HVA
C(Heating, Ventilating and Air Conditioning)
apt. LANDYYUN RAHMAWAN SJAHID, [Link].
What’
s
• suatu sistem yang mengondisikan lingkungan : pengendalian
suhu, kelembaban nisbi, arah pergerakan udara dan mutu
udara [termasuk pengendalian partikel dan pembuangan
kontaminan yang ada di udara (seperti ‘vapors’ dan ‘fumes’)]
• salah satu sarana penunjang kritis yang membedakan antara
industri farmasi dengan industri lainnya.
• memengaruhi tata letak ruang berkaitan dengan hal seperti
posisi ruang penyangga udara (airlock) dan pintu.
• Tata letak ruang memberikan efek pada kaskade perbedaan
tekanan udara ruangan
• Pencegahan & pengendalian kontaminasi dan kontaminasi
silang.
SISTEM TATA
Fungsi
• Untuk memberikan perlindungan terhadap
lingkungan pembuatan produk,
• Memastikan produksi obat yang bermutu,
• Memberikan lingkungan kerja yang nyaman bagi
personil,
• Memberikan perlindungan pada Iingkungan di mana
terdapat bahan berbahaya melalui pengaturan
sistem pembuangan udara yang efektif dan aman
dari bahan tersebut.
PARAMETER KRITIS
• Parameter kritis yang dapat memengaruhi produk
• kelembaban
• partikel udara (viabel dan non viabel)
• perbedaan tekanan antar ruang dan pola aliran
udara
• volume alir udara dan pertukaran udara
• sistem filtrasi udara
• Pertimbangan :
• Klasifikasi ruang
• Produk/bahan yang digunakan
• Jenis proses, padat, cairan/semi padat atau
steril
• Proses terbuka atau tertutup
KLASIFIKASI KEBERSIHAN RUANG
PEMBUATAN OBAT
JML MAX PARTIKEL YANG DIIJINKAN
KELAS
RUANGAN AT REST IN OPERATION
≥ 0,5 µm ≥ 5 µm ≥ 0,5 µm ≥ 5 µm
A 3250 20 3250 20
B 3250 29 352.000 2.900
C 352.000 2.900 3.520.000 29.000
D 3.250.000 29.000 Tdk ditetapkan Tdk ditetapkan
E 3.250.000 29.000 Tdk ditetapkan Tdk ditetapkan
Kelas Ventilasi
Kebersi
han Jenis Suhu Efisiensi Saringan udara Pertukaran
Ruang (oC) RH (%) akhir Udara/Jam Keterangan
A LAF 16-25 45-55 H-14 Laminar Pengolahan & pengisian
(99,995%) 0,36-0,54 m/s Aseptis (Salep mata, bubuk,
susp.
Kering)
B Steril 16-25 45-55 H-14 40x – 60x dg Latar belakng zona A
(99,995%) aliran turbulen (Pengolahan & pengisian
Aseptis)
C Bersih 16-25 45-55 H-13 20x – 40x • Pembuatan larutan
(99,95%) beresiko rendah & akan di-
filtrasi
• Pengisian produk steril non-
aseptis/sterilisasi akhir
D Bersih 20-27 40-60 • F8 (75%) atau 90% 6x - 20x • Penyiapan komponen &
ASHRAE 52/76 single pencampuran bahan baku
pass (100% fresh air) produk dg sterilisasi akhir
• H-13 (99,95%) jika re- • Penanganan peralatan setelah
sirkulasi (+make up air pencucian untuk kegiatan
10-12% fresh air) aseptis
E Umum 20-27 Maks • F8 (75%) atau 90% 6x - 20x Pengolahan produk non-steril
70% ASHRAE 52/76 single
pass (100% fresh air)
• H-13 (99,95%) jika re-
sirkulasi (+make up air
10-12% fresh air)
E Khusus 20-27 Maks
40%
• Idem
Kondisi Ruang (CPOB)
KOMPONEN HVAC/AHU
Sistem Tata Udara (AHU/HVAC), biasanya terdiri
dari :
▶Cooling coil atau evaporator
▶Static Pressure Fan atau Blower
▶Filter
▶Ducting
▶Dumper
HVAC
SYSTEM
[Link] Fresh Air (single pass)
HVAC
SYSTEM
[Link]
10%
HVAC
SYSTEM
[Link]/Exhaust
CONTOH SISTEM HVAC
PHARMACEUTICAL
WATER
SYSTEM
SPESIFIKASI MUTU AIR
• Secara garis besar, dibagi menjadi beberapa “grade”
sebagai berikut :
1. Air Pasokan (Feed Water)
[Link] Murni (Purified Water)
3. Air dengan Tingkat Pemurnian yang Tinggi
(Highly Purified Water/HPW)
[Link] Untuk Injeksi (Water for Injection/WFI)
5. Air dengan Mutu Tertentu untuk Proses
dan Pembuatan Bentuk Sediaan
PERSYARATAN
SPESIFIKASI
MUTU AIR
PENGGUNAAN AIR
PENGGUNAAN AIR
SISTEM PEMURNIAN AIR
• Kecuali untuk pembuatan WFI, sistem pemurnian air
TIDAK DITETAPKAN dalam kompendia.
