TITIK DAN VEKTOR
BIDANG
(Bagian 2)
GEOMETRI ANALITIK BIDANG
Dosen Pengampu: Dr. H. Supratman, Drs., [Link].
Anggota Kelompok
Pokok Bahasan
o Cosinus Arah Sebuah Segmen
o Vektor Bidang
o Sudut di Antara Dua Vektor
o Vektor-Vektor yang Sejajar dan Tegak Lurus
o Koordinat Suatu Titik yang Membagi Segmen dalam Perbandingan Tertentu
o Titik Tengah Sebuah Segmen
o Luas Daerah Segitiga dan Bar Product Dua Vektor
1.
Cosinus Arah
Sebuah
Segmen
y y
β 𝑃1 ■ Jika l dan m adalah notasi cosiunus arah segmen P1P2
ɑ
𝑃1 maka l = cos dan m = cos . Karena cosinus (180 - ) =
o x x -cos maka cosinus segmen P1P2 adalah –l dan –m.
β
ɑ ■ Sekarang kita perhatikan segmen garis yang
𝑃2
mempunyai titik awal di titik pangkal seperti gambar.
■ Perhatikan P1 (x1, y1) dan P2 (x2, y2) adalah dua titik Maka, jika P(x, y) adalah titik akhir dari segmen
sembarang yang terletak pada bidang cosinus dua arah – tersebut, akan kita dapatkan cosinus-cosinus arahnya.
segmen P1P2 didefinisikan sebagai cosinus sudut. Adapun cosinus arah itu adalah:
■ Diantara segmen P1P2 berturut-turut dengan sinar garis y y
yang melalui titik P1 sejajar dengan sumbu x positif dan 𝑅2(𝑥2, 𝑦2) β 𝑃1(𝑥1, 𝑦1)
sumbu y positif, yaitu sudut dan sudut .
ɑ
x β
x x
■ Ukuran sudut kita pilih ukuran terkecil, karena cos (360 ɑ
y d
- ) = cos dan cos (-) = cos , demikian pula untuk sudut . 𝑃 2 ( 𝑥2 , 𝑦 2 )
y
Contoh Soal:
Berapakah cosinus arah segmen OP dengan O titik
x β
x pangkal dan P mempunyai koordinat (1, -3) ?
ɑ
y d Penyelesaian:
■ Segmen garis OP diperlihatkan oleh gambar:
y
■ 0
■ Untuk sembarang segmen P1P2
β x
ɑ
𝑃(1,−3)
■ Antara l dan m dari suatu segmen daris terdapat hubungan:
■ Karena d = |OP| = =
■ Jadi kedua cosinus arah satu segmen garis jika ■ Maka, l = m =
masing-masing dikuadratkan kemudian dijumlahkan
akan bernilai satu.
Latihan Soal:
Berapakah cosinus arah segmen OP dengan O
titik pangkal dan P mempunyai koordinat (4, 5) ?
2.
Vektor
Bidang
■ Secara aljabar, vektor dianggap sebagai komponen
skalar dari segmen yang mewakilinya.
■ Gambar di atas merupakan segmen garis berarah PQ.
■ Secara geometris, gampar di atas merupakan vektor
■ Selanjutnya ia mempunyai:
[3,4] atau
1. Arah
2. Besar Satu Panjang ■ Jumlah dua vektor didapat dengan cara
3. Garis Pemuat menjumlahkan komponen-komponen skalar yang
■ Vektor adalah himpunan segmen-segmen garis berarah seletaknya. Jika u = [, ] dan v = [, ], maka:
yang terletak pada bidang yang mempunyai besar dan
arah yang sama, dan salah satu dari padanya dapat
mewakilinya.
■ Jika, vektor u = [, ], maka [, ], didefinisikan sebagai negative dari
Vektor Posisi vektor u. Disebut vektor berlawanan arah.
■ Penjumlahan suatu vektor dengan negative vektor negative
vektor lain:
■ Vektor disebut vektor nol. Vektor nol tidak mempunyai arah.
Penjumlahan menurut kaidah
■ Vektor satuan didefinisikan sebagai vektor yang besarnya satu-
segitiga
satuan.
