0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan22 halaman

Model Asuhan Kebidanan Berbasis Wanita

Dokumen tersebut membahas model asuhan kebidanan yang berpusat pada perempuan dengan prinsip kemitraan antara bidan dan pasien. Model ini mendorong pelayanan kebidanan yang berkelanjutan, antarprofesional, dan berpusat pada kebutuhan serta keputusan pasien untuk mencapai emansipasi dan pemberdayaan wanita.

Diunggah oleh

Suana Delis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan22 halaman

Model Asuhan Kebidanan Berbasis Wanita

Dokumen tersebut membahas model asuhan kebidanan yang berpusat pada perempuan dengan prinsip kemitraan antara bidan dan pasien. Model ini mendorong pelayanan kebidanan yang berkelanjutan, antarprofesional, dan berpusat pada kebutuhan serta keputusan pasien untuk mencapai emansipasi dan pemberdayaan wanita.

Diunggah oleh

Suana Delis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

*Model Asuhan

Kebidanan
Oleh:
Hj. Siti Aisyah., [Link], S.S., [Link]
*Model Asuhan Kebidanan didasarkan pada Fakta bahwa
Kehamilan dan Kelahiran Merupakan Proses Kehidupan
yang Normal (Normal Life Proseses)
1. Memantau kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial ibu sepanjang
siklus kelahiran
2. Memberikan ibu pendidikan individual, konseling, dan asuhan
prenatal, bantuan langsung terus menerus selama proses
kelahiran dan persalinan, dan dukungan postpartum
3. Meminimalkan intervensi
4. Mengidentifikasi dan merujuk wanita yang membutuhkan
perhatian obstetri
5. Penerapan model perawatan yang berpusat pada wanita ini telah
terbukti mengurangi insiden cedera lahir, trauma, dan operasi
caesar.

Source: Midwifery Task Force (1996-2008)


* Filosofi Dasar Profesi
Bidan
Normal & Natural Child Birth

Women Centered Care

Continuity of Care

Empowering Women

Woman and Family


Partnership
*Praktik
1.
Kebidanan
Bidan memberikan perawatan bagi perempuan dan keluarga pengasuhan anak
sehubungan dengan keragaman budaya sambil juga bekerja untuk
menghilangkan praktik berbahaya dalam budaya yang sama.
2. Bidan mendorong harapan minimum bahwa tidak ada wanita atau gadis yang
harus dirugikan oleh konsepsi atau pengasuhan anak.
3. Bidan menggunakan pengetahuan profesional berbasis bukti terbaru untuk
menjaga kompetensi dalam praktik kebidanan yang aman di semua lingkungan
dan budaya.
4. Bidan menanggapi kebutuhan psikologis, fisik, emosional dan spiritual wanita
yang mencari perawatan kesehatan, apa pun keadaan mereka (non-diskriminasi).
5. Bidan bertindak sebagai panutan efektif promosi kesehatan untuk wanita
sepanjang siklus hidup mereka, untuk keluarga dan untuk profesional kesehatan
lainnya.
6. Bidan secara aktif mencari pertumbuhan pribadi, intelektual, dan profesional
sepanjang karier kebidanan mereka, mengintegrasikan pertumbuhan ini ke
dalam praktik mereka.

Sources: ICM; Adopted at Glasgow International Council meeting, 2008 ; Reviewed and
adopted at Prague Council meeting, 2014
*Standard Praktik
*Asuhan Kebidanan yang
• Woman Centred Care
Efektif
1

2
• Menggunakan Praktik Terbaik

3
• Profesional dan Legal Aspect

4
• Team Work

5
• Komunikasi Efektif

6
• Keterampilan Klinik

7
• Model Asuhan

8
• Lingkungan yang Aman

9
• Promosi Kesehatan
*Respectful
Treatment
1. Gentle care dan menghargai klien
2. Menghargai keputusan klien
3. Mendukung rencana kelahiran
4. Mendampingi klien dengan sabar
dan memenuhi kebutuhan klien
5. Menghargai proses kelahiran
6. Menghargai pemilihan tempat bersalin
*Empat Unsur Model Praktik
Bidan
1. Primary care
2. Continuity of care
3. Collaborative care
4. Partnership
* 1. Primary Care (Pelayanan
Primer)
Prinsip Asuhan Primer:
a. Asuhan berkesinambungan
b. Manajemen dan pelayanan
oleh komunitas
c. Bersifat umum, mudah diakses, dan adil
d. Bekerjasama dengan masyarakat lokal
Pelayanan Kebidanan di Indonesia

1. Klinik pratama
2. Puskeskmas
3. Polindes
4. PMB (Praktik Mandiri Bidan)
*2. Continuity of
care
Continuity of Midwifery Care :
Kehamilan

Persalinan
Postpartu
m (4-6
weeks) +
Family
Planning
* 3. Collaborative
Care
a. Interprofesional
b. Pelayanan rumah sakit
c. Pelayanan puskesmas
d. Polindes
* 4. Partnership dalam Praktik
Kebidanan
a. Bidan memberikan dukungan kepada Wanita
untuk membuat keputusan tentang asuhan
yang akan ia dapatkan
b. Semua hal yang berkaitan dengan asuhan
harus dengan persetujuan wanita
c. Partnership menunjukkan status profesional
bidan
d. Model partnership mengimplementasikan
filosofi kebidanan terhadap apa yang dikerjakan
oleh bidan
e. Partnership merupakan proses saling berbagi
antara bidan dan perempuan
f. Dalam partnership tercipta:
1) Kepercayaan
2) Kebersamaan dalam pengambilan keputusan
3) Berbagi tanggung jawab
4) Ada negosiasi
5) Saling mengerti
• Dilihat dari definisi bidan, praktik & asuhan
kebidanan serta tujuannya dan perubahan
pola pikir penerima asuhan maka telah
jelas dalam memberikan asuhan kebidanan,
bidan harus memegang prinsip kemitraan
dengan perempuan.
* Model Partnership Menurut
Guilliland dan Pairman
(1998)
*pada
Pelayanan kebidanan berpusat
Landasan Filosofi
perempuan

Pelayanan kebidanan memberikan


pelayanan berkesinambungan

Kebidanan merupakan profesi yang mandiri

Kehamilan dan kelahiran merupakan


proses yang normal
* Prinsip-Prinsip Asuhan model
Partnership:
Kesetaraan

Membagi ketertarikan bersama

Melibatkan keluarga

Membangun kepercayaan

Menggunakan waktu Sebaik-baiknya

Membagi kekuatan dan kontrol


* Hasil akhir yang ingin dicapai dari
model partnershi:

Emansipasi

Pengembanga
n pengetahuan
dalam
Pemberdayaa kebidanan Tantangan
n model klinis
pada
proses
kelahiran
*Terima
kasih...

Anda mungkin juga menyukai