• Jadi Industri Farmasi masing-masing “bebas” untuk
menentukan sistem mana yang paling sesuai dengan
tujuan penggunaannya.
PURIFIED WATER
SYSTEM
Purified water system
• menghilangkan berbagai cemaran (ion, bahan organik,
partikel, mikroba dan gas) yang terdapat di dalam air yang
akan digunakan untuk produksi.
• Air (raw water) dapat diperoleh dari air PDAM (city
water), Shallow well (sumur dangkal) dengan kedalaman 10-
20 m, atau berasal dari Deep well (sumur dalam) dengan
kedalaman 80-150 m.
• Variasi mutu dari pasokan air mentah (raw water) yang
memenuhi syarat ditentukan dari target mutu air yang akan
dihasilkan & peralatan yang diperlukan untuk pengolahan air
tersebut
• terdiri dari: Multimedia filter, Carbon filter, Water
softener, Heat Exchanger (HE), Micro filter, Ultra filtration(R.O
=
Reverse Osmosis), dan Electro De-Ionization (EDI).
Multimedia filter
• untuk menghilangkan lumpur, endapan dan
partikel-partikel yang terdapat pada raw water.
• Multimedia filter terdiri dari beberapa filter dengan
porositas
1.6-12 mm;
2.2,4 – 4,8 mm;
3.1,2-2,4 mm; dan
4.0,6-1,2 mm.
• Filter-filter ini tersusun dalam satu vessel(tabung)
dengan bagian bawah tabung diberikan gravel atau
pasir sebagai alas vessel (sehingga sering juga
disebut dengan sand filter).
Active Carbon
filter
• karbon yang telah diaktifkan dengan
menggunakan uap bertekanan tinggi
atau karbon dioksida (CO2) yang
berasal dari bahan yang memiliki
daya adsorbsi yang sangat tinggi.
• Biasanya digunakan dalam
bentuk granular (butiran).
• sebagai pre-treatment sebelum
Water
proses de-ionisasi untuk
menghilangkan chlorine, chloramine,
benzene, pestisida, bahan-bahan Softener
organik, warna, bau dan rasa dalam
air.
Filter
berisi resin anionik yang
untuk menghilangkan
dan/atau menurunkan
kesadahan air dengan
cara mengikat ion Ca++
dan Mg++ yang
menyebabkan tingginya
Reverse Osmosis
• teknik pembuatan air
murni (purified water)
dapat menurunkan hingga
95% Total Dissolve
Solids (TDS) di dalam air.
• Terdiri dari lapisan filter
yang sangat halus (hingga
0,0001 mikron)
EDI (Elektonic De-Ionization)
• perkembangan dari Ion
Exchange system :
elektroda + resin. sebagai
pengikat ion (+) dan (-)
• dihubungkan dengan arus
listrik searah sehingga
proses pemurnian air
dapat berlangsung terus
menerus tanpa perlu
regenerasi.
Setelah melewati EDI, selanjutnya purified water yang
dihasilkan ditampung dalam tanki penampungan (storage tank)
yang dilengkapi dengan CIP (cleaning in place) dan looping
system dan siap didistribusikan ke ruang produksi.
PURIFIED WATER
SYSTEM
• Jika digunakan sanitasi kimiawi, penting untuk
membuktikan residu bahan kimia telah dihilangkan
sebelum air digunakan.
• Ozon dapat dihilangkan secara efektif
menggunakan radiasi ultraviolet pada panjang
gelombang 254 nm yang jam penggunaannya
diperiksa secara berkala.
TEKNIK PENGENDALIAN BIOKONTAMINASI
1. Mempertahankan sirkulasi aliran turbulen secara kontinu dalam
sistem distribusi air untuk mengurangi kecenderungan pembentukan
biofilm
[Link] sistem yang memastikan pipa sependek mungkin
3. Dalam sistem bersuhu ambien, pipa dilindungi terhadap pengaruh
pipa panas yang berdekatan
[Link] pada instalasi pipa lebih kecil dari tiga kali diameter pipa
cabang
5. Pengukur tekanan dipisahkan dari sistem dengan membran
6. Penggunaan katup diafragma yang higienis
7. Sistem pemipaan dipasang dengan kemiringan tertentu untuk
memungkinkan pengosongan “drainable”
[Link] pertumbuhan mikroba dengan cara berikut: – radiasi
ultraviolet dalam sistem pemipaan; mempertahankan pemanasan
sistem (pada suhu acuan > 65″C); sanitasi sistem secara berkala
menggunakan air panas (pada suhu acuan >70″C) atau air panas
superheated atau uap murni; dan sanitasi rutin secara kimiawi
menggunakan ozon atau bahan kimia yang cocok.
