AUDITING OF E-COMMERCE
AND E-BUSINESS
Kelompok 4:
1. Nurul Azizah Usman (506654)
2. Ummul Khairani (506766)
3. Vira Padma Besari (506949)
4. Bonifacio Paksi Narendra C. (511059)
Dosen Pengampu:
Haryono, Drs., [Link]., Ak., CA.
E-Commerce & EDI
E-COMMERCE
E-Commerce merupakan proses transaksi
bisnis secara realtime yang dilakukan secara
eletronik berdasarkan B2B atau B2C.
EDI
Electronik data interchage (EDI) merupakan
pertukaran data bisnis dari komputer ke komputer,
aplikasi ke aplikasi dalam format terstruktur.
Manfaat & Ancaman
Manfaat Ancaman
• Mengurangi biaya transaksi dan • Penipuan dalam E-
meningkatkan produksi Commerce
• Memberikan layanan 24 jam • Kehilangan
• Peluang untuk melakukan perubahan Privasi/Kerahasiaan
mengenai bagaimana organisasi • Kurangnya Otentikasi
mengelola rantai pasokan dan • Korupsi Data
berkomunikasi dengan rekan bisnisnya • Gangguan Bisnis
• Memberikan peluang bagi bisnis lokal • Pembayaran Elektronik
untuk bersaing di pasar global
Faktor Risiko
Risiko Bawaan
Pengendalian
Risiko
Mengontrol Risiko
Struktur
Daftar Ancaman
Manipulasi input Pemalsuan pesan
data
1 2
1
Kerugian transaksi
3 4 Duplikasi transaksi
“Layer” Konsep
Fisik Data Link
Jaringan Transportasi
Session Presentasi
Aplikasi
Authentication
Message Authentication
Awalnya ada 2 Standar ANSI (American National Standards
bertujuan untuk mencegah
Institute) (US Standard)
adanya perubahan konten
• ANSI X 12.58 – Message Authentication dan Encryption
message yang tidak
• ANSI X 12.42 - Exchange of Keys
terdeteksi oleh sistem EDI.
1997
Digabung menjadi EDIFACT (Electronic Data
Interchange for Administration, Commerce, and
Transport) (International Standard)
Authentication
• MAC digunakan sebagai
kunci untuk menjamin
keaslian data
• MAC dari sender &
receiver harus sama.
• MAC biasanya diberikan
secara otomatis oleh
sistem.
[Link]
Encryption
1. Master Key
EDI Keys secara umum didefinisikan
2. Key Exchange Key
dalam tiga level hierarki :
3. Data Key/Working Key
1. MAC Failure
Bentuk umum security violations 2. Compromise of Keys
dalam EDI network :
3. Key Counters Out of Step
Resiko & Kontrol
dalam EDI & E-Commerce
Trading Partner Agreement
• Saat ini tidak ada standar baku untuk
persetujuan partner dagang.
• Kontrak umumnya dibagi jadi 2 : EDI Terms
& General Trading Terms
• Umumnya permasalahan antar pihak
timbul dalam General Terms.
• “Reliabilitas” dari bukti adalah faktor
pertimbangan utama dalam sistem e-
commerce.
E-Commerce dan Auditabilitasnya
Auditabilitas merujuk kepada kemampuan pembuktian
transaksi dengan ditambah dengan kemampuan penelusuran
data dari asal – akhir atau sebaliknya.
Dalam e-commerce, preventive control lebih baik daripada
detective control. Karena itu, pre-verification of control dalam
sistem + online real time monitoring adalah pilihan yang
ekonomis
On-line real time monitoring harus bisa diotomatisasi sejauh mungkin
• Banyaknya partner & intervention level yang low dan manual
• Kurangnya audit trails dan volume transaksi yang besar
E-Commerce dan Auditabilitasnya
Compliance audit sesuai Peraturan legal mewajibkan Data sets yang terkait
GAAS harus disetujui untuk pengadaan dengan keamanan harus
terlebih dahulu oleh partner pencatatan dalam periode dapat disimpan agar bisa
dagang dan tertentu. dicocokan dengan
didokumentasikan dalam general data
trading partner agreement. • Profiles, incident
logs, dan
maintenance
logs
Pendekatan Audit E-Commerce
• Tujuan : menentukan apakah control objective telah tercapai, akan tercapai, dan apakah objective akan
tercapai lagi.
• Auditor akan menggunakan CAATs (Computer Assisted Audit Techniques) secara ekstensif dalam
environment ini.
Audit Tools and Techniques
Audit tools yang dapat digunakan untuk Evaluasi mengenai reliabilitas jaringan
mengaudit e-commerce mencakup biasanya merujuk ke pertanyaan berikut :
peralatan standar audit seperti : • Siapa yang memonitor performa
kuesioner Internal Control, interview, jaringan?
observasi, dan document review. • Siapa yang mengoreksi problem?
• Siapa yang memeriksa jaringan
Menurut kelompok adakah kelemahaan pada saat
perusahaan memakai kuesioner Internal Control,
secara periodic?
interview, observasi, dan document review. • Permasalahan apa yang muncul?
• Tindakan apa yang diambil untuk
permasalahan tersebut?
• Seberapa sering jaringan di
update?
