0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan22 halaman

Chatbot Wisata Budaya Indonesia AI

Program Magang dan Studi Independen (MSIB) ini membahas tentang pengembangan chatbot bertema keberagaman budaya dan wisata di Indonesia dengan menggunakan teknik pembelajaran mesin seperti jaringan saraf tiruan dan LSTM untuk melatih model chatbot agar mampu memberikan informasi mengenai destinasi wisata dan budaya di berbagai provinsi di Indonesia.

Diunggah oleh

Ridhayanti Diasamo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan22 halaman

Chatbot Wisata Budaya Indonesia AI

Program Magang dan Studi Independen (MSIB) ini membahas tentang pengembangan chatbot bertema keberagaman budaya dan wisata di Indonesia dengan menggunakan teknik pembelajaran mesin seperti jaringan saraf tiruan dan LSTM untuk melatih model chatbot agar mampu memberikan informasi mengenai destinasi wisata dan budaya di berbagai provinsi di Indonesia.

Diunggah oleh

Ridhayanti Diasamo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Chatbot Sistem

Keragaman Budaya &


Wisata di Indonesia
Here is where your presentation begins
Tim 2 (Rising Docker)

Sukron Katsir Azizah Devi Dayanti

Muhammad Erdi Ridhayanti Diasamo

Firman Alamsyah
Chatbot Sistem
Keragaman Budaya & Wisata di Indonesia

BAB I LATAR BELAKANG PROYEK AKHIR

BAB II PROSES PELAKSANAAN PROYEK AKHIR

BAB III HASIL PENELITIAN

BAB IV KESIMPULAN & SARAN

For more info:


SYNTHESIS ACADEMY | DATA RANGER 2.0 | RISING DOCKER
BAB I
Pendahuluan
Latar Belakang
Artificial Intelligence (AI) merupakan simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia
yang dimodelkan di dalam mesin dan di programkan oleh manusia dalam computer yang
berfungsi agar dapat berfikir seperti manusia. Artificial Intelligence (AI) sudah mulai
berkembang di Indonesia terutama untuk perkembangan bisnis dan mempermudah pekerjaan
manusia, Artificial Intelligence (AI) ini mampu bekerja 24 jam tanpa istirahat sesuai dengan
program yang dibuat. Di Indonesia pengguna Artificial Intelligence (AI) terutama Chatbot
sudah banyak digunakan terutama tahun 2022. [Link], menceritakan pertumbuhan pengguna
chatbot meningkat 170% pada awal 2022 secara tahunan, pendorongnya chatbot ini
digandrungi oleh sejumlah industry maupun jasa keuangan pemerintah, chatbot banyak
digandrungi sejumlah industry di Indonesia mulai dari jasa keungan, ritel, e-commerce, hingga
pemerintah. Berdasarkan iuaran diatas maka kami memiliki inovasi untuk membuat chatbot
dengan tema Keberagaman Budaya dan Wisata di Indonesia.
About the problem
Dari penjelasan permasalahan tersebut,
dibutuhkan inovasi Artificial Intelligence (AI)
berupa penggunaan chatbot agar memiliki
dampak positif bagi penggunanya terutama
bagi kalangan anak muda untuk memberikan
ilmu berupa kebudayaan serta keberagaman di
indonesia agar tetap terjaga dan tidak di klaim
oleh negara lain.
Tujuan program
Tujuan dari pengerjaan Tugas Akhir program Studi Independen ini, sebagai
berikut :
1. Meningkatkan Kreativitas serta inovasi mahasiswa untuk mengembangkan
teknologi di Indonesia.
2. Meningkatkan pengetahuan Mahasiswa mengenai teknologi yang sedang
berkembang terutama Artificial Intelligence (AI).
3. Meningkatkan rasa persaudaraan dan toleransi antar Suku, Budaya, Bahasa, Agama,
dan Ras dalam menjalankan program Studi Independen yang diikuti seluruh
Indonesia.
4. Meningkatkan soft skill maupun hard skill yang didapat dari kelas Studi Independen
BAB III
Proses Pelaksanaan Proyek
Akhir
Konsep Desain
Konsep Desain yang kami buat diaplikasikan pada web browser yang dapat
diakses kapanpun dan dimana saja. Aplikasi ini dirancang bertahap, dimulai dari
pengumpulan data tiap provinsi yang telah dibagi, kemudian input yang
dimasukkan ke user dari pertanyaan yang akan ditanyakan oleh pengguna atau
customer, kalimat tersebut nantinya akan dimasukkan kedalam tahap
Preprocessing. Preprocessing merupakan suatu tahap awal dalam mengelola data
input sebelum memasuki proses utamanya. Kalimat yang digunakan dalam chabot
ini menggunakan kalimat EYD, dari kalimat tersebut akan diproses lebih lanjut
untuk mendapatkan hasil secara maksimal dengan melakukan proses
Preprocessing agar mendapatkan jawaban yang maksimal.
Data Aqcuisition
Dataset destinasi [Link]
Data Exploration
Modeling
Neural Network Model

