Urgensi Pengintegrasian
Geospasial Statistik Dalam
Mendukung RPJPN 2025-
2045
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional
Jakarta, 20 Maret 2023
Pentingnya Data dan Informasi dalam
Perencanaan Pembangunan
Pe r e n c a n a a n
pembangunan D a ta
Stati sti k
d i d a s a r ka n p a d a D ata Action Plan
d a n Informasi y a n g
a kurat d a n d a p at D a ta
Spasial
dipertanggungjawabkan
U n d a n g - U n d a n g No. 25
Check Do
Ta h u n 2 0 0 4
2
Arahan Presiden:
Percepatan Implementasi Kebijakan SDI
Dalam rangka melaksanakan Arahan Presiden pada Rapat Terbatas
mengenai percepatan Kementerian/Lembaga/Daerah dalam
implementasi kebijakan SDI.
Konsolidasi Satu Data Indonesia Enforcement Monitoring dan Dukungan Infrastruktur TIK
Penyelenggaraan mendukung Implementasi Evaluasi Satu Data Nasional: Pusat Data Nasional
Kebijakan Satu Indonesia (PDN) dan Sistem Penghubung
Satu Data Registrasi Sosial
Layanan Pemerintah (SPLP)
Indonesia Ekonomi Data Indonesia
3
Rapat Dewan Pengarah Tahun
2022: Poin Kesepakatan
Mendukung Registrasi Sosial
1 Penguatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) 5 Ekonomi bersinergi dengan Satu
Data Indonesia
Penguatan Kolaborasi Implementasi Satu Data
2 Indonesia (SDI) dan Sistem Pemerintahan Berbasis Peningkatan Peran Kementerian Dalam Negeri dalam
Elektronik (SPBE) di tingkat Pusat dan Daerah mendukung Penyelenggaraan SDI di Pemerintahan
6 Daerah dan penetapan NIK sebagai Data Induk
(Master Data) guna pemanfaatan data layanan
Peningkatan Pemanfaatan Infrastruktur TIK Nasional
3 untuk berbagipakai data
administrasi pemerintah
Penyusunan dan Implementasi Strategi Baru untuk
Peningkatan Pemanfaatan Data untuk
4 Pengambilan Keputusan dan Perumusan Kebijakan.
7 Pemenuhan SDM Talenta Digital di pemerintahan
(data leadership dan digital leadership).
4
Tindak Lanjut Rapat Dewan Pengarah
Tahun 2022
Strategi Kesepakatan Poin 4: (Peningkatan Pemanfaatan Data untuk
Pengambilan Keputusan dan Perumusan Kebijakan)
• Memberi tugas kepada Kementerian PPN/Bappenas, Satu Data Indonesia
Kemenkominfo, BPS, BIG, dan BRIN untuk menyusun pedoman
pembangunan dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Big Data Sebagai tempat penyebarluasan data
Analytics dan Artificial Intelligence Layanan Digital Pemerintah,
dalam rangka pemanfaatan berbagipakai data Pemerintah.
Untuk memastikan tidak ada duplikasi
• Mendorong Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah untuk
memanfaatkan data di Portal SDI untuk Big Data Analytics dan
Artificial Intelligence sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya data Sebagai marketplace data
(mempertemukan kebutuhan/pengguna
data dengan data yang disediakan)
Peran BIG (Pembina Data)
Strategi Kesepakatan Poin 5: (Mendukung Registrasi Sosial Ekonomi
bersinergi dengan Satu Data Indonesia)
Memastikan Data Spasial sudah memenuhi
• Memberi tugas kepada BPS untuk melakukan Registrasi Sosial
Prinsip Satu Data Indonesia
Ekononomi
• Memberikan fitur geotagging terhadap
data
• Regsosek
Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat sedang melakukan pengembangan [Link] dengan penerapan Sistem Katalog Data Nasional
(SKDN) yang menjadi media penyebarluasan dan berbagi pakai data oleh Instansi Pusat maupun Daerah untuk pengintegrasian informasi
geospasial dan statistik.
• Data yang telah terkumpul pada SKDN selanjutnya akan dimanfaatkan oleh instansi pusat dan daerah melalui sistem data analitik dan
dashboard eksekutif melalui portal SDI. mendukung pengambilan keputusan terhadap isu-isu strategis nasional.
