UJI KOMPETENSI – LSP ASTEKINDO KONSTRUKSI MANDIRI
[Link].04. PENJELASAN SINGKAT PROYEK TERKAIT /
KEGIATAN TERSTRUKTUR LAINNYA
Skema Sertifikasi : Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung
Jenjang :7
Nama Asesi : BAYU PUTRO AJI, ST
FOTO ASESI NIK Asesi : 3517091107960001
Tgl. Asesmen : 02 Maret 2023
TUK : Perkonindo
Nama Asesor :
PETUNJUK/INSTRUKSI
• Buatlah presentasi berdasarkan instruksi yang terdapat di dalam [Link].04.
• Format presentasi ini hanya sebagai contoh, Asesi dapat menambah
jumlah halaman atau mengubah format sesuai dengan kebutuhan
• Substansi yang harus disampaikan terkait:
• Perencanaan Struktur Bangunan Gedung
• Pengendalian Pekerjaan Struktur Bawah Bangunan Gedung (Pondasi Dangkal)
• Pengendalian Pekerjaan Struktur Atas Bangunan Gedung:
• Struktur Baja
• Struktur Beton Bertulang
• Pengawasan Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung
• Lampiran untuk mendukung presentasi dapat berupa Salinan dokumen,
Gambar/grafik dan Foto Kegiatan
PENGUKURAN / UITZET
Pekerjaan Pembangunan Panca Regency Krian Provinsi Jawa Timur
• Peralatan :
a. Pesawat Teodholit
b. Pesawat Waterpass
c. Meteran
d. Patok, Palu, Cat
e. Dll.
• Tahapan Pelaksanaan :
• Segera setelah pembersihan lokasi, dilakukan pengukuran / uitzet untuk menentukan peil /
posisi bangunan terhadap keadaan tanah setempat sesuai yang dimaksudkan dalam gambar
perencanaan.
• Pengukuran / Uitzet ini harus menggunakan alat ukur yang memadai bersama dengan
Konsultan Pengawas.
Galian Tanah
A.
Sebelum pekerjaan galian tanah dimulai, kita akan mengadakan pemeriksaan bersama Pengawas Pekerjaan atas duga tinggi/peil awal
permukaan tanah, sehingga apabila terdapat kelainan/perbedaan yang menjolok dengan gambar rencana dapat segera diketahui secara
dini dan melaporkannya kepada Direksi. Pengajuan klaim atas perbedaan/kelainan setelah Pemborong melakukan pekerjaan
galian,tidak dapat diterima
B.
Penggalian harus dikerjakan sesuai dengan gambar pelaksana, kecuali ditetapkan lain oleh Direksi berhubung keadaan setempat.
C.
Galian yang diperlukan untuk pondasi kontruksi dibuat dengan ukuran yang sesuai untuk keperluan pengerjaannya.
D.
Kemiringan galian dibuat secukupnya untuk amannya terhadap longsoran. Bila terpaksa dibuat tegak harus diadakan tindakan
pengamanannya.
E.
Galian yang telah sampai pada kedalaman yang ditentukan harus segera dilaporkan kepada Direksi untuk diadakan pemeriksaan.
Sebelum ada persetujuan Direksi atas benaran kedalaman galian tersebut, Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan pasangan
pondasi.
PENGURUGAN
Peralatan :
[Link] truk
[Link] dorong
[Link]
[Link] alat – alat penunjang
•Tahapan Pelaksanaan
1) Tebal lapisan dasar urugan harus melebihi tebalnya lapisan tanah lumpur yang ada pada areal lahan yang
diurug adalah 60 cm atau disesuaikan dengan gambar, yang harus dihampar dan dipadat ratakan. Jenis
material yang dipakai adalah sirtu, dengan maksud untuk melakukan air tanah yang terdesak keluar
akibat proses konsolidasi, proses pemadatan khususnya lapisan urugan dasar dilakukan dengan stamper,
dengan demikian proses pemadatan tanah dasar akan berlangsung dengan baik dan kepadatan timbunan
yang disyaratkan mudah dicapai.
2) Tebal lapisan kedua dan lapisan atas masing-masing setebal 30 cm atau disesuaikan dengan gambar, yang
harus dihampar dan dipadat ratakan diatas lapisan dasar.
