100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
310 tayangan14 halaman

Aspek Keperilakuan dalam Penganggaran

1. Perencanaan laba dan anggaran merupakan alat pengendalian yang memungkinkan manajemen menentukan titik kekuatan dan kelemahan perusahaan. 2. Anggaran berfungsi sebagai standar hasil operasi aktual dan sebagai alat komunikasi internal antar departemen. 3. Partisipasi karyawan dan keselarasan tujuan penting dalam penetapan tujuan anggaran, sedangkan kerja sama dan koordinasi diperlukan dalam implementasi anggaran
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
310 tayangan14 halaman

Aspek Keperilakuan dalam Penganggaran

1. Perencanaan laba dan anggaran merupakan alat pengendalian yang memungkinkan manajemen menentukan titik kekuatan dan kelemahan perusahaan. 2. Anggaran berfungsi sebagai standar hasil operasi aktual dan sebagai alat komunikasi internal antar departemen. 3. Partisipasi karyawan dan keselarasan tujuan penting dalam penetapan tujuan anggaran, sedangkan kerja sama dan koordinasi diperlukan dalam implementasi anggaran
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASPEK KEPERILAKUAN PADA

PERENCANAAN LABA DAN


PENGANGGARAN
Disusun Oleh : Kelompok 7

Lavi Illiyin 21040099


Syafaul Kamila 21040028
Intan Ayu Permatasari 21040015
Yolandaa Eka Febriyanti 21040149
Dosen Pengampu : Nurshadrina Kartika Sari S.E, M.M
Perencanaan Laba
Perencanaan Laba adalah pengembangan dari
suatu rencana operasional untuk mencapai
sasaran dan tujuan. Laba penting dalam
perencanaan karena rencana yang diharapkan
adalah laba yang memuaskan.

Anggaran
Anggaran adalah suatu rencana yang dinyatakan
dalam istilah keuangan. Sedangkan
penganggaran adalah proses kegiatan yang
mengahasilkan anggaran tersebut sebagai hasil
kerja, proses kegiatan dalam pelaksanaan
fungsi anggaran
Prosedur Penyusunan
Anggaran
Orang yang berwenang dan bertanggung
jawab terhadap penyusunan anggaran dan
pelaksanaannya adalah pemimpin
perusahaan. Untuk itu pemimpin tertinggi di
perusahaan yang memiliki wewenang dan
tanggung jawab besar atas kegiatan-kegiatan
perusahaan secara [Link] tugas
untuk menyiapkan dan menyusun anggaran
juga terkait tentang kegiatan-kegiatan
penganggaran lainnya tidak harus ditangani
oleh pemimpin tertinggi di perusahaan
melainkan dapat ditugaskan kepada bagian
lain di perusahaan tergantung pada struktur
organisasi di perusahaan tersebut. Jadi tugas
untuk mempersiapkan dan menyusun
anggaran dapat ditugaskan kepada bagian
administrasi dan panitia anggaran.
Fungsi dari perencanaan laba dan
Anggaran merupakan 01
annggaran 03 Anggaran mencoba untuk
perencanaan manajerial untuk sebagai alat pengendalian yang
memungkinkan manajemen mempengaruhi dan memotivasi baik
menjalan suatu tindakan yang
untuk menentukan titik yang manajer maupun karyawan untuk terus
dinyatakan dalam istilah
menjadi kekuatan atau bertindak dengan cara yang konsisten
keuangan. Anggaran juga
kelemahan perusahaan. dengan operasi yang efektif dan efisien
merupakan suatu rencana
serta selaras dengan tujuan organisasi
laba yang komprehensif yang
membuat tujuan dan target
manajemen dilaksanakan. 02
sebagai standar terhadap hasil
04
sebagai alat komunikasi internal
Jadi anggaran ini dapat
memastikan pencapaian operasi aktual atau realisasinya yang menghubungkan antar
target perusahaan dan dapat dibandingkan. departemen atau divisi di suatu
memberikan pedomanyang perusahaan dengan manajemen
terperinci. puncak.
Konsep Keperilakuan dalam Proses Penyusunan
Anggaran
Tahap Penetapan Tujuan
1. Partisipasi
Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua
bagian atau lebih pihak di mana keputusan tersebut akan memiliki dampak masa
depan terhadap mereka yang membuatnya dengan kata lain pekerja dan manajer
tingkat bahwa memiliki suara dalam proses manajemen.
2. Keselarasan Tujuan
Masalah utama yang dijumpai dalam tahap penetapan tujuan adalah mencapai
suatu kesesuaian tujuan .Kesesuaian tujuan akan terjadi ketika individu memandang
bahwa kebutuhan pribadinya dapat dipenuhi dengan mencapai tujuan organisasi. jika
tujuan organisasi dipandang sebagai alat untuk mencapai tujuan pribadi atau
memenuhi kebutuhan pribadi maka tujuan organisasi akan memotivasi karyawan untuk
menyelesaikan tindakan yang diinginkan.
Konsep Keperilakuan dalam Proses Penyusunan
Anggaran
Tahap Implementasi
1. Kerja Sama dan Koordinasi
Implementasi anggaran yang berhasil membutuhkan kerjasama Karyawan di
setiap level di suatu struktur [Link] suatu unit organisasi tertentu Tidak dapat
bekerja sama dengan baik maka akan memiliki potensi untuk merusak koordinasi antar
divisi.