5
Visi Indonesia Emas 2045
Visi Negara Maritim yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan
Narasi Singkat
Maritim mencakup:
Ketangguhan geopolitik, geoekonomi, peradaban,
pertahanan dan keamanan sebagai negara Negara Maritim yang Berdaulat, Maju dan
kepulauan Berkelanjutan.
Berdaulat mencakup: Indonesia 2045 adalah negara yang tangguh dan
ketahanan, kesatuan, mandiri, independen, aman, mandiri, modern dan terus tumbuh dengan basis
adil, tangguh. kekayaan sumber daya alam, sosial, budaya, dan
Maju mencakup: ekonomi dalam peradaban masyarakat maritim
berdaya, modern, berpengaruh, tumbuh, tangguh, modern yang inklusif dan sejahtera serta aktif
unggul, inovatif, berorientasi masa depan, adil. menjaga keberlanjutan peradaban dunia yang
Berkelanjutan mencakup: lestari.
lestari secara sosial-ekonomi-ekologis,
keterbaharuan, kontinu, sejahtera, setara, inklusif,
terbuka/transparan.
6
Pentahapan Milestone Pembangunan ke Depan
Visi Indonesia 2045 sebagai basis pentahapan pembangunan dalam dokumen RPJPN 2025-2045
Pentahapan Pembangunan
2022 - Sekarang 2030 2040 2045
Meraih upper-middle Mencapai Sustainable Lepas dari Middle Mencapai
income country Development Goals Income-Trap Visi Indonesia 2045
pasca COVID-19 (SDGs) 2030
RPJPN 2025 – 2045
Negara Maritim yang
Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan
7
Satu Data Indonesia dalam Mendukung Visi
Indonesia Emas 2045
Indonesia
Emas 2045
Negara Maritim yang berdaulat, maju dan
berkelanjutan
Birokrasi Efisien dan Akuntabel
Mewujudkan
Mendukung Visi, Misi dan Goals Indonesia Emasa 2045
Layanan Pemerintah Berkualitas dan Mudah
Transformasi Digital Nasional
Diakses
Pembangunan Nasional Adaptif dan
Tepat Sasaran
Tata Kelola Data Pemerintah
Pemerintahan yang Berkualitas dan
Baik (SPBE) Terintegrasi (SDI)
Kebijakan SPBE dan SDI berjalan
beriringan dan saling
mendukung
8
Kebijakan SDI untuk Integrasi Geospasial Statistik
• Daftar Data • Arsitektur Data
• Daftar Data Prioritas • Standar Data
PEMANFAATAN • Rencana Strategis • Metadata baku
• Rencana Aksi • Peraturan Menteri
• Rencana Penganggaran tentang Data
Penguatan kualitas data Pengguna Data Prioritas
(Masyarakat) Produsen Data
(K/L/D)
hasil integrasi geospasial
statistik dapat
PEMANFAATAN PERENCANAAN
mendukung penyelesaian Prinsip Satu
Produsen Data
isu strategis nasional Pengguna Data
(K/L/D) (K/L/D) Data
seperti stunting, PORTAL Standar Data Kode Referensi
kemiskinan ekstrim, PENGUMPULAN
0101
1101
ketahanan pangan,
kebencanaan DATA
PEMERINTAH Metadata
Interoperabilitas
BERBAGIPAKAI
Walidata PENYIMPANAN &
(K/L/D) PENGAMANAN
Walidata
(K/L/D)
Portal Satu PEMERIKSAAN
Data Indonesia
INTEGRASI
Walidata
(K/L/D) GEOSPASIAL
STATISTIK
Sekretariat Satu Data Indonesia
9
Pemanfaatan Integrasi Geospasial Statistik untuk Mendukung
Pembangunan Nasional dalam Framework RPJPN 2025 - 2045
Visi Indonesia 2045
Negara Maritim yang Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan
DATA
Meningkatkan
Mencapai Menghapuskan Meningkatkan
peran dan
pendapatan per kemiskinan dan daya saing dan Menurunkan
pengaruh
kapita setara mengurangi kesejahteraan intensitas emisi GRK
dengan negara maju ketimpangan
Indonesia di dunia
Internasional
bangsa Leadership
Delapan Misi (Agenda) Pembangunan
Ketahanan Sosial, Pendayagunaan Data dan Peta
Transformasi Transformasi Transformasi Stabilitas dan
Sosial Ekonomi Tata Kelola Pembiayaan
Budaya, dan (Integrasi Geospasial Statistik)
Ekologi
Mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan
Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah, DIGITAL
antar kelompok pendapatan, serta kelompok rentan
Leadership
Mewujudkan pembangunan kemaritiman yang tangguh, berkeadilan, dan berkelanjutan
Tematik, Holistik, Integratif, Spasial dan Adaptif
10
Framework Geospasial Statistik
Aksesibilitas dan Kebermanfaatan
5 terciptanya tata kelola data
pemerintahan
Pemetaan untuk mempermudah (dengan penyediaan data yang berkualitas (memenuhi prinsip-
membaca data statistik prinsip SDI) dalam suatu wadah dengan sumber yang presisi. agar
(Data statistik ditampilkan secara kewilayahan, untuk 4 dapat mendukung pembangunan nasional dan mendukung
kegiatan pelaksanaan evaluasi, dan pengendalian serta mendorong
mempermudah analisa dan interpretasi. memberikan
terciptanya penyusunan kebijakan yang efektif dan efisien.)
