POMPA, TOTAL HEAD
POMPA, NPSH DAN
DAYA POMPA
Klasifikasi Pompa
Positive Displacement Pump
Pompa kerja positif ini menghasilkan kapasitas (volume) yang sifatnya bersilangan
(intermittent). Kapasitas pompa ini berbanding lurus dengan jumlah putaran yang dihasilkan,
lalu energi angkat yang dihasilkan juga tinggi namun dengan kapasitas yang rendah.
Dynamic Pump
Ruang kerja dari pompa ini bersifat dinamis, jadi tidak berubah selama pompa bekerja. Kalau
tekanan ingin dinaikkan maka harus mengubah terlebih dahulu volume aliran yang dimiliki
oleh pompa ini.
Jenis – Jenis Pompa
Pompa Pompa
Pompa Rotary Pompa Axial Pompa Spesial
Reciprocating Sentrifugal
TOTAL HEAD POMPA
total head pompa
n
adalah kemampua
a n m a x im u m p a da
teka n
k er ja p om p a , se hingga
titik
a t e rs e b ut m a m p u
pomp
li r ka n air d a ri s at u
menga a.
k e te m p a t la i n n y
tempat
p ara m e te r y a n g diperlukan
Beberapa
k me ne n tu k a n to tal head pompa
untu loss pipa,
n y a y a it u fr ic ti o n
diantara e, pressure
s fi tt in g & va lv
friction los
e ra la tan m e ch a n ical, dan
drop p
geodetic head.
Friction loss pipa
Friction loss pipa terjadi karena
disebabkan gesekan antara
air dengan permukaan
dalam pipa, sehingga
menimbulkan gaya gesek dan gaya
gesek inilah yang meyebabkan
hambatan pada tekanan
pompa. Besarnya friction
loss pipa tergantung dari
jenis material, diameter,
dan panjang pipa.
Geodetic head (Hg)
Geodetic head adalah ketinggian vertical dari titik
tertinggi pipa suction ke titik tertinggi pipa discharge.
Geodetic head merupakan parameter penting
dan nilainya pasti sehingga tidak boleh diperkirakan.
Suction head (Hs)
Suction head adalah ketinggian hisap pompa dari
level air ke titik tertinggi pipa suction. Ketinggian
hisap pompa ditentukan berdasarkan kemampuan
hisap maximal suatu pompa yaitu ketinggian hisap
dengan memperhatikan bahwa tidak akan terjadi
kavitasi pada pompa tsb. Suction head ada 2
macam yaitu negative suction dan positif suction.
Pressure drop peralatan mechanic
Peralatan mechanical yang biasa digunakan pada sistem
g & va lve pompa dan pemipaan adalah seperti Y strainer, filter
cti o n f i ttin ve yaitu air, air handling unit (AHU), chiller, tanki air
Fri loss fittin
g & va l
babkan
Friction k y a n g dise air
panas, dll. Masing-masing dari peralatan tsb. sudah
y a g e se a n t a r a ditentukan nilai pressure dropnya oleh pabrik pembuat
ga ekan
e n a g e s
lv e ( e lbow, yaitu antara 1m s/d 15m.
kar
f i tt i n g & va v a lve,
a n e rfl y
deng e , butt
, c h e ck v a l v
n g a y a gesek
te e dll), da
b e va l v e , h a m batan
glo abkan
m e n y e b B e s arnya Menentukan total head
ini mpa.
k an a n p o
g a n t u n g dari
te
l o s s ini ter ah fitting
t i on m l Htot = Hf pipe + Hf fitting + Hpd + Hsf + Hg + Hs
fric
r , t i p e , dan ju
diamete
& valve. dimana :
Hf pipe : friction loss pipa
Hf fitting : friction loss pipa & valve
Hpd : pressure drop peralatan
Hsf : safety factor
Hg : geodetic head
Hs : suction/riser head
KAVITASI
konsep pompa, bahwa air mengalir dari tekanan yang
tinggi ke tekanan yang rendah. Apabila elevasi
sumber air lebih rendah dari elevasi pompa maka tekanan
di sisi hisap pompa harus lebih rendah dari tekanan
permukaan sumber air. Tekanan pada sumber air yang
berada di dalam tanki/ reservoir/ bak terbuka/ sumur
adalah sama dengan tekanan atmosfir (1 ATM), maka
untuk dapat menghisap/ menaikkan air tekanan pada sisi
hisap pompa harus lebih rendah dari 1 ATM.
