0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan43 halaman

Panduan Alat dan Penggunaan Dasar

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang berbagai alat-alat dasar yang digunakan dalam pekerjaan perbengkelan seperti kunci, obeng, palu, tang, dongkrak buaya dan alat-alat khusus seperti piston ring pliers, clamp C, piston ring compressor, valve spring compressor dan hidrometer beserta penjelasan singkat tentang fungsi dan cara penggunaannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan43 halaman

Panduan Alat dan Penggunaan Dasar

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang berbagai alat-alat dasar yang digunakan dalam pekerjaan perbengkelan seperti kunci, obeng, palu, tang, dongkrak buaya dan alat-alat khusus seperti piston ring pliers, clamp C, piston ring compressor, valve spring compressor dan hidrometer beserta penjelasan singkat tentang fungsi dan cara penggunaannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BASIC

TOOLS
DISUSUN OLEH: ACHMAD MUCHAJIR HALIK, [Link]
WRENCH/KUNCI

1. Kunci pas

2. Kunci ring

3. Kunci kombinasi (pas-ring)

4. Kunci T

5. Kunci shock

6. Hexagonal L key

7. Kunci inggris (adjustable wrench)


TANG / SPANNER

1. Tang potong

2. Tang lancip

3. Tang kombinasi (combination)


OBENG

1. Obeng pipih (philips screwdriver)

2. Obeng kembang (slotted screwdriver)

3. Obeng fleksibel

4. Obeng magnet

5. Obeng tespen
HANDLE SHOCK

1. Ratchet handle

2. T handle

3. Offset handle

4. Extension

5. Adaptor

6. Speed handle

7. Batang universal (breaker bar)

8. Sambungan shock universal

9. Kunci shock segi enam ganda (double hex socket)


PALU (HAMMER)

1. Palu paku (nail hammer)

2. Palu konde

3. Palu karet

4. Palu plastic

5. Palu terak (chipping hammer)


I. PENGGUNAAN ALAT
KUNCI / WRENCH :
Uraian :
 Kunci ukuran tetap
Socket Wrench

 Kunci ukuran tidak tetap

Adjustable wrench
Cara Penggunaan :
 Kunci

Jaws
( mm / inc )

tarik
Tak ada
celah

Ada celah
dorong

Untuk menjaga agar baut


tidak slek ( menjadi bulat )

 Gunakan sesuai dengan Untuk menghindari kecelakaan :


ukurannya
 Gunakan dengan menarik kunci

 Jika terpaksa harus didorong


gunakan telapak tangan
Cara penggunaan yang salah
 Panjang kunci diatur sesuai dengan ukuran
 Jika cara menggunakan salah akan
menyebabkan kunci cepat rusak

Socket Adapter
KUNCI SOCKET
Ada 2 macam ukuran
Kunci
Socket :
 Besar
Akan mendapatkan
torsi yang besar

 Kecil

Ada 2 macam panjang Kunci


Socket :
 Standard

 Panjang
Ukuran panjangnya bisa
mencapai 2 – 3 x ukuran
standard
Ada 2 macam model mulut kunci socket :
 Segi enam
Mur / Baut menjadi tidak mudah slek / menjadi bulat

 Segi 12
KUNCI SOCKET

Rachet Handle Spinner Handle


Sliding Handle

Rachet
Rachet hanya dipakai untuk memutar Mur / Baut yang tidak
terlalu kencang
UNIVERSAL JOINT

Pemakaian universal joint :

 Jangan menggunakan
alat ini jika perubahan
sudutnya terlalu besar

 Universal Joint tidak


dibenarkan dipergunakan
bersamaan dengan “ Air
Gun “ dapat
menyebabkan rusak
karena tidak mampu
menyerap kecepatan
perubahan sudut
SCREWDRIVER ( OBENG )

Ada 2 Macam

 Minus / Flat ( - )

 Plus / Philips ( + )

Jenisnya ada 4 Macam

 Standard

 Trhough Shaft ( panjang )

 Square handle ( persegi )

