Overview Risk Management
Overview Risk Management
© DeCRA 2016 2
Quality ? Mutu ?
Quality
Quality Control/ Assurance /
Kendali Mutu Jaminan Mutu
Quality Management / Sustainability
Manajemen Mutu Organisation
3
What is Risk?
“dampak dari ketidakpastian terhadap pencapaian obyektif”
• Semakin kompleknya :
• Pasar global
• Kompleksitas produk yang semakin besar
• Bisnis Peningkatan
• Politik Resiko
• Ekonomi
• Sosial
• Teknologi
• Peraturan dan Perundangan Meningkatnya
• Lingkungan pentingnya
manajemen resiko
6
Risk is multidimensional
Strategic Risk
Credit Risk Market Risk Investment Risk Liquidity Risk
Operational Risk Regulatory Risk Project Risk
Reputational Risk
7
One can “slice and dice” these multiple dimensions
of risk*
“Specific
Equity Risk Risk”
Trading Risk
Market Risk Interest Rate Risk General
Market
Gap Risk
Currency Risk Risk
Credit Risk
Commodity Risk
Counterparty
Operational Risk
Risk
Risks Transaction Risk
Reputational Issuer Risk
Risk Portfolio
Concentration
Business and Risk Issue Risk
strategic risks
8
Taking a risk: isn’t all bad
Risk taking is positive, not implicitly negative.
10
What is Risk Management?
11
What is Risk Management?
Pilihannya adalah :
• Menghindari resiko
• Mengurangi resiko
• Transfer resiko
• Menerima atau menyetujui resiko
12
What is Risk Management?
13
Evolution of Risk Management
The Past The Present The Future
Risk Management as Risk Management to Risk Management as Business
Compliance Prioritise Problems Optimisation
Identifikasi masalah • Identifikasi masalah • Identifikasi masalah dan peluang yang potensial
dirangking • dirangking • Memahami penyebab dan faktor yang berakibat
Demonstrasikan setiap • Diperiksa jika resiko diatas pada kemungkinan dan konsekuensi.
resiko telah dikendalikan target (kualitatip) • Mengoptimalkan tindakan yang dilakukan
(biasanya melalui • Menerapkan peningkatan dengan mempertimbangkan :
prosedur) pengendalian yang dimulai Efektivitas pengendalian sekarang dan yang akan di
Pemantauan dari resiko tertinggi lakukan
Faktor penyebab
• Memantau penerapannya
Biaya dan manfaatnya dari tindakan yang akan
dilakukan
Biaya dan mafaat jika mengambil resikonya
• Tindakan sesuai dengan tingkat resikonya
• Monitor dan feedback
Historically Speaking 2004
2001 The
1993 The title “Chief terrorism of Release of
1950s-1960s 1970s 1980s
Risk Officer” is first used September 11 and COSO ERM
Traditional Risk Risk management Companies begin
by James Lam, at GE the collapse of Integrated
Management gains wider Risk
Capital, to describe a Enron remind the Framework
(“TRM”) acceptance departments,
function to manage “all world that nothing
typically focused
aspects of risk,” including
on insurance risk management, back- is too big for 2009 ISO 31000
collapse published- Principles
1950 office operations, and and Guidelines.
business and financial
planning
16
ISO 31000 : RISK MANAGEMENT GUIDELINES
harmonize risk management processes in existing and future standards, dealing with
specific risks and/or sectors, and does not replace those standards
© DeCRA 2016 18
Evolusi Seri ISO 9000
© DeCRA 2016 19
Bagian 2 : ISO 31000 : 2009
© DeCRA 2016 20
ISO 31000:2009
21
Family of ISO 31000
• ISO 31000
Risk Management - Principles and Guidelines
• ISO/IEC 31010 *
Risk Management - Risk Assessment Techniques
• ISO/IEC Guide 73
Risk Management - Vocabulary
* ISO 31000 (clause 5.4) refers users to ISO/IEC 31010 for guidance on doing
Risk Assessment (RA)
22
ISO 31000: Main elements
► Principles: What characteristics should the risk management have to be effective?
► Framework: How to integrate risk management within the organization’s overall management system?
► Process: How to tailor risk management to organization’s practices and business processes, integrate it at the operational
level? How to identify, assess and treat a variety of risks?
Principles Framework Process
(Clause 3) (Clause 4) (Clause 5)
23
11 Principles for Managing Risk
24
Principles for Managing Risk
2. Manajemen risiko adalah bagian integral proses dalam organisasi (an integral
part of organizational processes)
Manajemen risiko adalah bagian tanggung jawab manajemen dan merupakan suatu
bagian integral dalam proses normal organisasi seperti juga merupakan bagian dari
seluruh proses proyek dan manajemen perubahan. Manajemen risiko bukanlah
merupakan aktivitas yang berdiri sendiri yang terpisah dari aktivitas-aktivitas utama
dan proses dalam organisasi.
25
Principles for Managing Risk
3. Manajemen risiko adalah bagian dari pengambilan keputusan (part of decision making)
Manajemen risiko membantu pengambil keputusan mengambil keputusan dengan informasi
yang cukup. Manajemen risiko dapat membantu memprioritaskan tindakan dan
membedakan berbagai pilihan alternatif tindakan. Pada akhirnya, manajemen risiko dapat
membantu memutuskan apakah suatu risiko dapat diterima atau apakah suatu penanganan
risiko telah memadai dan efektif.
26
Principles for Managing Risk
6. Manajemen risiko berdasarkan informasi terbaik yang tersedia (based on the best
available information)
Masukan untuk proses pengelolaan risiko didasarkan oleh sumber informasi seperti
pengalaman, umpan balik, pengamatan, prakiraan, dan pertimbangan pakar. Meskipun
demikian, pengambil keputusan harus terinformasi dan harus mempertimbangkan segala
keterbatasan data atau model yang digunakan atau kemungkinan perbedaan pendapat
antar pakar.
8. Manajemen risiko memperhitungkan faktor manusia dan budaya (takes human and
cultural factors into account)
Manajemen risiko organisasi mengakui kapabilitas, persepsi, dan tujuan pihak- pihak eksternal
dan internal yang dapat mendukung atau malah menghambat pencapaian tujuan
organisasi.
27
Principles for Managing Risk
10. Manajemen risiko bersifat dinamis, iteratif, dan responsif terhadap perubahan (dynamic, iterative
and responsive to change)
Seiring dengan timbulnya peristiwa internal dan eksternal, perubahan konteks dan pengetahuan, serta
diterapkannya pemantauan dan peninjauan, risiko-risiko baru bermunculan, sedangkan yang ada
bisa berubah atau hilang. Karenanya, suatu organisasi harus memastikan bahwa manajemen risiko
terus menerus memantau dan menanggapi perubahan.
PLAN
Design of Framework for Managing
Risk (4.3)
ACT DO
Continual Improvement of the Implementing Risk Management
Framework (4.6) (4.4)
CHECK
Monitoring and Review of the
Framework (4.5)
29
Workshop 1
terms and definitions
10 minutes
Click here to start
30
Bagian 3 : Tahapan manajemen
resiko
© DeCRA 2016 31
Risk Management Process
• Establish the Context: for strategic, organisational and risk
management and the criteria against which busineess risks will
be evaluated.
• Identify Risk: that could ‘prevent, degrade, delay or
enhance’ the achievement of an organisation’s business and
strategic objectives.
• Analyse Risk: consider the range of potential consequences
and the likelihood that those consequences could occur.
• Evaluate Risks: compare risks against the firm’s pre-
established criteria and consider the balance between potential
benefits and adverse outcomes.
• Treat Risks: develop and implement plans for increasing
potential benefits and reducing potential costs of those risks
identified as requiring to be ‘treated’.
• Monitor and Review: the performance and cost
effectiveness of the entire risk management system and the
progress of risk treatment plans with a view to continuous
improvement through learning from performance failures and
deficiencies.
• Communicate and Consult: with internal and external
‘stakeholders’ at each stage of the risk management process.
•Penetapan konteks bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan sasaran organisasi, lingkungan dimana
sasaran hendak dicapai, stakeholders yang berkepentingan, dan keberagaman kriteria risiko, dimana hal-hal ini
akan membantu mengungkapkan dan menilai sifat dan kompleksitas dari risiko.
•Terdapat empat konteks yang perlu ditentukan dalam penetapan konteks, yaitu konteks internal, konteks
eksternal, konteks manajemen risiko, dan kriteria risiko.
[Link] internal memperhatikan sisi internal organisasi yaitu struktur organisasi, kultur dalam organisasi, dan
hal-hal lain yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran organisasi.
[Link] eksternal mendefinisikan sisi eksternal organisasi yaitu pesaing, otoritas, perkembangan teknologi, dan
hal-hal lain yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran organisasi.