•Jenis material yang dipakai adalah sirtu, proses pemadatan dilakukan dengan Stamper dengan jumlah lintasan
disesuaikan dengan kebutuhan hingga mencapai kepadatan timbunan yang disyaratkan.
3) Material yang sudah disetujui oleh Direksi untuk bahan timbunan, harus dihampar dan dipadatkan lapis
demi lapis dengan tebal lapisan masing-masing dilaksanakan sesuai gambar, meliputi lebar/ luasan
yang akan ditetapkan oleh Direksi namun bilamana ada peralihan pemadat khusus yang akan digunakan
oleh Penyedia, tebal masing-masing lapisan dapat disesuaikan, setelah diadakan percobaan pemadatan yang
hasilnya disetujui oleh Direksi.
4) Untuk mencapai derajat kepadatan yang disyaratkan, Penyedia harus melakukan pemadatan pada saat
kadar air dari material berada pada interval "Daerah Kepadatan Optimum" (dengan melakukan penyiraman
dengan air pada saat musim kemarau).
•Perataan permukaan timbunan,
[Link] akhir pemadatan pada lapisan terakhir Penyedia harus meratakan permukaan sesuai dengan patok
duga, sama tinggi dengan level tanah/ urugan yang direncanakan
2. Pengukuran hasil penimbunan terdiri dari pekerjaan-pekerjaan persiapan dan hasil lapisan akhir (atas),
yang telah memenuhi syarat kepadatan yang ditetapkan dalam kubikasi sesuai gambar dari level urugan
yang diijinkan dan pengukuran hasil kerja selesainya pekerjaan pengurugan ini akan dilakukan oleh
Penyedia dengan disetujui Direksi.
PASANGAN BATU KALI 1 PC : 4 Ps.
[Link]
batu kali 1 saluran
PC : 4 Psirigasi menggunakan
dikerjakan setelah pasangan
pekerjaan
galian
B. tanah
Material selesai.
(batu, pasir)batu
yang akan digunakan pada
pekerjaan
mungkin pasangan
sehingga bisa ditempatkan
menunjangpergerakan sedemikian
kelancaran
pekerjaan
tenaga dan
maupun tidak mengganggu
kendaraan didimensi
lokasi. pasangan
[Link],
batu ketebalan
kaliperencanaan
dikerjakan sesuai serta
bentuk profil dan
gambar
Pekerjaan. yang telah disetujui Direksi
[Link] antara batu
menggunakan pada pasangan
campuran dengan batu1kali
spesi PC ini
:4
pasir
[Link] telah
batu yang diaduk
dipakaidengan
adalah air secara
batu yangmerata.
keras
dan homogin
sedangkan dengan
pasir pasangdiameter 15
adalahsesuai - 25 cm,
jenis pasir yang
mempunyai
teknik gradasi
yang telah kekerasan
ditentukan. spesifikasi
F.
Pencampuran
dengan alat cement,
pencampur pasir dan air
concrete dilakukan
mixer dan air
ditampung
[Link] dalam drum.
material menggunakan kotak
takaran yang dibuat
pemahaman pekerja. untuk memudahkan
PEKERJAAN BETON
Peralatan :
1 Molen mixer, Vibrator
2 Sengkop
3 Kotak Adaukan
4 Timba cor
Tahapan Pelaksanaan secara Umum :
PEKERJAAN BETON BERTULANG
Pembesian, bekesting dan steiger sudah diperiksa, dicek dan diijinkan untuk dilakukan pengecoran.
a. Kebersihan lokasi dan persiapan alat penunjang harus tersedia misal. Vibrator, Perojok, air kerja, sekrop, Pacul, Cetok, Sipatan,
Palungan, Lampu Penerangan dsb.
b. Mutu beton dan besi sesuai spesifikasi.
c. Slump beton cukup sehingga bisa menjamin Workability yang baik dan hasil strength yang memenuhi syarat.
d. Tidak terjadi keropos beton atau segregasi.
e. Pemeliharaan Beton supaya cukup baik dengan perlindungan penyiraman atau pembasahan.
f. Pembukaan / pelepasan bekesting harus sudah cukup umur
g. Evaluasi mutu beton standart SNI
PEKERJAAN PASANGAN BATA
Peralatan :
A.
