0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan16 halaman

Model Program Linear untuk Maksimalisasi Laba

Program linear digunakan untuk menyelesaikan masalah maksimisasi laba toko roti dengan membatasi sumber daya bahan baku. Variabel keputusan adalah jumlah resep roti jenis pertama dan kedua, tujuan fungsi laba maksimum, dan batasan sumber daya bahan baku serta kapasitas produksi.

Diunggah oleh

Tritan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan16 halaman

Model Program Linear untuk Maksimalisasi Laba

Program linear digunakan untuk menyelesaikan masalah maksimisasi laba toko roti dengan membatasi sumber daya bahan baku. Variabel keputusan adalah jumlah resep roti jenis pertama dan kedua, tujuan fungsi laba maksimum, dan batasan sumber daya bahan baku serta kapasitas produksi.

Diunggah oleh

Tritan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Program Linear

Maksimisasi & Minimisasi


 Seorang manajer sering dihadapkan
dalam proses pengambilan keputusan Maksimalkan laba
untuk mencapai tujuan perusahan
dengan batasan lingkungan operasi.
Minimalkan biaya

Batasan

Sumber daya:
Pedoman:
 Waktu
 Tenaga kerja
 Resep
 Energi
 Spesifikasi
 Bahan baku
teknik
 Uang

 Saat manajer berusaha untuk menyelesaikan


masalah untuk mencapai tujuan yang dibatasi
oleh batasan tertentu, teknik manajemen
sains berupa program linear sering digunakan
Pendekatan manajemen sains untuk menyelesaikan masalah

Observasi

Teknik Sains Definisi masalah


Manajemen

Umpan balik Konstruksi model

Penyelesaian model

Pelaksanaan
Formulasi model

Variabel
keputusan
maksimalkan
Komponen
Model Fungsi tujuan
minimalkan

Batasan Model
Model maksimisasi
Contoh Soal Maksimisasi

Seorang pengusaha konveksi rumahan memiliki modal Rp.


1.250.000 yang akan digunakan untuk membeli 2 jenis kaos polos
untuk dibordir. Harga kaos polos lengan panjang Rp. 25.000 dan
kaos lengan pendek Rp.20.000. Pengusaha tersebut memiliki
beberapa karyawan untuk membordir dengan jam kerja 70 jam
per minggu. Kaos lengan panjang membutuhkan waktu 2 jam
untuk membordir dan finishing. Kaos lengan pendek
membutuhkan waktu 1 jam dari membordir sampai finishing.
Kaos lengan panjang yang telah dibordir dapat dijual dengan laba
Rp.20.000 per item dan lengan pendek Rp.15.000 per item.
Berapa kaos lengan panjang dan lengan pendek polos yang haus
dibeli agar keuntungan pengusaha maksimal? berapa keuntungan
optimal yang bisa didapat? adakah sumber daya yang tersisa?
Tabel informasi soal

Tenaga kerja Modal Laba


Produk
Jam/unit Rp/unit Rp /unit
Kaos lengan panjang 2 25.000 20.000
Kaos lengan pendek 1 20.000 15.000
Persediaan 70 1.250.000
Variabel keputusan
• Keputusan yang dihadapai pemilik usaha dalam masalah ini adalah berapa
banyak kaos lengan panjang dan lengan pendek polos yang haus dibeli agar
keuntungan pengusaha.

• Jumlah yang dibeli untuk tiap jenis produk dapat diwakili oleh simbol
berikut:

