0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
529 tayangan53 halaman

Pengetahuan Produk Mie Gacoan

[Ringkasan] Dokumen tersebut memberikan informasi tentang standar produk mie basah, dimsum, dan toping mie seperti bahan penyusun, proses produksi, standar kemasan, dan penyimpanan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk. Informasi tersebut berguna bagi manajemen mutu untuk mengendalikan proses produksi.

Diunggah oleh

Alit Paristana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
529 tayangan53 halaman

Pengetahuan Produk Mie Gacoan

[Ringkasan] Dokumen tersebut memberikan informasi tentang standar produk mie basah, dimsum, dan toping mie seperti bahan penyusun, proses produksi, standar kemasan, dan penyimpanan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk. Informasi tersebut berguna bagi manajemen mutu untuk mengendalikan proses produksi.

Diunggah oleh

Alit Paristana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2021

PRODUCT KNOWLEDGE
CENTRAL KITCHEN
ITEM
• BAHAN PENYUSUN
20XX
• STANDARD MIE GACOAN
• CARA PENGUJIAN
• STANDARD KEMASAN SUPPLIER
MIE • STANDARD PENYIMPANAN

• BAHAN PENYUSUN
• FLOW CHART PRODUKSI
• STANDARD PRODUK
DIMSUM • STANDARD PENYIMPANAN

• BAHAN PENYUSUN
• FLOW CHART PRODUKSI
• STANDARD PRODUK
TOPING • STANDARD PENYIMPANAN
20XX

Mie Basah

Mie Basah
Mie basah adalah jenis mie yang mengalami proses perebusan setelah tahap pemotongan dan sebelum
dihidangkan.
3
BAHAN PENYUSUN MIE BASAH
20XX

Bahan
Bahan Baku Bahan Penolong
Tambahan
Tepung Terigu Soda Ash Air
Tepung Tapioka Garam
Telur Ayam

Presentation Title 4
BAHAN BAKU BAHAN TAMBAHAN BAHAN PENOLONG

Presentation Title 5
NOMOR :
TANGGAL PEMBUATAN : 03 sept 20
TANGGAL REVISI :

STANDARD MIE GACOAN


20XX
TANGGAL EFEKTIF : 03 Sept 20
DISAHKAN OLEH : Head Of Suply Chain

STANDARD MIE GACOAN


PERSYARATAN
NO KRITERIA SATUAN
MIE MENTAH MIE MATANG
1 Aroma - Segar khas aroma tepung dan telur Normal
2 Rasa - Normal Normal
3 Warna - Kuning muda, tidak pucat Kuning Muda Tidak Pucat
4 Tekstur - Normal lembut, tidak keras dan tidak blenyek
5 Kadar Air Fraksi massa, % Maks. 35 Maks. 65
Click icon to add picture
6 Diameter mie mm 1,5 - 1,6 -
7 Index regangan mie - regangan > 0,5 -
8 Panjang Mie cm 30 - 35 -
9 Potongan mie - Potongan mie lurus, tidak ada patahan -
10 Tingkat kelicinan - - Mie terurai ketika diangkat sumpit, tidak menggumpal

Presentation Title 6
CARA
PENGUJIAN MIE Paragrap
h Title
20XX

Kadar Air Mie Index Renggangan Mie Diameter Mie

1. Timbang berat mie satu porsi Ukur menggunakan caliper, atau


dalam keadaan mentah alat thicknes. Ketebalan rata –
2. Timbang berat mie setelah rata antara 1,5 – 1,6 mm
direbus
3. Bandingkan berat mie matang
dengan berat mie mentah

Presentation Title 7
Slide Subtitle
or Picture
Caption

STANDARD
KEMASAN MIE
SUPPLIER

Presentation Title 8
STANDARD PENYIMPANAN MIE

Presentation Title 9
20XX

DIMSUM
Makanan kecil (dari Bahasa kantonis), yang digunakan sebagai makanan pendamping
menu utama di mie gacoan.
LUMPIA UDANG

