0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
283 tayangan55 halaman

Peningkatan Mutu di Puskesmas dengan PDSA

Workshop ini membahas perbaikan mutu berkelanjutan dengan menggunakan siklus Plan-Do-Study-Act (PDSA). Metode ini digunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas secara berkelanjutan. Workshop ini menjelaskan langkah-langkah identifikasi masalah, penetapan tujuan, dan rencana pemecahan masalah untuk meningkatkan mutu.

Diunggah oleh

Enos Matira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
283 tayangan55 halaman

Peningkatan Mutu di Puskesmas dengan PDSA

Workshop ini membahas perbaikan mutu berkelanjutan dengan menggunakan siklus Plan-Do-Study-Act (PDSA). Metode ini digunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas secara berkelanjutan. Workshop ini menjelaskan langkah-langkah identifikasi masalah, penetapan tujuan, dan rencana pemecahan masalah untuk meningkatkan mutu.

Diunggah oleh

Enos Matira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Perbaikan Mutu

Berkesinambungan:
PDSA

Workshop Tata Kelola Mutu


MEMBANGUN BUDAYA MUTU DI PUSKESMAS

STANDARISASI SUMBER
DAYA STANDARISASI PROSES

• JUMLAH, JENIS, KOMPETENSI • KEPATUHAN TERHADAP


TENAGA PANDUAN/SOP P
• PERBAIKAN MUTU SECARA
• KETERSEDIAAN SPA
BERKESINAMBUNGAN
OUTPUT
• KETERSEDIAAN PANDUAN & SOP
• PENGUKURAN INDIKATOR MUTU
• MENETAPKAN INDIKATOR MUTU • PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN
SKILL
A CQI D PERBAIKAN
PELAYANAN KESEHATAN

INPUT
S

MEMBANGUN PENGUKURAN
BIMTEK MUTU AKREDITASI
BUDAYA MUTU INDIKATOR MUTU

PENILAIAN
MONEV MUTU
KERANGKA KONSEP IMPLEMENTASI TKM DI PUSKESMAS

• PENGUMPULAN DATA • LAKUKAN PILOT


• TETAPKAN TUJUAN PROJECT
• IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB • DOKUMENTASIK
MASALAH AN HASIL UJI
• RENCANAKAN PEMECAHAN COBA
MASALAH
• LAKUKAN
ANALISA DATA PRODUK
KOMITMEN
LAYANAN
KEPEMIMPINAN PLAN DO KESEHATAN
PENGORGANISA YANG
SIAN BERMUTU
BUDAYA MUTU

ACT STUDY • ANALISA DATA


• BANDINGKAN HASIL UJI
• STANDARISASI UNTUK DIREPLIKASI COBA DENGAN TARGET
JIKA HASIL UJI COBA DITERIMA /TUJUAN UJI COBA
• JIKA HASIL UJI COBA DITOLAK MAKA • BUAT KESIMPULAN
KEMBALI KE PLAN UNTUK MEMBUAT • LAKUKAN
RENCANA PERBAIKAN YANG BARU PEMANTAUAN,
PENGENDALIAN DAN
PENILAIAN (AITM)
• PEMBELAJARAN
(LESSON LEARN)

OUTPUT

INPUT
PROSES
PERENCANAAN
PENGUMPULAN IDENTIFIKASI
1 3
DATA AKAR PENYEBAB
MASALAH

RENCANAKAN
2 TETAPKAN 4 PEMECAHAN
TUJUAN MASALAH

MENETAPKAN
INDIKATOR
Pengumpulan Data
Identifikasi Standar Sebagai Acuan

STANDAR AKREDITASI 01
PUSKESMAS

PEDOMAN ORGANISASI &


02
PELAYANAN di PUSKESMAS

SPM BIDANG KESEHATAN 03

RENSTRA NASIONAL, PROV,


04
KAB/KOTA, RENSTRA/ 5
TAHUNAN PUSKESMAS
CONTOH IDENTIFIKASI STANDAR DI MASING-MASING LINGKUP MUTU
CONTOH IDENTIFIKASI STANDAR DI MASING-MASING LINGKUP MUTU
CONTOH IDENTIFIKASI STANDAR DI MASING-MASING LINGKUP MUTU
Pengumpulan Data
Sumber Data 1 Laporan hasil pengukuran indikator mutu
Laporan hasil audit internal dan rapat tinjauan manajemen
2
Laporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP)
3 Hasil penilaian risiko
4 Hasil evaluasi diri pemenuhan standar yang telah diacu
Rekapitulasi komplain dan keluhan
5
Hasil dan rekomendasi penjaminan mutu eksternal,
6 diantaranya akreditasi maupun mekanisme penilaian
eksternal lain
7

Tim Mutu Internal (TMI) melakukan kompilasi dan analisis terhadap data-data hasil
dari laporan sesuai dengan ketersediaan pada sistem yang berlaku di Puskesmas.
Analisis ditujukan untuk mengidentifikasi kesenjangan/gap terhadap pemenuhan
target atau kriteria ideal.
Contoh Analisis Data Kinerja Mutu
PERENCANAAN
PENGUMPULAN IDENTIFIKASI
1 3
DATA AKAR PENYEBAB
MASALAH

RENCANAKAN
2 TETAPKAN 4 PEMECAHAN
TUJUAN MASALAH

MENETAPKAN
INDIKATOR
TETAPKAN TUJUAN
PENETAPAN SKALA PRIORITAS MASALAH

METODE SKALA PRIORITAS :


1. USG
(urgency,
Hasil Analisa
Data Kinerja seriousness, and
Mutu PENETAPAN SKALA PRIORITAS growth),
2. Skala likert
3. 3H1P dan
4. Metode lainnya.
CONTOH PENETAPAN TUJUAN
Contoh: Di sebuah Puskesmas tahun 2020 berdasarkan
hasil monitoring terdapat beberapa indikator pelayanan
kesehatan masyarakat yang tidak mencapai target seperti
yang diuraikan pada tabel 4.

Tetapkan tujuan sesuai masalah


yang telah diprioritaskan.
Contoh
NO MASALAH TARGET CAPAIAN
Jika yang terpilih adalah no 2 maka
. tujuan yg ditetapkan adalah
1 Rendahnya capain SPM Hipertensi 50% 30% “meningkatkan capaian testing
Lakukan Covid-19 sebagai upaya untuk
2 Rendahnya capaian testing covid 19 50% 10%
brainstorming mendeksi lebih dini kasus Covid-19
Masih rendahnya tingkat kepuasan sehingga dapat melakukan
3 pasien terhadap pelayanan pendaftaran 80% 76% penanganan lebih cepat”
4 Dst    
CONTOH 2…

PLAN
MENETAPKAN TUJUAN

Misal Petugas kesehatan di Puskesmas “X” memilih


masalah prioritas untuk diperbaiki sebagai upaya
peningkatan mutu dengan TUJUAN, yaitu:

“MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN


DI RUANG FARMASI”
PERENCANAAN
PENGUMPULAN IDENTIFIKASI
1 3
DATA AKAR PENYEBAB
MASALAH

RENCANAKAN
2 TETAPKAN 4 PEMECAHAN
TUJUAN MASALAH

MENETAPKAN
INDIKATOR
IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN SKALA PRIORITAS
PEMECAHAN MASALAH

METODE SKALA PRIORITAS :


1. USG
(urgency,
Hasil Analisa
Data Kinerja seriousness, and
Mutu PENETAPAN SKALA PRIORITAS growth),
2. Skala likert
3. 3H1P dan
4. Metode lainnya.
IDENTIFIKASI
AKAR PENYEBAB MASALAH
Melalui diagram fishbone dapat diidentifikasi
penyebab masalah pada aspek :
 sumber daya manusia (Man),
 teknis atau proses terkait masalah (Method),
 bahan, alat yang diperlukan untuk menjalankan
proses terkait masalah (Material),
 ketersediaan pembiayaan (Money), dan
 faktor lingkungan fisik, biologis, dan atau
 sosial yang mempengaruhi (Environment).
PERENCANAAN
PENGUMPULAN IDENTIFIKASI
1 3
DATA AKAR PENYEBAB
MASALAH

RENCANAKAN
2 TETAPKAN 4 PEMECAHAN
TUJUAN MASALAH

MENETAPKAN
INDIKATOR
RENCANAKAN
PEMECAHAN MASALAH
RENCANAKAN
PEMECAHAN MASALAH
PERENCANAAN
PENGUMPULAN IDENTIFIKASI
1 3
DATA AKAR PENYEBAB
MASALAH

RENCANAKAN
2 TETAPKAN 4 PEMECAHAN
TUJUAN MASALAH

MENETAPKAN
INDIKATOR
INDIKATOR MUTU DI PUSKESMAS

INDIKATOR NASIONAL MUTU


INDIKATOR MUTU PUSKESMAS (INM PUSKESMAS)
PRIORITAS PUSKESMAS (IMPP)
Indikator mutu yang diprioritaskan INDIKATOR 6 Indikator Puskesmas
berdasarkan permasalahan kesehatan NASIONAL MUTU DI
PKM
di wilayah kerja

INDIKATOR MUTU
INDIKATOR
PRIORITAS
MUTU PELAYANAN
PUSKESMAS

INDIKATOR MUTU PELAYANAN

Masalah yg terjadi di pelayanan


Puskesmas
1. INDIKATOR KEPATUHAN IDENTIFIKASI PASIEN
2. INDIKATOR KKT
3. INDIKATOR KEPATUHAN PENGGUNAAN APD
INDIKATOR 6 INM 4. INDIKATOR IBU HAMIL
MANDATORI PUSKESMAS 5. INDIKATOR TB
6. INDIKATOR KEPUASAAN PASIEN

INDIKATOR MUTU
1. INDIKATOR MUTU PRIORITAS PUSKESMAS (IMPP) .
Adalah indikator mutu yang ditetapkan berdasarkan
INDIKATOR INI ADALAH area prioritas Puskesmas untuk perbaikan mutu
INDIKATOR NON
INDIKATOR YANG DISUSUN
BERDASARKAN sesuai prioritas masalah di wilayah kerja
MANDATORI PERMASALAHAN YANG
ADA/DIHADAPI DI MASING- Puskesmas
MASING PUSKESMAS

2. Indikator mutu di masing-masing unit Puskesmas.


Contoh : 1) Indikator Mutu yang merupakan representasi
mutu unit kerja/pelayanan tersebut, 2) Indikator Mutu
masing-masing unit kerja/program yang capaiannya tidak
tercapai (atau berpeluang untuk ditingkatkan), dan 3 )
Indikator Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) yang sesuai
untuk pelayanan tersebut
PROFIL INDIKATOR
Judul Judul singkat yang spesifik mengenai indikator apa yang akan diukur tanpa menyebutkan
satuan pengukuran.
Dasar Pemikiran Dasar pemilihan indikator, yang berasal dari ketentuan peraturan, literatur, data, analisis
situasi.
Dimensi Mutu 1. Prinsip atau tujuan prioritas dalam memberikan pelayanan, meliputi efektif
(effective), keselamatan pasien (safe), berorientasi kepada pasien (people-centred),
tepat-waktu (timely), efisien (efficient), adil (Equitable) dan terintegrasi (Integrated).
2. Setiap indicator mewakili 1 atau 3 dimensi mutu.
PROFIL Tujuan Hasil yang ingin dicapai dengan melakukan indikator mutu
INDIKATOR
DO Batasan pengertian yang dijadikan pedoman dalam melakukan pengukuran indikator
untuk menghindari kerancuan

Tipe Indikator Input: untuk menilai apakah faskes memiliki kemampuan sumber daya yang cukup untuk
memberikan pelayanan.
Proses: untuk menilai apa yang dikerjakan staf fasilitas pelayanan kesehatan dan
bagaimana pelaksanaan pekerjaanya.
Output: untuk menilai hasil dari proses yang dilaksanakan.
Outcome: untuk menilai dampak pelayanan yang diberikan terhadap pengguna layanan
Satuan Pengukuran Standar atau dasar ukuran yang digunakan, antara lain: jumlah, prsentase, dan satuan
waktu.
Numerator Jumlah subjek atau kondisi yang ingin diukur dalam populasi atau sampel yang memiliki
karakteristik tertentu

Denumerator Semua peluang yang ingin diukur dalam populasi atau sampel

Target Pencapaian Sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai


PROFIL INDIKATOR
Kriteria Inklusi: karakteristik subjek yang memenuhi kriteria yang ditentukan.
Eksklusi: Batasan yang mengakibatkan subjek tidak dapat diikutkan dalam
pengukuran.
Formula Rumus untuk menghasilkan nilai indikator

Desain Pengumpulan Data Retrospektif , Observasi


PROFIL
INDIKATOR Sumber Data Asal data yang diukur, contoh rekam medis dan formular observasi
Jenis sumber data ; Data Primer dan Data Sekunder
Besar Sampel Jumlah data yang harus dikumpulkan agar pengukuran menjadi refresentatif.
Menyesuaikan kaidah statistik.
Cara Pengambilan Sampel Cara memilih sampel dari populasi untuk mengumpulkan informasi /data yang
menggambarkan sifat atau ciri yang dimiliki populasi.
Secara umum: Probability Sampling dan Non Probability Sampling
Periode Pengumpulan data Kurun waktu yang ditetapkan untuk melakukan pengumpulan data, contohnya tiap
bulan.
Penyajian Data Cara menampilkan data, Contoh; tabel, runchart, grafik.