[Link] manajemen risiko memperhatikan bagaimana manajemen risiko diberlakukan dan bagaimana hal
tersebut akan diterapkan di masa yang akan datang.
[Link] pembentukan manajemen risiko organisasi perlu mendefinisikan parameter yang disepakati bersama
untuk digunakan sebagai kriteria risiko.
34
Establishing the Context
2. Identify the
Internal and
External 3. Identify and
Environment Analyse Relevant
1. Identify the Stakeholders
Organisation and/or
Function Objectives
Economic Market growth, economic cycle, shares & interest rates, capital movement,
regional stability, credit availability & costs, exchange rates
Data/information Integrity, currency, relevance, access, storage, quality, timeliness, security, communication
Strategy Robustness, flexibility, strategic fit, planning capability, implementation, involvement, ownership
Stakeholder Stakeholder needs, segmentation, fulfilment, relationships, service proposition, knowledge &
management understanding
Process/product/ Robustness, capability, intellectual property, life cycle, innovation, management controls,
services currency and relevance, quality, efficiency and effectiveness
Business results Business objectives, growth, sustainable development, performance, resilience, sustainability
37
Establishing the Context
Risk Assessment
Risk Identification
Risk Analysis
Risk Evaluation
Risk Treatment
38
RISK IDENTIFICATION
39
WHAT NEED TO BE IDENTIFIED?
• Identifikasi komprehensif dengan menggunakan proses sistematis yang terstruktur, secara
dalam, luas dan harus mencakup semua risiko, baik risiko yang berada dalam kendali
maupun risiko yang di luar kendali
• Identifikasi dilakukan pada sumber risiko, area dampak risiko, penyebabnya dan potensi
akibatnya.
Minimum
Records
Penyebabab
Sumber Kejadian (kapan dan Dampaknya
(bagimana dan
Resiko dimana) (Konsekuensi) mengapa)
41
RISK IDENTIFICATION TOOLS
Kategori Resiko
The Known Risks The Known Unknown Risks The Unknown Unknowns
(Resiko yg diketahui)
(Mengetahui Resiko yang tidak (Tidak mengetahui resiko
• Past Data diketahui) yang tidak diketahui)
• Checklists
• Thinking Prompts • Work System Analysis • Analisa sebelumnya
• Human Error • Pathway Analysis dengan dikombinasikan
Analysis • HAZOPS pemikiran imaginasi
• FMEA
Risk Identification
Key Product / Services
Risk
Activity 1 Activity 2 Activity …
Resources
Resources
Resources
Resources
Activity … Activity … Activity …
43
PAST DATA
Risk can be identified from past records such as:
•Financial statements
Process •Incidents statistics
•Non-compliance or complaints
•Project debriefing reports
© DeCRA 2016 45
© DeCRA 2016 46
© DeCRA 2016 47
Kriteria Resiko - Konsekuensi
Kriteria Resiko - Kemungkinan
Workshop 2
Risk Criteria
50
HUMAN ERROR ANALYSIS
A human error is a cause of risk events but not a risk itself. For each task (operation, maintenance,
communication etc) apply error check list below to identify “failure modes and effect”. e.g Clerk
enters incorrect data resulting in incorrect billing.
52
Failure Mode Effect Analyis (FMEA)
Severity FMEA 3rd [Link]
55
Failure Mode Effect Analyis (FMEA)
FMEA [Link]
56
Workshop 3
Identifikasi Resiko
57
ANALISA RESIKO
58
Risk Analysis
Process
Identification Control It
Level
Share or Activity
Measurement
Transfer It Level
Diversify or
Prioritization Entity Level
Avoid It
Analisa Resiko
60
TUJUAN ANALISA RESIKO
• Memberikan informasi lebih lanjut tentang hasil positif dan negatif yang mungkin untuk
meningkatkan kualitas keputusan dalam perencanaan
• Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari faktor-faktor yang akan
mempengaruhi risiko sehingga dampak negatif dapat dikurangi.
• Untuk memprioritaskan risiko paling penting untuk ditangani terlebih dahulu
• Untuk menemukan tingkat risiko yang dibandingkan dengan kriteria keberterimaan.
• Untuk menentukan penganan yang terbaik.
