Proposal Penelitian Desain
Interior Rumah Tinggal
Zefanya Sondakh - 615210031
Daftar Isi
A. Sistematika Proposal
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penelitian
1.3 Tinjauan Pustaka
1.4 Profil Pengguna
1.5 Data Arsitektural
2
A. Sistematika Proposal
1.1 Latar Belakang
Rumah tinggal merupakan bentuk bangunan yang paling awal berada di bumi ini. Bentuk dan cara
perwujudan rumah tinggal mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan pola hidup
manusia sebagai penghuninya.
Desainer dituntut mampu menafsir keinginan pengguna tanpa harus pengguna menyampaikan
keinginan secara detail terkait bentuk rumah yang diidamkan
1.2 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki rumah sesuai dengan kebutuhan & keinginan para pengguna
rumah agar para pengguna rumah dapat beraktivitas di dalam ruangan dengan efektif dan nyaman.
1.3 Tinjauan Pustaka
Desain interior adalah merencanakan, menata ruangan dalam suatu bangunan yang berfungsi untuk memenuhi
kebutuhan akan sarana berlindung dan aktivitas bagi penghuninya (Ching, 1996). Desain interior bertujuan untuk
penghuninya dapat beraktivitas dalam ruangan secara efektif dan nyaman (Dodsworth, 2009). Keberhasilan dalam
perancangan adalah manakala ada kecocokan antara karya dengan pengguna, baik dari sisi jenis ruang maupun
bentuk ruang serta tidak kalah pentingnya kemampuan daya beli serta perawatan dari pihak pengguna (Sunarmi,
2013) 3
1.3 Tinjauan Khusus
◉ Green Design
Di saat perkembangan teknologi yang semakin maju, pola pikir manusia mengenai lingkungan dan diri sendiri pun
semakin berkembang. Krisis lingkungan global, Manusia mulai memikirkan dampak negatif dari perkembangan
teknologi dan peradaban yang banyak mengeksploitasi lingkungan tanpa memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan.
Pada akhirnya, alam tidak lagi mampu menyeimbangkan diri, sehingga menyebabkan anomali pada cuaca, suhu dan
punahnya berbagai macam keanekaragaman hayati yang dimiliki Bumi.
Oleh karena itu, para peneliti mulai menciptakan konsep teknologi ramah lingkungan dengan harapan dapat
meminimalisir dampak kerusakan lingkungan yang terjadi. Pada bidang Arsitektur dan Desain, tercipta konsep
Green Design sebagai tanggapan terhadap isu lingkungan tersebut. Green Design memiliki konsep perancangan dari
suatu produk atau hasil teknologi yang berfokus pada minimalisasi dampak keberadaannya terhadap alam, dimulai
dari proses pembuatan hingga hasil produk yang tercipta.
4
◉ Tropical House
Tropical house ini didesain sedemikian rupa,contohnya rumah tradisional di Indonesia yang selalu
menghadapi karakteristik iklim tropis yang diliputi dengan panas matahari, kelembaban yang cukup tinggi,
curah hujan, pergerakan angin, dan sebagainya. Memiliki atap bangunan rumah yang tinggi dengan tritisan
yang lebar adalah salah satu cara rumah tradisional di Indonesia untuk mengantisipasi serta meminimalisir
sinar matahari dan tampias air hujan. Rumah tradisional di Indonesia biasanya juga memiliki teras dan dibuat
dengan model panggung agar udara bisa mengalir dengan bebas.
◉ Universal Living
Universal Living adalah desain dan struktur suatu lingkungan sehingga dapat dipahami, diakses, dan
digunakan semaksimal mungkin oleh semua orang tanpa memandang usia atau kemampuan mereka.
Itu berarti, ketika arsitek atau desainer memikirkan dan merencanakan berbagai kebutuhan dan
kemampuan masyarakat, seperti anak-anak, orang tua, manula, orang dengan cedera atau penyakit, dan
penyandang disabilitas, mereka dapat menciptakan lingkungan yang benar-benar memenuhi kebutuhan
dan kemampuan tersebut.
5
◉ Kearifan Budaya Lokal
Kearifan Lokal adalah pandangan hidup dan pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang
berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal. Pengetahuan ini untuk menjawab berbagai
masalah dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Berdasarkan pengguna rumah, ada beberapa yang masih membutuhkan gayung dibandingkan dengan
hand shower, masih membutuhkan ember dan juga loyang.
6
◉ Pendekatan Desain Interior Rumah Tinggal
1. Perilaku Manusia
Pendekatan desain yang berorientasi pada perilaku manusia adalah suatu pendekatan yang menjadikan
perilaku sebagai faktor penting untuk dipertimbangkan dalam perencanaan interior secara spesifik berkait
dengan subjek rancangan. Pendekatan tersebut diperlukan untuk mencapai kesesuaian antara produk/ interior
dengan pengguna, kerana derajat kesesuaian antara produk dengan pengguna adalah indikator keberhasilan
desain, baik dari sisi jenis ruang maupun bentuk ruang.
2. Gaya Hidup
1. Bebas
Dimana para pengguna rumah tidak memiliki banyak peraturan dan setiap pengguna rumah dibebaskan
untuk melakukan suatu hal dirumah. Kehidupan bebas ini dapat memberikan dampak positif serta negatif
baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
2. Sehat
Dimana pengguna rumah ini jadwal tidurnya teratur, dan suka memakan makanan yang sehat.
3. Aktif
Contoh gaya hidup aktif ialah seorang yang hiperaktif, ramah, atau orang yang selalu suka sibuk atau
produktif, gaya hidup ini sangat cocok untukmu. Contoh gaya hidup aktif terdiri dari berolahraga setiap hari,
bersosialisasi dengan orang-orang, bergabung dengan kelompok atau klub di lingkungannya
7
4. Orientasi Pasar
Pendekatan desain menggunakan berorientasi dalam pasar adalah suatu pendekatan yang bertujuan
dalam pemenuhan akan kebutuhan pasar secara umum. Pendekatan ini dimulai menggunakan
mengidentifikasikan kebutuhan pengguna (masyarakat) secara umum (bukan spesifik) terhadap hal-
hal yang berkaitan aktifitas & kelas atau golongan terhadap semua elemen. Pendekatan ini lebih
menekankan pada cost atau biaya yang diperlukan untuk seluruh perwujudan bentuk elemen interior
maupun biaya perawatan kaitannya dengan kelompok pengguna terhadap kemampuan. Orientasi
pasar berkaitan pula pada keperluan pasar yang dikelompokkan pada:
1. Jenis Kelamin
2. Usia
3. Golongan Ekonomi
Pada hal ini terdapat 3 golongan, yaitu:
- Golongan Kelas Atas
- Menengah
- Bawah
4. Golongan Sosial
8
5. Filosofi Bentuk
Rumah tinggal sebagai tempat pribadi yang dapat sebagai media untuk mengekspresikan gaya hidup
maupun cita rasa seni tertentu. Cita rasa seni dapat diekspresikan melalui bentuk visual elemen
interior. Bentuk elemen interior memiliki keindahan secara visual maupun makna. Pendekatan desain
dengan berorientasi pada filosofi bentuk adalah suatu pendekatan yang menjadikan filosofi bentuk
sebagai bagian penting dalam mengekspresikan makna di balik bentuk yang tervisualisasikan nyata.
Filosofi bentuk menjadi media dalam mentransformasikan makna konseptual ke dalam bentuk nyata
olahan unsur elemen interior.
9
1.4 Profil Pengguna
Profesi Pensiun
Tipe
Introvert
Kepribadian
Jenis
Laki-laki
Kelamin
Baik dan
Karakteristik
Sabar
Usia 71 Tahun
FERDI HANTOSO
Warna (ANAK)
Kuning
Kesukaan
Tanggal
22-05-1950
Lahir
Tionghoa Etnis
Agama Kristen
Hobi /
Menonton
Interes
/ Berita
t
Style Klasik
10
◉ Aktivitas
Everyday
No Waktu Kegiatan
1 10.00-11.00 Makan Pagi
2 11.00-13.00 Nonton TV
3 13.00-17.00 Tidur
4 17.00-18.00 Makan Malam
5 18.00-20.00 Nonton TV
11
Profesi Teknis
Tipe
Ekstrovert
Kepribadian
Jenis
Perempuan
Kelamin
Baik, Tegas Karakteristik
Usia 72 Tahun
FERDI HANTOSO
Warna (ANAK)
Hijau
Kesukaan
Tanggal
04-10-1949
Lahir
Tionghoa Etnis
Agama Kristen
Menonton /
Hobi /
Menjahit /
Interest
Menanam
Style Klasik
12
Everyday
◉ Aktivitas No Waktu Kegiatan
1 06.00 - 07.00 Memasak
2 07.00 - 08.00 Beres-beres
3 08.00 - 09.00 Urus Tanaman
4 09.00 - 09.30 Sarapan
5 09.30 - 12.00 Jahit Baju
6 12.00 - 14.00 Tidur Siang
7 14.00 - 15.00 Memasak
8 15.00 - 18.00 Nonton TV
13
Profesi Teknis
Tipe
Ekstrovert
Kepribadian
Jenis
Laki-laki
Kelamin
Baik, Tegas,
Karakteristik
Rajin
Usia 49 Tahun
FERDI HANTOSO
Hijau, Putih, Warna (ANAK)
Merah Kesukaan
Tanggal
02-06-1973
Lahir
Tionghoa Etnis
Agama Kristen
Menonton / Hobi /
Sepak Bola Interest
Style Minimalis
14
◉ Aktivitas
No Waktu Kegiatan
1 07.00 - 08.00 Siap-siap
2 08.00 - 12.00 Kerja
No Waktu Kegiatan
3 12.00 - 13.00 Istirahat
1 10.00 - 14.00 Bersih-bersih
4 13.00 - 16.00 Kerja
2 14.00 - 15.00 Beres-beres Rumah
5 16.00 - 17.00 Beres-beres
3 16.00 - 21.00 Menonton
6 17.00 - 18.00 Makan Malam
Weekend
7 18.00 - 22.00 Menonton
8 22.00 - 06.30 Tidur
Weekdays
15
Profesi Mahasiswi
Tipe
Introvert
Kepribadian
Jenis
Perempuan
Kelamin
Baik dan
Karakteristik
Sabar
Usia 18 Tahun
HELLEN
VERNANDA
Hitam dan Warna
(CUCU)
Putih Kesukaan
Tanggal
21-05-2003
Lahir
Tionghoa Etnis
Agama Kristen
Menonton Hobi /
/ Musik Interest
Style Minimalis
16
◉ Aktivitas
No Waktu Kegiatan
1 7.20-11.20 Kuliah No Waktu Kegiatan
2 11.30-12.00 Break 1 09.00-10.00 Workout
2 10.00-10.30 Brunch
3 12.00-18.00 Kerja
3 10.30-15.00 Nonton
4 18.00-19.00 Beres-beres
4 15.00-21.00 Hangout
5 19.00-22.00 Nonton 5 22.00-09.00 Tidur
6 22.00-06.00 Tidur Weekend
Weekdays
17
1.5 Data Arsitektural
● Lokasi: Alamat : Jl. Jeruk Manis I
No.32 RT.10/RW.7, Duri Kepa, Kec.
Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah
Khusus Ibukota Jakarta 11510
● Luas Tanah: 1300m² × 600m²
● Luas Bangunan: 1000m² × 600m²
● Jumlah Lantai: 2 Lantai
● Gaya Arsitek: Classic
● Sejarah: Di bangun pada tahun 2002
18
◉ Data Antropometri
Kamar Tidur
19
Kamar Mandi / Toilet
20
Dapur & Ruang Makan
21
Meja & Kursi
22
23
THANKYOU