Periode analisis dan Kurun waktu yang ditetapkan untuk melakukan analisis dan pelaporan data ,
pelaporan data contoh: setiap bulan dan setiap triwulan.
Penanggung Jawab Petugas yang bertanggung jawab untuk mengkoordinir upaya pencapaian target
yang ditetapkan.
KERANGKA KONSEP IMPLEMENTASI TKM DI PUSKESMAS

• PENGUMPULAN DATA • LAKUKAN PILOT


• TETAPKAN TUJUAN PROJECT
• IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB • DOKUMENTASIK
MASALAH AN HASIL UJI
• RENCANAKAN PEMECAHAN COBA
MASALAH
• LAKUKAN
ANALISA DATA PRODUK
KOMITMEN
LAYANAN
KEPEMIMPINAN PLAN DO KESEHATAN
PENGORGANISA YANG
SIAN BERMUTU
BUDAYA MUTU

ACT STUDY • ANALISA DATA


• BANDINGKAN HASIL UJI
• STANDARISASI UNTUK DIREPLIKASI COBA DENGAN TARGET
JIKA HASIL UJI COBA DITERIMA /TUJUAN UJI COBA
• JIKA HASIL UJI COBA DITOLAK MAKA • BUAT KESIMPULAN
KEMBALI KE PLAN UNTUK MEMBUAT • LAKUKAN
RENCANA PERBAIKAN YANG BARU PEMANTAUAN,
PENGENDALIAN DAN
PENILAIAN (AITM)
• PEMBELAJARAN
(LESSON LEARN)

OUTPUT

INPUT
PROSES
PELAKSANAAN PROGRAM MUTU
Pelaksanaan Kegiatan

01
sesuai Rencana yang
ditetapkan

02
Pelaksanaan Proyek Uji
Coba Skala Kecil

• Implementasi pilot
project
• Dokumentasi hasil
• Analisa Data
Contoh Pelaksanaan Program Mutu
KERANGKA KONSEP IMPLEMENTASI TKM DI PUSKESMAS

• PENGUMPULAN DATA
• LAKUKAN
• TETAPKAN TUJUAN
PILOT PROJECT
• IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB
• DOKUMENTASI
MASALAH
• RENCANAKAN PEMECAHAN KAN HASIL UJI
MASALAH COBA
• LAKUKAN
ANALISA DATA PRODUK
KOMITMEN
LAYANAN
KEPEMIMPINAN PLAN DO KESEHATAN
PENGORGANISAS YANG
IAN BERMUTU
BUDAYA MUTU

STUD
ACT
• STANDARISASI UNTUK
Y • ANALISA DATA
• BANDINGKAN HASIL
UJI COBA DENGAN
DIREPLIKASI JIKA HASIL UJI TARGET /TUJUAN UJI
COBA DITERIMA COBA
• JIKA HASIL UJI COBA • BUAT KESIMPULAN
• LAKUKAN
DITOLAK MAKA KEMBALI
PEMANTAUAN,
KE PLAN UNTUK MEMBUAT PENGENDALIAN DAN
RENCANA PERBAIKAN YANG PENILAIAN (AITM)
BARU • PEMBELAJARAN
(LESSON LEARN)

OUTPUT

INPUT
PROSES
STUDY
APAKAH RENCANA SAYA TERLAKSANA
APAKAH TUJUAN/ TARGET SAYA BERHASIL
APA PEMBELAJARAN YANG SAYA DAPAT

Ir.02
DEFINISI

PE
M
Kegiatan Mengamati Perkembangan Pelaksanaan Rencana

AN
Kegiatan Mutu Dengan Mengumpulkan Dan Mengkaji Data

TA
Secara Periodik

UA
N
PENILAIAN
Kegiatan Sistematis Mulai Dari
Mengumpulkan Data, Menganalisis Dan
Menggunakan Informasi Untuk
Mengetahui Keberhasilan Rencana Uji
Coba/ Program

Ir.02
LANGKAH-LANGKAH
DALAM TAHAP STUDY (S)

KESIMPULAN
BANDINGKAN
EVALUASI HASIL

MENYELESAIKAN ANALISA
3
DATA
2

PEMBELAJARAN
LANGKAH 1
MENYELESAIKAN ANALISA DATA
DATA HASIL UJI COBA IN-
OVASI
DAMPAK TARGET 180
YG 160 170
HASIL ANALISA 140 150
DIPEROLE 120
H SASARAN
100
80
60
40 50
20
0
SEBELUM UJI TARGET SETELAH UJI
COBA COBA