• X1 = jumlah kaos lengan panjang yang akan dibeli

• X2 = jumlah kaos lengan pendek yang akan dibeli


Fungsi tujuan
Tujuan pengusaha  memaksimalkan laba
Laba perusahaan adalah jumlah dari laba setiap penjualan kaos lengan
panjang dan pendek
Jadi total laba, yang dilambangkan dengan Z, dapat dijelaskan secara
matematis 20000x1 + 15000x2
Tujuan perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:
Memaksimalkan Z = 20000x1 + 15000x2
Di mana
Z = total laba
20000x1 = laba dari kaos lengan panjang
15000x2 = laba dari kaos lengan pendek
Batasan model
• Terdapat keterbatasan persediaan sumber daya yang digunakan dalam
proses produksi.
Jam kerja tenaga kerja
Jumlah jam tenaga kerja untuk bordir kaos l. panjang  2x1
Jumlah jam tenaga kerja untuk bordir kaos l. pendek  1x2
Total jam tenaga kerja yang digunakan perusahaan untuk produksi
produk:
2x1 + 1x2
Akan tetapi jumlah jam tenaga kerja dibatasi sampai dengan 70 jam
sehingga batasan jam tenaga kerja menjadi:
2x1 + 1x2 ≤ 70
Pertidaksamaan “kurang dari sama dengan” (≤) digunakan karena 70
jam tenaga kerja adalah maksimal sumber daya yang dapat digunakan
bukan jumlah yang harus digunakan.
Batasan model
 Modal
Jumlah modal untuk membeli kaos polos lengan panjang  25.000x1
Jumlah modal untuk membeli kaos polos lengan pendek  20.000x2
Total modal yang digunakan pengusaha untuk membeli bahan baku (kaos
polos):
25.000x1 + 20.000x2
Akan tetapi jumlah modal yang dapat digunakan dibatasi sampai dengan
Rp. 1.250.000 sehingga batasan bahan baku menjadi:
25.000x1 + 20.000x2 ≤ 1.250.000,
atau bisa diperkecil
25x1 + 20x2 ≤ 1250
Batasan non negatif
Jumlah kaos lengan panjang dan pendek yang akan dibeli
Jumlah kaos lengan panjang dan pendek yang akan dibeli bernilai nihil atau positif,
karena tidak mungkin mempunyai jumlah pembelian negatif
Batasan ini disebut batasan nonnegatif
x1 ≥ 0 x2 ≥ 0
atau bisa ditulis
x 1 , x2 ≥ 0
Model program linear
• Model program linear yang lengkap untuk masalah ini adalah:
• Memaksimalkan Z = 20000x1 + 15000x2
• Batasan 2x1 + x2 ≤ 70
25000x1 + 20000x2 ≤ 1250.000 atau 25x1 +20x2 ≤ 1250 x1, x2 ≥
0

Pemecahan model ini menghasikan nilai numerik untuk x1 dan x2 yang dapat
memaksimalkan laba, Z.

solusi:
1. Manual
2. Ms Excel
3. QM for Windows
VARIABEL PENGURANG (SLACK)
 Solusi muncul pada suatu titik ekstrim dimana garis-garis persamaan batasan
berpotongan satu sama lain, atau berpotongan dengan garis sumbu. Jadi, semua
batasan model harus dalam bentuk persamaan (=), bukan pertidaksamaan (≤ dan ≥)
 Variabel pengurang (slack) ditambahkan pada batasan ≤ untuk membuat persamaan
Jam kerja --> 2x1 + 1x2 ≤ 70  2x1 + 1x2 + s1 = 70

Modal --> 25x1 + 20x2 ≤ 1250  25x1 + 20x2 + s2= 1250


 Variabel slack mencerminkan sumber daya yang belum atau tidak terpakai
Misalnya, kita bisa mulai di titik origin, yaitu saat x1 =0 dan x2 = 0, atau saat produksi
belum dimulai
2x1 + x2 + s1 = 70  2(0)+ (0) + s1 = 70  s1 = 70 jam tenaga kerja

25x1 + 20x2 + s2= 3000 25(0) + 20(0) +s2 = 3000  s2 = 1250 rupiah
Soal 1
Sebuah toko roti ingin memproduksi 2 menu roti baru pada
hari itu. Roti jenis pertama membutuhkan 4 kg bahan baku A
dan 1 kg bahan baku B tiap resepnya. Sedangkan roti jenis
kedua membutuhkan 2 kg bahan baku A dan 3 kg bahan baku
B. Tersedia 30 kg bahan baku A dan 15 kg bahan baku B di
tempat penyimpanan. Harga jual roti jenis pertama per
resepnya Rp. 250.000 dan roti jenis kedua Rp. 300.000. Toko
tersebut ingin mendapatkan pendapatan maksimal dari
penjualan kedua jenis roti tersebut. Berapa banyak toko
tersebut harus membuat resep roti jenis pertama dan kedua?
adakah sumber daya yang tersisa?
Soal 2

Seorang pemilik toko online ingin memperbanyak stok barang


dagangannya dengan modal sebesar Rp. 2.750.000. Barang A
dipesan dari suplier dengan harga Rp. 75.000 per item.
Barang B dipesan dari suplier dengan harga Rp. 95.000 per
item. Maksimal pengiriman barang untuk sekali kirim adalah
30 item. Barang A dijual kembali dengan keuntungan Rp.
15.000 per item dan barang B dijual kembali dengan
keuntungan Rp. 16.000 per item. Tentukan berapa banyak
pemilik toko online tersebut harus memesan barang A dan B
dari suplier untuk memaksimalkan laba beserta sumber daya
yang tersisa!

Anda mungkin juga menyukai