0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan28 halaman

Jenis dan Pembelajaran Pecahan SD

Bab 1 membahas pecahan, termasuk pengertian pecahan, contoh bentuk pecahan seperti biasa, campuran, desimal dan persen, serta hubungan di antara berbagai bentuk pecahan. Bab ini juga menjelaskan cara membandingkan, mengurutkan, mengubah antar bentuk pecahan, serta membulatkan dan menaksir hasil operasi pecahan.

Diunggah oleh

Muhamad Celluler
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan28 halaman

Jenis dan Pembelajaran Pecahan SD

Bab 1 membahas pecahan, termasuk pengertian pecahan, contoh bentuk pecahan seperti biasa, campuran, desimal dan persen, serta hubungan di antara berbagai bentuk pecahan. Bab ini juga menjelaskan cara membandingkan, mengurutkan, mengubah antar bentuk pecahan, serta membulatkan dan menaksir hasil operasi pecahan.

Diunggah oleh

Muhamad Celluler
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Media Mengajar

Matematika
untuk SD/MI Kelas IV
BAB 1 PECAHAN
TUJUAN PEMBELAJARAN:
• Menjelaskan pecahan-pecahan senilai
dengan gambar dan model konkret.
• Menjelaskan berbagai bentuk pecahan
(biasa, campuran, desimal, dan
persen) dan hubungan di antaranya.
• Menjelaskan, melakukan, dan
menyelesaikan masalah penaksiran
dari jumlah, selisih, hasil kali,
dan hasil bagi dua bilangan cacah
maupun pecahan dan desimal.
A. Arti Pecahan
Pecahan adalah bagian dari keseluruhan.
Sepotong kubis ungu dibelah menjadi 2

1 pembilang
2 penyebut
1 1
2 2
Nilai sebagian kubis ungu adalah
Contoh bentuk pecahan lainnya.

𝟏 𝟏 𝟑 𝟐
𝟏𝟎 𝟔 𝟖 𝟏𝟑
B. Pecahan Senilai dan
Menyederhanakan Sederhana
1. Pecahan Senilai
Terdapat 2 piza berukuran sama besar

2 1
8
 4
Dipotong menjadi 8 Dipotong menjadi 4
bagian sama besar Kedua potong piza bagian sama besar
sama besar
6
Tentukan beberapa pecahan yang senilai dengan 12 .
Cara 1 Cara 2
6 6:2 3 6 6 2 12
   
12 12 : 2 6 12 12  2 24
(pembilang dan penyebut dibagi 2) (pembilang dan penyebut dikali 2)
6 6:3 2 6 6  5 30
   
12 12 : 3 4 12 12  5 60
(pembilang dan penyebut dibagi 3) (pembilang dan penyebut dikali 5)

6 3 2 12 30
Jadi, 12    
6 4 24 60
2. Menyederhanakan Pecahan
Menyederhanakan pecahan artinya mengubah pecahan menjadi
pecahan senilai yang paling sederhana.

Contoh:
20
Tentukan pecahan paling sederhana dari .
24
20 20 : 2 10
= = (pembilang dan penyebut dibagi dengan 2)
24 24 : 2 12

10 10 : 2 5
= = (pembilang dan penyebut dibagi dengan 2)
12 12: 2 6

20 5
Jadi, bentuk pecahan paling sederhana dari adalah .
24 6
C. Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan
1. Membandingkan Pecahan

Menggunakan gambar
2 3 1 1
... ..
4 4 2 . 3

1 1
2

3
2
 3
4 4
Menggunakan garis bilangan pecahan
Perhatikan letak dua pecahan.
• Pecahan yang • Pecahan yang
terletak di terletak di
sebelah kiri, sebelah kanan,
nilainya lebih nilainya lebih
kecil dari besar dari
pecahan yang pecahan yang
ada di sebelah ada di sebelah
kanannya. kirinya.

terletak di sebelah kanan , jadi .


terletak di sebelah kiri jadi .
terletak sejajar dengan , jadi .
Membandingkan langsung kedua pecahan
Cara membandingkan dua
pecahan secara langsung

Penyebut kedua Penyebut kedua


pecahan sama pecahan berbeda

Bandingkan Samakan dulu penyebut


langsung nilai kedua pecahan. Lalu,
pembilangnya. pembilang disesuaikan.
Contoh:
3 5 3 2
 
6 6 4 3

Kedua penyebut Kedua penyebut Samakan penyebut, ubah


sama berbeda keduanya menjadi 12
×3 ×4

3 9 2 8
Pembilang  dan 
dibandingkan, 4 12 3 12
3<5 ×3 ×4
Karena,
3 5 9 8 3 2
  maka 
6 6 12 12 4 3
2. Mengurutkan Pecahan

Pecahan berpenyebut sama


Urutkan pecahan mulai dari yang terkecil.

Penyelesaian:

7 5 11 Penyebut Bandingkan
, , pembilangnya
12 12 12 sama

Jadi, urutan pecahan mulai dari yang terkecil adalah .


