0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan21 halaman

Sifat dan Rumus Fluida Dinamis

Fluida dinamis mempelajari fluida dalam keadaan bergerak. Ada dua jenis fluida yaitu fluida ideal yang tidak dapat dikompresikan dan tidak memiliki viskositas, serta fluida sejati yang dapat dikompresikan dan memiliki viskositas. Hukum Bernoulli menjelaskan hubungan antara tekanan, kecepatan, dan ketinggian pada fluida yang mengalir.

Diunggah oleh

Reski Amelia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan21 halaman

Sifat dan Rumus Fluida Dinamis

Fluida dinamis mempelajari fluida dalam keadaan bergerak. Ada dua jenis fluida yaitu fluida ideal yang tidak dapat dikompresikan dan tidak memiliki viskositas, serta fluida sejati yang dapat dikompresikan dan memiliki viskositas. Hukum Bernoulli menjelaskan hubungan antara tekanan, kecepatan, dan ketinggian pada fluida yang mengalir.

Diunggah oleh

Reski Amelia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Fluida Dinamis

Reski amelia
105131110520
Pendahuluan
Fluida dinamis adalah ilmu yang mempelajari fluida dalam keadaan bergerak.

 Tidak
kompresibel
Fluida  Tunak
Ideal  Tidak kental
 Aliran garis
arus

Fluida  Sifat-sifat fluida

 Kompresibel
 Tak tunak
Fluida  Kental
Sejati  Aliran
turbulen
Sifat-Sifat Fluida

Fluida Ideal Fluida Sejati

● Tidak kompresibel (tak ● Kompresibel (dapat


termampatkan) Artinya termampatkan) Artinya
tidak mengalami perubahan mengalami perubahan
volume atau massa jenis volume atau massa jenis
ketika ditekan saat mengalir. ketika ditekan saat mengalir.
● Tunak (steady) Artinya ● Tak tunak (non-steady)
kecepatan aliran fluida pada Artinya kecepatan aliran
suatu titik mempunyai fluida pada suatu titik
kelajuan konstan. mempunyai kelajuan
berubah-ubah.
Sifat-Sifat Fluida

Fluida Ideal Fluida Sejati

● Tidak kental (non-viscous) ● Kental (viscous) Artinya


Artinya tidak mengalami mengalami gaya gesekan
gaya gesekan ketika ketika mengalir.
mengalir. ● Aliran turbulen (laminar
● Aliran garis arus flow) Artinya fluida dapat
(streamline) Artinya fluida mengalir secara berputar
mengalir dalam garis lurus dengan arah gerak yang
lengkung yang jelas ujung berbeda-beda.
dan pangkalnya.
1. Persamaan Kontinuitas

Debit aliran adalah besaran yang


menyatakan volume fluida yang Untuk fluida sempurna (ideal), yaitu
mengalir melalui suatu penampang zat alir yang tidak dapat dimampatkan
dalam waktu tertentu. dan tidak memiliki kekentalan
(viskositas), hasil kali laju aliran
fluida dengan luas penampangnya
Q= Q = A. v selalu tetap. Secara matematis,
dituliskan sebagai berikut.
Ket:
Q = debit aliran (m3/s) A1 v1 = A2 v2
V = volume fluida (m3)
t = waktu (s) Persamaan di atas disebut juga
A = luas penampang (m2) persamaan kontinuitas.
v = kecepatan aliran (m/s)
Contoh Soal

Persamaan kontinuitas menjelaskan Sebuah pipa lurus memiliki dua macam penampang,
bahwa massa fluida yang masuk ke masing-masing dengan luas penampang 200 mm2 dan
dalam suatu penampang akan keluar 100 mm2. Pipa tersebut diletakkan secara horisontal,
di ujung penampang lain dengan sedangkan air di dalamnya mengalir dari penampang
massa yang sama. Oleh karena itu, besar ke penampang kecil. Jika kecepatan arus di
debit fluida di seluruh titik penampang besar adalah 2 m/s, tentukanlah:
penampang adalah sama.
a. kecepatan arus air di penampang kecil, dan
b. b. volume air yang mengalir setiap menit.
Penyelesaian

Jawab:
Diketahui:
A1 = 200 mm2, b. Q = = Av → V = Avt
A2 = 100 mm2, = (200 × 10–6 m2 ) (2 m/s) (60 s)
v1 = 2 m/s. = 24 × 10–3 m3
= 2,4 × 10–4 m3.

a. A1 v1 = A2 v2
(200 mm2 ) (2 m/s) = (100 mm2)v2
v2 = 4 m/s.
Persamaan Bernoulli

Tekanan fluida dan kelajuan fluida pada pipa


mendatar dijelaskan oleh Azas Bernoulli.

 Pada pipa mendatar, tekanan fluida


terbesar ada pada bagian yang kelajuan
airnya paling kecil (diameter melebar).
A B
 Pada pipa mendatar, tekanan fluida
terkecil ada pada bagian yang kelajuan
airnya paling besar (diameter
menyempit).
Hukum/persamaan Bernoulli menyatakan:
Dapat dirumuskan:

“Jumlah dari tekanan, energi kinetik per volume,


dan energi potensial per volume memiliki nilai P1 + 1/2 ρv12 + ρgh1 = P2 + 1/2 ρv22 + ρgh2
yang sama pada tiap titik di sepanjang suatu garis
arus.”
dengan:
p = tekanan (N/m2 ),
v = kecepatan aliran fluida (m/s),
g = percepatan gravitasi (m/s2 ),
h = ketinggian pipa dari tanah (m), dan
ρ = massa jenis fluida.
Penerapan Hukum Bernoulli

1. Teorema Torricelli menjelaskan bahwa: 2. Tabung venturi adalah sebuah pipa yang memiliki
bagian menyempit.
“Jika suatu wadah yang berhubungan dengan
atmosfer bagian atasnya, kemudian memiliki Venturimeter adalah suatu alat yang dibuat berdasarkan
lubang yang jauh lebih kecil dari luas konsep tabung venturi yang digunakan untuk mengukur
penampang wadah di bawah permukaan fluida, kelajuan fluida.
maka kelajuan semburan fluida sama dengan
kelajuan gerak jatuh bebas benda.” Venturimeter terdiri dari dua:

Persamaan yang berlaku dari teorema Torricelli: 1) Venturimeter tanpa manometer (pipa venturi)
2) Venturimeter dengan manometer

v2 = √2gh1
1. Venturimeter tanpa manometer (pipa venturi)
Berlaku persamaan:

P1 – P2 = 1/2 ρ (v22 - v12 ) = ρgh

Kecepatan aliran dapat dihitung:


2) Venturimeter dengan manometer
v1 = √v22 − 2gh v2 = √v12+ 2gh Berlaku persamaan:

P1 – P2 = 1/2 ρ (v22 - v12 ) = (ρ’- ρ)gh

Kecepatan aliran dapat dihitung:

v1 = A2 √ 2(ρ'-ρ)gh / ρ(A12 -A22 )


v2 = A1 √ 2(ρ'-ρ)gh / ρ(A12 -A22 )
Tabung pitot adalah tabung yang
digunakan untuk mengukur kelajuan gas.

Berlaku persamaan:

PB – PA = 1/2 ρv2 = ρ’gh

Kecepatan aliran dapat dihitung:

v = √ 2ρ'gh / ρ
Penggunaan hukum Bernoulli dalam kehidupan sehari-sehari:

1) Penyemprot parfum
Cairan parfum dapat keluar karena:
a. Diameter pipa kecil.
b. Pipa yang berhubungan dengan udara luar kelajuannya tinggi dan tekanannya rendah (akibat ditekan).
c. Pipa yang berhubungan dengan cairan parfum kelajuannya rendah dan tekanannya tinggi.

2) Cerobong asap
Asap dapat keluar karena tekanan udara di dalam rumah yang besar, berhubungan dengan tekanan udara luar
yang rendah.

3) Lubang terowongan
Lubang terowongan dibuat di dua tempat yang berbeda ketinggiannya, sehingga udara dapat masuk ke dalam
terowongan akibat perbedaan tekanan.
4) Pesawat terbang
Pada dasarnya, ada empat buah gaya yang bekerja pada
pesawat, yaitu:
a. Gaya berat ke bawah,
b. Gaya angkat pesawat ke atas,
c. Gaya mesin ke depan,
d. Gaya gesek udara ke belakang.

Syarat agar pesawat terbang dapat terbang apabila:

vA > vB PB > PA

Syarat bagi pesawat terbang saat mengudara:


e. Tinggal landas (take-off), Fangkat > W.
f. Terbang konstan, Fangkat = W.
g. Mendarat/turun (landing), Fangkat < W.

