0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan17 halaman

Pengaruh Inflasi Terhadap Upah Karawang

Dokumen tersebut membahas tentang pengaruh inflasi terhadap upah minimum di Kabupaten Karawang. Dokumen menjelaskan latar belakang masalah, tujuan penelitian, landasan teori, identifikasi masalah, hipotesis, dan pembahasan data mengenai tingkat inflasi dan upah minimum di Kabupaten Karawang selama 11 tahun terakhir.

Diunggah oleh

Wita meilia r
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan17 halaman

Pengaruh Inflasi Terhadap Upah Karawang

Dokumen tersebut membahas tentang pengaruh inflasi terhadap upah minimum di Kabupaten Karawang. Dokumen menjelaskan latar belakang masalah, tujuan penelitian, landasan teori, identifikasi masalah, hipotesis, dan pembahasan data mengenai tingkat inflasi dan upah minimum di Kabupaten Karawang selama 11 tahun terakhir.

Diunggah oleh

Wita meilia r
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

“PENGARUH INFLASI TERHADAP UPAH MINIMUM

DI KABUPATEN KARAWANG”

Disusun Oleh :
[Link] Zainur R 143170110
[Link] Ma’arif 143170121
[Link] Firmanshah 143170123
[Link] Syaifullah 143170125
[Link] Dwi Setiawan 143170130
Latar Belakang
Krisi ekonomi melanda dunia juga berakibat pada Indonesia, yang telah menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan
terhadap sendi-sendi [Link] gagal mengatasi krisis moneter dalam jangka waktu yang pendek, bahkan cenderung
berlarut-larut menyebabkan kenaikan tingkat harga terjadi secara umun dan semakin [Link], angka inflasi
nasional melonjak cukup [Link] yang cukup tajam terhadap angka inflasi nasional yang tanpa diimbangi oleh
peningkatan pendapatan nominal masyarakat, telah menyebabkan pendapatan riil rakyat semakin [Link], pendapatan
perkapita penduduk merosot relative sangat cepat. Hal ini telah menyebabkan semakin bertanya beban hidup masyarakat,
khususnya pada masyarakat strata ekonomi [Link] ini terus menjadi perhatian pemerintah dan tujuan jangka panjang
pemerintah adalah menjaga agar tingkat inflasi yang berlaku berada pada tingkat yang sangat rendah. Tingkat inflasi nol persen
bukanlah tujuan utama kebijakan pemerintah karena hal itu sukar untuk dicapai yang paling penting untuk diusahakan adalah
menjaga agar tingkat inflasi tetap rendah, adakalanya tigkat inflasi meningkat dengan tiba-tiba atau wujud sebagai akibat suatu
peristiwa tertentu di luar ekspektasi pemerintah, misalnya efek dari mengurangan nilai uangatau depresisi nilai uang yang sangat
besar atau ketidakstabilan politik. Menghadapi maslalah inflasi yang bertambah cepat ini pemerintah akan menyususn langkah-
langkah yang bertujuan agar kestabilan harga dapat diwujudkan kembali. .
BPS RI menyelenggarakan Survey Upah Buruh (SUB) yang berstatus di bawah mandor sejak awal
decade 1980-an melalui pendekatan perusahaan dan dilaksanakan empat kali dalam setahun di seluruh
Indonesia. Survey ini mengumpulkan berbagai informasi tentang upah secara rinci dibeberapa lapangan
usaha, yaitu pertambangan non-migas, industry pengolahan, perhotelan, lapangan usaha perdaganagan,
dan lapangan usaha pertanian (peternakan dan perikanan).
Buruh dapat dikatakan sebagai mereka yang bekerja untuk memperoleh upah atau gaji, seperti
Karyawan Badan Pusat produksi yaitu karyawan yang terlibat secara langsung dalam proses produksi
diantaranya operator, pemeliharaan, pengolahan, perakitan, pengepakan, pergudangan, laboratorium,
pesuruh dibagian produksi, dsb.
IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan fenomena diatas maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai
berikut :
1. Bagaimana gambaran inflasi di Kabupaten Karawang
2. Bagaimana gambaran mengenai tingkat upah di Kabupaten Karawang

3. Bagaimana hubungan antara inflasi dengan tingkat upah Kabupaten Karawang


TUJUAN

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui gambaran inflasi di Kabupaten Karawang


