Rapid application
development (RAD)
Oleh:
- NPM : 2018.[Link]
KHAIRUL ANAM - NPM : 2018.02.02.0.0013
TRI YANDI - NPM : 2018.02.02.0.0015
Pengertian
Rapid application development (RAD) atau rapid
prototyping adalah model proses pembangunan
perangkat lunak yang tergolong dalam teknik
incremental (bertingkat). RAD menekankan pada
siklus pembangunan pendek, singkat, dan cepat
Tahapan-tahapan dalam RAD
Business modeling
Data modeling
Process modelling
Application generation
Testing and turnover
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan : Membeli sistem yang baru memungkinkan untuk lebih menghemat biaya ketimbang
mengembangkan sendiri.
Proses pengiriman menjadi lebih mudah, hal ini dikarenakan proses pembuatan lebih banyak menggunakan
potongan-potongan script.
Mudah untuk diamati karena menggunakan model prototype, sehingga user lebih mengerti akan sistem yang
dikembangkan.
Lebih fleksibel karena pengembang dapat melakukan proses desain ulang pada saat yang bersamaan.
Bisa mengurangi penulisan kode yang kompleks karena menggunakan wizard.
Keterlibatan user semakin meningkat karena merupakan bagian dari tim secara keseluruhan.
Mampu meminimalkan kesalahan-kesalahan dengan menggunakan alat-alat bantuan (CASE tools)
Mempercepat waktu pengembangan sistem secara keseluruhan karena cenderung mengabaikan kualitas.
Tampilan yang lebih standar dan nyaman dengan bantuan software-software pendukung.
Kelemahan : Dengan melakukan pembelian belum tentu bisa menghemat biaya dibandingkan dengan
mengembangkan sendiri.
Membutuhkan biaya tersendiri untuk membeli peralatan-peralatan penunjang seperti misalnya software dan
hardware.
Kesulitan melakukan pengukuran mengenai kemajuan proses.
Kurang efisien karena apabila melakukan pengkodean dengan menggunakan tangan bisa lebih efisien.
Ketelitian menjadi berkurang karena tidak menggunakan metode yang formal dalam melakukan pengkodean.
Lebih banyak terjadi kesalahan apabila hanya mengutamakan kecepatan dibandingkan dengan biaya dan
kualitas.
Fasilitas-fasilitas banyak yang dikurangi karena terbatasnya waktu yang tersedia.
Sistem sulit diaplikasikan di tempat yang lain.
Fasilitas yang tidak perlu terkadang harus disertakan, karena menggunakan komponen yang sudah jadi,
sehingga hal ini membuat biaya semakin meningkat.
Contoh Penerapan dalam Kehidupan
Component based construction (pemrograman berbasis komponen bukan
prosedural).
Penekanan pada penggunaan ulang (reuse) komponen perangkat lunak yang
telah ada.
Pembangkitan kode program otomatis/semi otomatis.
Multiple team (banyak tim), tiap tim menyelesaikan satu tugas yang selevel
tapi tidak sama. Banyaknya tim tergantung dari area dan kompleksitasnya
sistem yang dibangun.
Jika keutuhan yang diinginkan pada tahap analisis kebutuhan telah lengkap
dan jelas, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan secara lengkap
perangkat lunak yang dibuat adalah berkisar 60 sampai 90 hari. Model RAD
hampir sama dengan model waterfall, bedanya siklus pengembangan yang
ditempuh model ini sangat pendek dengan penerapan teknik yang cepat.
Sistem dibagi-bagi menjadi beberapa modul dan dikerjakan beberapa tim
dalam waktu yang hampir bersamaan dalam waktu yang sudah ditentukan.
Model ini melibatkan banyak tim, dan setiap tim mengerjakan tugas yang
selevel, namun berbeda. Sesuai dengan pembagian modul sistem.