100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
140 tayangan57 halaman

Manfaat dan Teknik Tapping Olahraga

Tapping digunakan dalam olahraga untuk menyangga bagian tubuh yang cedera dan mencegah pergeseran, dengan tujuan menurunkan nyeri dan mempercepat pemulihan. Terdapat dua jenis tapping yaitu non-elastis dan elastis (Kinesio Taping) yang ditemukan pada 1970-an, dan bermanfaat untuk stabilisasi otot serta mempercepat sirkulasi darah dan limfa. Aplikasi tapping meliputi otot, ligamen, koreksi posisi dan sist

Diunggah oleh

Syahriadin Syam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
140 tayangan57 halaman

Manfaat dan Teknik Tapping Olahraga

Tapping digunakan dalam olahraga untuk menyangga bagian tubuh yang cedera dan mencegah pergeseran, dengan tujuan menurunkan nyeri dan mempercepat pemulihan. Terdapat dua jenis tapping yaitu non-elastis dan elastis (Kinesio Taping) yang ditemukan pada 1970-an, dan bermanfaat untuk stabilisasi otot serta mempercepat sirkulasi darah dan limfa. Aplikasi tapping meliputi otot, ligamen, koreksi posisi dan sist

Diunggah oleh

Syahriadin Syam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TAPPING IN SPORT

KELOMPOK 3
(Taping)

Membalut adalah tindakan medis untuk menyangga


atau menahan bagian tubuh tertentu agar tidak
bergeser atau berubah dari posisi yang dikehendaki.

• Bertujuan untuk menurunkan nyeri dan pemulihan


cedera

• Biasanya digunakan untuk membantu recovery dari


overuse dan cedera lainnya
Elastic Therapeutic Taping (ETT) atau Kinesio Taping
ditemukan pertama kali pada 1970-an oleh Dr. Kenzo Kase,
pada awal kemunculannya Kinesio Taping sering digunakan
untuk terapi akupuntur. Seiring perkembangan zaman, plester
itu mulai digunakan di bidang olahraga. Plester ini terbuat dari
bahan khusus yang sangat elastis seperti katun dan acrylic
adhesive [Link] taping ini juga sangat fleksibel dan dapat
dikenakan pada sebagian besar bagian dari tubuh yang
memungkinkan kita untuk melakukan gerakan penuh.  
Dr. Kaze terus menyempurnakan kinesio tape sebagai alat
perekat elastis yang juga memiliki kemampuan sirkulasi udara
yang baik saat digunakan. Alat yang sudah disempurnakan ini
akhirnya pertama kali dikenal masyarakat dunia ketika mulai
digunakan pada Olimpiade Seoul 1988. Sejak itulah, kinesio
tape makin populer untuk digunakan
Menurut John Brewer, kepala
olahraga University of Bedfordshire di
Inggris, kinesio tape hanya memiliki
efek placebo. Para atlet yang
memakainya merasa lebih baik karena
percaya bahwa kinesio tape
membuatnya lebih baik. Manfaat
kinesio masih belum dapat dipastikan
oleh dunia medis. Meski begitu, tidak
ditemukan risiko dalam
penggunaannya.
Bagaimana Prinsip Kerja Kinesio Tape?

Umumnya seseorang
yang mengalami cedera otot,
akan membatasi gerak karena
nyeri dan untuk mencegah
cedera lebih lanjut.
Pembatasan gerak justru akan
menghambat sirkulasi aliran
darah, aliran limfatik dan akan
memperlambat proses
penyembuhan alami tubuh.