Auditing Security Control Structures
Dalam mengaudit security control Hal khusus yang perlu diperhatikan auditor
structures beberapa hal yang perlu
dalam mengaudit EDI & e-commerce
dilakukan :
• Identifikasi key control points structures :
• Management and organization
dan kontrol yang digunakan
• Accuracy and completeness control
• Pendokumentasian cara kerja
• Security
kontrol
• Auditability
• Mengukur efektivitas kontrol
• Timeliness
sesuai kriteria
• Recoverability of the system
• Electronic funds transfer system
Evolusi pada Model E-bisnis
FASE 3: ACTIVE WEB
FASE 1: EDI FASE 2: WEB PAGES
SITES
pengembangan Situs web yang
Pertukaran elektronik dokumen Pengembangan halaman Web yang
menggunakan fitur komunikasi
sumber antara pembeli dan penjual mencerminkan dokumen kertas
Internet
FASE 6: COLLABORATIVE
FASE 5: SUPPLY CHAIN FASE 4: INTRANETS
COMMERCE
Penggunaan Internet untuk Penggunaan Internet untuk
Penggunaan internet untuk melakukan
meningkatkan bisnis di seluruh rantai meningkatkan bisnis dalam
bisnis secara virtual
pasokan organisasi
The TCP/IP
Models
LAYER DESKRIPSI FUNGSI
Application Layer Menerjemahkan pesan ke perangkat lunak aplikasi
komputer host untuk presentasi layar
Presentatiom Transport Layer Memecah pesan menjadi paket TCP yang disebut datagram
dan melampirkan header plus informasi tentang
pemasangan kembali, dan memastikan pengiriman data
Internet Protocol (IP) Layer Memecah paket lebih lanjut dan merutekannya dari pengirim
ke penerima
Network Interface Layer Menangani pengalamatan dan antarmuka antara komputer
yang meminta dan menerima
HTML & XML
HTML (HyperText Markup Language) digunakan
untuk membuat halaman web dan aplikasi web.
HTML merupakan bahasa komputer yang
digunakan untuk menerapkan tata letak dan
konvensi pemformatan ke dokumen teks.
XML adalah bahasa markup (markup language) yang umum
digunakan untuk menyalurkan data antar aplikasi dan server
web.
Perbedaan HTML dan XML
HTML XML
Berfungsi untuk menampilkan data Berfungsi mengirim dan menyimpan
data
Harus menggunakan tag-tag tertentu Bebas menggunakan tag yang dibuat
Case Insensitive Case sensitive
Tidak terdiri dari data structural Terdiri dari data structural
Tidak perlu menggunakan tag Harus ada tag penutup di dalamnya
penutup
UNDERSTANDING E-BUSINESS RISK
E-bisnis memerlukan izin akses ke beberapa bagian dari sistem informasi organisasi, sehingga pada
setiap tahap ada ancaman akses yang tidak sah. Misalnya, ketika organisasi terlibat hanya dalam
menerbitkan materi pemasaran di situs Web, risikonya adalah situs tersebut dapat diubah. risiko yang
terkait dengan bisnis Ini adalah privasi dan kerahasiaan, keamanan dan ketersediaan, integritas
transaksi, dan kebijakan bisnis.
Privasi & Kerahasiaan
Mengamankan Informasi & Menjaga
Ketersediaan Sistem
Integritas Transaksi & Kebijakan Bisnis
SPECIALIZED E-BUSINESS APPLICATIONS
E -bisnis dan e-commerce mencakup beberapa area aplikasi yang menimbulkan risiko pengendalian yang unik.
Sebagai contoh, bentuk awal dari e-commerce, EDI, melibatkan pihak ketiga dan menambahkan elemen risiko
tambahan.
PERDAGANGAN
KOLABORATIF KEAMANAN DAN PRIVASI
EDI
EMAIL
Bisnis menggunakan semua teknologi internet
Pertukaran data elektronik (EDI) merupakan
untuk memperluas sistem informasi ke Adanya resiko privasi dan keamanan yang
proses transfer data yang terstruktur dalam
pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya. dimana sistem email cenderung menjadi aplikasi
format standar yang disetujui dari satu sistem
jaringan terbesar dalam perusahaan. Email dapat
komputer ke sistem komputer lainnya dalam
membawa virus atau worm.
bentuk elektronik.
MANAGING THIRD-PARTY PROVIDERS
Bisnis telah mengandalkan pihak ketiga
untuk menyediakan layanan selama Auditor TI, dalam mengevaluasi kontrol
beberapa waktu. Munculnya E-bisnis, atas layanan pihak ketiga, pertama-tama
bagaimanapun, meningkatkan perlu memahami hubungan antara entitas
ketergantungan pada pihak luar dalam yang ditinjau dan pihak ketiga. Ini dimulai
bentuk penyedia layanan Internet (ISP), dengan peninjauan kebijakan dan prosedur
penyedia layanan aplikasi (ASP), otoritas organisasi yang harus sejalan dengan
sertifikat, dan penyedia pembayaran keterlibatan penyedia layanan pihak ketiga.
elektronik. Ini juga termasuk meninjau dan memantau
perjanjian dan kontrak tingkat layanan.
THIRD PARTY ASSURANCE SERVICES
Penjaminan pihak ketiga untuk menangani masalah
privasi dan keamanan konsumen akhir dan perusahaan
yang menjalankan bisnis melalui internet
Misalnya CPA WebTrust, AICPA, dan CICA yang
menawarkan jaminan terhadap E-Bisnis
Pihak ketiga seperti auditor TI dapat mengevaluasi
bisnis dalam hal privasi online, keamanan, integritas
transaksi, keandalan sistem dan kebijakan bisnisnya
THANKS!
Does anyone have any questions?
CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo,
including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik