TEORI KONSTITUSI
Konstitusi
• Zaman Yunani Purba, Aristoteles membedakan
istilah Politie dan Nomoi. Politie diartikan sebagai
kosnstitusi, sedangkan nomoi diartikan sebagai
undang-undang.
• Zaman Romawi dikenal dengan adanya Lex Regia
yang berisikan perjanjian perpindahan kekuasaan
rakyat ke Caesar yang berkuasa mutlak.
• Abad Menengah dikenal dengan adanya Leges
Fundamentalis yang berisikan hak dan kewajiban
rakyat (Rex) dan Raja (Regnum).
Analisa Teori Konstitusi
• Sisi Hukum
Konstitusi yang ditinjau dari sisi hukum disebut
Constitutional Recht, yang diperhatikan
ditekankan kepada faktor-faktor kekuasaan nyata
dalam masyarakat.
• Sisi Tertulis
Konstitusi yang ditinjau dari sisi tertulis disebut
grundgesetz atau grondswet yang diperhatikan
semata-mata konstitusi dalam arti sempit yaitu
yang tertulis atau undang-undang dasar.
Berbagai Istilah Konstitusi
Konstitusi Dalam Arti Materiil
• Konstitusi yang isinya terdiri atas pokok yang sangat penting
dari stuktur dan organisasi negara.
Konstitusi Dalam Arti Formil
• Konstitusi dititikberatkan pada prosedur,
pembentukannya harus istimewa dibandingkan
dengan pembentukan perundang-undangan lain.
Konstitusi Dalam Arti Tertulis
• Konstitusi dinaskahkan tertentu guna
memudahkan pihak-pihak mengetahui.
Konstitusi Dalam Arti Merupakan Undang-
Undang Tertinggi
• Pembentukan dan perubahannya melalui prosedur istimewa
dan juga merupakan dasar tertinggi dari perundang-undangan
lainnya yang berlaku dalam negara itu.
Konstitusi Menurut Para Ahli
Konstitusi Menurut Leon
Duguit
• Konstitusi bukanlah sekedar undang-undang dasar yang
memuat sejumlah/kumpulan norma-norma semata, akan
tetapi struktur negara yang nyata-nyata terdapat dalam
kenyataan masyarakat.
• Titik tolak pahamnya adalah hukum yang hidup dalam
masyarakat “de droit social”.
Konstitusi Menurut Paham Maurice
Hauriou
Konstitusi sebagai suatu institusi tidak lain dari pada
hukum yang hidup dalam masyarakat (social recht)
yang merupakan penjelmaan kembali ide-ide yang
baik yang menjelma dalam kenyataan masyarakat
(sociale werkelijkheid).
Tujuan konstitusi adalah menjaga keseimbangan
antara :
a. Ketertiban (de orde)
b. Kekuasaan (het gezag)
c. Kebebasan (de vrijheid)
Konstitusi Menurut Paham Ferdinand
Lasalle
• Konstitusi dibagi dalam dua pengertian :
Pengertian sosiologis atau politis
Pengertian yuridis
Pengertian Sosiologis
• Konstitusi menggambarkan hubungan antara
kekuasaan-kekuasaan yang terdapat dengan
nyata dalam suatu negara. Kekuasaan-kekuasaan
tersebut diantaranya : raja, parlemen, kabinet,
partai politik, itulah yang sesungguhnya
konstitusi.
Pengertian Yuridis
• Konstitusi merupakan suatu naskah yang memuat semua
bangunan negara dan sendi-sendi pemerintahan.
Konstitusi Menurut Paham A.A.H.
Struycken
• Konstitusi adalah undang-undang yang memuat
garis-garis besar dan asas-asas tentang organisasi
daripada negara.
Konstitusi Menurut Paham Dr. Gruys
Undang-Undang Dasar adalah jenis istimewa
undang-undang. Ada tiga pengertian undang-
undang :
1. Undang-undang = hukum objektif (sesuai
dengan hukum yang berlaku)
2. Undang-undang dalam arti formal (suatu
keputusan tertinggi negara)
3. Undang-undang dalam arti materiil (setiap
keputusan penguasa yang mengandung tujuan
yang bersifat umum
Konstitusi Menurut Paham Hermann
Heller
• Konstitusi atau undang-undang dasar hanyalah sebagian dari
konstitusi yang hidup dalam masyarakat, yang bersifat
sosiologis dan politis yang berlaku dalam suatu negara.
Konstitusi Menurut Paham Carl Schmitt
• Konstitusi dalam arti absolut
Konstitusi disamping memuat tentang bentuk negara,
faktor integrasi dan norma-norma dasar/struktur
pemerintahan, juga mencakup semua hal yang pokok
yang ada pada setiap negara.
• Konstitusi dalam arti relatif
Konstitusi dihubungkan dengan kepentingan suatu
golongan tertentu didalam masyarakat, sehingga tidak
berlaku umum dan sifatnya adalah relatif karena hanya
terdapat dan dimuat dalam konstitusi negara tertentu
saja.
• Konstitusi dalam arti positif
Keputusan politik tertinggi dari suatu bangsa dan
berdasarkan norma-norma yang disandarkan pada
political philosophy.
• Konstitusi dalam arti ideal
Konstitusi merupakan wadah yang menampung cita-
cita bangsa.
Konstitusi Menurut Paham CF. Strong
• Suatu konstitusi disebut tertulis (documentary
constitution) apabila merupakan suatu naskah,
sedangkan konstitusi yang tidak tertulis (non
documentary constitution) tidak merupakan
suatu naskah, yang banyak dipengaruhi oleh
tradisi dan konvensi.
Konstitusi Menurut Paham Hawgood
Revolutionary Constitution
Konstitusi bersifat revolusioner karena negara timbul dari
revolusi.
Parliamentarian Constitution
Konstitusi pada negara yang bersandarkan pada kebenaran
relatif, dan untuk menentukan kebenaran pada hakikatnya
melalui forum diskusi dan negosiasi. Dan Parlemen
merupakan tempat dimana diskusi dan negosiasi dilakukan.
Neo National Constitution
Konstitusi yang diterapkan pada negara yang mengambil
pengalaman dari negara-negara yang sudah ada karena
proses penjajahan.