0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan13 halaman

Pengertian dan Sifat Unsur Radioaktif

Dokumen menjelaskan tentang unsur radioaktif, jenis sinar radioaktif, partikel dasar inti atom, struktur inti atom, kestabilan inti, reaksi inti, dan waktu peluruhan unsur radioaktif.

Diunggah oleh

Agus Sanzdinger
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan13 halaman

Pengertian dan Sifat Unsur Radioaktif

Dokumen menjelaskan tentang unsur radioaktif, jenis sinar radioaktif, partikel dasar inti atom, struktur inti atom, kestabilan inti, reaksi inti, dan waktu peluruhan unsur radioaktif.

Diunggah oleh

Agus Sanzdinger
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UNSUR RADIOAKTIF

1. Pengertian
• Unsur/zat radioaktif adalah zat yang secara
spontan memancarkan sinar/radiasi.
• Sinar yang dipancarkan disebut sinar radioaktif.
• Sinar yang dipancarkan oleh unsur radioaktif
memiliki sifat-sifat:
a. dapat menembus lempeng logam tipis;
[Link] merusak pelat film;
c. dalam medan magnet terurai menjadi tiga berkas
sinar.
2. Macam-macam Sinar Radioaktif
[Link] alfa (α)
4
• Simbol:  atau 2 He
4
2
• Penemu: E. Rutherford.
• Daya tembus kecil, daya ionisasi besar.
• Dapat dibelokkan oleh medan listrik/magnet.
b. Sinar beta (β)
0
• Simbol: 1  atau 1 e
0

• Penemu: E. Rutherford.
• Daya tembus lebih besar daripada sinar alfa.
• Daya ionisasi lebih kecil daripada sinar alfa.
• Dapat dibelokkan oleh medan listrik/magnet.
c. Sinar Gamma (ɤ)
0
• Simbol: 
0
• Penemu: Paul Ulrich Villard.
• Daya tembus paling besar.
• Daya ionisasi paling kecil
• Tidak dapat dibelokkan oleh medan
listrik/magnet.
3. Partikel-partikel Dasar
Jenis Partikel Notasi Muatan Massa
Proton 1
1 p +1 1
Elektron 0
1 e -1 0
Neutron 1
0 n 0 1
Positron e 0 +1 0
1
Deutron 2 atau 2 +1 2
1H 1 D
Triton 3
H atau 3
T +1 3
1 1
Sinar Alfa 4
 atau 24 He +2 4
2
Sinar Beta 0 -1 0
1 
Sinar Gamma 0
0  0 0
4. Struktur Inti
• Inti atom tersusun dari partikel-partikel yang disebut
nukleon.
• Suatu inti atom yang diketahui jumlah proton dan
neutronnya disebut nuklida.
• Simbol nuklida :

• Keterangan:
X = unsur radioaktif
A = nomor massa (jumlah p + n)
Z = nomor atom (jumlah p)
• Contoh: 238
U
92
proton = 92
neutron = (238 – 92) = 143

206
Pb
• p =82……?
• n = ……?
• Macam-macam nuklida:
a. Isotop
 Atom yang memiliki nomor atom (jumlah
proton) yang sama tetapi jumlah neutronya
berbeda206
82 Pb
207
 Contoh: dan 82 Pb
b. Isobar
 Atom yang memiliki nomor atom (jumlah
proton) berbeda tetapi nomor massanya sama
 Contoh : 146C dan147 N
c. Isoton
 Atom yang memiliki jumlah neutron yang sama
 Contoh : 3 dan4
1 H 2 He
5. Kestabilan Inti
• Inti atom tersusun dari partikel proton dan
neutron.
• Inti yang stabil apabila memiliki harga n/p = 1
• Inti yang tidak stabil akan mencapai
kestabilannya dengan cara meluruh yang
disebut dengan peluruhan radioaktif.
• Pada peluruhan radioaktif terjadi pelepasan
dan penangkapan neutron dan proton oleh
inti yang disertai dengan pemancaran radiasi
berupa partikel dan energi
6. Macam-macam Reaksi Inti
a. Reaksi peluruhan/desintegrasi adalah reaksi
inti secara spontan memancarkan
sinar/partikel tertentu.
Contoh
214
: 214 0
82 Pb 83 Bi +1 
b. Reaksi transmutasi adalah reaksi penembakan
inti dengan partikel menghasilkan nuklida
baru yang bersifat radioaktif.
Contoh
27
Al : 4 30
P 1
13 2 15 0n
+ +
Atau
27
bisa ditulis:
30
13 Al ( ; n)15 P
c. Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan inti yang
besar menjadi dua nuklida yang lebih kecil
dan bersifat radioaktif.
Contoh :
235
92 U + 1
0 n 139
56 Ba + 94
36 Kr + 3 1
0n

d. Reaksi fusi adalah reaksi penggabungan inti


yang kecil menjadi nuklida yang lebih besar.
Contoh :
1
2
H + 1
3
H 4
2 He + 1
0n
+ energi
7. Waktu Peluruhan
• Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan unsur
radioaktifu ntuk mengalami peluruhan sampai
menjadi1/2 kali semula (masa atau aktivitas).
• Hubungan antara waktu paruh dengan massa dapat
dinyatakan sebagai berikut:
n
Nt  1 
  Keterangan:
No  2  n = t/t1/2
atau: Nt = massa setelah peluruhan
No = massa mula-mula
n
1 t = lama peluruhan
Nt  No   t1/2 = waktu paruh
2
Contoh :
1. Suatu unsur radioaktif mempunyai waktu paro
4 jam. Jika semula tersimpan 16 gram unsur
radioaktif, maka berapa massa zat yang tersisa
setelah meluruh 1 hari?
2. Suatu zat radioaktif x sebanyak 12,8 gram dan
memiliki waktu paruh 2 tahun. Berapa gram
zat radioaktif x yang tersisa setelah 6 tahun?

Anda mungkin juga menyukai