COMPRESSED
AIR
PERSYARATAN UDARA TEKAN (ISO 8573-1: 2010)
dan (ISPE good practice guide processed gases)
• Spesifikasi kualitas
udara ditentukan oleh
3 (tiga) komponen
yang demi kepraktisan
dikenal sebagai PWO,
yaitu :
• P (Particle);
• W (Water)/moisture
content; dan
• O (Oil)/oil vapor.
PERSYARATAN UDARA TEKAN (ISO 8573-1: 2010) dan
(ISPE good practice guide processed gases)
PARAMETER
UTAMA
• Kualitas udara bertekanan;
• Penggunaan udara bertekanan; dan
• Volume udara bertekanan yang dibuiuhkan/ kapasitas.
Udara bertekanan yang keluar dari sebuah
kompresor dapat mengandung semua atau
sebagian dari kontaminan berikut:
• Partikel debu;
• Air dan uap air;
• Aerosol oli dan uap oli;
• Partikel (akibat gesekan); dan
• Mikroorganisme.
Konfigurasi & Skematika
Sistem Udara
Bertekanan
• Kompresor : sebagai penghasil udara bertekanan, dalam hal ini lebih
diutamakan menggunakan oil free lubricated compressor.
• Tangki udara digunakan untuk menyediakan kapasitas lonjakan (surge)
untuk memenuhi kebutuhan proses puncak dan meminimalkan
perubahan tekanan sistem selama periode permintaan puncak. Tangki
ini juga berfungsi sebagai pendingin.
• Pengering : menghilangkan uap air.
• Filter: menghilangkan uap oli dan partikulat.
• Pipa distribusi: mendistribusikan udara ke titik pengguna pada tekanan
dan kecepatan alir yang ditetapkan tanpa penurunan kualitasnya.
• Pengatur tekanan: mengurangi tekanan udara sampai ke batas yang
ditetapkan untuk pengguna akhir.
• Perangkap kondensat: menguras akumulasi kondensat dari pipa.
Tekanan Ruang Produksi
• Strategi perbedaan tekanan ruang ditentukan oleh :
1. Penggunaan fasilitas (khusus, produk ganda, fleksibel, dll)
2. Campuran produk
3. Karakteristik proses (terbuka/tertutup)
4. Operasional unit
5. Penempatan & lokasi filter udara
6. Arus bahan & personil
• Berdasarkan panduan WHO (WHO Guideline on HVAC)
perbedaan tekanan antar ruangan dijaga antara 10-15 pascal.
• Fasilitas pembuatan obat dengan metode aseptis steril harus
mempunyai tekanan yang lebih tinggi daripada fasilitas
pembuatan non steril dan non aseptis.
• Perbedaan tekanan ini diatur dengan sistem HVAC.
Perbedaan Tekanan Udara Ruang
Produksi
• Tekanan positif tekanan udara dalam ruang lebih tinggi
daripada tekanan udara luar ruang
• Tekanan negatif tekanan udara dalam ruang lebih rendah
daripada tekanan udara luar ruang
Perbedaan Tekanan Udara Ruang
Produksi Tipe Koridor
• Koridor Bersih
Tekanan Koridor lebih tinggi dari
ruang produksi
Mencegah udara masuk ke
koridor
Ruang produksi solid, non
betalaktam
• Koridor Kotor
Tekanan Koridor lebih rendah
dari
ruang produksi
Mencegah udara masuk ke ruang
produksi
Ruang produksi Likuid & semi
solid
Ruang
Antara/Penyangga
Arus orang & barang besar ruang Buffer
Arus barang kecil pass-box
Tipe Cascade
digunakan pada area kelas
kebersihan yang lebih tinggi ke lebih
rendah (1 arah)
Tipe Bubble
Mencegah masuknya debu dari dua
ruangan dengan tekanan yang sama.
Dapat diaplikasikan pada pass-box
Tipe Sink
Mengumpulkan debu/partikel dari
dua ruangan dengan tekanan
yang sama
Ruang
Antara/Penyangga
• Airlock System kedua pintu
pada ruang buffer/pass box tidak
dapat dibuka secara bersamaan
• Saat operasional personil
akan diberikan air shower
dengan aliran turbulen
• Dikontrol oleh HVAC