• Untuk melihat beberapa pilihan terbaik sebagai keseimbangan antara risiko positif dan
negatif
• Untuk memenuhi persyaratan peraturan
61
Analisa resiko mempertimbangkan :
• Penyebab dan sumber resiko
• Konsekuensi Positip dan negatip
• Kemungkinan konsekuensi tertentu akan terjadi
• Faktor yang mempengaruhi kemungkinan dan konsekuensi
• Pengendalian yang ada
62
Root-Cause Analysis
Gejala 1 Solusi 1
Solusi 2
Akar
Gejala 2 masalah Solusi 3
Solusi 4
Solusi
Gejala Solusi 5
terpilih
3 Solusi
Gejala 4 terpilih
Solusi 1 Solusi
Solusi 2 terpilih
Gejala 5 Akar
masalah Solusi 3
Solusi 4
Gejala 6
Solusi 5
63
RISK ANALYSIS AND TYPE OF ANALYSIS
Analisis Kuantitatif
Analisis Kualitatif
skala deskriptif untuk menggambarkan besaran Analisis kuantitatif menggunakan nilai angka (daripada menggunakan
konsekuensi yang potensial dan likelihood skala deskriptif seperti digunakan dalam analisis kualitatif dan semi
bahwa konsekuensi akan terjadi. kuantitatif) baik untuk consequence maupun untuk likelihood, dengan
menggunakan data dari berbagai sumber.
Analisis kualitatif digunakan: Kualitas analisis tergantung pada akurasi dan kelengkapan nilai numerik
•Sebagai suatu aktivitas penyaringan awal yang digunakan.
untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang Consequence dapat diestimasi dengan pembuatan model outcome dari
memerlukan analisis yang lebih rinci; suatu atau beberapa peristiwa, atau dengan ekstrapolasi hasil kajian
•Ketika level risiko tidak memungkinkan eksperimen atau data masa lalu.
dilakukannya analisis yang lebih penuh karena
faktor waktu dan sumberdaya; atau Consequence : dinyatakan dalam satuan moneter (mata uang), kriteria
•Ketika data numerik tidak memadai bagi suatu teknik (satuan pengukuran) atau manusia (kematian/ cedera) atau kriteria
analisis kuantitatif lainnya. Dalam beberapa kasus, diperlukan lebih dari satu nilai numerik
untuk menentukan konsekuensi pada waktu, tempat, kelompok atau
situasi yang berbeda.
Critical path What the process The outcomes of The event that Probability or Outcome or impact of Risk rating or risk score
an event. There can be is the product of
for a system try to achieved? the process that cause or lead to frequency of an more than one multiplying the
life cycle. Key What are the key we do not want the undesirable event to occur. consequence from an likelihood level with the
functions that success criteria for to happen. They risk outcomes. Can be expressed event, can be positive consequence level. It
or negative,
help a system the process? are indicators of qualitatively or qualitative or
helps to determine the
achieves its a process failure. quantitatively level of risk whether it
quantitative. is low, medium, high or
mission. very high
SAMPLE CONSEQUENCES RANKING
Level Descriptor Description/Impact
68
EVALUASI RESIKO
69
Evaluasi Resiko
Negligible Risk
How we look at Risk
73
74
SAMPLE RISK ANALYSIS MATRIX
Likelihood Consequences
Insignificant Minor Moderate Major Catastrophic
1 2 3 4 5
A (5) H H E E E
(Almost Certain)
B (4) M H H E E
(Likely)
C (3) L M H E E
(Moderate)
D (2) L L M H E
(Unlikely)
E (1) L L M H H
(Rare)
E: Extreme Risk, Immediate Action Required H: High Risk, Senior Management Attention
Needed M: Moderate Risk, Management Responsibility Must be Specified, L: Low Risk,
Manage by Routine Procedures
AN EXAMPLE OF RISK APPETITE LEVEL
All Risk Total
Organisational strategy 100’000 Product design
and stability 10’000
Security exposures 1’000 Time to market
100 restrictions
77
RISK
TREATMENT
5.4.5
78
Risk Treatment
79
79
RISK TREATMENT STRATEGIES
© DeCRA 2016 80
RISK AVOIDANCE/ELIMINATION
81
RISK CHANGE/REDUCTION
ADVERSE RISKS CAN BE REDUCED EITHER BY REDUCING THE LIKELIHOOD OF LOSS
OR BY REDUCING THE SEVERITY OF THE EFFECTS. CONTROLS TO REDUCE
NEGATIVE RISKS INCLUDE PREVENTATION, PROTECTION AND DETECTION
84
© DeCRA 2016 85
Hierarchy of Controls
ELIMINATION
SUBSTITUTION
HUMAN
ENGINEERING
INVOLVEMENT
ADMINISTRATIVE
ERP
© DeCRA 2016 86
RISK (EVALUATION) CRITERIA
ALARP (As Low as Reasonably Practicable)
Negligible Risk
© DeCRA 2016 87
© DeCRA 2016
88
A simple risk-based control plan (BS 8800)
© DeCRA 2016
89
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Why do we need BCM?
