0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan6 halaman

Definisi Insiden dan Kecelakaan K3

Dokumen tersebut memberikan definisi insiden, kecelakaan kerja, dan nearmiss serta menjelaskan hierarki pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang terdiri dari eliminasi, substitusi, perancangan, administrasi, dan alat pelindung diri.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan6 halaman

Definisi Insiden dan Kecelakaan K3

Dokumen tersebut memberikan definisi insiden, kecelakaan kerja, dan nearmiss serta menjelaskan hierarki pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang terdiri dari eliminasi, substitusi, perancangan, administrasi, dan alat pelindung diri.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian (Definisi)

Insiden, Kecelakaan Kerja


dan Nearmiss
• Dalam standar OHSAS 18001:2007 dijabarkan
beberapa definisi (pengertian) mengenai Insiden,
Kecelakaan Kerja dan juga Nearmiss (hampir
celaka). Ketiga istilah di atas memiliki pengertian,
arti dan definisi berbeda sebagaimana hal berikut

Beberapa
di bawah :
• Pengertian (Definisi) Insiden ialah kejadian yang

Definisi berkaitan dengan pekerjaan dimana cedera, 


penyakit akibat kerja (PAK) ataupun kefatalan
(kematian) dapat terjadi. Termasuk insiden ialah 
keadaan darurat.
• Pengertian (Definisi) Kecelakaan Kerja ialah
insiden yang menimbulkan cedera, penyakit akibat
kerja (PAK) ataupun kefatalan (kematian).
• Pengertian (Definisi) Nearmiss ialah
insiden yang tidak menimbulkan
cedera, penyakit akibat kerja (PAK)
ataupun kefatalan (kematian).
Beberapa • Pengertian (Definisi) Keadaan
Darurat ialah keadaan sulit yang tidak
Definisi diduga (terduga) yang memerlukan
penanganan segera supaya tidak
terjadi kecelakaan/kefatalan.
• Resiko/bahaya yang sudah diidentifikasi
dan dilakukan penilaian memerlukan
5 Hierarki langkah pengendalian untuk menurunkan
tingkat resiko/bahaya-nya menuju ke titik
Pengendalian yang aman. Pengendalian
Resiko/Bahaya dengan cara eliminasi
Resiko/Bahaya memiliki tingkat keefektifan, kehandalan
K3 dan proteksi tertinggi di antara
pengendalian lainnya. Dan pada urutan
hierarki setelahnya, tingkat keefektifan,
kehandalan dan proteksi menurun.
• Pengendalian resiko merupakan
suatu hierarki (dilakukan berurutan
sampai dengan tingkat
resiko/bahaya berkurang menuju
Pengendalian titik yang aman). Hierarki
pengendalian tersebut antara lain
Risiko ialah eliminasi, substitusi,
perancangan, administrasi dan 
alat pelindung diri (APD) yang
terdapat pada tabel di bawah :
Hierarki Pengendalian Resiko K3
Eliminasi Eliminasi Sumber Bahaya
Substitusi Substitusi Alat/Mesin/Bahan
Tempat Kerja/Pekerjaan Aman
Modifikasi/Perancangan Mengurangi Bahaya
Perancangan Alat/Mesin/Tempat Kerja yang
Lebih Aman

Prosedur, Aturan, Pelatihan, Durasi


Administrasi Kerja, Tanda Bahaya, Rambu,
Poster, Label Tenaga Kerja Aman Mengurangi
Paparan
APD Alat Perlindungan Diri Tenaga Kerja

Anda mungkin juga menyukai