Jaringan syaraf yang terdiri dari lapisan embedding yang merupakan salah satu hal yang paling kuat di bidang
pemrosesan bahasa alami atau NLP.
output atau keluaran dari lapisan embedding adalah input dari lapisan berulang (recurrent) dengan LSTM gate.
Kemudian, output diratakan dan lapisan Dense digunakan dengan fungsi aktivasi softmax.
Bagian utama adalah lapisan embedding yang memberikan vektor yang sesuai untuk setiap kata dalam dataset.
Modeling
Analisa model untuk melihat hasil akurasi dari model Neural Network
Modeling
Testing Chatbot
Setelah mengetahui hasil dari akurasi dan loss pada model yang telah ditetapkan dengan algoritma Neural
Network dan LSTM. Maka, tahapan selanjutnya adalah menguji atau testing pada chatbot yang telah dilatih
sebelumnya dan melihat apakah sesuai atau tidak pada saat kita masukan teks kalimat pertanyaannya.
Pada pengujian ini menggunakan metode input atau masukan sesuai dengan kalimat pertanyaan yang
dimasukkan.
Modeling
Setelah pengujian Chatbot telah disesuaikan dengan kalimat dan
jawabannya. Maka, model chatbot bisa disimpan dengan
format .h5 atau .pkl (pickle) untuk penggunaan aplikasi AI Chatbot
Modeling

WIBU (Wisata & Budaya) adalah nama yang kami berikan untuk
chatbot ini, karena berisikan informasi seputar keberagaman wisata
dan kebudayaan di Indonesia.
Modeling

Tampilan chatbot yang sudah jadi, kami sedang dalam


tahap melengkapi kosa kata dalam dataset untuk lanjut ke
tahap melakukan deployment.
Modeling

Tampilan dashboard depan dari web yang sementara dibuat dan


masih dalam tahap editing untuk menghasilkan tampilan web yang
sesuai dengan aplikasi
Kesimpulan Program MSIB dan Proyek Akhir
1. Program ini mengajarkan mengenai perkembangan teknologi di Indonesia yaitu
Artificial Intelligence (AI) agar mahasiswa Indonesia tidak tertinggal teknologi ini
karena memiliki dampak yang begitu besar.
2. Pembelajaran yang telah dibuat oleh PT. Synthesis Komunikasi Indonesia sangat
berpengaruh dalam perkembangan di Indonesia, pembelajarannya mudah
diaplikasikan dalam kehidupan bahkan telah berkembang di Indonesia
3. Metode pembelajaran yang diberikan oleh PT. Synthesis Komunikasi sangat
mudah dipahami. Sehingga, mahasiswa dapat mengembangkan teknologi yang
sudah ada dapat diperbarui.
4. Proyek Akhir Chatbot ini memiliki dampak yang besar dalam dunia bisnis dalam
pembuatannya memiliki beberapa metode algoritma terutama Neural Network
(NN).
Saran Program MSIB dan Proyek Akhir

