KOMPAS MAGNET DAN
KOMPAS GYRO
Introduction
By: Amelia Agista Putri
Introduction
Pedoman atau Kompas adalah alat navigasi konvensional dan penting dikapal. Alat
ini digunakan untuk menetapkan arah dilaut, baik berupa haluan kapal maupun posisi
kapal dengan membaring benda didarat. Kompas magnet ditemukan oleh bangsa
China, pertama dibuat saat Dinasti Qin (221-206 SM ).
Pada umumnya diatas kapal digunakan 2 jenis pedoman yaitu :
1. Pedoman Magnet
2. Pedoman Gyro
Pedoman Magnet
Prinsip kerjanya tergantung pada sifat – sifat magnet dari sebuah batang magnet dan pengaruh
medan magnet bumi. Pedoman magnet terbagi tiga yaitu pedoman standar (Standard compass),
pedoman kemudi ( Steering compass), pedoman sekoci (Boat compass). Pedoman magnet
memiliki gaya tarik tolak terhadap logam bermagnet lainnya misal baja ataupun besi, kekuatan
gaya tarik tolak ada pada ujung batang magnit. Jika kutub kutub senama dari 2 batang magnet akan
saling tolak menolak dan jika tak senama akan tarik menarik. Karena adanya kutub magnet di
U/S maka kompas magnet akan selalu mengarah ke kutub magnet.
Pedoman Giro
Kompas Giro adalah bentuk giroskop, yang digunakan secara luas pada kapal-kapal yang
menggunakan roda giroskop dan tenaga gesekan yang bertenaga listrik, di antara faktor-faktor lain
yang memanfaatkan hukum fisika dasar, pengaruh gravitasi, dan rotasi bumi untuk menemukan
utara yang sebenarnya.
Prinsip kerjanya berbeda dengan pedoman magnet karena tidak tergantung pada sifat – sifat
magnet, melainkan pada cara kerja sebuah Gyroscope dan tergantung pada sumber tenaga listrik di
kapal. Dengan bertambah modern dan praktisnya pedoman gyro dalam pemakaian dikapal ada
kecenderungannya lebih banyak menggunakan pedoman gyro dan melalaikan pedoman magnet.
Meskipun diandalkan namun sangat tergantung pada sumber tenaga listrik, dimana sewaktu –
waktu tidak dapat berfungsi karena gangguan listrik dan dapat berakibat fatal. Sebaliknya sedikit
saja gangguan yang dapat terjadi untuk pedoman magnet.
Keuntungan
• Penunjukan haluan atau baringan dll selalu dalam arah sejati
• Pembacaann lebih baik karena pemasangan Gyro Repeater di tempat – tempat yang diperlukan,
meliputi seluruh cakrawala
• Bila kapal mengoleng juru mudi lebih mudah melihat perubahan arah haluan
• Penentuan kesalahan pedoman tidak sulit
• Lebih peka terhadap gangguan luar
• Pengarah Gyro berapa ratus kali lebih besar dari pada pengarah pedoman magnet
• Kemungkinan dapat dilengkapi dengan alat tambahan ( Course recorder, Auto gyro pilot dll).
Kerugian
• Instalasinya yang lengkap dan harganya mahal
• Susunannya rumit, bila terjadi gangguan listrik mengakibatkan penunjukan tidak benar
( Pemberian voltage harus tetap)
• Jika terjadi kerusakan sulit diperbaiki sehingga memerlukan tenaga ahli.