Pemakaian Tapping pada otot yang cedera akan menstabilkan dan


menopang struktur jaringan lunak tubuh (otot, tendon, ligamen) dan
sendi yang mengalami cedera/nyeri, agar tetap dapat digerakkan
secara aktif, tanpa nyeri sehingga aliran darah dan limfatik tetap
lancar sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan alami
dengan baik.
Ketika kita bergerak, Kinesiotape, kulit dan jaringan ikat
(fascia) di otot atau tendon juga bergerak. Hal ini akan
menarik jaringan-jaringan tsb sedikit menjauh dari otot dan
menciptakan ruang untuk cairan limfatik mengalir di sekitar
dan memungkinkan aliran sel-sel inflamasi dari tempat yang
jauh dari luka dapat mengalir secara cepat sehingga
mengurangi pembengkakan dan membersihkan jaringan
yang meradang.
Dengan prinsip yang sama, perlekatan plester di kulit daerah otot
yang cedera akan mengangkat kulit dan memberikan tekanan negatif
pada kulit dibawah plester, sehingga aliran saluran limfatik menjadi
lancar.
Indikasi Terapi Kinesio Tape
Kinesio tape sangat aman digunakan untuk semua usia dan
digunakan untuk Berbagai masalah muskuloskeletal (tulang, otot,
sendi) yang disertai peradangan
Prosedur taping
Taping yg tidak tepat,tindakan pencegahan yg tdk
adekuat dan tehnik taping yg buruk dapat menyebabkan
cedera lebih lanjut atau reaksi kulit yg signifikan.

[Link] penggunaan perban,pastikan kulit


dalam keadaan bersih & kering.
[Link]membuat kulit peka thd perban,
dan ketika hal ts diperlukan,pencukuran sebaiknya
dilakukan pada hari sebelum taping.
3. apabila dipasang dengan benar ,taping bisa
dipakai selama3-5 hari
Non elastic tape

TAPING
Elastic tape
Non-Elastic Tape

Non elastic tape terbuat


dari katun atau polyeter
dengan zinc oxide sebagai
perekat. Beberapa tipe
tape didesain untuk
langsung merekat ke kulit.
Elastic Tape

Terbuat dari bahan khusus yang sangat


elastis seperti katun dan acrylic adhesive
back. Elastic tape atau K-taping dalam
pengaplikasiannya mengikuti garis otot atau
saraf dan dapat diaplikasikan pada berbagai
bagian tubuh.
Cara Penggunaan Non-elastic Tape
Bentuk dan fungsi Taping
“I”Strip
Satu strip panjang tape langsung diatas area luka atau nyeri.

Base diaplikasikan dengan tidak adanya tension dan strectch


dari otot

Digunakandiotot yanglinear,setelah dan pada saat akutinjury.

“X”Strip
Potong model “I”Strip lalu potong di kedua ujung
nya sehingga membentuk X.

Jenis ini digunakan untuk otot yang melewati dua


sendi.

Penguluran ditambahkan di bagian tengah 1/3 dari


X strip ditempatkan diatas muscle belly dan
bagian ekor diletakkan tanpa ada tension.

Digunakan untuk otot besar ataudua otot.


“Y”Strip
Potong model “I”Strip lalu potong di bagian tengah sekitar ¾
dari bawah.

Base dilakukan tanpa ada tension sambil otot [Link]


dilakukan melaluisetiapujung bawah danujungnya tanpaada
tension.

Biasa digunakan untuk melindungi sendi atau muscle belly.

“Fan”Cut
Digunakan untuk meningkatkan sirkulasi.

Jangkar tanpaada tensiondan digunakan untuk mengulur otot.

Untuk mengaplikasikan dariProksimal ke Distal.


“Web”Cut
Biasa digunakan untukmeningkatkan sirkulasi dan
menurunkan bengkak.

Potong bagian tengah dari tape menjadi4 strip.

“Button Hole”Cut
Digunakan ditangan dan dikaki.

Lipat “I”Strip menjadi 2inci dariakhir dan potong2 kotak yang


ppada akhirnya membentuk diamond.

Masukkan jari tangan/jari kaki danlakukan tanpaada tension.


Pengaplikasian Tapping

Pada dasarnya terdapat 4 pengapliasian Tapping


diantaranya :

