KELOMPOK 1
ANGGOTA :
1. RIFKY FEBRIYANTO B11.2019.06116
2. DICKY ADITIYA NUGRAHA B11.2019.06039
3. AAN EKO MUSTOFA B11.2019.06084
4. AULIA RAHMANINGSIH B11.2020.06702
5. VEBY ALVERINE PUTRI B11.2020.06717
PT. KONIMEX
PT. KONIMEX
PT Konimex adalah salah satu perusahaan farmasi Nasional yang didirikan oleh
Djoenaedi Joesoef pada 8 Juni 1967 sebagai perusahaan perdagangan jual beli obat-
obatan, bahan kimia, alat laboratorium dan alat kedokteran. Pada tahun 1971, PT
Konimex mulai memproduksi sendiri obat-obatan dengan dukungan fasilitas
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Perusahaan ini kini memproduksi berbagai
macam produk: obat-obatan, permen dan makanan dengan motto Ikut Menyehatkan
Bangsa, seperti yang selalu dituliskan pada iklan-iklannya. Seiring dengan semakin
tingginya kecenderungan masyarakat kembali ke alam, Konimex mulai
mengembangkan produk-produk yang berbasiskan bahan-bahan [Link] Konimex
berlokasi di desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
yang dibangun pada tahun 1979. Setahun kemudian, 1980, di kompleks baru ini
didirikan pabrik kembang gula Nimm’s yang menjadi awal diversifikasi Konimex ke
industri makanan. Mengikuti peraturan pemerintah yang mengharuskan pemisahan
antara produsen obat dengan distributornya, pada tahun 1980 Konimex mendirikan PT
Sinar Intermark. Kemudian, untuk memperluas jangkauan distribusi dan sejalan
dengan semakin banyaknya produk yang dipasarkan, tahun 1986, Konimex mendirikan
perusahaan distributor yang kedua, PT Marga Nusantara Jaya. Satu dasawarsa
kemudian, pada tahun 1994, didirikan pabrik biskuit Sobisco, yang memproduksi
produk-produk makanan.
Strategi pemasaran
PT. Konimex, yaitu membangun citra merek yang kuat, sejalan
dengan visi korporat. Kalau pada mulanya hanya memproduksi
obat-obat bebas (OTC), kini PT. Konimex juga
mengembangkan obat-obat dengan resep dokter (Ethical)
serta produk nonkuratif, antara lain vitamin. Dari sediaan
semula hanya tablet, kini kami memiliki berbagai variasi
sediaan, seperti sirup, salep, krim, kapsul serta tablet
effervescent.
PT. KONIMEX
VISI KONIMEX
Menjadi pemimpin pasar dalam produk makanan dan
perawatan kesehatan di Indonesia dan tingkat regional.
MISI KONIMEX
• Dengan memiliki produk-produk yang dikenal di
dunia internasional
• Dengan menyediakan produk makanan dan
perawatan kesehatan
• Dengan melakukan survey pasar untuk
menyediakan produk-produk yang inovatif
Penjelasan Visi & Misi
VISI KONIMEX
Visi ini dapat diartikan KONIMEX menjadi pelopor dan
pemimpin pasar dalam produk kesehatan dan makanan yang
berorientasi untuk menjadi yang terbaik di Indonesia dan di
Internasional
MISI KONIMEX
• Produk yang dikenal internasional dengan produk
yang bagus dan hasil produksi Indonesia
• Konimex fokus untuk memproduksi produk
perawatan kesehatan dan makanan yang tersedian
di setiap tempat dalam negeri dan luar negeri
• PT KONIMEX dengan melakukan survei akan
mengetahui produk yang diinginkan konsumen dan
menciptakan produk yang lebih inovatif
Analisis Eksternal KONIMEX (EFE)
Kesempatan Bobot Peringkat Rata-rata
Kenaikan nilai penjualan 8-9% per tahun 0,08 3 0,24
Produk konimex dipasarkan sampai ke pelosok Indonesia 0,07 3 0,21
Bertambahnya jumlah outlet konimex di beberapa kota/kabupaten 0,10 4 0,40
Tingginya minat masyarakat terhadap produk konimex yang dijual 0,13 3 0,39
Perusahaan distributor mendapat izin resmi dari pemerintah 0.08 3 0,24
Teknologi absorplus yang digunakan pada obat flu 0,07 2 0,14
Ancaman Bobot Peringkat Rata-rata
Adanya Distiributor dari produk pesaing disetiap wilayah 0,14 4 0,56
Keadaan ekonomi masyarakat yang tidak stabil 0,07 2 0,14
Adanya kemajuan system pemasaran dari distributor produk lain 0,12 3 0,36
Banyaknya produk subtitusi dari produk pesaing 0,14 4 0,56
Pengukuran Internal KONIMEX
Kekuatan (Strengths) Bobot Peringkat Rata-rata
Tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman dalam pemasaran 0,14 4 0,56
Memiliki variasi produk yang beragam 0,14 3 0,42
Kantor Cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia 0,09 2 0,18
Memiliki sarana transportasi dalam jumlah yang memadai 0,13 3 0,39
Adanya divisi khusus penjualan produk di setiap stock point 0,12 3 0,36
Kelemahan (Weaknesses) Bobot Peringkat Rata-rata
Adanya karyawan yang bekerja kurang produktif dari segi antaran barang ke outlet 0,10 3 0,30
Kebijakan perusahaan tidak mendukung kinerja karyawan, sehingga kurangnya 0,10 2 0,20
motivasi dalam bekerja
Sarana dan prasarana kantor yang masih terbatas 0,09 3 0,27
Metode penyimpanan barang di gudang yang kurang sistematis 0,09 3 0,27
Total 1 2,95
Matriks Profil Pesaing
FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN Bobot PT. Konimex PT. Kalbe Farma
Rating Skor Rating Skor
Pemasaran 0,16 3 0,48 3 0,48
Ketersediaan Bahan Baku 0,14 3 0,42 4 0,56
Factor Penentu Bobot PT. Konimex PT. Kombe Farma
Kualitas Produk
Kebersihan 0,15
Rating Skor 3
Rating Skor 0,45 3 0,45
Loyalitas Konsumen
0,08 3 0,24 2 0,16
Harga Bersaing
0,12 4 0,48 3 0,36
Distribusi Produk
0,13 4 0,52 3 0,39
Struktur Organisasi 0,08 3 0,24 3 0,24
SDM 0,14 3 0,42 3 0,42
Jumlah 1 3,25 3,06
Analisis SWOT
a) Kekuatan (Strengths)
-Tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman dalam pemasaran.