SURVIVAL!
• Recovery from a major Incident/Disaster
• Responding to changing environment
Sample Risk Scorecard
Gross risk
Nett risk
Target risk
Workshop 6
Risk Treatment
92
93
Risk Management Maturity Level
1. Risk management mandated by Board/senior management.
2. Established risk management organization.
3. Risk management policy.
4. Risk management process.
5. Defined method for embedding risk management.
6. Explicit reporting requirements.
7. Type of risk management tools used.
8. Risk management information captured in a consistent way.
9. Frequency of risk management carried out.
10. Organizational activities that include risk management.
11. Risk management being used to support opportunity seeking behaviour.
12. Risk management increased Board confidence in pursuing new opportunities.
13. Process of continual improvement.
Implementing Risk Management (4.4)
95
96
Komunikasi dan Konsultasi
97
98
IDENTIFIKASI “TOUCH POINT”
(Yang dirasakan oleh Pelanggan)
PELAYANAN
PRIMA
• PROCESS
EXCELLENCE
• PRODUCT
TOUCH
POINT EXCELLENCE
• PLACE EXCELLENCE
• PEOPLE EXCELLENCE
PELANGGAN
KRITERIA “TOUCH POINT”
BERSIH
RAPI
AMAN
NYAMAN
INFORMATIP
Lingkungan Kerja
HANDAL
TERAWAT
AKURAT
AMAN
prioritas W – WON’T have this time but WOULD like in the future
BLUE PRINT SERVICE
EXCELLENCE
102
103
Pasen Menunggu Pemanggil Penangan Administra Penyeraha Pembayar
1 Customer Action : Registrasi Farmasi Menunggu
Mendaftar Dokter an an Poli si obat n an
On-Stage Contact
2 Action:
Admin RS
Perawat
Dokter
Apoteker/Petugas
Kasir RS
Backstage Contact
3 Action:
Petugas IT/Database
Paramedik
Petugas Gudang Obat
Support Process
4 Action:
Housekeeping
Prasarana
CTSE (Critical
Standar (Sub-
Pelayanan to Service MoSCoW Indikator Ekspektasi Prosedur
Standar)
Excellence)
1-5
Attitude (A2) Must Ramah dan empati Survey 5
skala
1-5
Appearance (A3) Should 5R dan sopan Survey 4 UPI, Checklist
skala
Penanganan Poli
1-5
Attention (A4) Must Responsive Survey 5
skala
Accountability angka
Must Komplain 0 regulasi
(A6) komplain
105
106
BLUE PRINT SERVICE
EXCELLENCE
IDENTIFIKASI “TOUCH POINT”
(Yang dirasakan oleh Pelanggan)
PELAYANAN
PRIMA
• PROCESS
EXCELLENCE
• PRODUCT
TOUCH
POINT EXCELLENCE
• PLACE EXCELLENCE
• PEOPLE EXCELLENCE
PELANGGAN
KRITERIA “TOUCH POINT”
BERSIH
RAPI
AMAN
NYAMAN
INFORMATIP
Lingkungan Kerja
HANDAL
TERAWAT
AKURAT
AMAN
prioritas W – WON’T have this time but WOULD like in the future
110
111
Pasen Menunggu Pemanggil Penangan Administra Penyeraha Pembayar
1 Customer Action : Registrasi Farmasi Menunggu
Mendaftar Dokter an an Poli si obat n an
On-Stage Contact
2 Action:
Admin RS
Perawat
Dokter
Apoteker/Petugas
Kasir RS
Backstage Contact
3 Action:
Petugas IT/Database
Paramedik
Petugas Gudang Obat
Support Process
4 Action:
Housekeeping
Prasarana
CTSE (Critical
Standar (Sub-
Pelayanan to Service MoSCoW Indikator Ekspektasi Prosedur
Standar)
Excellence)
1-5
Attitude (A2) Must Ramah dan empati Survey 5
skala
1-5
Appearance (A3) Should 5R dan sopan Survey 4 UPI, Checklist
skala
Penanganan Poli
1-5
Attention (A4) Must Responsive Survey 5
skala
Accountability angka
Must Komplain 0 regulasi
(A6) komplain
113
114