[Link] Application
[Link] Application
[Link] Application
[Link] Application
A. Muscle Application
Digunakan untuk mengurangi atau
meningkatkan tonus otot (hypertonus, hypotonus),
dalam kasus cidera otot-otot, dan dapat
menormalisasi tonus otot istirahat, mengurangi
nyeri, dan mengembalikan kelenturan otot secara
cepat
Pengapliasian pada otot dilakukan dengan cara
menempelkan dengan tarikan 10%, karena sudah
terjadi tarikan 10% pada saat tapping masih dalam
keadaan tergulung,
Pasien diposisikan dalam keadaan otot yang ter
strech, dan tape diaplikasikan dengan 10% tarikan
ke daerah tubuh yang mau ditempelkan
Cara Pengaplikasian
a. Ukur Panjang
tape sesuai
dengan panjang
otot yang dalam
keadaan tertarik
B. Tempelkan “Base” tanpa adanya
tegangan otot
C. Lakukan pemasangan dengan otot
dalam keadaan terulur
D. Hasil Dari pengaplikasian
B. Ligament Application
Digunakan untuk cidera dan
overloading pada ligament dan tendon,
teknik yang sama dapat digunakan untuk
menangani trigger point, pain point,
bahkan pada segmen spinal
Dengan Tapping ini dapat melegakan
gejala, mengurangi nyeri, meningkatkan
kelenturan, serta mempercepat proses
penyembuhan, dan mempercepat fase
rehabilitasi
Pengapliasian pada ligament
dilakukan dengan maksimum full
stretch, dan di akhir pemasangan
tetap dalam tarikan 0%, untuk
memperpanjang masa pemakaian
tapping
Untuk penggunaan pada ligament,
dilakukan dengan keadaan ligamen
dalam keadaan tegang, sedangkan
pada tendon dilakukan dalam
keadaan tendon terulur, dan dalam
penanganan pain point dilakukan
dalam keadaan otot terulur
Pengapliasian pada ligament, sebagai
contoh pada ligament collateral pada
knee, dilakukan dengan penempelan en
bloc (serentak)

a. Ukur Tape b. tempelkan tape dengan serentak


dengan maksimum tension c. tempelkan “base”
tape dengan sendi ter ulur maksimal
Pengaplikasian ligament untuk
tendon

a. Ukur tape dalam keadaan terulur


b. Pasang base dalam posisi istirahat
c. Tempel tape dalam posisi
terulur
d. Aplikasi pada tendon
Space Tape

a. Tempelkan strip pertama


b. Tempelkan tape ke dua 90 drajat
C. Tempelkan Strip ke tiga dan empat masing masing 45 drajat
D. Hasil akhir
C. Corrective Application

Dibagi menjadi koreksi fungsional dan


koreksi fascia
Koreksi fungsional digunakan untuk
mengatasi perubahan posisi, seperti
contoh adanya perubahan posisi pada
patella, sehingga terjadi pergeseran
tulang
Koreksi fascia digunakan untuk
mengatasi terjadinya adhesi pada
muscle fibers dan melenturkan fascia
sehingga mengurangi nyeri
Koreksi Fungsional

a. Pasang base strip pertama, dan tempelkan ekor pertama


b. Pasang strip kedua dengan lutut lebih di tekuk (naikkan)
c. Tape 2, tempel strip pertama dalam posisi lutut ditekuk
[Link] Complete corrective patella pada posisi
istirahat
Koreksi Fascia

a. Ukur tape pada sudut yang tepat searah


dengan arah otot
b. Tarik ekor tape secara ritmis
c. Tempelkan ekor yang terulur, dan ujungnya di biarkan belum
tertempel
d. Pemasangan corrective fascia menggunakan Y-types
Lymphatic Application

Digunakan untuk kasus terjadinya


sistem drainase lympatik.
Pengaplikasian ini dilakukan dengan
cara mengangkat kulit, sehingga ruang
antara kulit dan jaringan subkutan
meningkat. Sehingga menstimulasi
lymphatic collectors untuk
mengembalikan fungsinya.
Jaringan utuh nodus limfa

a. Tempel base pada daerah axilla, lepas semua


pelindung base dan tempelkan secepatnya.
B-c posisikan sendi dalam keadaan siap untuk di ulur, jangkar dengan
menyesuaikan perpindahan kulit, sobek kertas pelindung, dan
pasangkan dengan tarikan 25% di bagian dalam dari lengan atas

D. Pemasangan complete pada lengan dalam


Menghilangkan sebagian atau
seluruh nodus limfa

a. Tempel bagian dasar pada ujung dan bawah clavicula. Lepas


pelindung secara bertahap, lengan agak diabduksikan
B – c selesaikan dasar dengan memperhatikan perindahan
kulit, pasangkan strps tapes dengan tarikan 0% ke arah
radial mengelilingi ekstrimitas. Hati hati menggerus
strips nya
d. Pemasangan selesai
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai