Skin Degloving
Definisi
• Degloving injury menandakan terlepasnya kulit dan jaringan subkutan dari fascia dan
otot yang terletak di bawahnya.
• Degloving analogi ~ proses melepas glove (sarung tangan).
• Paling banyak melibatkan ekstremitas bawah dan punggung
• Penyebab tersering adalah kecelakaan industrial dan lalu lintas.
• Cedera dapat terjadi pada seluruh bagian ekstremitas bawah, bahkan dapat meluas
hingga ke bagian bawah punggung
Mekanisme Trauma
Pada degloving, jaringan subcutis terlepas secara paksa dari dasar oleh kekuatan yang keras dan
mendadak, bisa karena tungkai terlindas antara ban dan permukaan jalan, saat roda berputar di atas
tungkai akan menyebabkan tarikan kulit, kulit terputus konstitusinya sebagian kulit melekat seperti
flap. Bisa terjadi karena kipas angin, trauma tumpul.
Tipe Degloving
Degloving tertutup Degloving terbuka
• Permukaan kulit masih intak (psychological • Disertai dengan terputusnya kontinuitas
degloving) permukaan kulit (Anatomical degloving)
• Terjadi jika ada kekuatan shear dengan energi • Mudah diidentifikasi
yang besar dalam waktu singkat.
• Kerusakan jaringan bervariasi
• Jaringan subkutan terlepas dari jaringan di
bawahnya, sedang permukaan luar tanpa luka.
• Mobilitas kulit dan fluktuasi di subcutis
disertai dengan jejas seperti ban mobil luka
abrasi
• Bila tidak diatasi terjadi necrosis
Open Degloving
• Type I : Common Avulsion
Disekeliling luka terdapat undermined tissue
• Type II : Atypical Avulsion
Terdapat luka luar yang kecil disertai robekan luas dari jaringan lunak
dalam
• Type III : Spesific Area Avulsion
Contoh: scalp, telinga, plantar pedis
Patofisiologi
Patofisiologi Nekrosis Kulit
DIAGNOSIS
DIAGRAM PENANGAN DEGLOVING
Penanganan Degloving Tertutup
1. Primary survey (ABCDE)
2. Penilaian vitalitas jaringan (kulit yang degloving)
3. Jaringan non vital di eksisi
4. Bila jaringan vital :
a. Insisi kecil diatas daerah degloving
b. Evakuasi hematom dan [Link] nekrotik
c. Irigasi luka
d. Pasang drain
e. Balut tekan
5. Bila terdapat devormitor kontur, luka dibuka lebar dan jaringan lemak yang nekrotik di eksisi
Penanganan Degloving Terbuka
1. Survey Primer (ABCDE)
2. Debridement dan irigasi
3. Penilaian vitalitas kulit degloving
4. Vitalitas otot : warna, tugor, perdarahan, kontraktilitas, bila tidak vital eksisi
5. Bila terjadi compartement syndrome : fasciotomi
6. Otot yang viabel dirotasi atau transposisi untuk menutup tulang yang ekspose
7. Raw surface ditutup dengan STSG atau FTSG
8. Penutupan luka tanpa tegangan
Tes Vitalitas Jaringan
Tahapan:
• Methylen blue daerah degloving
• Jahit flap yang terlevasi
• Penilaian perkiraan vaskularisasi
degloving
• Tes tekan dan tes fluoresensi
• Split Thickness Skin Excision
(STSE)
Operasi
Indikasi: • Pilihan Operasi Replantasi-
• Degloving tertutup dengan Revaskularisasi
jaringan non vital • Jika replantasi atau
• Degloving terbuka revaskularisasi tidak
memungkinkan bisa dengan
menggunakan kulit yang
mengalami degloving sebagai
full thickness graft atau thick
split skin graft.
Komplikasi
• Nekrosis flap kulit
• Infeksi
• Graft lisis