Tahap Pengendalian dan Evaluasi Kinerja


1. Laporan Kinerja
Penerbitan laporan kinerja Yang tepat waktu berdampak untuk mendorong Moral
karyawan.  namun perlu diwaspadai, kurangnya umpan balik kinerja dan penundaan
umpan balik hasil evaluasi kinerja akan menghilangkan moral dan motivasi karyawan
mencapai kinerja yang lebih baik
Konsekuensi Disfungsional Dari Proses Penyusunan
Anggaran
Penjelasan slide berikutnya

Rasa Tidak Konflik


Percaya Internal

Efek samping
Resistensi lain yang tidak
diinginkan
Konsekuensi Disfungsional Dari Proses Penyusunan
Anggaran Resistensi
Rasa Tidak
Percaya
Alasan dari rasa tidak percaya ini didasarkan 1) proses anggaran memerlukan waktu dan
pada keyakinan penyelia atau manajer antara lain : perhatian yang besar. manajer mungkin merasa
1) Anggaran mencerminkan variabel-variabel terlalu terbebani dengan permintaan yang
seperti ilmu pengetahuan mengenai tenaga ekstensif atas waktu dan tanggung jawab rutin
kerja kualitas bahan baku dan efisiensi mesin mereka. oleh karena itu mereka tidak ingin
secara tidak memadai terlibat dalam proses penyusunan anggaran.
2) Anggaran hanya mengkonfirmasikan hal yang akhirnya banyak manajer kurang memahami
telah diketahui oleh penyelia  seluk beluk dari penyusunan anggaran. mereka
3) Anggaran seringkali digunakan untuk sering kali takut untuk mengakuinya atau tidak
memanipulasi penyelia sehingga ukuran kinerja mau cukup mempelajari proses perencanaan dan
yang diindikasikan dicurigai  penyusunan anggaran guna memberikan
4) Anggaran Cenderung Menekan kegagalan kontribusi yang berarti.
2) anggaran menandai dan membawa perubahan
sehingga mengancam keadaan status quo
Konsekuensi Disfungsional Dari Proses Penyusunan
Konflik Internal Anggaran
Efek Samping Lain Yang Tidak
Konflik internal ini dapat menciptakan suatu Diinginkan
Terkadang anggaran juga dapat menghasilkan
lingkungan kerja yang sangat kompetitif yang pengaruh lain yang tidak diinginkan salah satu
akhirnya menyebabkan orang berfokus pada pengaruhnya adalah tekanan anggaran lebih
kebutuhan departemennya sendiri secara eksklusif berbahaya bagi manajer yang bertanggung jawab
daripada kebutuhan dari perusahaan secara total. memenuhi target tertentu. Karena terkadang
situasi ini menyebabkan keselarasan tujuan manajer seringkali tidak mampu melimpahkan
menjadi lebih sulit jika tidak mungkin dicapai. tanggung jawab ini kepada bawahan mereka
Untuk mengakhiri siklus dari konflik internal akhirnya melakukan berbagai tindakan yang
ini, manajemen harus mengidentifikasikan dan disfungsional yang salah satunya adalah mendistorsi
mendiagnosis penyebabnya kemudian bertindak proses pengukuran
untuk menghilangkan konflik internal dan
mengembalikan hubungan kerja yang harmonis
dan produktif dapat dimulai
Konsep Keperilakuan Terhadap Faktor-Faktor
Yang Memengaruhi Lingkungan Perencanaan