Saran dari Pelaksanaan Program Magang dan Studi Independen


(MSIB) untuk Program Tugas Akhir ini terdapat banyak kekurangan,
sehingga kami terbuka lebar untuk menerima kritik atau sanggahan yang
bersifat membangun
TOR Program MSIB dan Proyek Akhir
THANKYOU

Common questions

Didukung oleh AI

The increased use of chatbots in Indonesia in 2022 is largely due to advancements in Artificial Intelligence (AI) that allow for continuous operation without breaks, which is highly beneficial for businesses. Specifically, the usage of chatbots grew by 170% at the start of 2022 across various industries including finance, retail, e-commerce, and government services. This growth is attributed to the efficiency and 24-hour availability of AI technologies, making them attractive for improving service delivery and customer interaction .

The chatbot initiative aims to educate young people about Indonesia's cultural diversity and tourism to maintain cultural heritage and prevent it from being claimed by other countries. By using AI chatbots, the project seeks to have a positive impact by enhancing young people's awareness and understanding of their cultural roots. This educational approach intends to foster cultural preservation and pride among the youth .

The primary objectives of the Tugas Akhir related to AI and chatbot development include: increasing students' creativity and innovation in technology development in Indonesia, enhancing their knowledge of emerging technologies, specifically AI, and promoting unity and tolerance among different ethnicities, cultures, languages, religions, and races. Additionally, the project aims to improve both soft and hard skills acquired through the Independent Study Program across Indonesia .

In the neural network model used for the chatbots, the embedded layer plays a crucial role by providing appropriate vector representations for each word in the dataset. This layer outputs these vectors, which serve as inputs for the recurrent layers with LSTM gates, facilitating effective processing of natural language inputs. Hence, the embedded layer is fundamental in transforming textual data into numerical formats that are suitable for computation within the neural network .

The Preprocessing stage is crucial for enhancing the chatbot's performance by preparing the input data for primary processing. It involves refining the user's input, which is initially structured in standard EYD (the standard Indonesian writing system), to ensure data uniformity and quality. This stage optimizes subsequent processing, enabling the chatbot to deliver more accurate and relevant responses, thereby improving the overall efficacy of natural language processing operations .

The concept of cultural preservation is integrated into the chatbot system by focusing on educating users about Indonesia's cultural and tourism diversity. By disseminating information related to cultural heritage, traditions, and tourism, the chatbot serves as an educational tool that fosters cultural awareness and pride. This initiative is designed to maintain and preserve Indonesia's rich cultural identity among the youth and prevent cultural heritage from being overlooked or claimed by other nations .

The Independent Study Program highlights several challenges in AI integration within Indonesian education, such as the need to bridge operational gaps between current educational content and the rapidly evolving technological landscape. There are also logistical issues in ensuring students across diverse regions gain equal access to AI resources and tools. Furthermore, there is a demand for constant updates to the teaching materials to keep pace with AI developments and address potential educational disparities in skill acquisition related to AI .

The potential business impacts of implementing the chatbot developed in this project include improved customer engagement and service efficiency across industries such as finance, retail, and e-commerce. The use of AI chatbots can lead to better customer satisfaction through 24/7 availability and faster issue resolution, ultimately enhancing brand loyalty and potentially increasing market competitiveness. Moreover, chatbots can handle routine inquiries, allowing human employees to focus on more complex tasks, thus optimizing operational efficiency .

Teaching methods from Synthesis Komunikasi Indonesia have significantly contributed to the project by providing easily understandable frameworks for AI development, which learners could readily apply. These methods ensured that the students comprehended AI concepts and technologies effectively, allowing them to develop and improve AI tools such as chatbots. This approach supports the larger goal of technology advancement and empowers students to build upon existing technologies .

The project facilitates the development of AI skills among Indonesian students through hands-on involvement in AI technology and chatbot development as part of the Independent Study Program. It engages students in practical learning experiences, such as data acquisition, modeling, and testing of AI systems, which enhances their understanding and application of AI technologies. This approach provides students with the opportunity to upgrade existing technologies and apply AI comprehensively, contributing to their skill development in a real-world context .

Anda mungkin juga menyukai