MODEL DOKUMENTASI KARDEKS
OLEH KELOMPOK II:
1. DIAN RANI B2215401008
2. ELANG KURNIATI B2215401010
3. FIRNA MONIKA B2215401002
4. ISABELA B2215401006
5. SUWINDING B2215401004
LATAR BELAKANG
Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya
bahan pustaka daam bentuk tulisan maupun rekaman
lain, misalnya kaset, video, gambar maupun foto.
Dokumentasi mempunyai arti sebuah catatan otentik
yang dapat dibuktikan. Dalam kebidanan, dokumentasi
merupakan sebuah rangkaian kegiatan mencatat dan
melaporkan asuhan kebidanan berdasarkan kenyataan
yang disampaikan secara lengka dan tepat.
Dokumentasi kebidanan yaitu sebuah proses
mencatat dan melaporkan asuhan kebidanan
yang dilakukan oleh bidan secara tertulis untuk
kepentingan pasien, bidan maupun tenaga
kesehatan berdasarkan komunikasi yang sahih
dan lengkap sebagai bentuk tanggung jawab
bidan.
DEFINISI KARDEKS
Data
Pasien
Kardeks merupakan sistem yang terdiri dari serangkaian kartu yang
disipman pada indeks file yang dapat dengan mudah dipindahkan
yang berisikan informasi yang diperlukan untuk asuhan setiap hari. Tes
diagnosis Pengobatan
Wildan dan Hidayat (2008) menyebutkan terdapat lima komponen kebidana Yang Sedang Diagno
Dilakukan
n stik
yang membentuk model dokumentasi kardeks. Kelima komponen
ini adalah,, pengobatan yang sedang dilakukan terhadap klien, test
diagnostic, dan kegiatan-kegiatan yang boleh dilakukan oleh pasien .
Kegiatan-
kegiatan Yang
Diperbolehkan
Kelebihan Model Dokumentasi Kardeks
Model kardeks yang berupa kartu mudah dibawa kemana-mana.
Model kardeks mudah dalam pengisian dokumentasinya.
Model kardeks mudah dipahami dan sederhana, karena hanya mengisi
hal yang penting dan tersedia dalam kolom.
Memungkinkan bidan/ perawat untuk berbagi informasi yang berguna
kepada sesama anggota tim kesehatan tentang kebutuhan unik klien.
Model kardeks juga membantu bidan untk mengomunikasikan waktu
tepat untuk meakukan kegiatan asuhan kebidanan tertentu.
Kekurangan Model Dokumentasi Kardeks
Tidak diisi dengan lengkap.
Tidak memiliki ruang yang cuku untuk memasukkan data yang
diperlukan.
Tidak cukup tempat untuk menulis rencana kebidanan bagi
pasien.
Tidak selalu diperbaiki (Tidak up to date)
Tidak dibaca oleh bidan sebelum mereka memberikan pelayanan
atau asuhan kebidanan.
Mudah hilang dan rusak.
Contoh Model Dokumentasi Kardeks
1. KMS (Kartu Menuju Sehat) balita KMS ibu hamil
kartu akseptor KB
Thank YOU