Molen mixxer
B.
Kotak adukan
C.
Sengkop
D.
Timbah, Kereta dorong dll
Tahapan Pelaksanaan sbb :
Pekerjaan ini meliputi : Pemasangan dinding batu bata yang dapat dilihat pada gambar perencanaan dengan syarat
sebagai berikut :
[Link] batu bata dipasang, batu bata terlebih dahulu harus direndam dengan air sampai jenuh dan batu bata yang
pecah/ retak tidak boleh lebih dari 10 %.
b.
Pemasangan batu bata dalam satu hari ketinggiannya tidak boleh lebih dari 1,00 (Satu) meter tingginya dan
pemasangannya harus lurus dengan ketebalan sesuai gambar.
[Link] pasangan tembok batu bata dibuat dengan campuran (adukan) perekat 1 Pc : 5 Ps.
d.
Semua pasangan tembok batu bata kedap air (trasram) dibuat dengan campuran (adukan) perekat 1 Pc : 3 Ps.
[Link] jenis adukan harus dicampur dengan baik dan merata dan menggunakan molen, pengadukan dengan tangan harus sesuai
petunjuk direksi dan tempat adukan tidak boleh langsung ada diatas tanah tapi harus ada alas papan/ triplek atau sejenisnya.
[Link] adukan yang berserakan pada saat pemasangan harus segera dibersihkan dan dibuang pada tempat yang telah ditentukan
dan pada hari yang sama setelah pasangan selesai semua voeg/ siar diantara pasangan bata harus dikeruk sedalam 1 cm bagian
luar dalam.
[Link] harus dipasang tegak lurus siku-siku dan rata, tidak boleh terdapat retak-retak dengan maksimum pecah dari batu bata
merah 20 %.
[Link] yang digunakan harus berkualitas baik dan hasil pembakaran yang matang, berukuran sama, tidak boleh pecah-pecah dan
lain-lain menurut pemeriksaan Direksi.
[Link] diperbolehkan dipasang bata bekas atau batu bata yang pecah-pecah.
[Link] (andang) tidak diperbolehkan dipasang dengan menembus tembok.
[Link] tembok batu bata ½ batu maksimum dipasang luas 12 m2, bila lebih harus dipasang kolom praktis 12/15 dengan
tulangan 4 Ø10 begel Ø 6 –15 cm.
[Link] proses pengeringannya harus selalu dibasahi dengan air minimal 7 hari.
[Link] campuran adukan harus dicampur dengan mesin pengaduk. Pengaduk dengan tangan hanya boleh dilaksanakan atas
persetujuan Konsultan Pengawas. Tempat adukan tidak boleh langsung diatas tanah tetapi harus dipakai alas kayu dan lain-lain.
n. Lubang tembok diatas kusen yang bentangnya lebih dari 1 meter harus dipasang balok latai beton bertulang
dengan campuran beton 1pc : 2 ps : 3kr.
o. Pengerukan siar
Semua siar dinding harus dikeruk ½ cm untuk menjamin melekatnya plesteran ke dinding dengan baik.
p. Perlindungan
Pada tahap pelaksanaan pekerjaan dinding yang tidak terlindung, bila hujan maka bagian atas dinding
tersebut harus dilindungi.
q. Angker dan Ikatan.
Angker-angker yang dijelaskan dalam bestek ini harus diletakkan dalam pertemuan-pertemuan tembok
setelah membersihkan kerak-kerak yang lepas, karat dan debu bangunan.
PEKERJAAN PLESTERAN
Peralatan :
a. Cetok
b. Timba
c. Sipatan
d. Lot
e. Dan lain lain
Tahapan pelaksanaan sbb :
Pekerjaan ini dilaksanakan pada pasangan batu bata baru sebagai berikut :
Plesteran Pada Umumnya
a. Campuran spesi untuk plesteran dinding biasa dibuat 1 Pc : 5 Ps, untuk dinding trasram dibuat adukan 1 Pc :
3 Ps dengan hasil ayakan yang halus dan selalu ditakar.
b. Semua pekerjaan plesteran beton maupun plesteran tembok rata dan halus, merupakan suatu bidang yang
tegak lurus dan siku. Tidak boleh ada retak-retak, kemudian jika terjadi retak-retak Penyedia harus segera
memperbaikinya.
c. Untuk penyelesaian sudut-sudut, sponing ( benangan ) supaya digunakan plesteran 1 Pc : 2 Ps
dilaksanakan dengan lurus dan tajam.
