0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan15 halaman

Karakteristik Perubahan Organisasi

Dokumen tersebut membahas tentang perubahan dan pengembangan organisasi, meliputi faktor-faktor perubahan organisasi, proses perubahan, pendekatan perubahan, ciri-ciri dan metode pengembangan organisasi, serta peran pelaku pengembangan organisasi.

Diunggah oleh

anisa divaloka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan15 halaman

Karakteristik Perubahan Organisasi

Dokumen tersebut membahas tentang perubahan dan pengembangan organisasi, meliputi faktor-faktor perubahan organisasi, proses perubahan, pendekatan perubahan, ciri-ciri dan metode pengembangan organisasi, serta peran pelaku pengembangan organisasi.

Diunggah oleh

anisa divaloka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Perubahan dan

Pengembangan
Organisasi

Dosen Pengampu : Linda Aryani,[Link]


Nama Kelompok
>
01.
Anisa Divaloka
02.
Dini Monica
<

( 12260124296 ) ( 12260124358 )

>
03. 04. 05. <

Debby Ayurahmah Siti Nurhaliza Sarifa Maisarah


( 12260124036 ) ( 12260113476 ) ( 12260123321 )

<
Pembahasan
1. Perubahan Organisasi
6. Ciri-ciri Pengembangan Organisasi
2. Faktor-faktor perubahan
organisasi 7. Metode Pengembangan
Organisasi
3. Proses Perubahan
Organisasi 8. Sifat-Sifat Dasar Pengembangan
4. Kekuatan dan Ketahuan Organisasi
Perubahan Organisasi 9. Para Pelaku Pengembangan
Organisasi
5. Pendekatan Perubahan Organisasi
01
PERUBAHAN
ORGANISASI
Sobirin (2005:2) menyatakan ada dua faktor yang
mendorong terjadinya perubahan, yaitu faktor ekstern
seperti perubahan teknologi dan semakin terintegrasinya
ekonomi internasional serta faktor intern organisasi yang
mencakup dua hal pokok, yaitu:
(1) perubahan perangkat keras organisasi (hard system
tools) atau yang biasa disebut dengan perubahan struktural,
yang meliputi perubahan strategi, stuktur organisasi dan
sistem
(2) perubahan perangkat lunak organisasi (soft system
tools) atau perubahan kultural yang meliputi perubahan
perilaku manusia dalam organisasi, kebijakan sumber daya
manusia dan budaya organisasi.
Faktor-faktor Perubahan Organisasi
01 Faktor Internal

Adalah penyebab perubahan yang berasal dari dalam organisasi


yang bersangkutan, yang dapat berasal dari berbagai sumber
antara lain:

a. Problem hubungan antar anggota


b. problem dalam proses kerja sama
c. problem keuangan
B. Faktor Eksternal
Adalah penyebab perubahan yang berasal dari luar, atau sering
disebut lingkungan. Organisasi bersifat responsive terhadap perubahan
yang terjadi
Proses Perubahan Organisasi
a. Mengadakan Pengkajian Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi
apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai
perubahan yang terjadi di luar organisasi.

b. Mengadakan Identifikasi Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan


perubahan yang terjadi dalam organisasi.

c. Menetapkan Perubahan Sebelum langkah-langkah perubahan diambil

d. Menentukan Strategi Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan


benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera
menyusun strategi untuk mewujudkannya.

e. Melakukan Evaluasi.
Kekuatan dan Ketahanan
Untuk Perubahan 02
Organisasi
Dalam sebuah manajemen sebuah organisasi
ada hal-hal yang menjadi kekuatan yang
meyebabkan terjadinya perubahan. Kekuatan-
kekuatan tersebut adalah :
1. Kekuatan Kompetitif
2. Kekuatan ekonomi kombisi perekonomian
3. Kekuatan politik
4. Kekuatan Global
5. Kekuatan Demografi dan sosial
6. Kekuatan etis organisasi
Pendekatan Perubahan Organisasi

[Link] Struktur
[Link] Teknologi
[Link] Orang

l
Pengembangan Organisasi

Menurut Robbins (1984), usaha PO pada umumnya diarahkan pada dua tujuan akhir, yaitu peningkatan
keefektifan organisasi dan peningkatan kepuasan anggotanya. Lebih lanjut, Robbins merinci tujuan PO sebagai
berikut:
1. Meningkatkan tingkat kepercayaan dan dukungan di antara anggota organisasi.
2. Meningkatkan timbulnya konfrontasi terhadap masalah organisasi baik dalam kelompok maupun antar-
kelompok, sebagai kebalikan dari to sweeping problem under the rug.
3. Terciptanya lingkungan dimam otoritas peran yang ditetapkan ditingkatkan dengan otoritas berdasarkan
pengetahuan dan keterampilan.
4. Meningkatkan keterbukaan komunikasi secara horisontal, vertikal dan diagonal.
5. Menaikkan tingkat antusiasme dan kepuasan personal dalam organisasi.
6. Menemukan solusi yang sinergis terhadap masalah dan menaikkan tingkat responsibilitas diri dan
kelompok dalam perencanaan implementasi.
Ciri-ciri Pengembangan
a. Merupakan strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional.
Yang memiliki sasaran jelas berdasarkan diagnosa yang tepat tentang
permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
b. Merupakan kolaborasi antara berbagai pihak yang akan terkena dampak
perubahan yang akan terjadi.
c. Menekankan cara-cara baru yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja
seluruh organisasi dan semua satuan kerja dalam organisasi.
d. Mengandung nilai humanistik dimana pengembangan potensi manusia
menjadi bagian terpenting.
e. Menggunakan pendekatan komitmen sehingga selalu memperhitungkan
pentingnya interaksi, interaksi dan interdependen antara berbagai satuan kerja
sebagai bagian integral di suasana yang utuh.
f. Menggunakan pendekatin ilmiah dalam upaya meningkatkan efektivitas
organisasi.
Metode Pengembangan Organisasi

Dalam kegiatan pengembangan organisasi terdapat berbagai


macam metode yang pada dasarnya dikelompokan dalam 2 macam

A. Metode Pengembangan Prilaku

B. Metode Pengembangan Keterampilan


Sifat-sifat Dasar Pengembangan Organisasi

a. PO merupakan suatu strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional,


perubahan yang dimaksud harus mempunyai sasaran yang jelas dan didasarkan pada suatu
diagnosis yang tepat mengenai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
b. PO harus berupa kolaborasi antara berbagai pihak yang akan mengalami dampak perubahan
yang akan terjadi, keterlibatan dan partisipasi para anggota organisasi harus mendapat
perhatian.
c. Program PO menekankan cara-cara baru yang diperlukan guna meningkatkan kinerja seluruh
anggota organisasi
d. PO mengandung nilai-nilai humanistic dalam arti bahwa dalam meningkatkan efektifitas
organisasi, potensi manusia harus menjadi bagian yang penting
e. PO menggunakan pendekatan kesisteman yang berarti selalu memperhitungkan pentingnya
inter relasi, interaksi dan inter dependensi f. PO menggunakan pendekatan ilmiah untuk
mencapai efektivitas organisasi
Peran Pelaku Pengembangan Organisasi

Pengembangan organisasi (PO) diterapkan kepada tiga jenis


manusia: spesialisasi individu di dalam PO sebagai profesi, orang-
orang dari lapangan yang terkait, yang telah mencapai sejumlah
kompetensi di dalam PO, dan para manajer yang memiliki keahlian
PO yang diperlukan untuk perubahan dan mengembangkan
organisasi atau departemen mereka.
THANKYOU

Anda mungkin juga menyukai