DIMSUM GORENG
Presentation Title 11
DADA
AYAM

PAHA ES SERUT
AYAM

PENTOL

UDANG
KUPAS BUMBU

BAHAN JAMUR

PENYUSUN
TEPUNG
SHITAKE

PENTOL

Presentation Title 12
PREPARATIO GILING CETAK
N BAHAN PENTOL

PACKING PEMBEKUAN

FLOW PROSES PRODUKSI PENTOL

13
SPESIFIKASI PRODUK PENTOL
NAMA PRODUK PICTURE DIAMETER BERAT

PENTOL 34 - 36 mm 24 - 26 gr

NAMA UKURAN ISI DALAM SISTEM


SUSUNAN GAMBAR
PRODUK PLASTIK KEMASAN PENGEMAS

Pentol 20 x 30 24 4x6 Sealing

14
PAHA DADA
AYAM AYAM ES SERUT

UDANG
KUPAS
LUMPIA BUMBU

BAHAN
PENYUSUN
LUMPIA UDANG TEPUNG
JAMUR
SHITAKE
WORTEL SERUT KULIT TAHU

Presentation Title 15
PREPARATIO GILING Cetak Lumpia
N BAHAN

PACKING PEMBEKUAN

FLOW PROSES PRODUKSI LUMPIA UDANG

16
SPESIFIKASI PRODUK LUMPIA UDANG

Presentation Title 17
CEKER SIOMAY

DIMSUM KUKUS
Presentation Title 18
PAHA DADA
AYAM AYAM ES SERUT

UDANG
KUPAS SIOMAY BUMBU

SIOMAY

JAMUR
SHITAKE TEPUNG

BAHAN PENYUSUN
SIOMAY TOPING
PEWARNA KULIT

AYAM SIOMAY

Presentation Title 19
PREPARATIO GILING CETAK
N BAHAN SIOMAY

PACKING PEMBEKUAN

FLOW PROSES PRODUKSI SIOMAY AYAM

20
SPESIFIKASI PRODUK SIOMAY AYAM

Presentation Title 21
BAHAN
PENYUSUN
CEKER AYAM
CEKER

Presentation Title 22
PREPARATIO PROSES PROSES
N REBUS GORENG

PACKING MIXING PROSES REBUS


BUMBU

FLOW PROSES PRODUKSI CEKER AYAM

23
SPESIFIKASI PRODUK SIOMAY AYAM

Presentation Title 24
STANDARD PRODUK DIMSUM

Presentation Title 25
STANDARD PENYIMPANAN DIMSUM

26
20XX

TOPING MIE
DESKRIPSI PRODUCT

ACIN (AYAM CINCANG) BAGOR (BAWANG GORENG)


• Acin merupakan ayam rebus yang dicampur dengan tahu • Bawang goreng merupakan toping mie yang terbuat dari
kukus dengan tambahan bumbu yang cara penyajianya bawang merah yang di cicang (slice) kemudian digoreng
dengan ditabur diatas mie dan dihilangkan kandungan minyaknya. Cara
penggunaanya dengan ditabur diatas mie.
TAHU PUTIH

MINYAK GORENG
BAWANG
BOMBAY

BAHAN
PENYUSUN
ACIN

Presentation Title 29
PREPARATIO PROSES AYAM PROSES TAHU
N • Potong dadu Rebus
• Rebus Spinner
• Spinner
• Bowl cutter

PROSES SANGRAY
PACKING COOLING
TAHU DAN AYAM

FLOW PROSES PRODUKSI ACIN

30
Bawang merah

air
Garam

BAHAN PENYUSUN Minyak goreng


BAWANG GORENG

Presentation Title 31
RAJANG PENGGARAMA
PREPARATIO BAWANG
N N
MERAH

PACKING COOLING GORENG


BRAMBANG

FLOW PROSES PRODUKSI BAWANG GORENG

32
MINYAK BEKAS GORENG DAUN COOLING &
GORENG BAGOR BAWANG Packing
GEPREK

FLOW PROSES PRODUKSI MINYAK MIE

33
STANDARD PRODUK TOPING MIE
Presentation Title 34
LANJUTAN PERSONAL HYGIENE & FOOD
HANDLING
Presentation Title 35
Penyebab makanan tidak aman
Bahaya Dari Lingkungan

Biological: Chemical: Physical:


Mikroorganisme, Penggunaan bahan Kayu, kaca, plastic
Serangga Kimia yang tidak benar Dan aksesoris
Kotoran burung dll
Bagaimana Makanan Menjadi Tidak Aman?

