0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Pengertian dan Fungsi BIOS dalam Komputer

BIOS (Basic Input Output System) adalah perangkat lunak yang berjalan pada saat komputer dinyalakan untuk menginisialisasi dan menguji perangkat keras, memuat sistem operasi, serta mengatur konfigurasi dasar komputer. BIOS telah lama digunakan namun kedepannya diprediksi akan digantikan oleh EFI yang lebih cepat.

Diunggah oleh

zidan gaming
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Pengertian dan Fungsi BIOS dalam Komputer

BIOS (Basic Input Output System) adalah perangkat lunak yang berjalan pada saat komputer dinyalakan untuk menginisialisasi dan menguji perangkat keras, memuat sistem operasi, serta mengatur konfigurasi dasar komputer. BIOS telah lama digunakan namun kedepannya diprediksi akan digantikan oleh EFI yang lebih cepat.

Diunggah oleh

zidan gaming
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BIOS

(BASIC INPUT OUTPUT SYSTEM)


BAYU
FAISAL
WARDAH
WILI
APA ITU BIOS?
• Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang
merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting
dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras
(beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader
sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah
berkas yang disebut "[Link]" (IBM PC-DOS) atau "[Link]" (MS-
DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
• Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan
Yunani (Βίος)
APA SIH CP/M, IBM PC-DOS, dan MS-
DOS?
• Control Program/Monitor atau Control Program for Microcomputer, adalah
sistem operasi pasar massal yang dibuat pada tahun 1974 untuk Intel 8080/85-
based. mikrokomputer oleh Gary Kildall dari Digital Research, Inc.
• IBM PC DOS (nama lengkap: The IBM Personal Computer Disk Operating System)
adalah sebuah sistem DOS untuk IBM Personal Computer dan kompatibelnya,
dibuat dan dijual oleh IBM sejak 1980-an sampai 2000-an. Sejak diluncurkan
sampai 1993, PC DOS adalah nama baru dari Microsoft MS-DOS.
• MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem
operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang
kompatibel dengannya.
KEMAMPUAN BIOS
• Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras
(dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
• Memuat dan menjalankan sistem operasi
• Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal,
waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting,
kinerja, serta kestabilan komputer)
• Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan
perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
KOMPONEN BIOS
• Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni
sebagai berikut:

• Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)


• Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk
mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive,
manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai
keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara
pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila
dilakukan secara langsung.
• Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video
adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat
lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini
adalah keluarga DOS).
• Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer
dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi
yang terpasang.
Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)p
ROM DAN NVRAM
• BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan
dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di
dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan,
tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih
dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan
dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Oleh
sebab itu, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM
BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat
penyimpanan BIOS.
ROM DAN NVRAM
Tipe ROM Cara Penulisan Dapat Dihapus Jenis
BIOS
Mask ROM Photolithography Tidak ROM
BIOS
Programmable ROM PROM Writer Tidak ROM
(PROM) BIOS
Erasable ROM EPROM/PROM Ya, dengan menggunakan EPROM ROM
Writer Rewriter atau menyinarinya dengan BIOS
sinar ultraviolet tepat pada lubang
kuarsa bening.

Electricly ROM EEPROM/EPROM/ Ya, dengan menggunakan EEPROM ROM


PROM Writer Rewriter BIOS
Flash ROM EPROM Writer atau Ya, dengan menggunakan EEPROM FLASH
Software yang dapat Rewriter ROM
menulis Flash ROM
ROM DAN NVRAM
• Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan
dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip
terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile
Random Access Memory (NVRAM).
• NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang
tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang
menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip
baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai
Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun.
• Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari
slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika
BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS
Checksum Error atau NVRAM Checksum Error.
UPDATE BIOS
• BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah
perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca.
Hal ini benar adanya, karena memang sebelum tahun 1995, BIOS selalu disimpan dalam
media penyimpanan yang tidak dapat diubah.
• Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer, maka BIOS pun
kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh
pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul,
adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). Meskipun demikian, proses
update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang
mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard
mati mendadak, sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang
mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan.
TYPE BIOS DAN CARA AKSESNYA
NO TYPE BIOS CARA AKSES
1 PhoenixBIOS F1
2 IBM ThinkPad F1
3 Sony VAIO 320 F2
4 HP F1, F2
5 Gateway F1, F2
6 Micron F1, F2, Del
7 AMI (American Megatrend Inc.) Del
8 Toshiba Esc
9 Dell CTRL+ALT+ENTER
Masa depan BIOS
• BIOS telah lama digunakan dalam industri PC, yakni semenjak IBM PC
dirilis pada tanggal 21 Agustus 1981. Karena BIOS masih berjalan pada
modus real (real-mode) yang lambat, maka para desainer PC
bersepakat untuk mengganti BIOS dengan yang lebih baik dari BIOS
yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang diturunkan dari
arsitektur IA-64 (Itanium).

Source : [Link]

Anda mungkin juga menyukai