Makalah Terapi
Komplementar
Aromatherapy, Herbal Medicine, Functional
Food and Nutraccuticals, Massage
Kelompok IV
Imran
Ika Yusniarti
Sukapti
Siren Biateris
Weni Irere R
Aromatherapy
Aromaterapi adalah terapi yang menggunakan minyak essensial atau sari
minyak murni untuk membantu memperbaiki atau menjaga kesehatan,
membangkitkan semangat, menyegarkan serta menenangkan jiwa dan
raga (Astuti, 2015). Beberapa minyak essensial yang sudah diteliti dan
ternyata efektif sebagai sedatif penenang ringan yang berfungsi
nmenenangkan sistem saraf pusat yang dapat membantu mengatasi
insomnia terutama diakibatkan oleh stress, gelisah, ketegangan, dan
depresi (Setyoadi & Kushariyadi, 2011 )
Bentuk aromaterapi ada yang berupa minyak, sabun, dan lilin aromaterapi.
Salah satu jenis macam – macam aromaterapi dari rumpun tumbuhan
adalah citrus aurantium. Kandungan minyak pada citrus aurantium
memiliki efek anti spasmodik dan obat penenang ringan
Manfaat Aromatherapy
Menurut Setyoadi & Kushariyadi (2011) manfaat aromaterapi antara lain:
1. Mengatasi insomnia dan depresi, meredakan kegelisahan
2. Mengurangi perasaan ketegangan
3. Meningkatakan kesehatan dan kesejahteraan tubuh, pikiran dan jiwa
4. Menjaga kestabilan ataupun keseimbanagan sistem yang terdapat dalam
tubuh
menjadi sehat dan menarik
5. Merupakan pengobatan holistik untuk menyeimbangkan semua fungsi
tubuh
Metode Pemakaian Aromatherapy
01 02 03
DI HIRUP PENGUAPAN PIJATAN
04 05
SEMPROTAN
MANDI DENGAN
UNTUK
BERENDAM
RUANGAN
HERBAL
MEDICINE
Herbal medicine atau obat tradisional adalah
bahan atau ramuan bahan yang berupa
bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan
mineral, sediaan sarian (galenik) atau
campuran dari bahan tersebut yang secara
turun temurun telah digunakan untuk
pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai
dengan norma 11 yang berlaku di
masyarakat (BPOM RI, 2014)
PEMANFAATAN KLASIFIKASI
HERBAL HERBAL
MEDICINE MEDICINE
1. OBAT ANTI NYERI 1. JAMU
2. JAMU UNTUK 2. OBAT HERBAL
PENAMBAH TERSRANDAR
STAMINA
3. FITOFARMAKA
FUNCTIONAL FOOD DAN
NEUTRACEUTICALS
Functional food atau pangan fungsional merupakan pangan yang
karena kandungan komponen aktifnya dapat memberikan manfaat
bagi kesehatan, di luar manfaat yang diberikan oleh zat-zat gizi
yang terkandung di dalamnya (Astawan, 2011).
Menurut BPOM RI (2011). Pangan Fungsional adalah Pangan
Olahan yang mengandung satu atau lebih komponen pangan yang
berdasarkan kajian ilmiah mempunyai fungsi fisiologis tertentu
diluar fungsi dasarnya, terbukti tidak membahayakan dan
bermanfaat bagi kesehatan
MASSAGE
MASSAGE adalah pemijatan, pengurutan dan
sebagainya pada bagian-bagian badan tertentu
dengan tangan atau alat-alat khusus untuk
melancarkan peredaran darah sebagai cara
pengobatan atau untuk menghilangkan rasa Lelah.
Macam Macam Massage
01 02
Massage Tujuan Massage
Terapi Kecantikan
03 04
Massage
Massage Olahraga
Kesehatan
Jenis Jenis Massage
01 02 03
Pijat Refleksi Pijat Shiatsu Pijat Bayi
Teknik Dasar Dasar Massaage
01 02
MANIPULASI PELAKSANAAN
MASSAGE MASSAGE
03 04
PENGGUNAAN
POSISI PASIEN
ALAT ALAT
MASSAGE
MANFAAT MASSAGE
Manfaat massage meliputi menciptakan
respon relaksasi, meningkatkan proses
metabolisme, meningkatkan fungsi jaringan
lympatik, mempercepat penyembuhan dan
relaksasi otot, mengurangi tegangan otot, dan
tingkat stress (Tappan & Benjamin, 1998)
Adapun terapi masase bermanfaat untuk
memperbaiki sirkulasi darah, dan limfe,
dengan cara meningkatkan hantaran oksigen
dan zat makanan ke dalam sel tubuh,
sekaligus juga meningkatkan pengeluaran
sampah metabolisme dari tubuh
MEKANISME KERJA
MASSAGE
Cara kerja pijat refleksi atau massage
adalah ketika suatu titik pada tubuh
dipijat dan terasa nyeri, maka tubuh
otomatis akan 19 mengeluarkan
semacam morfin atau yang dikenal
dengan nama neurotransmitter yang
bertujuan untuk menghilangkan rasa
sakit. Salah satu zat diantaranya yang
paling penting adalah enkefalin endogen
atau endorfin. Zat tersebut berperan
untuk menaikkan ambang rasa sakit pada
manusia.
EFEKTIFITAS MASSAGE
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan
bahwa pasien pada semua umur,
berkurang gejala kegelisahannya hingga
setengahnya dalam waktu 3 bulan
setelah menjalani rangkaian terapi pijat
selama 10 jam. Penelitian ini
merupakan penelitian pertama yang
memeriksa efektifitas dari terapi pijat
sebagai salah satu terapi untuk pasien
yang mengalami kegelisahan
PENGARUH MASSAGE PADA
KESEHATAN
Tekanan, arah gerakan, jumlah ulangan, dan
iramanya turut menentukan pengaruh
tersebut. Keberhasilan massage juga
ditentukan oleh kecakapan dan pengalaman
masseur sendiri. Dengan teknik menekan
dan mendorong secara bergantian
menyebabkan terjadinya pengosongan dan
pengisian pembuluh vena dan lymphe,
sehingga membantu ekskresi dan pemberian
nutrisi dan O2 ke dalam jaringan.
TERIMA KASIH