Lemahnya personal hygiene:


 Memindahkan bakteri pathogen dari
tubuh ke makanan
Kontaminasi silang:
 Memindahkan bakteri dari peralatan
ke makanan
Kesalahan pemahaman suhu:
 Membiarkan makanan berada disuhu
ruangan terlalu lama yang
menyebabkan bakteri pathogen
berkembang
Lemahnya cleaning and sanitizing:
 Mentransfer bakteri pathogen dari
kesalahan cara membersihkan
peralatan
Good Personal Hygiene
Concepts You Will Learn:
• How and when to wash your
hands

• Where to wash your hands

• Other hand-care guidelines

• What to wear

• Other important practices


How and When To Wash Your Hands

How to Wash Your


Hands:

Handwashing should
take about 20 seconds
How and When To Wash Your Hands
When to Wash Your Hands
• Setelah dari ruangan
istirahat
• Setelah memegang
rambut, muka atau tubuh
yang terbuka
• Setelah memegang bahan
mentah, adonan dan
daging
• Setelah memagang baju
kerja
• Setelah dari toilet dan
makan
• Setelah dari area luar atau
sedang membersihkan
peralatan kerja
How and When To Wash Your Hands

When to Wash Your Hands


• Setelah memegang plastic
dan tissue yang berada
digudang

• Setelah memegang bahan


kimia yang menyeybabkan
bahaya untuk makanan

• Setelah merokok
• Setelah makan permenkaret
dan memegang tembakau
How and When To Wash Your Hands
When to Wash Your Hands
• Setelah makan siang dan
minum

• Seebelum mengambil
sarung tangan untuk
memulai bekerja

• Setelah menyentuh
apapun yang dapat
mengkontaminasi
makanan

• Meninggalkan dan masuk


Kembali di area penangan
How and When To Wash Your Hands

Using Hand Antiseptics


If you use hand antiseptics:
• Jangan Pernah menggunahkan untuk
mengganti cuci tangan.
• Dipakai setelah mencuci tangan
• Tunggu hingga antiseptic mengering
baru menyentuh makanan
Other Hand-Care Guidelines

Use GlovesCorrectly:
 Hanya gunahkan glove sekali
pakai untuk bersentuhan dengan
produk

x
 Pastikan glove pas untuk
digunahkan.
o Jangan Pernah meniup glove
o Jangan Pernah membalik

x
glove dalam penggunaanya
o Jangan Pernah mencuci
dengan detergen dan
menggunahkan Kembali glove
Other Hand-Care Guidelines
Use Gloves Correctly:
 Cuci tangan sebelum menggunhakan
glove sebelum memulai pekerjaan

Gloves Should be Changed:


 Segera setelah kotor atau robek.
 Sebelum memulai tugas lain.
 Sebelum atau sesudah menangani
makanan apa pun dengan alergen
makanan yang diketahui.
 Setelah menangani daging mentah,
makanan laut, atau unggas, dan sebelum
menangani makanan siap saji.
 Setelah gangguan, seperti menerima
panggilan telepon.
Other Hand-Care Guidelines

Tutupi luka yang terinfeksi


dengan benar:
What To Wear

Clothing and Aprons:


Kenakan pakaian bersih setiap
kali bekerja dengan atau di
sekitar makanan
Lepas dan buang celemek
sekali pakai saat meninggalkan
kamar bersih atau area
penanganan makanan
Simpan barang-barang pribadi
jauh dari makanan
Other Important Practices
Eating, Drinking,
Smoking, and Chewing
Gum or Tobacco:

x JANGAN lakukan ini pada


area
o In food-handling areas
o In food storage areas
o Production Area
o Kitchen Area
Other Important Practices

Apa yang harus dilakukan


Ketika sakit:
Kabari Supervisor atau manager
o Jika Anda telah didiagnosis dengan
penyakit bawaan makanan
o Beri tahu direktur atau supervisor
Anda terutama jika Anda
mengalami gejala ini
o Muntah
o Diare
o Penyakit kuning (kulit dan mata
menguning)
o Sakit tenggorokan dengan demam
Receiving and Storing Food Safely

Konsep Penanganan dan


Penyimpanan Makan:

Control waktu dan temperature selama


penerimaan

Lakukan inspeksi selama transisi


pengiriman dan penyimpanan dan
pastikan aman

Simpan ditempat yang aman


Controlling Time and Temperature During Receiving
The Temperature Danger
Zone:
5 degrees – 55 degrees is the
Temperature Danger Zone
Patogen pada makanan dapat
tumbuh dalam kisaran ini dan
menyebabkan penyakit bawaan
makanan.
 Temperature makanan harus dikontrol
dingin (untuk frozen foods) dengan
rantai dingin“cold chain”
o Pada saat unloading dari truk dan pada saat
penyimpanan dan pada saat sedang akan di
masak.
Storing Food Safely
Panduan Teknis Penyimanan:
Simpan makanan hanya di tempat penyimpanan
makanan yang ditentukan (produk frozen diletahan
di freezer dan kondisi freezer harus dilakukan
monitoring)
 Simpan makanan setidaknya enam inci (15 cm) dari
lantai
 Jauhkan dari dinding (tidak boleh menempel)
CENTRAL KITCHEN

See you Gaes 53

Anda mungkin juga menyukai