-Memiliki variasi produk yang beragam.
-Kantor Cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia
-Memiliki sarana transportasi dalam jumlah yang memadai
-Adanya divisi khusus penjualan produk di setiap stock point
b) Kelemahan (Weaknesses)
-Adanya karyawan yang bekerja kurang produktif dari segi antaran
barang ke outlet
-Kebijakan perusahaan tidak mendukung kinerja karyawan, sehingga
tidak ada motivasi dalam bekerja
-Sarana dan prasarana kantor yang masih terbatas.
-Metode penyimpanan barang di gudang yang kurang sistematis
Analisis SWOT
c. opportunity,
- Legalitas produk
- Kesempatan Memperluas pasar
- Kesempatan berdasarkan tren seperti makanan ringan dengan rasa baru
d. Threats
- Adanya pesaingan yang cukup ketat
- Kenaikan harga pada bahan baku produksi
- Banyaknya pesaing baru
- Daya beli masyarakat yang menurun karena pandemic
Matriks Internal
Strengths Bobot Rating Skor Comment
Tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman dalam pemasaran. 0,09 5 0,45 Mempermudah
produksi
Memiliki variasi produk yang beragam 0,08 4 0,32 Inovasi produk
Kantor Cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia 0,08 4 0,32 Distribusi mudah
Memiliki sarana transportasi dalam jumlah yang memadai 0,07 3 0,21 Distribusi mudah
Adanya divisi khusus penjualan produk di setiap stock point 0,07 3 0,21 Menarik
konsumen
Weaknesses
Adanya karyawan yang bekerja kurang produktif dari segi antaran 0,06 3 0,18 Masalah produksi
barang ke outlet
Kebijakan perusahaan tidak mendukung kinerja karyawan, sehingga 0,07 4 0,28 Kurang motivasi
tidak ada motivasi dalam bekerja
Sarana dan prasarana kantor yang masih terbatas 0,05 2 0,1 Kekurangan alat
produksi
Metode penyimpanan barang di gudang yang kurang sistematis 0,05 2 0,1 Kekurangan alat
produksi
opportunity Bobot Rating Skor comment
Legalitas produk 0,07 4 0,28
Kesempatan Memperluas pasar 0,04 2 0,8
Kesempatan berdasarkan tren seperti makanan ringan dengan 0,05 2 0,1
rasa baru
Threats
Adanya pesaingan yang cukup ketat 0,07 4 0,28
Kenaikan harga pada gahan baku produksi 0,06 4 0,24
Banyaknya pesaing baru 0,04 2 0,8
Daya beli masyarakat yang menurun 0,05 3 0,15
Total 1,00 4,82
Evaluasi Stratejik
Mengkaji ulang Landasan strategi
Mengembangkan matrik EFE dan IFE yang telah direvisi Matrik IFE yang sudah direvisi harus
fokus pada perubahan dalam kekuatan dan kelemahan manajemen, pemasaran, keuangan/akunting,
produksi/operasi, litbang dan SIM Matrik EFE yang sudah direvisi harus menujukkan seberapa
efektif strategi perusahaan dalam merespon peluang dan ancaman utama
.
Mengukur Kinerja Organiasi
Aktifitas ini termasuk membandingkan hasil yang diharapkan dengan hasil yang
sebenarnya, menyelidiki penyimpangan dari rencana, mengevaluasi prestasi
individual dan menyimak kemajuan yang dibuat kearah pencapaian sasaran yang
dinyatakan. Sasaran jangka panjang dan sasaran tahunan biasanya dipakai dalam
proses ini. Kreteria untuk mengevaluasi strategi harus dapat diukur dan mudah
dibuktikan. Evaluasi strategi didasarkan pada kreteria kuantitatif maunpun
kualitatif Kreteria kuantitatif biasanya digunakan untuk mengevaluasi strategi
adalah rasio keuangan; ROI, ROE, Laba per saham, pertumbuhan asset, pangsa
pasar, dll
Tindakan Korektif
Diperlukan untuk membuat organisasi tetap berada pada jalur tujuan
Mendorong organisasi berhasil beradaptasi dengan lingkungan yang sedang
berubah. Tindakan korektif harus membawa organisasi ke posisi yang lebih
baik dengan memanfaatkan kekuatan internal, mengambil keuntungan peluang
eksternal utama, mengurangi /menghindari ancaman eksternal, dan
memperbaiki kelemahan internal
Thank you