PEKERJAAN RANGKA ATAP DAN
Peralatan :
PENUTUP ATAP
A . Pemotong baja ringan
B . Bor drilling
C. dll
Pelaksanaan Pelaksanaan :
1) Konstruksi rangka atap baja ringan dipersiapkan terlebih dahulu sesuai dengan gambar dan persyaratan
pekerjaan baja.
2) Pemasangan atap galvalum dilaksanakan apabila pekerjaan rangka baja ringan sudah difinishing
3) Pemasangan atap metal roof harus sesuai dengan prosedur resmi pemasangan dari pabrik pembuat atap
pabrikan
PEKERJAAN LANGIT-LANGIT
Peralatan :
a. Gergaji
b. Palu
c. Selang Timbangan
d. Paku
Tahapan Pelaksanaan sbb :
Pekerjaan ini meliputi seluruh detail yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar. :
1) Sebelum pelaksanaan pekerjaan, Penyedia diwajibkan untuk meneliti gambar-gambar yang ada dan kondisi di
lapangan (ukuran dan lubang-lubang), termasuk mempelajari bentuk, pola, lay out, penempatan, cara
pemasangan, dll.
2) Penyedia diwajibkan membuat shop drawing sesuai ukuran / bentuk / cara pemasangan, seperti yang telah
ditentukan.
3) Sebelum melakukan pemesanan, terlebih dahulu Penyedia mengajukan contoh material kepada konsultan
perencana untuk mendapatkan persetujuan secara tertulis.
4) Rangka plafond terbuat dari profil logam galvanized dengan bentuk, ukuran dan pola pemasangan sesuai
dengan gambar dan memenuhi persyaratan yang ditentukan pabrik.
5) Batang-batang profil untuk rangka plafond yang dipasang adalah bila memakai kayu atau pakai misalkan
main runner, connector, wirw clip, Z-section, T-section, spline, parimeter trim, dll yang telah diseleksi dengan
baik, lurus tidak cacat dan telah sesuaingambar kerja yang disetujui konsultan perencana dan direksi.
6) Seluruh rangka plafond digantung pada plat beton atau balok beton, dengan menggunakan penggantung
dari logam galvanized suspension rod yang dapat diatur ketinggiannya dan dibuat sedemikian rupa sehingga
seluruh rangka dapat melekat dengan baik dan kuat pada plat beton dan tidak bergeser/berubah.
7) Setelah rangka plafond terpasang, seluruh permukaan harus rata, waterpass, tidak gelombang, batang
rangka saling tegak lurus.
8) Penutup plafond dari bahan gypsum tile atau sesuai gambar, tidak cacat, retak, gopal dan dipastikan
kedatangan dalam kondisi terbungkus rapi.
9) Pada pelaksanaan pemasangan plafond harus diperhatikan koordinasi dengan pekerjaan lainnya seperti
lampu penerangan, fire alarm, sound system yang mempengaruhi terhadap pola grid plafond.
PEKERJAAN PENUTUP LANTAI +
Peralatan :
DINDING
A. Cetok
B. Sengkop
C. Molen Mixxer
D. Kotak adukan
E. Dll
Tahapan Pelaksanaan :
1. Lingkup Pekerjaan
a) Pekerjaan Lantai dan Dinding ini meliputi seluruh detail yang disebutkan / ditunjukkan dalam gambar atau
sesuai petunjuk Konsultan Pengawas termasuk untuk pemasangan penutup dinding dan lantai untuk interior.
b) Plesteran kasar untuk dasar pasangan ubin keramik/granit di dinding dan lantai.
c) Pasangan ubin keramik tanah liat dan Homogenous tile untuk lantai dan dinding pada area-area, sesuaikan
dengan yang ditunjukkan pada gambar.
d) Campuran semen + bahan pewarna untuk joint filler.
e) Pasangan ubin keramik/granit untuk tangga, lengkap dengan stair corner.