Pecahan berpenyebut berbeda
Urutkan pecahan mulai dari yang terbesar.

Penyelesaian:

1 5 3 Penyebut Samakan
, ,
2 8 4 berbeda penyebutnya
1 4 5 3 6
= , , =
2 8 8 4 8
3 5 1
Jadi, urutan pecahan mulai dari yang terbesar adalah , , .
4 8 2
D. Berbagai Bentuk Pecahan
1. Pecahan Biasa

Pecahan murni adalah Pecahan tidak murni


pecahan yang adalah pecahan yang
pembilangnya lebih kecil pembilangnya lebih besar
dari penyebutnya. dari penyebutnya.

Contoh: Contoh:
2. Pecahan Campuran 3. Pecahan Desimal

Pecahan campuran Desimal adalah pecahan


terdiri atas bilangan persepuluhan, perseratusan,
bulat dan pecahan. perseribuan, dan seterusnya.

Contoh: Contoh:
sama artinya dengan 0,3 bentuk pecahan dengan
7 : 3 = 2 sisa 1 1 angka di belakang desimal

Dibaca nol koma tiga


atau tiga persepuluh.
4. Persen

Persen adalah bentuk lain


dari pecahan berpenyebut
seratus.

Contoh:
artinya
(dibaca delapan persen)
E. Mengubah Berbagai Bentuk Pecahan
1. Pecahan biasa menjadi pecahan desimal
Dengan cara mengubah Contoh:
penyebut pecahan
menjadi 10, 100, 1.000,
dan seterusnya.

2. Pecahan desimal menjadi pecahan biasa


Dengan cara melihat banyak angka di belakang koma.
1 angka penyebut 10
2 angka penyebut 100 Contoh:
3 angka penyebut 1.000
Setelah itu, sederhanakan pecahan
3. Pecahan biasa menjadi persen
Dengan cara mengubah
Contoh:
penyebut pecahan
menjadi 100.

4. Pecahan persen menjadi pecahan biasa


Dengan cara mengubah
Contoh:
bentuk persen menjadi
pecahan berpenyebut 100,
kemudian sederhanakan.
F. Pembulatan dan Penaksiran Pecahan
1. Pembulatan Pecahan Biasa dan Campuran
Pembulatan pecahan biasa dan campuran artinya
mengubah pecahan biasa dan campuran ke bilangan bulat.
Contoh:
Bulatkan pecahan ke satuan terdekat.

0 1 2 3 4 5 1
6 6 6 6 6
Pecahan lebih dekat ke angka 1. Jadi, pecahan dibulatkan menjadi 1.
2. Pembulatan Pecahan Desimal
Contoh:
Aturan pembulatan pecahan desimal. Bulatkan 3,74
1. Satuan terdekat
Perhatikan angka persepuluhannya. • Satuan terdekat
Jika kurang dari 5, bulatkan ke 3,74 7 > 5, maka
bawah. Jika lebih dari 5 atau sama bulatkan ke atas menjadi 4.
dengan 5, bulatkan ke atas.
• Persepuluhan terdekat
2. Persepuluhan terdekat 3,74 4 < 5, maka
Perhatikan angka perseratusannya. bulatkan ke bawah menjadi 3,7.
Jika kurang dari 5, bulatkan ke
bawah. Jika lebih dari 5 atau sama
dengan 5, bulatkan ke atas.
3. Pembulatan Persen

Pembulatan persen Contoh:


dapat dilakukan 18% dibulatkan menjadi 20%
ke puluhan terdekat. (angka satuannya 8, 8 > 5)
Caranya dengan melihat
angka satuannya.
• Jika angka satuan lebih 73% dibulatkan menjadi 70%
dari atau sama dengan 5, (angka satuannya 3, 3 < 5)
maka bulatkan ke atas.
• Jika angka satuan kurang 45% dibulatkan menjadi 50%
dari 5, maka bulatkan
(angka satuannya 5)
ke bawah.
F. Pembulatan dan Penaksiran Pecahan
Menaksir berarti memperkirakan.

1. Penaksiran Hasil Operasi Hitung Pecahan Biasa dan Campuran


Caranya membulatkan pecahan ke satuan terdekat terlebih
dahulu, kemudian ditambah, dikurangi, dikali, atau dibagi.

Contoh:
lebih dekat dengan 2
=....
lebih dekat dengan 6
2. Penaksiran Hasil Operasi Hitung Pecahan Desimal
Lebih mudah dengan membulatkan ke satuan atau
puluhan terdekat terlebih dahulu.

Contoh:
=.... dibulatkan ke atas
menjadi 4
dibulatkan ke
bawah menjadi 1
3. Penaksiran Hasil Operasi Hitung Persen
0% 25% 50% 75% 100% Gunakan garis
bilangan berikut
0 1 1 untuk melakukan
3 1
penaksiran dalam
4 2 4
persen
Contoh: lebih dekat
Taksirlah 52% dari 795! dengan
795 lebih dekat
= dengan 800
= 400

Anda mungkin juga menyukai