Aplikasi Persamaan
Diferensial Biasa
Dosen Pengampu: Dr.
Mujahidawati, [Link]
Member 1
Member of Group
Nurul
Ira
Annisya Diah Arum Rachmawati
Syachila
Nasya
Adilah Putri Alfiyani Zulfan Hakim
Pokok Pembahasan
Pokok Pembahasan
Persamaan Diferensial Biasa
(PDB)
Aplikasi PDB Pada Bidang
Teknik Fisika
Aplikasi PDB Pada Teknik
Kimia Untuk Pemodelan
Reaksi Kimia
Aplikasi PDB Pada Ilmu
Biologi Untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Persamaan Diferensial Biasa
Persamaan differensial adalah persamaan
matematika dalam suatu fungsi satu
variabel atau lebih yang menghubungkan
nilai fungsi itu sendiri dan turunannya
Membe dalan berbagai orde. (Trench, 2013).
r1 Dengan kata lain, persamaan differensial
memuat satu atau lebih suku yang
melibatkan turunan dari satu variabel
yaitu variabel terikat, misalnya y
terhadap variabel-variabel lain yakni
Persamaan Diferensial Biasa
Menurut Mahmudah dan Rifai (2021),
persamaan differensial biasa adalah
Membe persamaan differensial yang hanya
r1 mempunyai satu variabel bebas. Jika y(x)
adalah suatu fungsi dari satu variabel,
maka x dinamakan variabel bebas dan y
dinamakan variabel tak bebas.
Persamaan Diferensial Biasa
Jadi dapat disimpulkan bahwa persamaan
differensial biasa (PDB) adalah
persamaan differensial yang melibatkan
fungsi dari satu variabel dan beberapa
Membe
turunannya dimana persamaan tersebut
r1
memuat masing-masing satu variabel
terikat dan bebas.
Bentuk persamaan differensial biasa
adalah
Aplikasi PDB Pada Bidang Teknik Fisika
Persamaan diferensial
Merupakan model
matematika untuk fenomena
Member 5 alam yang luas
Pertumbuhan Populasi
Misalkan suatu populasi bertambah sebesar
Δ𝑦=𝑘 𝑦 Δ𝑡. Dengan y = y(t) menyatakan jumlah
populasi pada saat t dan k konstanta. Jadi
Integral kedua ruas diperoleh
Member 5
Pertumbuhan Populasi
Misalkan diketahui jumlah populasi awal
maka sehingga
Contoh :
Pada bulan Maret 1987, populasi dunia telah
mencapai 5 milyar dan terus bertambah dengan
rata-rata 380 ribu orang per hari. Dengan
Member 5 mengasumsikan tingkat kelahiran dan
kematian konstan, kapan populasi dunia akan
mencapai 10 milyar?
Pertumbuhan Populasi
Member 5
Pertumbuhan Populasi
Member 5
Peluruhan Radioaktif
Tidak segala sesuatu tumbuh, beberapa
berkurang menurut waktu. Khususya zat-zat
radioaktif mengalami peluruhan dan
berlangsung pada laju yang sebanding dengan
banyaknya zat yang ada sehingga laju
perubahannya juga memenuhi persamaan
diferensial.
Member 4
Tetapi sekarang k negatif.
Peluruhan Radioaktif
Perhatikan sebuah sampel materi yang
mengandung N(t) atom dari suatu isotop
radioaktif tertentu pada waktu t. Model untuk
N(t) tersebut diperoleh dengan mengganti y
pada persamaan (1) dengan N, dan k > 0,
sehingga persamaannya menjadi
Diintegralkan terhadap t
Member 4
Dimana 𝐶 merupakan konstanta sebarang.
Peluruhan Radioaktif
Misalkan pada saat 𝑡 = 0, 𝑁0 adalah banyak
atom awal atau mula-mula zat radio aktif,
maka 𝐶 = 𝑁0. Jika disubtitusikan pada hasil
pengintegraian diperoleh:
Member 4
Peluruhan Radioaktif
Dari persamaan menjadi
maka diperoleh
Keterangan:
N = Jumlah zat yang ada pada waktu t
K = Konstanta
Member 4
Contoh:
Sebuah zat radioaktif tertentu
diketahui mengalami peluruhan
dengan laju yang professional
terhadap jumlah yang diketahui. Bila
pada mula-mula terdapat 50 ml gram
zat dan sesudah 2 jam diamati bahwa
Member zat tersebut telah kehilangan 10%
masa awalnya.
1 a. Carilah ekspresi matematisnya
b. Masa zat tersebut setelah 4 jam
Member
1
Member
1
Member
1
Pendinginan dan Pemanasan
Hukum Newton mengatakan bahwa laju
sebuah benda mendingin atau memanas
berbanding lurus dengan selisih suhu
diantara benda tersebut dengan medium
Membe sekelilingnya. Secara spesifik, misalkan
r1 sebuah benda dengan suhu awal 𝑇0
diletakkan diruangan yang suhunya
adalah 𝑇1. Jika T(t) menyatakan suhu
benda pada waktu t, maka Hukum
Newton tentang Pendinginan
menyatakan bahwa:
Pendinginan dan Pemanasan
Contoh:
Seekor ayam seberat 2,5 kg yang pada
awalnya bersuhu 50℉, dimasukkan ke
Membe dalam oven yang bersuhu 375℉ pada
r1 jam 5 P.M. Setelah 75 menit, suhu ayam
menjadi 125℉. Kapan suhu ayam akan
menjadi 150℉ (medium rare)?