Ukuran dan Gaya Stabilitas


Struktur Kepemimpina Lingkungan
Organisasi n Perusahaan
Hasil Review Dengan Topik Serupa
Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana aspek perilaku dalam
pengalokasian anggaran. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan
bahwa manajemen harus selalu menyadari aspek-aspek perilaku manusia di
dalamnya penganggaran merupakan elemen penting yaitu menyiapkan anggaran
untuk berpromosi staf dan mengkoordinasikan kegiatan. 

Subjek Penelitian Perusahaan Xin,Inc (Nama perusahaan yang disamarkan)

Penelitian ini termasuk penelitian dengan metode deskriptif. metode deskriptif


Metode Penelitian
adalah suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu, objek
suatu, suatu sistem, ataupun peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari
penelitian Deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, Gambaran atau lukisan
secara siste, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan
antar fenomena yang diselidiki. 
Hasil Review Dengan Topik Serupa

Di dalam penelitian peneliti memberikan dan menyajikan beberapa rekomendasi


Kelebihan penelitian atau solusi atas faktor permasalahan pada proyek di xin, [Link] pula atas
penjelasan dari materi aspek ke perilakuan dalam proses penganggaran
Peneliti hanya mencantumkan permasalahan di kasus perusahaan xin, inc dan
tidak menjelaskan atau menghubungkan permasalahan di kasus perusahaan xin,
Kelemahan penelitian
inc dengan perusahaan inna dharma deli medan. Perlu dikatahui bahwa nama
perusahaan xin, inc tersebut disamarkan.
Hasil Review Dengan Topik Serupa
Berdasarkan penjelasan dalam bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa apa yang
dapat dilakukan untuk mengurangi pengaruh yang merugikan dari faktor-faktor keperilakuan manusia
terhadap proses penyusunan anggaran modal yaitu bahwa mereka terlibat dalam penyusunan
anggaran modal menyadari faktor-faktor keperilakuan yang melekat pada proses tersebut. dimana
mungkin, faktor-faktor ini sebaiknya tidak diperbolehkan untuk mengaburkan data keputusan yang
relevan dan yang bersifat lebih rasional. Sementara adalah tidak mungkin untuk tidak sama sekali
Kesimpulan
menghilangkan faktor-faktor manusia, suatu pendekatan yang berhasil akan menekankan pada
kesadaran akan faktor-faktor tersebut dan uasaha-usaha untuk mengendalikan dampaknya yang
disfungsional. Manajemen harus selalu menyadari bahwa dimensi manusia dalam penganggaran
merupakan faktor [Link] bagi manajer untuk menguasai aspek teknis dari program anggaran,
tetapi tidak mudah dalam memasukkan aspek manusia. Manajemen harus ingat bahwa maksud
penyusunan anggaran adalah untuk memotivasi karyawan dan mengkoordinasikan aktivitas
Thank
You

Anda mungkin juga menyukai