 Short Shaft ( pendek / cebol )


HAMMER ( PALU )

Digunakan untuk membuka & memasang suku cadang


PLIER ( TANG )
Nedle nose Plier ( Tang lancip )

 Jika menjepit benda keras dengan tenaga yang kuat menggunakan tang ini dapat
menyebabkan ujung dari tang menjadi bengkok

 Jika memotong kawat / kabel gunakan pangkal tang


Slip Joint Plier & Tang stel

 Lebar mulut tang ini dapat diatur sesuai dengan kebutuhan


GARAGE JACK & SAFETY STAND
( DONGKRAK BUAYA & JACK STAND )

Garage Jack ( dongkrak buaya )


Fungsi untuk mengangkat kendaraan
- Bila mengangkat kendaraanbagian
depan maka roda belakang harus
diganjal begitu pula sebaliknya

Safety Stand ( Jack Stand )


Fungsi untuk menunjang kendaraan
yang sedang diangkat
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

1. Piston Ring Pliers


Piston ring pliers merupakan special
service tools yang berfungsi untuk
melepas dan memasang ring piston
dari pistonnya

Cara menggunakan: dengan


meregangkan ring piston agar
diameternya membesar dan ring
piston bisa dilepas ataupun dipasang
dari piston.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

2. Clamp C

Clamp C merupakan alat servis


khusus (SST) yang berfungsi untuk
menahan benda kerja ketika diikat
atau dibentuk, dan mengamankan
benda pada meja saat dikerjakan
dengan mesin untuk meningkatkan
safety.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

3. Piston Ring Compressor

Piston ring compressor merupakan alat


servis khusus (SST) yang berfungsi untuk
menekan ring piston pada saat piston akan
dimasukan ke dalam silinder.

Cara menggunakan: memasukan piston


yang telah dipasang dengan ring piston, dan
batang penggerak dimasukan ke dalam
penyetelnya dan diputar sampai diameter
dari ring piston sesuai dengan diameter
lubang silinder. Untuk kemudian piston
ditekan agar masuk ke lubang silinder.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

4. Valve Spring Compressor

Valve spring compressor merupakan


special service tools yang berfungsi
untuk melepas dan memasang
pengunci katup pada tapper.
Pemasangan dan pembukaan katup
akan sangat sulit jia tidak
menggunakan SST ini.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

5. Hidrometer

Hidrometer merupakan special


service tool yang termasuk
dalam kategori alat ukur.
Hidrometer berfungsi untuk
mengukur berat jenis
elektrolite pada aki tipe basah.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

6. Slide Hammer Puller


Slide hammer puller merupakan
special service tool yang berfungsi
untuk membuka part atau bagian
yang telah ditekan ke dalam lubang.

Cara menggunakan: dengan


menempatkan pulling attachment
pada posisinya , kemudian hammer
dipukulkan dengan cepat pada ball
stop. Pada kondisi ini ball stop akan
mengirim gaya dari hammer ke
pemegang attachment sehingga
komponen bisa terlepas.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

Universal puller merupakan alat


7. Universal Puller servis khusus yang berfungsi untuk
menarik komponen dari suatu poros
atau counter bore. dalam hal ini
universal puller mempermudah
proses pelepasan atau pemasangan
bearing tanpa harus memberikan
gaya seperti dipukul atau ditekan
yang kadang kala tidak merata.

Cara menggunakan: dengan


menempatkan spacer di antara ujung
forcing screw dan poros. agar poros
tidak rusak oleh forcing screw.
Kemudian putar forcing screw
sampai permukaan kaki puller
berada pada posisi menarik
komponen yang akan dilepas
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

Bearing cup puller merupakan


8. Bearing Cup puller special service tool yang berfungsi
untuk menarik bearing / bantalan
yang terpasang di dalam lubang.
Cara menggunakannya:

pasang kaki SST ini pada bearing


yang akan dilepas
putar adjusting screw agar kaki
puller dapat menahan dengan kuat
Putar forcing screw sampai
permukaan kaki puller terpasang
dengan kuat pada bantalan
Kemudian kunci dipasang pada drive
unit dan putar searah jarum jam
Saat forcing screw diputar, bearing
cup puller akan menarik bantalan
dari tempatnya.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

9. Oil Seal Puller


Oil seal puller merupakan alat
servis khusus yang berfungsi
untuk melepas perapat oli pada
transmisi, poros belakang, dsb.