deskripsi kondisi yang lebih presisi, peramalan yang
akurat, menyediakan pilihan skenario yang lebih
komprehensif) 3 Interoperabilitas Geospasial
Statistik
(Pengolahan Big Data Analytics dan Artificial
Manajemen data statistik Intelligence. perlunya mempersiapkan alat, metode,
dan SD M yang dibutuhkan).
dan data spasial 2
(Penerapan metadata (perlu adanya
sinkronisasi format metadata spasial &
statistik). Integrasi antara data statistik dan
data spasial menggunakan suatu kode
referensi yang sama. data statistik akan
divisualisasikan menjadi geospasial Fu3 ndamental
(kewilayahan)).
1 Infrastruktur Geospasial
dan Geocoding
(mengidentifikasi data, akuisisi data,
memastikan akurasi lokasi (koordinat &
standar referensi yg digunakan) sesuai
dengan prinsip, format, dan standar data
spasial)
Pemanfaatan Integrasi geospasial statistik untuk memperkuat penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan tepat
sasaran berbasis kewilayahan 1
Kerangka Pemanfaatan Hasil Integrasi Data
Statistik dan Spasial pada SKDN
Data Statistik
INTEGRASI
Sistem Katalog
Data Nasional (SKDN) INTEROPERABILITY
Data Spasial
• Kerangka pemanfaatan hasil integrasi data
INTEGRASI statistik dan spasial pada Sistem Katalog
GeoAI Pemahaman yang lebih Data Nasional menghubungkan data tentang
baik tentang masalah Pengambilan data orang ke suatu tempat atau lokasi
Analisis sosial, ekonomi, dan Keputusan (informasi geografis) dapat menghasilkan
lingkungan pemahaman yang lebih baik tentang
masalah sosial, ekonomi, lingkungan.
• Integrasi geospasial statistik saling melengkapi
dan menguatkan untuk pengambilan
Statistik yang diaktifkan secara geospasial akan berfungsi untuk memperkuat analisis data keputusan dalam menentukan kebijakan.
untuk mendukung pengambilan keputusan yang terinformasi, didorong oleh data, dan Menampilkan data dalam bentuk peta akan
memberikan makna serta nilai yang lebih jika
berbasis bukti data hanya ditampilkan dalam bentuk
diagram
atau
tabel. 12
Data Prioritas Nasional Tahun 2023
Data ya n g diusulkan menjadi Kriteria p e n e n t u a n D a t a
D a t a P rio rita s Ta h u n 2023 P rio ri ta s 2023
pada Satu Data Indonesia
Mendukung Prioritas
1 Pros es Pe re n c a n a a n Pembangunan
Nasional ( Ta h u n a n dan Lima
Ta h u n a n )
51 Kementeri a n/
1.804 data Lembaga Mendukung
2 pencapaian pembangunan
b e rke la n j u ta n d a l a m S D G ’s
M
3 emenuhi ke b u t u h a n strategis ata u
b e rd a s a r ka n a ra h a n P re s id e n
Menjadi p a n d u a n b a g i instansi d a e ra h d a l a m p e n y u s u n a n
daft ar data, p e re n ca n a a n , d a n p e n g a n g g a r a n
13
TERIMA KASIH