Target testing covid 1 : 1.000


penduduk setiap minggu
LANGKAH 2
BANDINGKAN/ EVALUASI HASIL

HASIL UJI COBA


120
100

OUTCOME 80
60
40
20

MENILAI 0

PROSES

UJI COBA

PERBANDINGAN SEBELUM & SESUDAH UJI COBA


LANGKAH 3
BUAT KESIMPULAN
GRAFIK PENINGKATAN POSITIVITY RATE

1 1 1 1 1 1
8 10
6 7 6
3

BERHASIL MENJANJIKAN GAGAL

JULI AGUSTUS CAPAIAN


SEPTEMBER STANDAR
OKTOBER NOVEMBER DESEMBER

PERBANDINGAN SEBELUM & SESUDAH UJI COBA


OUTLINE MATERI

1 PENDAHULUAN

2 LANGKAH-LANGKAH STUDY

3 AUDIT INTERNAL & TM

4 PEMBELAJARAN
AUDIT INTERNAL
PENGERTIAN
1
Kegiatan Mengumpulkan informasi faktual dan significan melalui interaksi (pemeriksaan,
pengukuran dan penilaian yang berujung pada penarikan kesimpulan) secara sistematis,
objektif dan terdokumentasi yang berorientasi pada azas penggalian nilai atau manfaat

ALAT
2
MEMBANTU MENCAPAI VISI, MISI DAN TUJUAN ORGANISASI
TUJUAN AUDIT INTERNAL
MEMBANTU MENYELESAIKAN PER-
MASALAHAN DALAM RANGKA
MENINGKATAKAN MUTU DAN KINERJA

DASAR PENETAPAN TUJUAN AUDIT

1. PRIORITAS PERMASALAHAN
2. RENCANA PENGEMBANGAN
3. PERSYARATAN SMM
4. PERSYARATAN REGULASI
5. EVALUASI REKANAN
6. POTENSI RISIKO
AKTIFITAS AUDIT INTERNAL

MENILAI
M
N ER
KA DA EK
I
S T SI OM
A KA E
EM N N
M
PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN

Pertemuan yang dilakukan secara periodic


oleh manajemen secara periodic untuk
meninjau SMM dan kinerja pelayanan/
upaya Puskesmas untuk memastikan
kelanjutan, kesesuain, kecukupan dan
efektifitas sistem manajemen mutu dan
sistem pelayanan
PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN
Dipimpin Penanggung
Jawab Mutu

Dengan koordinasi dan


kehadiran Kepala
Puskesmas
Mekanisme Pengendalian Untuk Memastikan Keterlaksanaan Perencanaan Dan Sistem
Manajemen Mutu Berdasarkan Hasil Monitoring Dan Evaluasi
Ir.02
INPUT PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN

• Hasil audit internal


• Umpan balik pelanggan
• Kinerja proses
• Pencapaian sasaran-sasaran mutu/indikator-
indikator kinerja
• Status tindakan koreksi dan pencegahan yang
dilakukan
• Tindak lanjut tehadap hasil tinjauan
manajemen yang lalu
• Kebijakan mutu dan kebijakan
pelayanan/upaya Puskesmas
• Perubahan yang perlu dilakukan terhadap
system manajemen mutu dan system
pelayanan/penyelenggaraan upaya
Puskesmas
OUPUT
PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN

Keputusan dan Tindakan yang berhubungan dengan :


1. Peningkatan efektifitas tata Kelola mutu dampelayanan
2. Peningkatan pelayanan terkait persyaratan pelanggan
3. Identifikasi perubahan yang diperlukan
4. Penyediaan sumber daya yang diperlukan untuk
peningkatan tata Kelola mutu

Ir.02
OUTLINE MATERI

1 PENDAHULUAN

2 LANGKAH-LANGKAH STUDY

PERTEMUAN TINJAUAN
3 MANAGEMEN

4 PEMBELAJARAN

Ir.02
PEMBELAJARAN

1. Agen perubahan
2. Fokus pada upaya uji coba yang dilakukan
3. Sabar karena membutuhkan waktu
4. Lakukan validasi masalah segera
5. Menyusun metodologi untuk mengukur
hasil
6. Membangun pemahaman yang sama
7. Inovasi tidak sama seperti hak milik
KERANGKA KONSEP IMPLEMENTASI TKM DI PUSKESMAS

