0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Terapi Kognitif untuk Depresi dan Kecemasan

Terapi kognitif adalah terapi jangka pendek yang berfokus pada masalah saat ini dan individu untuk mengubah pola pikir yang tidak akurat mengenai diri sendiri dan dunia, seperti yang mendasari depresi dan kecemasan, dengan mengidentifikasi dan memperbaiki distorsi kognitif.

Diunggah oleh

kartika moningka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Terapi Kognitif untuk Depresi dan Kecemasan

Terapi kognitif adalah terapi jangka pendek yang berfokus pada masalah saat ini dan individu untuk mengubah pola pikir yang tidak akurat mengenai diri sendiri dan dunia, seperti yang mendasari depresi dan kecemasan, dengan mengidentifikasi dan memperbaiki distorsi kognitif.

Diunggah oleh

kartika moningka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Terapi

Terapi Kognitif
Kognitif

Start
Jesica Sri Diane
Heri Priyanto
Makiolor Irene Magisa

Regina
Lumingkewas

Ni Wayan Moningka
Medi Sri Kartika B Rini Sinsu
Susiawati Josita
Terapi kognitif merupakan terapi jangka pendek
terstruktur berorientasi terhadap masalah saat ini
dan bersifat individu. Terapi kognitif adalah terapi
yang mempergunakan pendekatan terstruktur,
aktif, direktif dan berjangkan waktu singkat, untuk
Secara khusus, terapis kognitif percaya bahwa menghadapi berbagai hambatan dalam
respon maladaptif muncul dari distorsi kognitif. kepribadian, misalnya ansietas atau depresi.
Distorsi kognitif merupakan kesalahan logika,
kesalahan dalam penalaran, atau pandangan
individual dunia yang tidak mencerminkan
realitas.
1. Membantu klien dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menentang
keakuratan kognisi negative klien.
2. Menjadikan atau melibatkan klien subjek terhadap uji realitas.
3. Memodifikasi proses pemikiran yang salah dengan membantu klien
mengubah cara berpikir.
4. Menghilangkan sindrom depresi dan mencegah kekambuhan.
5. Membantu individu mempelajari respons rileksasi.
6. Membantu individu memandang dirinya sebagai orang yang berhasil
bertahan hidup dan bukan sebagai korban.
7. Membentuk kembali perilaku dengan mengubah pesan-pesan internal.
1. Depresi (ringan sampai sedang).
2. Gangguan panic dan gangguan cemas menyeluruh atau kecemasan.
3. Indiividu yang mengalami stress emosional.
4. Gangguan obsesif kompulsif.
5. Gangguan fobia (misalnya agoraphobia, fobia social, fobia spesifik).
6. Gangguan stress pascatrauma (post traumatic stress disorder).
7. Gangguan makan (anoreksia nervosa).
8. Gangguan mood.
9. Gangguan psikoseksual
10. Mengurangi kemungkinan kekambuhan berikutnya.
1. Teknik Restrukturisasi Kongnisi (Restructuring Cognitive).
2. Teknik Penemuan Fakta-Fakta (Questioning the evidence).
3. Teknik penemuan alternatif (examing alternatives).
4. Dekatastropik (decatastrophizing).
5. Reframing.
6. Thought Stopping.
7. Membentuk Pola (shaping).
8. Token Economy.
9. Role Play.
10. Social skill Training.
11. Anversion Theraphy.
1. Menghilangkan pikiran otomatis.
2. Menguji pikiran otomatis.
3. Mengidentifikasi asumsi maladaptive.
4. Menguji validitas asumsi maladaptive.
Terapi kognitif adalah terapi yang mempergunakan pendekatan terstruktur, aktif, direktif
dan berjangkan waktu singkat, untuk menghadapi berbagai hambatan dalam kepribadian,
misalnya ansietas atau depresi. Terapi kognitif digunakan untuk mengidentifikasi,
memperbaiki gejala perilaku yang malasuai, dan fungsi kognisi yang terhambat, yang
mendasari aspek kognitif yang ada. Terapis dengan pendekatan kognitif mengajarkan
pasien atau klien agar berpikir lebih realistik gejala yang berkelainan yang ada.
thank you

Anda mungkin juga menyukai