Bagian-Bagian Control Valve
Bagian-Bagian Control Valve
Control Valve
Har Instrument
[Link]
Pokok bahasan Control Valve Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
1. Apa itu Control Valve ? Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
NB: Sesuai dengan standard The Instrumentation, Systems and Automation Society (ISA) (yang pertama kepanjanggannya adalah
Instrument Society of America)
[Link]
1. Apa itu Control Valve ? Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
1. Apa itu Control Valve ? Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
2. Bagian - bagian Control Valve Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
1. ACTUATOR
3. ACCESORIES
2. BODY
[Link]
2. Bagian - bagian Control Valve Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Accesories
Actuator
Body
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
3. Actuator
[Link]
3. Actuator Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Actuator
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Note : Actuator yang menggunakan diaphram biasanya bersifat spring return atau menggunakan
spring untuk mengembalikan valve ke posisi tanpa tekanan penggerak. Jika ada actuator
control valve yang menggunakan diaphram tetapi bersifat double action maka kemungkinan
besar valve tersebut sudah dimodifikasi, karena kerja spring return sudah tidak optimal lagi.
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
DIRECT ACTUATOR
REVERSE ACTUATOR
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
3. Actuator
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
4. Body Valve
[Link]
4. Body Valve Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Flow Flow
Direction Direction
FTC FTO
GLOBE VALVE
FTC — Flow To Close FTO — Flow To Open
Flow
Direction
FTO
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
* Globe valve
Angle valve
FTC
FTO
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
* Diaphragm Valve
[Link]
4. Body Valve ( Basic design ) Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
* Gate Valve
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
* Pinch Valve
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Ball Valve
Segmented ball
Full Ball
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Butterfly Valve
Control valve
Manual Valve
[Link]
4. Body Valve ( Basic design )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Eccentric
[Link]
4. Body ( internal Body Valve ) Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
• Trim :
istilah untuk komponen-komponen
internal valve yang mengalami kontak
dengan fluida
• Plug Valve :
bagian yang digunakan untuk
buka-tutup valve
• Seat
bagian yang digunakan memastikan
kerapatan penutupan valve
(dudukannya Plug Valve)
• Cage
pelindung dari Plug agar dapat
mengalami kontak dengan seat
secara tepat
• Bonnet Valve
sambungan antara actuator dan
body valve
Globe type
[Link]
4. Body ( internal Body Valve )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
• Assembly Bonnet dari control valve adalah bagian dari body assembly
yang dilalui oleh valve plug stem atau shaft yang bergerak lurus. Bonnet
umumnya memberkan tempat pemasangan actuator pada body dan
sebagai tempat memasang “packing”.
Pada beberapa valve dengan sistem rotary-shaft packing ditempatkan pada
extention dari bodynya dan penyambungan biasanya menggunakan baut :
[Link]
4. Body ( internal Body Valve ) Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Packing :
Sebuah material yang berfungsi sebagai seal pada
asembly bonnet dari kebocoran disekitar stem valve,
agar fluida proses tidak bocor keluar dari body valve.
[Link]
4. Body ( internal Body Valve )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
4. Body ( internal Body Valve )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Cage : Bagian dalam sebuah globe valve yang mengelilingi closure member /
bagian penutupan valve ( bagian-bagian yang ada didalam valve) untuk
mengarahkan dan memudahkan pergerakan bagian-bagian trim valve.
Cage juga dapat mempunyai karakteristik aliran dan atau permukaan dudukan
untuk globe valve dan merupakan karakteristik aliran dari beberapa plug
valve.
[Link]
4. Body ( internal Body Valve )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Seat : adalah bagian dari Trim yang akan melakukan kontak dengan
plug dan berfungsi untuk memastikan kerapatan penutupan internal
valve, sehingga saat plug dan seat full kontak diharapkan tidak ada
kebocoran (leak trough) fluida proses.
[Link]
4. Body ( internal Body Valve )
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
50% Lin
Setiap control valve mempunyai kurva
ge
flow karakteristik, yaitu kurva hubungan
ta
se
n antara flow rate vs persen bukaan valveyang
per
25% ue
l diamati pada kondisi test standard (pressure
Eq
ly
drop konstan).
ut terf Pada umumnya flowrate dinyatakan
B
dalam persen dari aliran maksimum, dan
0% 25% 50% 75% 100%
persen kenaikan opening valve menyatakan
% Valve openning persentase bukaan valve.
Flow Karakteristik CV
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
5. Accessories Control Vlave
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
5. Accessories Control Vlave
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
• Positioner
accessories control valve yang berfungsi untuk memastikan
bahwa signal input yang diterima dari controller akan linear
dengan posisi bukaan valve.
- positioner pneumatic
- Electropneumatic positioner
- Smart Positioner
Note: pada positioner pneumatic, positioner juga bisa berfungsi sebagai penguat signal atau
volume signal low pressure dari controller akan dikuatkan menuju actuator agar posisi
valve membuka / menutup lebih presisi.
[Link]
5. Accessories Control Vlave
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Solenoid valve
[Link]
5. Accessories Control Vlave
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
• Hand Jack
Perlengkapan control valve yang berfungsi untuk manual operate
dari pneumatic actuator apabila terjadi kegagalan udara instrument
atau untuk emergency selama ada perbaikan controller.
Side mounted
Top mounted
hand wheel
hand wheel
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
6. Unit Action
[Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Secara garis besar action control valve pada saat fail udara atau electrik dibagi menjadi
3 yaitu :
• Fail closed :
kondisi dimana bagian penutupan valve ( plug ) akan bergerak ke arah
menutup penuh ketika sumber energi penggerak actuator mengalami
kegagalan.
• Fail open
kondisi dimana bagian penutupan valve ( plug ) akan bergerak ke arah
membuka penuh ketika sumber energi penggerak actuator mengalami
kegagalan.
• Fail in place ( last position )
kondisi dimana bagian penutupan valve ( plug ) akan tetap pada posisi terakhir
ketika sumber energi penggerak actuator mengalami kegagalan.
[Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Namun ada
pengecualian jika
kita melihat bentuk
dari plug yang
terpasang
FAIL OPEN / ATC FAIL CLOSE /
ATO [Link]
6. Unit Action
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
• Di pupuk kaltim action valve biasanya ditandai dengan warna control valve tsb.
[Link]
7. Istilah / nama kompenen CV
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Name plate
•Tag no ( item )
• model
• Plug design
• Range operational
• Panjang stroke
• Maximum suply actuator
• serial no
• tanggal pembuatan
[Link]
7. Istilah / nama kompenen CV
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Actuator
piston kopling Travel indikasi
Hand wheel
Gear box
hand wheel
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Actuator
Yoke
Flange Body
Body Valve
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
[Link]
8. PCV ( Pressure Control Valve ) Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Cara setting pressure outlet adalah dengan merubah bend set ( kekuatan )
spring yang melawan proses outlet ketika sedang online. Kita adjust bend
set sampai mendapat pressure outlet sesuai dengan yang diinginkan.
PG Inlet PG Outlet
7 kg/cm2 3 kg/cm2
[Link]
Kami hadir dengan semangat Pioner
Kami kuat diterpa tantangan
Kami maju dengan karya bermutu
Terima Kasih
Atas Perhatianya
[Link]