Apa itu Kavitasi Air dapat mendidih pada
Kavitasi adalah gejala menguapnya zat cair, karena tekanannya temperatur yang Rendah
berkurang sampai tekanan uap jenuhnya. Jika air mendidih
maka akan timbul gelembung-gelembung uap air yang pecah di
seluruh komponen pompa seperti dinding pipa, impeller, dan
bodi pompa, akibatnya performansi pompa akan turun seketika
sampai timbul getaran dan jika digunakan terus menerus maka
akan mengakibatkan kerusakan pada pompa
NPSH
Untuk menghindari kavitasi pada pompa sentrifugal,
tekanan fluida pada semua titik dalam pompa harus
dijaga diatas tekanan saturasi. Jumlah yang
digunakan untuk menentukan tekanan cairan yang
dipompa untuk menghindari kavitasi disebut net
positive suction head (NPSH).
NPSHr atau NPSHrequired (Net Positive Suction NPSHa atau NPSHavailable (Net Positive Suction
Head required) adalah pressure pompa pada sisi hisap Head available) adalah pressure maximum pada
yang nilainya ditentukan berdasarkan design pompa (inlet sisi hisap yang bernilai positive. Nilai NPSHa
suction, impeler, dll). ditentukan dari hasil perhitungan dengan tujuan
NPSHr bernilai positif sehingga bersifat menghambat untuk membandingkan dengan NPSHr sehingga
kemampuan hisap pompa. Jika pompa dengan nilai dapat diketahui apakah pada pompa akan terjadi
NPSHr kecil berarti pompa tersebut mempunyai kavitasi atau tidak.
kemampuan hisap yang baik. Nilai NPSHr bisa didapat
dari kurva pada katalog pompa.
Formula untuk NPSHA dapat dinyatakan sebagai persamaan berikut:
A
NPSH = P suction – P saturation
Ketika pompa centrifugal menghisap dari tangki atau reservoir lainnya, maka tekanan dari pipa hisap
pompa adalah penjumlahan tekanan absolute pada permukaan cairan pada tangki dan tekanan karena
perbedaan ketinggian antara permukaan cairan pada tangki dan pipa hisap pompa dikurang head loss
karena gesekan pada garis hisap dari tangki ke pompa.
NPSH = Pa + Pst – h – Psat
A f
Dimana:
NPSHA = NPSH yang tersedia
Pa = tekan absolute pada permukaan cairan
Pst = tekanan karena perbedaan ketinggian antara permukaan cairan dan pipa hisap.
hf = head losses pada pipa hisap pompa
Psat = tekanan saturasi dari cairan yang dipompa
MENGHITUNG
KEBUTUHAN DAYA POMPA
Diketahui:
h2 = 60 m
Panjang pipa total (l) = 90 m
Diameter Pipa (D) =1,5 inch = 40,9 mm = 0,0409 m
Debit (Q) = 0,0005 m3/s
1. kita memulai dengan menggambar Sistem Energi 2. Menuliskan persamaan balance energy:
Aliran dianggap stasioner,
Jumlah energy (E) masuk ke sistem = Jumlah energy
(E) keluar sistem
Dari gambar sistem energy terlihat jelas, apa saja energy
yang masuk dan apa saja energy yang keluar. sehingga
dapat dituliskan persamaan:
(E1 + Wp) = (E2 + ΔEf + ΔEm)
Keterangan:
Kemudian kita hitung harga masing masing energy dan
Wp = Daya Pompa
kerugian-kerugian energy baik karena gesekan maupun
ΔEf = Kerugian energy karena friksi/gesekan
ΔEm = Kerugian minor (kerugian karena belokan/elbow)karena belokan/elbow
Thank You
Any
question?