“ TERAPI KOMPLEMENTER YANG
BERPENGARUH TERHADAP
PENURUNAN TEKANAN DARAH
PASIEN HIPERTENSI ”
Fikra Nur Ain Ibrahim
Raihana Ulwiyah
Sumber dan Komunikator dalam Komunikasi Pemasaran
Terapi komplementer adalah sebuah kelompok dari macam - macam
sistem pengobatan dan perawatan kesehatan, praktik dan produk yang secara
umum tidak menjadi bagian dari pengobatan konvensional (Fatimah, 2017)
Pesan dalam Komunikasi Pemasaran
Pesan dalam komunikasi pemasaran kami yaitu membantu seseorang
mengurangi gejala dan rasa cemas, meningkatkan keharmonisan dalam
hidup, serta meningkatkan ketahanan seseorang terhadap penyakit
hipertensi. Terapi ini di jalani bersamaan dengan pengobatan dokter
sebagai pengobatan tambahan, pelengkap, atau pendukung.
Media Komunikasi Pemasaran
Kegiatan-kegiatan promosi yang kami lakukan yaitu
mencetak leaflet, poster, spanduk dan mengandalkan
informasi melalui pelanggan ke pelanggan lainnya. Selain
itu kami juga melakukan promosi secara online di media
sosial agar bisa di jangkau oleh seluruh masyarakat.
Penerima dalam Komunikasi Pemasaran
Kami menargetkan beberapa terapi
komplementer digunakkan untuk seluruh
kalangan usia dan beberapa jenis penyakit
terutama hipertensi. Yang di khususkan para
lansia karena biayanya yang terjangkau tapi tidak
menutup kemungkinan dari kalangan keatas pun
dapat menggunakan beberapa jasa terapi
komplementer.
Efek dan Dampak dalam Komunikasi Pemasaran
Efek holistik yaitu didasari oleh bentuk terapi yang
mempengaruhi individu secara menyeluruh yaitu sebuah
keharmonisan individu untuk mengintegrasikan pikiran, badan, dan
jiwa dalam kesatuan fungsi (Smith et al., 2004)
beberapa dampak yang didapatkan dari terapi ini, diantaranya :
1. Menyediakan layanan keperawatan secara holistik
2. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat
3. Meningkatkan kesejahteraan perawat
4. Meningkatkan kualitas layanan keperawatan
5. Mempermudah klien untuk mendapatkan pelayanan perawatan
holistik profesional
6. Menstimulus sistem parasimpatik sehigga menimbulkan keadaan
tenang (rileks) untuk menurunkan berbagai penyakit khususnya
tekanan darah tinggi
Umpan Balik
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diketahui
bahwa terdapat 15 terapi komplementer dari 25 yang dapat
digunakan dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
seperti: (Rebusan dan Jus: infused air mentimun, jus mentimun, buah pisang, jus tomat,
rebusan daun alpukat, rebusan daun sirih), yoga, meditasi, musik klasik, tekuk dan
hipnotis, terapi SEFT, relaksasi otot progresif, teknik nafas dalam, pijat refleksi, dance
movement terapi, mases kaki, hidroterapi, terapi tertawa, akupresur, akupuntur yang
menstimulus sistem parasimpatik sehigga menimbulkan keadaan tenang (rileks)
sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Lingkungan dalam Komunikasi Pemasaran
Terapi komplementer dikenal dengan terapi tradisional yang
digabungkan dalam pengobatan modern. Komplementer adalah
penggunaan terapi tradisional ke dalam pengobatan modern.
Terminologi ini dikenal sebagai terapi modalitas atau aktivitas yang
menambahkan pendekatan ortodoks dalam pelayanan kesehatan.
Terapi komplementer biasa disebut dengan pengobatan holistik.
Gangguan dalam Komunikasi Pemasaran
Dalam komunikasi pemasaran pada proses terapi komplementer yaitu
tidak menyediakan pelayanan dengan terapi energi dan tidak menyediakan
pelayanan dengan menggunakan jaminan kesehatan sehingga pelaksanaan
sering disebut sebagai pendamping terapi konvesional atau medis.