GROUTING
GROUTING
Didefenisikan :
Injeksi Bahan cair kedalam pori-pori tanah/batuan
(ground) atau ruang-ruang diantara tanah dan
struktur yang berdampingan, umumnya melalui
lubang bor dan dengan suatu tekanan
Grouting merupakan suatu proses pemasukan
suatu cairan dengan tekanan ke dalam rongga
atau pori, rekahan, dan kekar pada batuan
yang dalam waktu tertentu cairan tersebut
akan menjadi padat dan keras secara fisika
maupun kimiawi.
TUJUAN UTAMA GROUTING
Mengurangi aliran atau rembesan air
Meningkatkan KUAT dukung tanah/batuan
Pemadatan (mengisi rongga dan celah/rekahan pada
tanah/batuan)
Memperbaiki kerusakan struktur.
• Memperkuat formasi dari lapisan tanah dan sekaligus
menjadikan lapisan tanah tersebut menjadi padat, sehingga
mampu untuk mendukung beban bangunan yang
direncanakan.
• Seperti sudah dijelaskan di atas tanah selalu mempunyai
lubang-lubang,retak-retak,celah-celah.
• Rongga ini harus diisi dengan bahan pengisi yang kuat,
sehingga lapisan tanah dibawah rencana bangunan akan
menjadi bagian dari pondasi yang kuat.
Pembagian Grouting :
1. Fungsi Grouting
2. Material Grouting
3. Jenis grouting yang digunakan
4. Metoda penginjeksi
5. Penempatan titik-titik injeksi
6. dll
Menurut James Warner (2005),
Tipe – tipe sementasi (grout) berdasarkan tujuannya dapat
dibedakan menjadi enam (6) jenis, yaitu:
[Link] penembusan (permeation grout)
[Link] pemadatan (compaction grout)
[Link] rekahan (fracture/claquage grout)
[Link] campuran/jet (mixing/jet grout)
[Link] isi (fill grout) dan
[Link] vakum (vacuum grout)
Bahan Grout biasanya
1. Campuran semen dan air
2. Campuran semen, abu batu dan air
3. Campuran semen, clay dan air
4. Campuran semen,clay, pasir dan air
5. Asphalt
6. Campuran clay dan air
7. Campuran bahan kimia
Berdasarkan Cara Memasukan
Grouting dibedakan menjadi :
1. Penetration Grouting (Intrusion,
Permeasion)
Adalah : Proses pengisian joint Fractures
(kekar/retakan) dalam lapisan batuan atau
ruang-ruang pori tanah dengan frout tampa
mengganggu formasi (letak struktur) tanah
atau batuan asli.
[Link] Grouting
Adalah Injeksi grout kedalam suatu
formasi tanah/batuan sehingga
merubah formasi tersebut.
3. Compaction Grouting
(Termasuk Slap-jacking)
Dimana mortar yang sangat kaku (Slump 25 mm)
diinjeksi kedalam tanah lepas.
Dalam proses ini grout relatif tetap utuh sebagai suatu
masa dan mendesak tanah atau batuan.
Compaction Grouting merupakan mekanisme perbaikan tanah
yang dilakukan dengan cara :
• Menginjeksi material grouting sangat kaku (stiff) pada tekanan tinggi
ke dalam tanah.
• Grouting jenis ini ditujukan untuk meningkatkan daya dukung tanah.
• Grouting dengan metode pemadatan ini tidak serta merta dapat
sepenuhnya mencegah terjadinya rembesan.
• Akan tetapi, grouting jenis ini mampu meningkatkan beban tanah
karena tanah telah mengalami pemadatan.
[Link] of Void
• Dimana Grout melalui pemompaan digunakan
untuk mengisi ruang-ruangan kosongseperti
pada bagian bawah sambungan-sambungan
lapis perkerasan beton.
5. Prestress grouting
• Suatu teknik khusus yang berkaitan dengan Backpack
grouting.
• Dapat digunakan pada shafts dan tunnel bertekanan tinggi.
• Prestress Grouting dilakukan dengan menginjeksi kan grout
secara bersamaan melalui suatu multi point system kedalam
ruangan antara tunneling linning dan batuan.
6. Jet Routing (Replacement)
• Suatu teknik grouting dimana water jets
berkecepatan tinggi disemprotkan dari mata
bor dan membelah tanah-tanah aluvial.
• Saat mata bor ditarik grout dipompakan
melalui mulut-mulut pipa horizontal dan
mencapur atau menggantikan tanah.
7. Elektric Grouting
• Adalah istilah untuk mempercepat
pengerasan secara elektro-kimia
selama proses elektroosmosis
dengan penambahan bahan-bahan
kimia.
Aplikasi-aplikasi grouting
BAHAN GROUTING
3 TYPE BAHAN DASAR GROUTING :
• 1. SUSPENSIONS
Partikel – partikel kecil dari bahan padat (solid)
yang didistribusikan dalam suatu media dispersi
cair : misalnya ; semen, kapur dicampur dengan
air.
2. EMULTION
• Suatu sistem 2 fase yang berikan kumpulan
coloidal cair dalam seatu fase dispersi .
• Misalnya : bitumen dan air
3. SOLUTION
• Campuran molekul homogen cair dari atau
lebih substansi.
• Misalnya : resin organik, sodium silicate dan
banyak jenis lainnya yang kemudian disebut
grout kimia.
• Semen umumnya disebut sebagai grout
suspense.
Menururt Caron dkk , 1975, Metoda Injeksi
1. Botton-up Grouting) / Grouting dari bawah ke-
atas
2. Injeksi dalam Pipa Selubung yang di seal
(Sealed-insleve Pipe injection, with tube a
manchettles)
3. Sistem pengeboran dan injeksi bersamaan
4. (Simultaneousdrillingand groutingsystem)