2. Untuk mengetahui gambaran tingkat upah di Kabupaten Karawang

3. Untuk mengathui hubungan antara inflasi dengan tingkat upah di Kabupaten Karawang
LANDASAN TEORI
Teori Kuantitas
Teori yang menganalisis peranan dari jumlah uang beredar, dan ekspetasi masyarakat
mengenai kemungkinan kenaikan harga (peranan psikologis).Jumlah uang beredar. Menurut
teori ini, pertambahan volume uang beredar sangat dominan terhadap kemungkinan
timbulnya inflasi. Kenaikan harga yang tidak dibarengi dengan pertambahan jumlah uang
beredar sifatnya hanya sementara. Dengan demikian, menurut teori ini, apabila jumlah uang
tidak ditambah, kenaikan harga akan berhenti dengan sendirinya. Ekspetasi. Berdasarkan
teori ini, walaupun jumlah uang bertambah, tetapi masyarakat belum menduga adanya
kenaikan, maka pertambahan uang beredar hanya akan menambah simpanan atau uang kas
karena belum di belanjakan. Dengan demikian harga barang-barang tidak naik. Jika
masyarakat menduga bahwa besok dalam waktu dekat harga barang akan naik, masyarakat
cenderung membelanjakan uangnya karena khawatir akan penurunan nilai uang, sehingga
akan memicu inflasi.
Teori Inflasi Keynes
Menurut Keynes, inflasi pada dasarnya disebabkan oleh ketidakseimbangan antara
permintaan masyarakat (demaind) terhadap barang-barang dagangan (stok), dimana
permintaan lebih banyak dibandingkan dengan barang yang tersedia, sehingga terdapat
gap yang disebut inflationaty gap.
Teori Dana Upah, Oleh Stuart Mill Senior
Menurut teori upah, upah yang diterimanya itu sebetulnya adalah berdasarkan kepada besar kecilnya
jumlah dana yang ada pada masyarakat. Jika dana ini jumlahnya besar maka akan besar pula upah yang
diterima buruh, sebaiknya kalau dana ini berkurang maka jumlah upah yang diterima buruh pun akan
berkurang pula.
Menurut teori ini, yang dipersoalkan sebetulnya bukanlah berapa besarnya upah yang diterima
buruh, melainkan sampai seberapa jauhnya tersebut mampu mencukupi segala keperluan hidup buruh
beserta keluarganya. Karenanya menurut teori ini dianjurkan, bahwa khusus untuk menunjang keperluan
hidup buruh yang besar tanggungannya disediakan dana khusus oleh majikan atau negara yang disebut
dana anak-anak.
HIPOTESIS KASUS

Diduga tingkat inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat Upah Minimum di Kabupaten Karawang

X Y
Berikut adalah data mengenai tingkat inflasi dan tingkat upah buruh
di Kabupaten Karawang 11 tahun terakhir:
tahun tingkat inflasi (x) UMK (Y)
2007 8,39 854.373
2008 6,16 912.225
2009 2,05 1.058.181
2010 7,73 1.111.000
2011 3,21 1.159.000
2012 3,33 1.269.227
2013 8,87 2.102.000
2014 8,9 2.447.450
2015 3,2 2.957.450
2016 3,63 3.330.505
2017 3,7 3.605.272
Jumlah 59,17 20806683
Pada analisis upah buruh di Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa setiap tahunnya terjadi kenaikan
yang signifikan setiap tahunya, daerah kota yang menunjukkan tingkat upah minimum Kabupaten (UMK)
tertinggi adalah pada Kabupaten Karawang. Tinggi rendahnya upah buruh sangat menentukan kesejahteraan
buruh, semakin tinggi upah yang diterima semakin tinggi tingkat kesejahteraan buruh. Upah buruh yang rendah
cenderung menunjukkan bahwa tidak mempunyai kemampuan unutk bersaing dan menghambat tercapainya
kesejahteraan bagi masyarakat. Upah yang tinggi membuat daya beli masyarakat meningkat yang dapat
mendorong tumbuhnya sektor industri.
Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum kesejahteraan buruh dari tahun ketahun menunjukkan
peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh dua indikator, yaitu :

a. Nilai rata-rata kenaikan upah buruh tiap tahun lebih besar dibandingkan dengan nilai statistik
inflasi.
Kesejahteraan masyarakat menjadi lebih rendah akibat terjadinya inflasi semakin tinggi, inflasi semakin
besar, penurunan kesejahteraan masyarakat, karena daya beli masyarakat berkurang sebesar nilai inflasi. Oleh
karena itu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah selain meningkatkan gaji
pegawai juga menekan laju [Link] inflasi terhadap kesejahteraan masyarakat dapat dieleminir apabila
kenaikan gaji pegawai lebih besar dari inflasi. Dengan nilai rata-rata kenaikan upah buruh yang lebih besar dari
inflasi yang terjadi pada tahun yang sama menunjukkan bahwa kesejahteraan buruh meningkat walau
peningkatannya tidak sebesar kenaikan upah yang diterima karena harus dikurangi dengan besarnya inflasi.
[Link] rata-rata upah buruh lebih besar dibanding indeks harga konsumen

Indeks harga konsumen menggambarkan tingkat kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat, terutama
kebutuhan barang pokok. Naiknya harga barang yang dibutuhkan masyarakat menyebabkan kesejahteraan
masyarakat menurun, semakin tinggi indeks harga konsumen berarti harga barang yang dibutuhkan masyarakat
semakin mahal sehingga masyarakat tidak mampu [Link] rendahnya daya beli masyarakat
menunjukkan rendahnya kesejahteraan masyarakat. Kenaikan harga barang tersebut tidak berpengaruh terhadap
kesejahteraan masyarakat apabila pendapatan masyarakat naik lebih tinggi dibanding dengan kenaikan harga
barang.

Selain kurangnya tersedianya kesempatan kerja bagi pencari kerja, meningkatnya jumlah masyarakat
miskin juga didorong oleh pemutusan hubungan kerja (PHK).Penurunan aktifitas produksi sektor usaha yang
menyebabkan di “rumah”kannya atau diputusnya hubungan kerja sejumlah buruh merupakan timulir yang
semakin mempercepat jumlah masyarakat [Link] karena itu, permasalahan utama sebenarnya bukan pada
kenaikan upah buruh tetapi yang lebih penting adalah kelangsungan pekerjaan bagi masyarakat yang sudah
Pembahasan
tahun tingkat inflasi (x) UMK (Y) X2 XY Ỹ (Y-Ỹ) (Y-Ỹ)2 Ȳ (Y- Ȳ) (Y- Ȳ)2

2007 8,39 854.373 070,39 7.168.189,47 1.673.000,43 -818627,4263 [Link],56 1.891.516,64 -1037143,636 [Link].695

2008 6,16 912.225 037,95 5.619.306,00 1.834.842,30 -922617,2972 [Link],63 1.891.517,64 -979292,636 [Link]

2009 2,05 1.058.181 004,20 2.169.271,05 2.133.124,85 -1074943,849 [Link].427,99 1.891.518,64 -833337,636 [Link]

2010 7,73 1.111.000 059,75 8.588.030,00 1.720.899,81 -609899,8141 [Link],22 1.891.519,64 -780519,636 [Link]

2011 3,21 1.159.000 010,30 3.720.390,00 2.048.938,05 -889938,0457 [Link],34 1.891.520,64 -732520,636 [Link]

2012 3,33 1.269.227 011,09 4.226.525,91 2.040.229,07 -771002,0661 [Link],47 1.891.521,64 -622294,636 [Link]

2013 8,87 2.102.000 078,68 18.644.740,00 1.638.164,51 463835,4921 [Link],65 1.891.522,64 210477,364 [Link]

2014 8,9 2.447.450 079,21 21.782.305,00 1.635.987,26 811462,737 [Link],53 1.891.523,64 555926,364 [Link]

2015 3,2 2.957.450 010,24 9.463.840,00 2.049.663,79 907786,206 [Link],87 1.891.524,64 1065925,364 [Link].619

2016 3,63 3.330.505 013,18 12.089.733,15 2.018.456,62 1312048,383 [Link].070,51 1.891.525,64 1438979,364 [Link].018

2017 3,7 3.605.272 013,69 13.339.506,40 2.013.376,38 1591895,621 [Link].158,98 1.891.526,64 1713745,364 [Link].631

Jumlah 59,17 20806683 388,68 106.811.836,98 [Link].269,70 [Link].750


kESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil analisis yaitu :

Dari Uji hipotesis diatas dapat diketahui bahwa variable independent (Inflasi) tidak berpengaruh terhadap
variabel dependent (Upah Minimum di Kabupaten Karawang).

seharunya sesuai dengan dasar teori yang kita gunakan ketika tingkat inflasi mengalami kenaikan maka tingkat
UMP juga akan mengalami kenaikan(berbanding positif dan signifikan).

SARAN

Dalam masalah upah buruh sebaiknya melihat pula dari faktor inflasi, karena dengan terjadinya inflasi secara
otomatis akan menaikkan beberapa harga barang kebutuhan sehingga pengeluaran buruh meningkat. Dengan
terjadinya inflasi maka nilai rupiah merosot atau harga jualnya berkurang. Seharusnya sesuai teori, kenaikan
inflasi berbanding lurus dengan pendapatan dalam arti ketika inflasi naik maka pendapatan harus naik.

Anda mungkin juga menyukai