ANGKA KECUKUPAN GIZI
(AKG)
1
Outline
• AKG adalah suatu kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi
hampir semua populasi, menurut golongan umur, jenis kelamin,
ukuran tubuh, dan tingkat kegiatan fisik agar hidup sehat dan
dapat melakukan kegiatan yang diharapkan
• Bila kelompok penduduk yg dihadapi mempunyai rata – rata BB yg
berbeda dengan patokan yang digunakan,maka perlu dilakukan
penyesuaian.
• AKG yg dianjurkan tidak digunakan untuk perorangan.
2
• AKG Indonesia didasarkan :
• Kelompok umur
• Jenis Kelamin
• Aktivitas fisik
• Kondisi khusus (ibu hamil dan menyusui)
3
Angka Kecukupan Gizi (AKG)
≠
Angka Kebutuhan Gizi
• Angka kebutuhan gizi adalah banyaknya zat gizi yg dibutuhkan
seseorang (individu) u/ mencapai dan mempertahankn st gz adekuat
• AKG rata2 penduduk
• Perhitungan Kebutuhan Gizi
Perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG)
Rumus Perhitungan kebutuhan energi
Kegunaan :
• untuk menilai kecukupan gizi yang telah dicapai melalui konsumsi makanan bagi
penduduk/golongan masyarakat tertentu
• Untuk menghitung pemberian makanan tambahan dan perencanaan makanan
institusi (untuk orang banyak)
• untuk merencanakan penyediaan pangan tingkat regional maupun nasional.
• untuk patokan label gizi makanan kemasan bila perbandingan dengan AKG diperlukan
• Sebagai bahan pendidikan gizi terutama yang terkait dengan kebutuhan berbagai
kelompok umur dan kegiatan.
PERHITUNGAN ANGKA KECUKUPAN GIZI (AKG)
AKG yang tersedia bukan menggambarkan AKG individu, tetapi untuk
golongan umur, jenis kelamin, tinggi badan dan berat badan standar.
Untuk menentukan AKG individu dapat dilakukan dengan melakukan
koreksi terhadap berat badan nyata individu tersebut dengan BB standar
AKG.
Contoh :
Diketahui BB seorang laki-laki berumur 18 tahun adalah 45 kg.
Berdasarkan recall 24 jam diketahui konsumsi energi sehari adalah 2000
kkal, 50 g protein. Pada daftar AKG 2013 diketahui BB standar seorang
laki-laki usia 16-18 tahun adalah 56 kg dengan kebutuhan energi sebesar
2675 kkal. Berapa angka kecukupan energi laki-laki tsb ?
BBa x AKG
BBs
• 45 X 2675 = 2149,55 kkal
56
• AKG Protein
AKG = BBa x AKG
BBs
= 45 x 66 g
56
= 53 g
Tingkat konsumsi energi dan protein :
TKG = Kebutuhan x 100%
AKG
Tingkat kec energi = 2000 Kkal X 100%
2149,55
= 93 %
Tingkat kec protein = 50 g x 100%
53 g
= 94,3 %
• Kategori Tingkat Konsumsi menurut Depkes 1996:
Kategori Tk. Konsumsi ( % AKG)
Defisiensi [Link] < 70
Defisiensi [Link] 70 – 79
Defisiensi [Link] 80 – 89
Normal 90 – 119
Di atas kecukupan > 119
Penggolongan menurut Depkes (2003)
E&P
• Defisit berat <70% kebutuhan
• Defisit sedang 70-79% kebutuhan
• Defisit ringan 90-89% kebutuhan
• Normal 90-119% kebutuhan
• Lebih >=120% kebutuhan
L
• Kurang <20% kebutuhan E
• Normal 20-30% keb E
• Lebih >30% keb E
K
• Kurang <50% keb E
• Normal 50-65% keb E
• Lebih >65% keb E
Hitung Angka kecukupan energi dan protein serta tingkat
konsumsi energi dan protein dari hasil survei sebuah keluarga!
Anggota Usia BB BB Keb gizi Tingkat Tingkat
keluarga (th) aktual standar untuk BB konsumsi kecukupan*
(kg) mnrt standar sehari
umur
(kg)
E P E P E P
Ayah 38 60 ......... ......... ......... 2000 45 ......... .........
Ibu 35 55 ......... ......... ......... 1550 43 ......... .........
Anak 6 16 ......... ......... ......... 1300 30 ......... .........
perempua
n
*Pakai yang Depkes 1996 aja!