JENIS JENIS YADNYA
MENURUT KITAB SUCI
YANG MELATAR BELAKANGI MUNCULNYA
YADNYA PADA UMAT HINDU DI BALI
1) Bahwa masyarakat Hindu Bali menyadari alam semesta ini beserta isinya diciptakan
oleh Hyang Widi berasarkan Yadnya. Oleh sebab itu sudah sewajarnya kita
membalasnya juga dengan jalan pelaksanaan Yadnya.
2) Masyarakat Hindu di Bali menyadari adanya ajaran Tri Rna, yang mengajarkan bahwa
setiap orang yang terlahir kedunia terikat oleh tiga jenis hutang, yaitu hutang hidup
berupa Atma kehadapan Hyang Widi, ( Dewa Rna) yang diimflementasikan dalam
bentuk Yadnya yang terdiri atas Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya. Hutang jasa berupa
pengetahuan kepada para Resi/ Guru (Rsi Rna) bentuk imflementasinya berupa Rsi
Yadnya. Hutang kehadapan Orang Tua (Pitra Rna) yang melahirkan dan memberi kita
Rupa sehingga disebut Guru Rupaka berupa badan melalui pemberian makanan dan
kasih sayang sehingga kita bisa tumbuh sebagai mana mestinya.
3) Konsep Ngayah. ngayah adalah perwujudan rasa bhakti umat Hindu kehadapan Ida
Sang Hyang Widhi Wasa dengan mempersembahkan kerja dan tidak mengharapkan
imbalan karena ia yakin bahwa kerja yang dilakukan adalah kewajiban atau swadharma.
B E R D A S A R K A N M A N AWA D H A R M A S A S T R A . I I I 6 9 - 7 0 :
• a. Brahma Yadnya,
• b. Pitra Yadnya.
• c. Dewa Yadnya.
• d. Bhuta Yadnya.
• e. Nri Yadnya.
BERDASARKAN BHAGAWAD GITA, IV, 28.
a. Drewya Yadnya.
b. Tapa Yadnya.
c. Yoga Yadnya.
d. Swadhyaya Yadnya.
e. Jnana Yadnya.
BERDASARKAN AGASTYA PARWA.
a. Dewa Yadnya.
b. Rsi Yadnya.
c. Pitra Yadnya.
d. Bhuta yadnya.
e. Manusa Yadnya
JENIS-JENIS YADNYA BERDASARKAN
KEMAMPUAN YAITU :
a. Adnyana yadnya : kepradnyanan, intelektual, buah pikiran
b. Kriya yadnya : kerja fisik, ngayah
c. Artha yadnya : materi, uang derma, dana, punia
d. Yoga yadnya : ketekunan kerja sesuai profesi, professional
e. Angga yadnya : raga sarira, donor darah, ginjal, mata
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
• 1. Adnyana yaitu : beryadnya dengan menyumbangkan buah pikiran,
Contoh:
1. Berpartisipasi dalam kegiatan upacara/ menjadi panitia upacara.
2. Menjadi seorang guru,
3. Menjadi anggota Dewan
4. Menjadi Sarati banten,
5. Membantu dalam pengambilan kebijakan/ manjadi Cendikiawan.
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
2. Kriya yaitu beryadnya dengan kekuatan tenaga/ fisik,
Contoh :
1. Mencari bahan-bahan upakara,
2. Ikut membuat perlengkapan upakara,
3. Ikut menghiasai sarana dan prasarana upakara,
4. Nuwur Sulinggih,
5. Membantu pekerjaan yang bisa dikerjakan dalam suatu kegiatan.
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
3. Artha yaitu beryadnya dengan menyumbangkan atau memberi materi.
Contoh :
1. Berdana punia di pura dalam rangka piodalan.
2. Menghaturkan sesari canang.
3. Meminjamkan sarana dan fasilitas dalam suatu kegiatan upacara.
4. Menyumbangkan buah-buahan sebagai sarana upacara
5. Membiayai suatu kegiatan upacara.
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
• 4. Yoga yaitu mentaati disiplin atau tekun bekerja,
Contoh :
1. Menghadiri kegiatan sebelum kegiatan dimulai.
2. Menyelesaiakn tugas dengan penuh tanggung jawab.
3. Tidak meninggalkan pekerjaan sebelum waktunya.
4. Tidak mengharapkan imbalan dari pekerjaan karena dasarnya ngayah.
5. Tidak melanggar aturan atau awig-awig yang telah disepakati bersama.
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
5. Angga yaitu yadnya yang berkaitan dengan raga sarira dan sukma sarira.
Contoh :
1. Donor darah.
2. Menolong orang kecelakaan.
3. Ikut mengawasi kegiatan.
4. Menjadi pemandu kegiatan.
5. menjadi anggota pesantian dan tampil dalan setiap kegiatan upacara