DATA MODELING
By KELOMPOK 10
ANGGOTA KELOMPOK
RICHARDO UMBU SIWA DJURUMANNA SUYATNO 21.11.4380
JONATHAN ADI SAPUTRO 21.11.4359
HENDRI KUSNANTO 22.21.1566
Valen Achmad Apiliawan 21.11.4370
Muhammad Hasbi Amru Ma'rufi 21.11.4350
Oktavianto Listyo Nugroho 21.11.4339
Ibnu Rohim 21.11.4340
2
Apa itu data modeling?
Data Modeling (Pemodelan Data) adalah proses menghasilkan
diagram deskriptif hubungan antara berbagai jenis informasi yang
akan disimpan dalam database.
Atau juga dapat dikatakan sebagai keterampilan
penting untuk setiap ilmuwan data, apakah sedang
melakukan desain penelitian atau merancang
penyimpanan data baru.
Kenapa data modeling penting?
Pemodelan data yang terorganisir dan
komprehensif sangat penting untuk membuat
database yang disederhanakan, logis, dan fisik. Hal
ini diperlukan untuk menghilangkan persyaratan
penyimpanan dan redundansi serta memungkinkan
pengambilan data yang efisien.
Teknik pemodelan data
Ada tiga teknik pemodelan data dasar.
Pertama, ada teknik Entity-Relationship
Diagram atau ERD untuk pemodelan dan desain
basis data relasional atau tradisional.
Kedua, UML atau Unified Modeling Language
Class Diagram adalah keluarga notasi standar
untuk pemodelan dan desain sistem informasi.
Terakhir, yang ketiga adalah teknik pemodelan
Data dictionary di mana definisi tabular atau
representasi aset data dilakukan.
Jenis-Jenis Data modeling
Ada tiga jenis utama model data .
➔ Conceptual model
➔ Logical model
➔ Physical model
CONTOH CONCEPTUAL MODEL Data model jenis konseptual
adalah jenis model data yang
menggambarkan penggunaan
sebenarnya.
Dengan ini, data model yang
dibuat harus dapat mendefinisikan
apa yang ada di dalam sebuah
sistem.
Model ini biasanya dibuat oleh
pemangku kepentingan bisnis dan
arsitektur data. Tujuannya adalah
untuk mengatur, memperluas, dan
mendefinisikan konsep dan aturan
bisnis.
CONTOH LOGICAL MODEL
Jenis selanjutnya dari data
modeling adalah logical. Model ini
digunakan untuk menetukan
bagaimana sistem harus
dilaksanakan terlepas dari
database management system
(DBMS).
Tujuannya adalah untuk
mengembangkan peta teknis
peraturan dan struktur data. Jenis
ini dipakai oleh business analyst
dan arsitek data.
Physical model
Data modeling jenis selanjutnya
adalah model data fisik. Ini
menggambarkan bagaimana
proses sistem tersebut
diimplementasikan
menggunakan sistem DBMS
tertentu.
Model ini biasanya dibuat oleh
developer.
TUJUAN MENGGUNAKAN
DATA MODELING
● Memastikan bahwa semua objek data yang dibutuhkan oleh database diwakili secara akurat.
● Data Model (Model Data) membantu merancang basis data pada tingkat konseptual, fisik, dan
logis.
● Struktur Data Model (Model Data) membantu untuk menentukan tabel relasional, kunci
primer dan asing dan prosedur tersimpan.
● Ini memberikan gambaran yang jelas tentang data dasar dan dapat digunakan oleh
pengembang basis data untuk membuat basis data fisik.
● Juga bermanfaat untuk mengidentifikasi data yang hilang dan berlebihan.
● Meskipun kreasi awal Data Model (Model Data) memakan waktu dan tenaga, dalam jangka
panjang, hal itu membuat pemutakhiran dan pemeliharaan infrastruktur TI lebih murah dan
lebih cepat.
CONTOH PEMODELAN DATA
➔ ER (Entity-Relationship) Model
➔ Hierarchical Model
➔ Network Model
➔ Relational Model
➔ Object-Oriented Database Model
➔ Object-Relational Model
ER (Entity-Relationship)
Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah
Entity-Relationship Model (ERM) merupakan
abstrak dan konseptual representasi data.
Entity-Relationship adalah salah satu metode
pemodelan basis data yang digunakan untuk
menghasilkan skema konseptual untuk
jenis/model data semantik sistem. Dimana
sistem seringkali memiliki basis data
relasional, dan ketentuannya bersifat top-
down. Diagram untuk menggambarkan model
Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-
Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.
Hierachical model
Model Hierarki (Hierachical)
merupakan model data yang dimana
data tersebut diatur dengan susunan
data tree. Susunan ini dapat mewakili
informasi memakai hubungan
child/parent: setiap parent dapat
memiliki jumlah child, tetapi setiap child
hanya boleh memiliki satu parent (yang
dikenali juga dengan hubungan 1-ke-
banyak). Seluruh atribut dari record
yang diputuskan telah diatur dengan
tipe entitas.
Network model
Model jaringan (Network Model) adalah
model basis data yang disusun sebagai cara
yang fleksibel untuk merepresentasikan
objek dan hubungannya. Fitur yang
membedakannya adalah bahwa skema,
dilihat sebagai grafik di mana tipe objek
adalah simpul dan tipe hubungan adalah
busur, tidak terbatas pada hierarki atau kisi.
Relational Model
Model relasional (RM) adalah pendekatan
untuk mengelola data menggunakan
struktur dan bahasa yang konsisten
dengan logika predikat orde pertama.
Pertama kali dijelaskan pada tahun 1969
oleh ilmuwan komputer Inggris Edgar F.
Codd, di mana semua data
direpresentasikan dalam hal tupel,
dikelompokkan ke dalam hubungan. Basis
data yang diatur dalam model relasional
adalah basis data relasional.
Object-Oriented database model
Model Berorientasi Objek dalam
DBMS atau OODM adalah model
data dimana data disimpan dalam
bentuk objek. Model ini digunakan
untuk mewakili entitas dunia nyata.
Data dan relasi data disimpan
bersama dalam satu entitas yang
dikenal sebagai objek dalam Model
Berorientasi Objek.
Object-Rational Model
Model relasional objek adalah
kombinasi dari model basis data
berorientasi objek dan model basis
data relasional. Jadi, ini mendukung
objek, kelas, pewarisan, dll. Sama
seperti model Berorientasi Objek dan
memiliki dukungan untuk tipe data,
struktur tabular, dll. Seperti model
data Relasional.
Daftar pustaka
[Link]
[Link]
[Link]
BxD8
[Link]
sa=t&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjYq73
0hJD8AhVTlOYKHVTADFgQFnoECAoQAQ&url=https%3A
%2F%[Link]%2Fwiki
%2FNetwork_model&usg=AOvVaw0MoWj5l5Bp8t8_D2xLCwP
D