PEKERJAAN KACA , KUSEN DAN
Lingkup Pekerjaan
JENDELA
a) Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan :
Daun pintu kayu
Daun pintu slimar kayu + kaca slimar kayu.
Daun pintu kaca slimar
Daun jendela BV kaca slimar
yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang disebutkan disini, termasuk supervisi tenaga kerja,
material, peralatan dan persyaratan tambahan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini.
b) Pemasangan kaca pada daun pintu dan jendela kaca dan cermin di toilet.
c) Pemasangan kusen Kayu pada pintu & jendela seperti yang tertera pada gambar.
d) Pekerjaan ini meliputi seluruh kusen pintu, kusen jendela, kusen bovenlight seperti yang
dinyatakan/ditunjukkan dalam gambar serta shop drawing dari Penyedia.
PEKERJAAN PENGGANTUNG +
PENGUNCI
Tahapan Pelaksanaan :
1. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini. Pekerjaan meliputi
pemasangan kunci 2 x putar, engsel daun pintu, engsel jendela casement, grendel tanam dan grendel jendela /
springknif termasuk perlengkapan lain yang berhubungan dengan pekerjaan ini.
2. material yang akan di aprovel
3. Tatalaksana Pelaksanaan
1) Semua peralatan yang akan dipergunakan dalam pekerjaan ini harus diajukan contoh-contoh kepada
konsultan perencana untuk mendapatkan persetujuan.
2) Persetujuan harus disertai brosure/ spesifikasi dari pabrik pembuatnya.
3) Engsel pintu sebanyak 3 buah dipasang 28 cm dari atas ke bawah bidang pintu, sedangkan engsel bawah
tidak lebih 32 cm dari permukaan lantai dan engsel tengah diseimbangkan jarak atas bawah.
4) Handle pintu dipasang 100 cm dari permukaan lantai.
PEKERJAAN PENGECATAN
Tahapan Pelaksanaan :
1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan terdiri dari bagian dan aplikasi semua pekerjaan pengecatan di bengkel, lapangan, untuk semua
komponen struktural dan non-struktural bangunan. Termasuk semua permukaan yang didesain untuk dicat
seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau bagan warna dan dalam spesifikasi yang berhubungan, kecuali bila
ditetapkan lain. Pekerjaan harus temasuk tetapi tidak terbatas pada penyediaan tenaga kerja, bahan, perancah dan
alat-alat yang akan digunakan untuk persiapan permukaan, aplikasi cat, perbaikan segala penyimpangan dan
pembersihan segala macam semprotan untuk pekerjaan lain. Semua pelapis harus seperti yang disyaratkan dalam
spesifikasi atau yang ditetapkan oleh Konsultan Pengawas Pelaksana.
PEKERJAAN SANITAIR
Tahapan Pelaksanaan :
1) Lingkup Pekerjaan
- Termasuk dalam pekerjaan pemasangan sanitair ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-
bahan, peralatan dan alat-alat bantu lainnya yang digunakan dalam pekerjaan ini hingga tercapai
hasil pekerjaan yang bermutu dan sempurna dalam pemakaiannya / operasinya.
2) Persetujuan
- Semua bahan sebelum dipasang harus ditunjukkan kepada konsultan perencana beserta
persyaratan/ketentuan pabrik untuk mendapatkan persetujuan. Bahan yang tidak disetujui harus
diganti tanpa biaya tambahan.
- Jika dipandang perlu diadakan penukaran/penggantian bahan, pengganti harus disetujui
Konsultan Perencana berdasarkan contoh yang dilakukan Penyedia.
PEKERJAAN MEKANIKAL DAN
ELEKTRIKAL
TAHAPAN PELAKSANAAN MEKANIKAL SECARA UMUM
Yang dimaksud disini dengan pekerjaan instalasi mekanikal plumbing secara keseluruhan adalah pengadaan,
transportasi, pabrikasi, pemasangan, peralatan-peralatan bahan-bahan utama dan pembantu serta pengujian,
sehingga diperoleh instalasi yang lengkap dan baik sesuai dengan spesifikasi, gambar dan bill of quantity serta
berfungsi dengan baiksesuai dengan standar yang berlaku.
FOTO – FOTO PEKERJAAN