■ Cosinus arah sebuah vektor didefinisikan sebagai cosinus arah dari
segmen yang mewakili vektor tersebut.
Penjumlahan menurut kaidah
jajargenjang
Contoh Soal: Latihan Soal:
Jika koordinat titik B (-4, 1) dan vektor . Maka, tentukan Jika koordinat titik A (3, 1) dan vektor . Maka, tentukan
koordinat titik A!
koordinat titik B!
Penyelesaian:
= -
=
=
=
Jadi, koordinat titik A adalah (2,6).
3.
Sudut di Antara
Dua Vektor
■ Perhatikan sebuah lingkaran yang berpusat di titik pangkal ■ Menurut dalil cosinus,
dan berjari-jari satu satuan yang disebut lingkaran satuan
■ Sedangkan vektor u dan v adalah dua vektor yang tidak nol. Karena:
■ Kita lihat L1 dan M1 adalah cosinus-cosinus arah dari
vektor u, dan L2 dan M2 adalah cosinus-cosinus arah dari Tetapi:
vektor v. Kedua vektor ini mempunyai titik awal yang Maka didapat:
berimpit dengan titik pangkal. Titik potong vektor u dengan
lingkaran satuan adalah P1 (L1,M1) dan titik potong vektor Karena dan
v dengan lingkaran satuan adalah P2(L2,M2). Maka:
Atau
dan ■ Jadi perkalian titik diantara dua vektor adalah sama
dengan jumlah perkalian komponen-kompnen yang
dan dan berpasangan dari kedua vektor tersebut. Sekarang
Jadi perhatikan bahwa :
Karena dan
Dari persamaan didapat:
𝒖 . 𝒗 =|𝒖|.|𝒗|. 𝐜𝐨𝐬 𝜽
Jika θ sudut lancip, cos θ adalah positif, karena u.v positif.
Jika θ sudut tumpul, cos θ adalah negatif, karena u.v negatif
Kombinasi dari bentuk u1v1 + u2v2 diberi nama dan notasi
yang khusus, yaitu sebagai produk skalar atau produk simetri
atau dot produk (= perkalian titik), dan diberi lambang u,v, ■ Demikianlah pula sebaliknya, jika u.v positif cos θ adalah
karena penulisan ini, maka perkalian titik itu adalah : positif dan θ adalah lancip. Sedangkan jika u.v negatif,
cos θ adalah negatif dan θ adalah lancip.
Contoh Soal:
carilah cosinus sudut dari segitiga dengan titik puncak
Penyelesaian:
Berarti cosinus sudut
Untuk segmen-segmen yang berpotongan di titik , maka
Berarti, cos <
Untuk yang terakhir, cos <
4.
Vektor-Vektor yang
Sejajar dan Tegak
Lurus
■ Vektor itu adalah sejajar, jika dan hanya jika komponen- ■ Dua vektor saling tegak lurus jika dan hanya jika
komponen scalar yang berpasangan adalah sebanding. jumlah perkalian diantara komponen-komponen
■ Ada dua jenis vector sejajar, yaitu: scalar yang sebanding adalah nol.
1. Arah yang sama, jika cosinus-cosinus arahnya sama
(sudut diantara keduanya 0°)
2. Arah berlawanan, jika cosinus-cosinus arahnya
berlawanan (sudut diantara keduanya 180°) ■ Dua vektor saling tegak lurus sudut diantara
Jika dan maka u sejajar v hanya jika . keduanya adalah 90°.
■ Vektor nol adalah tegak lurus terhadap setiap vector.
Contoh Soal: Latihan Soal:
Carilah titik-titik puncak yang keempat dari jajarangenjang Carilah titik-titik puncak yang keempat dari jajarangenjang
dengan titik puncak dengan titik puncak
Penyelesaian:
Karena gambaran jajarangenjang dengan titik-titik puncak
Seperti gambar di atas, maka segmen berarah dan sejajar
dalam arah yang sama. Berarti,
atau []=[6,1]
Maka, , atau
dan , atau
Jadi, koordinat titik puncak yang keempat adalah
5.