• PENGUMPULAN DATA
• LAKUKAN
• TETAPKAN TUJUAN
PILOT PROJECT
• IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB
• DOKUMENTASI
MASALAH
• RENCANAKAN PEMECAHAN KAN HASIL UJI
MASALAH COBA
• LAKUKAN
ANALISA DATA PRODUK
KOMITMEN
LAYANAN
KEPEMIMPINAN PLAN DO KESEHATAN
PENGORGANISAS YANG
IAN BERMUTU
BUDAYA MUTU

STUD
ACT
• STANDARISASI UNTUK
Y • ANALISA DATA
• BANDINGKAN HASIL
UJI COBA DENGAN
DIREPLIKASI JIKA HASIL UJI TARGET /TUJUAN UJI
COBA DITERIMA COBA
• JIKA HASIL UJI COBA • BUAT KESIMPULAN
• LAKUKAN
DITOLAK MAKA KEMBALI
PEMANTAUAN,
KE PLAN UNTUK MEMBUAT PENGENDALIAN DAN
RENCANA PERBAIKAN YANG PENILAIAN (AITM)
BARU • PEMBELAJARAN
(LESSON LEARN)

OUTPUT

INPUT
PROSES
AKSI (ACT/A)

PERUBAHAN APA YANG TERJADI


APA LANGKAH SELANJUTNYA

Ir.02
PENGERTIAN

Tindak lanjut sesuai


kesimpulan hasil study
dengan menyusun
kembali perencanaan
(Plan) sebagai siklus
berkesinambungan

Ir.02
LANGKAH-LANGKAH
DALAM TAHAP ACT

LANGKAH SELANJUTNYA

STANDARISASI HASIL
PERBAIKAN
2
1
PENINGKATAN MUTU

Menyusun kembali
perencanaan (plan)
sehingga siklus
berkesinambungan
terlaksana
BERHASIL Lakukan rutinitas
sehingga menjadi
standarisasi hasil
Apabila hasil uji upaya perbaikan perbaikan
masih menemukan kelemahan-
kelemahan  susun rencana
perbaikan untuk dilaksanakan
selanjutnya (Plan to Act) guna CARI SOLUSI
GAGAL LAIN
menghilangkan kelemahan yang
ditemukan
LANGKAH STANDARISASI
HASIL PERBAIKAN

1 3 5
GAMBARKAN MODIFIKASI BANGUN RENCANA
PROSES DALAM STANDAR, UNTUK MENDUKUNG
FLOWCHART PROSEDUR, PERUBAHAN
TARGET,
KEBIJAKAN

2 4
DISKUSIKAN RENCANA
DISKUSIKAN DENGAN
PERUBAHAN DAN
TIM UNTUK MELIHAT SOSIALISASIKAN KEPADA
DAMPAK POSITIF DI SELURUH STAF
UNIT LAIN PUSKESMAS

DOKUMENTASIKAN

ir.02
TINDAKLANJUT

BERHASIL ADA
KELEMAHAN GAGAL

RENCANA
STANDARISASIKAN
PERBAIKAN BUAT SOLUSII
BARU
KERANGKA KONSEP IMPLEMENTASI TKM DI PUSKESMAS

• PENGUMPULAN DATA
• LAKUKAN
• TETAPKAN TUJUAN
PILOT PROJECT
• IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB
• DOKUMENTASI
MASALAH
• RENCANAKAN PEMECAHAN KAN HASIL UJI
MASALAH COBA
• LAKUKAN
ANALISA DATA PRODUK
KOMITMEN
LAYANAN
KEPEMIMPINAN PLAN DO KESEHATAN
PENGORGANISAS YANG
IAN BERMUTU
BUDAYA MUTU

STUD
ACT
• STANDARISASI UNTUK
Y • ANALISA DATA
• BANDINGKAN HASIL
UJI COBA DENGAN
DIREPLIKASI JIKA HASIL UJI TARGET /TUJUAN UJI
COBA DITERIMA COBA
• JIKA HASIL UJI COBA • BUAT KESIMPULAN
• LAKUKAN
DITOLAK MAKA KEMBALI
PEMANTAUAN,
KE PLAN UNTUK MEMBUAT PENGENDALIAN DAN
RENCANA PERBAIKAN YANG PENILAIAN (AITM)
BARU • PEMBELAJARAN
(LESSON LEARN)

OUTPUT

INPUT
PROSES
Ir.02

Anda mungkin juga menyukai