Cara menggunakan: dengan


memasukan puller pada tempat
pemasangan perapat oli,
kemudian tarik pada posisi
yang benar dan kita dapat
dengan mudah melepaskan
perapat oli.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

10. Bearing Puller Attachment

Bearing puller attachment


merupakan puller khusus yang
di design untuk melepas
bantalan (bearing) dari
porosnya yang berada pada
posisi tidak dapat dijangkau
oleh kaki puller biasa.

Cara menggunakan: dengan


menempatkan SST ini dibawah
bantalan dan diatur agar dapat
terpasang dengan pas.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

11. Stik Magnet Stik magnet berfungsi untuk


mengangkat benda benda kecil
seperti baut, mur, sekrup dan
pengikat lainnya yang terbuat
dari logam ketika jatuh pada
tempat yang sulit dijangkau.
Pada beberapa perbaikan stik
magnet ini dipakai untuk
menarik pin pengunci dari
poros

Cara menggunakan: dengan


mendekatkan bagian yang
terdapat magnet dengan benda
benda logam.
SPECIAL SERVICE TOOLS ( SST )

12. Filter Strap Wrench


Fungsi: melepas dan
memasang fuel filter dan oil
filter jenis spin on. SST ini
mampu menghasilkan torsi
tinggi pada tabung filter
berukuran besar tanpa merusak
tabung filter.

Diatas hanyalah sebagian dari


special sevice tools yang sering
dipakai di bengkel otomotif
dan masih banyak lagi tools
khusus lain.
MEASUREMENT TOOLS
( Alat – alat ukur )

VENIER CALIPER
KETELITIAN :
Alat ukur ini mempunyai ketelitian sampai
denga 5/ 100 mm
FUNGSI :
 Untuk mengukur kedalaman
 Diameter luar
 Diameter dalam

CARA PEMBACAAN .

Skala dalam mm, dalam hal ini adalah “ A “


Belakang koma nya dihitung dari berapa garis
Kolom yang lurus antara skala utama & skala vernie
“ B “ Kemudian dikalikan 0,05 mm
OUT SIDE MICROMETER

FUNGSI.

Mengukur “ Diamter luar “

Ketelitian yang didapat dari


o,o1 s/d 0,001 mm

UKURAN YANG
ADA.
 0 - 25 mm
 25 – 50 mm
 50 – 75 mm
 75 – 100 mm
 dst.
OUT SIDE MICROMETER

CARA MENGKALIBRASI.

 Ambil alat penera ( standard


Gauge ) sesuai ukuran
 Putar Ratcher Stopper sampai
anvil & spindel bersentuhan
 Jika kesalahan < dari 0,02 mm
( 2 kolom ) putar outer sleeve
sampai “ O “ lurus
 Jika kesalahan > dari 0,02 mm
kunci lock clam & lepaskan racher
stoper, lepaskan thimble dan
luruskan tanda “ O “ pada thimble
dan sleeve
OUT SIDE MICROMETER
CARA MEMBACANYA

 Jarak strip atas outer sleeve 1mm


 Jarak strip bawah outer sleeve 0,5 mm
 Nilai satu kolom pada thimble 0,01 mm

CONTOH
Seperti gambar
 Skala pada outer sleeve atas
menunjuk pada angka “ 55 mm )
 Sklala pada outer sleeve bawah
menunjuk pada angka 0,50 dari
angka 55 ( bagian atas )
 Skala pada Thimble menunjuk pada
angka 45
 Jadi total nilainya adalah : 55 mm +
0,50 + 0,45 = 55,95 mm
DIAL GAUGE