Koordinat Suatu Titik yang
Membagi Segmen dalam
Perbandingan Tertentu
y ■ Jika k = 0, maka P = P1
𝑃 2 ( 𝑥2 , 𝑦 2 )
■ Jika k = 1, maka P = P2
x ■ Jika 0 < k < 1, maka P terletak diantara P1 dan P2
𝑃(𝑥, 𝑦)
■ Jika k > 1, maka P terletak diseberang P 2
(pada perpanjangan P1P2).
𝑃 1 (𝑥 1 , 𝑦 1 )
■ Jika k < 1, maka P terletak pada setengah
■ Mencari kooordinat titik P dalam berbagai kemungkinan garis yang melalui P1 tidak
nilai k.
memuat P1 (pada perpanjangan
■ Diketahui bahwa = k P1P2, sedangkan = [x – x1,y – y1] dan
P2P1), berarti P1P mempunyai arah
= [x2 – x1,y2 – y1] = [∆x, ∆y], maka didapat [x – x1,y – y1] =
berlawanan.
k[∆x, ∆y]. dari keadaan ini, kita dapat hubungkan:
■ x – x1 = k ∆x dan y – y1 = k ∆y; atau
■ x = x1 + k ∆x dan y = y1 + k ∆y
Contoh Soal: Kemungkinan yang kedua dari letak titik P kita misalkan P’
dengan
Carilah dua titik P yang terletak pada garis yang melalui P1 =
(2, -1) dan P2 = (-3, 4), sehingga 4| P1 P| = |P P2|. dan P’ mempunyai arah yang berlawanan
Penyelesaian: artinya =
4
Dari bentuk terakhir ini kita daparkan persamaan
, atau
dan
Pertama-tama kita akan mencari letak titik P sehingga dan
mempunyai arah yang sama.
Artinya = , karena dan , maka didapat: Jadi koordinat titik P’ adalah
=
Karena dan
Maka diperoleh: dan
Jadi, koordinat titik
6.
Titik Tengah
Sebuah Segmen
y 𝑃 2 ( 𝑥2 , 𝑦 2 ) Contoh Soal:
𝑃(𝑥, 𝑦) Carilah koordinat titik tengah dari segmen yang dibentuk
𝑃 1 ( 𝑥 1 , 𝑦 1) oleh dan !
x
■ Jika P titik tengah segmen maka tentulah
■ dan
Penyelesaian:
Maka,
Berarti, dan ■
Atau dan ■
■ Jadi, titik tengah sebuah segmen adalah setengah dari jumlah ■ Jadi koordinat titik tengah dari segmen dan adalah .
kedua absis dan setengah dari jumlah kedua koordinat dari titik-
titik ujung segmen tersebut.
7.
Luas Daerah
Segitiga dan Bar
Product dari Dua
Vektor
■ =
=
Karena , maka
.
■ Luas Segitiga =
■ Tinjau yang merupakan sudut diantara vector dan
■ Keterangan:
■ Sedangkan menurut persamaan bahwa
■ Adapun komponen dari vektor adalah , dan sudut diantara Panjang Sisi-sisi segitiga
dan adalah , maka = sudut positif diantara kedua sisi
■ Jika 2 sisi segitiga dinyatakan dengan vektor u dan v dan
adalah sudut diantara keduanya, maka :
Contoh Soal:
Carilah nilai k jika vector-vektor dan sejajar.
Penyelesaian:
Diketahui : Kedua vektor u dan v sejajar
■ Bilangan didapat dari perkalian vektor bidang yang
Sudut yang dibentuk
disebut bar product atau ditulis . Persamaan ini juga
disebut alternating product. Ditanyakan : nilai k
■ Dengan demikian, jika dan , maka:
Jawab:
■ Secara geometris bar product adalah luas dari dua buah
daerah segitiga dengan panjang sisinya |u| dan |v|.
Jadi, jika maka vector v sejajar dengan vector u.
Latihan Soal:
Carilah nilai k jika vector-vektor dan sejajar.
TERIMA KASIH :)