Komputasi Awan
(Cloud Computing)
Muh Fadli Fauzi Sahlan [Link]., [Link]
Pergeseran media penyimpan
Kecenderungan Komputer
• Ketersambungan / Interconnectivity
• Kemampuan sharing / berbagi
• Non stop operation / 24/7/365
• Mengecil tapi menyebar
Jadi...komputer generasi selanjutnya..
Seperti apa?
Mengenal “Cloud Computing”
• Definisi
• Cloud computing = komputasi awan
• Cara / pelayanan baru sewa menyewa sumber daya komputer memanfaatkan internet
• Komputer pengguna menjadi lebih kecil dan efisien
Prof Stevan Greve Phd:
• "Internet bisa dianggap awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya
saling tersambung. Dari situlah berasal istilah 'cloud'. Jadi semuanya
disambungkan ke 'cloud' itu.“
Dampak di perusahaan
• Perusahaan tak perlu lagi memiliki / mendirikan infrastruktur karena sudah ada
perusahaan lain yang menyediakan “penampung” di cloud alias Internet.
• Perusahaan tak perlu lagi mengalokasikan anggaran untuk pembelian dan
perawatan infrastruktur (hardware dan software).
• Perusahaan pun tak perlu merekrut tenaga pakar dan tenaga pengontrol
infrastruktur.
Konsep dalam cloud computing
• Infrastructure as a Service (IaaS) : penggunaan / penyewaan jaringan untuk
akses Internet, layanan Disaster Recovery Center, dsb.
• Platform as a Service (PaaS) : penggunaan / penyewaan operating system dan
infrastruktur pendukungnya. Seperti : [Link] , Layanan vendor server, dll.
• Software as a Service (SaaS) : berada satu tingkat diatas PaaS dan IaaS, yang
ditawarkan adalah software atau suatu aplikasi bisnis tertentu. Contoh :
[Link], [Link], Google Apps, dsb.
Karakteristik Cloud Computing (1)
1. Grid Computing : metode komputasi dimana sebuah komputer raksasa
virtual yang terdiri dari beberapa komputer melakukan sejumlah besar
kegiatan sekaligus, yang secara bersama-sama melakukan semua bagian
tugas komputasi.
2. Utility Computing : konsep komputasi dimana pengguna cukup membayar
apa yang ia pakai.
Karakteristik Cloud Computing (2)
3. Autonomic Computing : konsep dimana komputer beserta sistem infrastruktur
komputasinya memiliki kemampuan self-management (kemampuan memperbaiki dirinya
sendiri).
o Contoh : jika harddisk server mendekati utilisasi 90% maka server tersebut akan mengaktivasi harddisk
cadangan.
Komponen Cloud Computing(1)
• Cloud Clients : seperangkat komputer / software yang didesain
secara khusus untuk penggunaan layanan berbasis cloud computing.
– Mobile – Windows Mobile, Symbian, dll.
– Thin Client – Windows Terminal Service, CherryPal, dll.
– Thick Client – Internet Explorer, FireFox, Chrome, dll.
• Cloud Services : produk/layanan/solusi yg dipakai dan disampaikan
secara real-time melalui media Internet.
– Identitas – OpenID, OAuth, dll
– Integration – Amazon Simple Queue Service.
– Payments – PayPal, Google Checkout.
– Mapping – Google Maps, Yahoo! Maps.
Komponen Cloud Computing(2)
• Cloud Applications memanfaatkan cloud computing dalam hal arsitektur software.
Sehingga user tidak perlu menginstal dan menjalankan aplikasi di komputernya.
Contoh
• Peer-to-peer – BitTorrent, SETI, dll.
• Web Application – Facebook.
• SaaS – Google Apps, [Link], dll.
Komponen Cloud Computing(3)
• Cloud Platform : layanan berupa platform hardware dan software2
infrasktruktur. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan
layanan PaaS sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya. Misalnya :
– Web Application Frameworks – Python Django, Rubyon Rails, .NET
– Web Hosting
– Propietary – [Link]
Komponen Cloud Computing(4)
• Cloud Storage proses penyimpanan data sebagai sebuah layanan.
Misal :
• Database – Google Big Table, Amazon SimpleDB.
• Network Attached Storage – Nirvanix CloudNAS, MobileMe
iDisk.
• Cloud Infrastructure infrastruktur komputasi sebagai sebuah
layanan. Contohnya
• Grid Computing – Sun Grid.
• Full Virtualization – GoGrid, Skytap.
• Compute – Amazon Elastic Compute Cloud.
Keuntungan Cloud Computing
• Cloud computing membantu konsumen menggunakan aplikasi komputer
– Tanpa perlu software tambahan atau server
– Tanpa melakukan instalasi.
– Hanya perlu koneksi internet
• Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih
– Memusatkan penyimpanan
– Memusatkan memory
– Memusatkan pemrosesan
– Memusatkan bandwith
– Green Energy
Beberapa kendala Cloud Computing
• Service level
• Terbatasnya bandwidth (terutama di Indonesia) mungkin akan menyulitkan Cloud Provider membuat
service level agreement.
• Privacy
• Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di
baca oleh Cloud Provider (dapat terjadi tanpa sepengetahuan pemilik).
• Data ownership
• Ketika data disimpan di cloud, apakah data itu masih menjadi milik anda?
• Bagaimana jika Cloud Provider merubah terms of use aggrement nya ?
Penggunaan Cloud Computing(1)
• VBLOCK INFRASTRUCTURE PACKAGES
• Paket infrastruktur yang menggabungkan teknologi virtualisasi, jaringan, komputasi,
storage, keamanan, dan pengelolaan terbaik.
• Seluruh teknologi terintegrasi, teruji, dan tervalidasi, serta siap diimplementasikan.
• Tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi yang mendukung 300 sampai 6.000 mesin virtual
untuk beragam skenario kebutuhan
• Saat ini telah disediakan oleh : Cisco, EMC, dan VMware.
Penggunaan Cloud Computing(2)
• IBM VMCONTROL
• Produk yang dikombinasikan dengan perangkat lunak IBM Tivoli.
• Respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan bisnis.
• Penggunaan sumber daya secara lebih efisien.
• Perusahaan dapat memonitor, mempertahankan, dan menyesuaikan tingkat layanan menurut beban
kerja komputasi yang ditangani oleh himpunan sumber daya teknologi informasi.
• Memungkinkan sistem yang lebih pintar, punya kemampuan memindahkan beban kerja dan melakukan
penyesuaian.
Penggunaan Cloud Computing(3)
• WINDOWS AZURE
• Sistem operasi yang memanfaatkan konsep cloud computing alias berkomputer dengan
memanfaatkan internet.
• Aplikasi akan dijalankan pada data center Microsoft dan bukan pada server sebuah
perusahaan.
• Pengguna bisa memanfaatkan aplikasi itu asalkan terhubung ke internet.
• Azure akan menempatkan Microsoft bersaing secara langsung dengan penyedia jasa serupa,
seperti Amazon, [Link] dan Rackspace.
Penggunaan Cloud Computing : Windows Azure
Google cloud
Vmware cloud
Cloud Computing di Indonesia
• Pasar masih kecil (diprediksi ~Rp 2,1 T)
• 40% layanan SaaS (Software as a Service)
• 70% pasar dikuasai PT. Telkom