Pendinginan dan Pemanasan
Membe
r1
Pendinginan dan Pemanasan
Membe
r1
Hukum Torricelli
Menurut hukum Torricelli, laju perubahan
volume air V dalam tangki yang airnya
mengalir keluar adalah sebanding dengan
akar kuadrat kedalaman air y dalam tangki,
yaitu
Member dengan k suatu konstanta. Jika tangkinya
terbentuk silinder dengan luas penampang
1 A, maka V=Ay, dan dV/dt = A (dy/dt),
sehingga
Hukum Torricelli
Misalkan sebuah tangki air mempunyai
lubang di dasarnya dengan luas penampang
a, sehingga air mengalir keluar dari lubang
tersebut. Nyatakan y(t) sebagai tinggi
(kedalaman) air dalam tangki pada saat t
dan V(t) adalah volume air dalam tangki.
Dalam kondisi yang ideal, kecepatan air
Member keluar melalui lubang
1 (𝑣 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑐𝑎 upsilon). Dengan
memperhitungkan kendala (constriction) jet
Hukum Torricelli
Agar lebih sederhana, diambil c = 1 untuk
pembahasan berikut. Akibatnya, persamaan
(1) menjadi
yang merupakan hukum Torricelli untuk
pengkosongan tangki.
Member Jika 𝐴(𝑦) menyatakan luas penampang tangki
pada ketinggian 𝑦, maka volume yang
1 diperoleh dari penampang adalah
Hukum Torricelli
Sehingga dari teorema kalkulus dasar
diperoleh
Dari persamaan (3) dan (5) diperoleh
Member
1 yang merupakan bentuk alternatif dari hukum
Torricelli.
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
Selama terjadinya suatu reaksi kimia
dalam satu reaktor dengan volume
konstan, spesi A diubah menjadi spesi B
yang sebanding dengan kuadrat dari
konsentrasi spesi A (reaksi orde 2). Pada
saat awal, digunakan 60 mol spesi A, dan
setelah 1 jam terjadinya reaksi kimia,
ternyata terdapat 10 mol spesi A yang
Member
tersisa atau tidak terkonversi menjadi spesi 1
B. Berapakah jumlah tersisa dari spesi A
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
Pembahasan:
Dimisalkan y adalah jumlah mol spesi A yang
belum terkonversi pada setiap saat t . Dari
asumsi yang diberikan tentang laju konversi
seperti pernyataan di atas, maka saudara dapat
menulis persamaan diferensial yang terbentuk
sebagai berikut.
Member
1
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
Dari persamaan diferensial yang
menggambarkan (model) perubahan spesi A
dalam reaksi kimia seperti di atas, dapat
disusun ulang (penulisan persamaan
matematisnya) dengan menggunakan teknik
pemisahan variabel menjadi:
Member
Jika kita integralkan kedua suku di atas 1
sebagai berikut :
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
Jika kita lakukan penyusunan ulang dari
persamaan di atas, maka hasilnya adalah
jawab umum dari PD di atas, yaitu sebagai
berikut:
Harga-harga konstanta c dan k seperti di atas
dapat dicari dengan menggunakan data
kondisi awal. Yaitu, bahwa pada saat t=0 Member
diketahui bahwa y=60 , yang berarti bahwa
𝑐=−160. Selanjutnya, dengan cara yang sama, 1
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
yang berarti bahwa 𝑘=-. Sehingga, dapat
diperoleh jawab khusus dari PD di atas
sebagai berikut:
Substitusikan untuk k dan c
Member
1
Aplikasi PDB pada Teknik Kimia untuk Pemodelan Reaksi Kimia
Dengan menggunakan model seperti di atas,
maka saudara dapat menentukan jumlah dari
spesi A yang tidak terkonversi (menjadi B)
setelah reaksi berlangsung selama 2 jam,
yaitu:
Terjadinya reaksi konversi kimia sangatlah
Aplikasi PDB pada Ilmu Biologi untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Jika y fungsi bernilai positif dalam t, dan k suatu
konstanta persamaan differensial …(1)
menyatakan bahwa laju perubahan y sebanding
dengan besarnya y pada sebarang waktu t.
Persamaan (1) adalah persamaan differensial
terpisahkan dan dapat ditulis:
Member 4
Aplikasi PDB pada Ilmu Biologi untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Contoh:
Jumlah bakteri dalam suatu kultur adalah 10.000,
setelah dua jam menjadi 40.000 di bawah
persyaratan perkembanganyang ideal, menjadi
berapa jumlah bakteri setelah lima jam?
Member 4
Aplikasi PDB pada Ilmu Biologi untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Pada saat awal t = 0, jumlah bakteri 10.000 (y =
10.000) sehingga dengan memasukkan nilai
tersebut ke persamaan (2) :
Memasukkan C ke persaman (2), menjadi :
Member 4
Aplikasi PDB pada Ilmu Biologi untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Member 4
Aplikasi PDB pada Ilmu Biologi untuk Menghitung
Jumlah Bakteri
Member 4
Terima
Kasih Member 1