FUNGSI
Untuk mengukur Kerataan
Untuk mengukur kebengkokan Poros
CARA PEMBACAAN DIAL

 Jarum panjang mempunyai nilai 0,01mm

 Jarum pendek mempunyai nilai 1,0 mm

 Satu putaran jarum panjang = 1 kolom


jarum pendek
CYLINDER BORE GAUGE

 Alat ukur ini hanya dapat


dikalibrasi menggunakan
Outside Micrmeter

CARA MENGKALIBRASI

 Set Out side micrometer


sesuai dengan standar
pengukuran
 Fungsikan lock clam
 Masukkan rod pengukur ke
dalam out side micrometer
( seperti gambar )
 Set jarum panjang
FUNGSI. padaangka nol
Untuk mengukur diameter silinder
Ketelitian alat ukur ini sampai 0,01 mm
CARA MENDAPATKAN NILAI STANDAR PENGUKURAN

Standar pengukuran didapat dari


pengukuran silinder bore
Standar pengukuran, diukur
menggunakan vernier calipper
Untuk mendapatkan hasil
pengukuran yang tepat, pembacaan
dilakukan dengan tanpa melepas
caliper dari silinder bore

Fungsi stadar pengukuran.


1. Sebagai dasar untuk memilih
panjang Replacement rod
2. Standard pengukuran berfungsi
sebagai awal untuk mulai
menghitung “ Berapa “
Menentukan panjang rod besarnya keausan dari silinder
Panjang rod = nilai standar pengukuran + ( 0,5 ~ 1,0 mm )
HASIL PENGUKURAN

CARA MELAKUKAN PENGUKURAN

 Untuk mendapatkan hasil pengukuran


yang benar maka goyangkan batang
cylinder bore hingga mendapatkan
pengukuran terkecil.
 Pengukuran bagian atas diambil 10 – 12
mm dari permukaan atas silinder blok
 pengukuran pada bagian bawah kira –
kira 10 – 12 mm dari bawah silinder blok
 Pengukuran dilakukan pada 3 posisi
atas, tengah & bawah
 Pembacaan diambil pada jarum panjang
paling jauh bergerak ke arah kanan
HASIL PENGUKURAN

CARA MEMBACA DIAL


Jika jarum panjang bergerak searah jarum
jam, maka besarnya nilai hasil
pengukuran adalah = standar
pengukuran -- berapa kolom yang
ditunjuk jarum panjang
Jika jarum panjang bergerak berlawanan
arah jarum jam, nilai pengukuran =
standar pengukuran + berapa kolom
yang ditunjuk jarum panjang

MENENTUKAN KEOVALAN / TIRUS


Keovalan ditentukan oleh selisih ukuran
arah A & B
 Jika A tidak sama dengan B maka
silinder dinyatakan oval
 Jika ukuran atas tidak sama dengan
ukuran bawah maka disebut tirus
MULTITESTER
( DIGITAL )

Fungsi
Untuk mengukur Tegangan,
Arus, Tahanan, Amper dll
MULTITESTER
( ANALOG )
Skala Ohm
Skala Volt DC

Pointer

Volt AC Range
Volt DC Range

Selector

Mili Amper Range

Ohm range

Fungsi
Untuk mengukur Tegangan, Arus, Tahanan, Amper dll
FOURGAS ANALIZER

Fungsi
Untuk mengukur kepekatan, CO, HC, Jumlah Nitrogen Oksida ( Nox ), dan Kandungan O2 didalam Gas
buang
INTELLIGENT TESTER
( SCAN TOOL )

Fungsi
• Untuk mendeteksi adanya kerusakan pada
sistim kontrol electronic ( EFI, ABS, ECT, ITC,
Imobilizer, EBD, Airbag, )
• Berfungsi sebagai osiloskop
• Berfungsi sebagai multitester
• Untuk menghapus memori kesalahan pada
sistim kontrol ( ECU )
• Untuk membaca kondisi kerja mesin ( current
data )

Anda mungkin juga menyukai