0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
99 tayangan11 halaman

Pengantar Asesmen Psikologi dan Metode

Asesmen psikologi adalah proses menilai kondisi psikis seseorang melalui tes, wawancara, dan observasi untuk memahami perbedaan antarindividu. Prosesnya meliputi menentukan tujuan asesmen, memilih prosedur yang tepat, melaksanakan dan menginterpretasikan hasil tes dan temuan, lalu menyimpulkan hasil akhir.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
99 tayangan11 halaman

Pengantar Asesmen Psikologi dan Metode

Asesmen psikologi adalah proses menilai kondisi psikis seseorang melalui tes, wawancara, dan observasi untuk memahami perbedaan antarindividu. Prosesnya meliputi menentukan tujuan asesmen, memilih prosedur yang tepat, melaksanakan dan menginterpretasikan hasil tes dan temuan, lalu menyimpulkan hasil akhir.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Asesmen Psikologi:

Pengertian dan jenis2nya


Psikodiagnostik ?

• Psiko = jiwa, diagnostik = pengukuran


• Ialah : memberikan kesimpulan tentang keadaan psikis melalui pengukuran
berdasarkan gejalagejala yang nampak.
• Merupakan kekhasan dari profesi psikologi
• Tujuan Psikodiagnostik: memahami perbedaan perbedaan antar-individu.
• Antar individu = mis. membandingkan dengan anak normal, penggunaan
norma, dll
Asessment

• Sekarang ini digunakan istilah assessment yang maknanya adalah


menilai/menaksir = sepadan dengan diagnostik.
• Istilah asesmen sifatnya lebih menyeluruh dan luas dibandingkan diagnostik.
• Karena tidak hanya dikaitkan dengan penggunaan tes tapi juga metode lain,
yaitu wawancara dan observasi.
• Konstruk yang biasanya dikaji atau dinilai dalam asesmen adalah inteligensi,
bakat, atau sifat
Hubungan Asesmen& Pemberian tes

• Pemberian tes = asesmen?


• Menurut Shea (Markam, 2005), pemberian tes adalah salah satu kegiatan
dalam proses asesmen
• Jadi, dalam asesmen menggunakan : alat tes, wawancara, dan observasi
Proses Asesmen

1. Referal question (tujuan dilakukan asesmen)


2. Memilih prosedur pemeriksaan yg tepat (termasuk keputusan apakah ada
wawancara dan observasi)
3. Melaksanakan dan memberi skor pada tes
4. Menginterpretasi tes dan hasil wawancara/observasi
5. Mensintesis keseluruhan hasil tes dan temuan lain
6. Mengkomunikasikan hasil tes kepada pihak yang tepat.
Observasi dan Wawancara dalam asesmen
psikologi

• Gejala yang ingin dilihat, dapat diukur melalui pemberian tes, tapi yang tidak
terukur : observasi dan wawancara
• Observasi dan wawancara = data sendiri melalui interpretasi pemeriksa =
menghasilkan deskripsi atau diagnosis mengenai subyek yang diperiksa.
WAWANCARA

• Ialah : metode tanya jawab untuk memperoleh informasi, yang dapat dilakukan dalam
berbagai setting untuk keperluan umum atau khusus. • Wawancara dapat dibagi menjadi
bagaimana cara pelaksanaannya :
1. Langsung = face to face
2. Non direktif = mis. mel telp
• Dalam bidang klinis, wawancara sering disebut sebagai anamnesa
• Dalam anamnesa ini = yang digali adl pengalaman masa lalu, motivasi yang tidak
disadari hal ini berarti pertemuan dpt dilakukan berkali-kali
OBSERVASI

• Metode lain untuk asesmen.


• Ada lembar observasi yang memuat skala tingkah laku yang diobservasi
• Jenis observasi:
1. Natural = untuk mendapatkan hal-hal yang natural di lapangan
2. Makro = bila seluruh tingkah laku menjadi objek observasi
3. Mikro = apabila tingkah laku dipecah ke dalam detil.
KONTEKS ASESMEN PSIKOLOGIS
1. Konteks pendidikan
Biasanya dilakukan di sekolah atau lembaga pendidikan lain Pertanyaan yang
akan dijawab adalah bagaimana hasil belajar seseorang, jurusan yang sesuai apa,
Bakat Tes yang digunakan = tes IQ, tes bakat, tes minat, tes kreativitas, tes hasil
belajar Dilengkapi dengan inventori kepribadian, interview, observasi siswa
2. Konteks pekerjaan
Ingin menjawab apakah seseorang cocok untuk jenis pekerjaan yang tersedia
dalam suatu instansi atau organisasi, seleksi pegawai, seleksi jenjang pekerjaan
Tes yang digunakan : multiple aptitude, tes bakat khusus, tes2 situasional, job
analysis, job description
3. Konteks psikologi klinis atau konseling
Berfokus pada kajian intensif atas satu atau beberapa individu menggunakan
berbagai sumber, yakni observasi, tes, wawancara, riwayat hidup
Psikologi klinis melakukan asesmen untuk keperluan diagnosis, prognosis, dan
keputusan terapeutik dalam kesehatan mental
Psikologi konseling = untuk bimbingan vokasional
Tes yang sering digunakan

• Skala Wechsler, Multiple Aptitude Batteries, DAT, kuesioner, tes


kepribadian, dll.
• Metode klinis diasosiasikan dengan pendekatan kualitatif
• Setelah pengukuran selesai, psikolog membuat gambaran lengkap atau
diagnosis mengenai struktur psikis seseorang = seperti bakat, sifat, atau
kemampuan.

Anda mungkin juga menyukai