0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
200 tayangan8 halaman

Algoritma ACLS 2022 untuk Henti Jantung

Dokumen tersebut merangkum algoritma dan prosedur dalam ACLS (Advanced Cardiac Life Support) untuk penanganan keadaan darurat jantung seperti henti jantung, takikardia, bradikardia, hipotensi, sindroma koroner akut, edema paru, dan keadaan pasca ROSC (return of spontaneous circulation).

Diunggah oleh

hasbi_bdg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
200 tayangan8 halaman

Algoritma ACLS 2022 untuk Henti Jantung

Dokumen tersebut merangkum algoritma dan prosedur dalam ACLS (Advanced Cardiac Life Support) untuk penanganan keadaan darurat jantung seperti henti jantung, takikardia, bradikardia, hipotensi, sindroma koroner akut, edema paru, dan keadaan pasca ROSC (return of spontaneous circulation).

Diunggah oleh

hasbi_bdg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANGKUMAN

ALGORITMA ACLS
2022
dr. Muhammad Hasbi Asshiddiqi
Penilaian Intubasi pada 5 titik :
1 titik epigastrium HENTI JANTUNG
2 titik apex paru (kanan & kiri)
DEWASA
2 titik basal paru (kanan & kiri)
Tujuan diberikan Epinephrine bertujuan
untuk meningkatkan sensitivitas dari sel
otot jantungnya.
Defibrilator diberikan beban sekitar 7
kg, diletakan pada apex dan sternum.
High Quality CPR::

Pemberian AMIODARON: 1. Push Fast & Hard

Diencerkan dengan D5% 20 cc 2. Recoil sempurna


3. Minimal Interupsi
4. Hindari hiperventilasi

HENTIKAN CPR JIKA:


- Tanda kematian irreversible (Midriasis
Maksimal dan tidak ada respon)
- Penolong kelelahan
ALGORITMA
TAKIKARDIA
KARDIOVERSI:
- QRS Sempit teratur : 50-100 J
- QRS Sempit TIDAK teratur : 120-200J
bifasik atau 200 J monofasik
- QRS lebar teratur : 100 J
ADENOSIN IV (vena besar + 3 way)
- Dosis 1 : 6 mg iv bolus cepat, flush NS
- Dosis ke-2 : 12 mg iv bila perlu
Obat antiaritmia:
AMIODARON IV (dalam D5% 50 ml)
- Loading dose 150 mg iv drip dalam 30
menit
- Maintenance dose 1 mg/menit (6 jam
pertama)
- Lanjut 0,5 mg/menit (18 jam berikutnya)
SEDASI
- Midazolam 0,1-0,3 mg/kgBB
ALGORITMA
BRADIKARDI
JIKA PASIEN TIDAK KOOPERATIF
- Sulfas Atropin kurang berespon,
diberikan Dopamin 5-20 mcg/kg/menit
(drip).
- Jika tetap tidak berespon, Pacu Jantung
Transkutan ataupun Temporary
pacemaker.
HIPOTENSI
DAN SYOK

- Evaluasi inotropic tiap 10 menit.


- Jika Kombinasi Dopamin hanya untuk
kasus bradikardi atau untuk stimulasi
miokard,atau ke arah ACS inferior. Jauhkan
pada pasien aritmia karna bersifat
aritrogenic.
- Kombinasi NE dan Dobutamin (awal 3
mcg)pada kasus ALO, dll.
KONTRAINDIKASI ABSOLUT SKA
1. Perdarahan intracranial
kapanpun
(SINDROMA
2. Stroke iskemi kurang dari 3 KORONER AKUT)
bulan, dan lebih dari 3 jam.
ANAMNESIS:
3. Tumor intracranial
- Onset (apakah <12 jam)
4. Kelainan structural vascular
- Provokasi
serebral (ex: AVM)
- Qualitas / Deskripsi
5. Cedera kepala dalam 3 bulan
terakhir - Radiation / Penjalaran Nyeri
6. Diseksi Aorta - Severity / Derajat nyeri
7. Perdarahan Intestinal - Timing/ Lamanya nyeri
8. Kelainan Pembekuan darah - Gejala Sistemik
- Faktor Resiko PJK
Kontraindikasi ISDN
- Hipotensi DIAGNOSA TEGAK DAPAT 2 DARI 3:
- Infark ventrikel kanan
- GEJALA
Penggunaan obat Sindenafil
EKG
ENZIM JANTUNG
ALGORITMA
EDEMA PARU
Selain obat morphine, bisa diberikan
Pethidine iv 25 mg

MAINTENANCE :
Furosamide 1 mg/kg/jam
ROSC
(RETURN OF SPONTANEUS
CIRCULATION)

Anda mungkin juga menyukai