentang : diisi langsung oleh 1. Baik
rekam medis 1. Pengertian hak akses dokumen responden 76%-100%
rekam medis 2. Cukup

Anda mungkin juga menyukai