Berlaku persamaan:
FB – FA = (PB - PA).A
FB – FA = 1/2 ρu (vA2 - vB2 ) A
Contoh Soal

Sebuah pesawat terbang bergerak Jawab:


dengan kecepatan tertentu sehingga
udara yang melalui bagian atas dan Diketahui:
bagian bawah sayap pesawat yang luas A = 50 m2 ,
permukaannya 50 m2 bergerak dengan v2 = 320 m/s,
kelajuan masing-masing 320 m/s dan v1 = 300 m/s, dan
300 m/s. Berapakah besarnya gaya ρudara = 1,3 kg/m3.
angkat pada sayap pesawat terbang
tersebut? ( ρudara = 1,3 kg/m3 )
F1 – F2 = ½ pA(v22 – v11)
= 1/2 (1,3 kg/m3 )(50 m2 )(320 m/s)2 – (300
m/s)2
= 403.000 N
Viskositas adalah ukuran kekentalan suatu fluida. Fluida yang
memiliki viskositas tergolong fluida sejati.

Faktor yang Memengaruhi Viskositas


Viskositas atau kekentalan pada fluida dipengaruhi oleh
VISKOSITAS beberapa faktor antara lain sebagai berikut.

FLUIDA  Tekanan
Semakin besar tekanan suatu zat cair maka viskositas atau
kekentalan zat cair pun akan semakin naik. Adapun pada
gas, viskositas atau kekentalan tidak dipengaruhi oleh
tekanan.

 Suhu atau temperatur


Semakin tinggi suhu atau temperatur suatu zat cair maka
viskositas atau kekentalan zat cair pun akan semakin turun.
Adapun pada gas, viskositas atau kekentalan akan naik
seiring dengan naiknya suhu atau temperatur.
 Kehadiran zat lain
Penambahan zat tertentu dapat menaikkan ataupun menurunkan viskositas atau kekentalan suatu zat cair.

 Berat molekul
Semakin berat molekul maka viskositas atau kekentalan suatu zat cair juga akan semakin naik.

 Kekuatan antarmolekul
Viskositas atau kekentalan suatu zat cair seperti air akan semakin naik seiring dengan adanya ikatan
hidrogen yang terkandung didalamnya.

 Konsentrasi larutan
Semakin tinggi konsentrasi suatu larutan maka akan semakin tinggi pula viskositas atau kekentalan larutan
tersebut.
Rumus Viskositas
Apabila pada fluida yang memiliki viskositas
η ada sebuah benda yang bergerak dengan Jika benda yang bergerak dalam
kelajuan v, maka benda tersebut akan fluida tersebut berbentuk bola, maka
mengalami gaya gesekan fluida yang disebut persamaannya menjadi sebagai
dengan gaya Stokes yang secara matematis berikut.
dirumuskan sebagai berikut.

Fs = k η v Fs = 6 π η r v

Keterangan :
Keterangan : Fs = gaya gesek Stokes (N)
Fs = gaya gesekan Stokes (N) η = koefisien viskositas fluida
k = konstanta (Ns/m2)
η = koefisien viskositas fluida r = jari-jari bola (m)
(Ns/m2) v = kelajuan relatif bola terhadap
v = kelajuan benda (m/s). fluida (m/s)
π = 3,14.
Jenis-jenis Viskositas
Viskositas pada Zat Cair

 Disebabkan oleh adanya gaya kohesi


dengan jarak yang dekat. Yang dimaksud
dengan gaya kohesi adalah gaya tarik Viskositas pada Gas
menarik antarmolekul-molekul sejenis  
 Dipengaruhi oleh suhu, dalam arti  Viskositas pada gas disebabkan oleh
semakin tinggi suhu maka akan semakin terjadinya tumbukan antarmolekul.
turun viskositas atau kekentalannya.  Dipengaruhi oleh suhu, dalam arti semakin
 Dipengaruhi oleh tekanan, dalam arti tinggi suhu maka akan semakin besar pula
semakin tinggi tekanan makan viskositas viskositas atau kekentalannya. 
atau kekentalan akan semakin naik.  Tidak dipengaruhi oleh tekanan.
 Viskositas pada zat cair sangat tergantung  Viskositas pada gas sangat tergantung pada
pada seberapa cepat molekul-molekul seberapa cepat molekul-molekul yang ada
yang ada didalamnya bergerak. didalamnya bergerak.
Contoh Soal
Sebuah benda berbentuk bulat jatuh ke kolam dan Jawab :
tenggelam ke dasar kolam. Benda tersebut mengalami
hambatan 4,7 x 10-5 N. Jika jari-jari benda 4 cm maka
kelajuan benda saat tenggelam adalah …  (η =1,8 x 10-
5
 kg/ms dan π = 3,14)
A. 3,47 m/s
B. 3,21 m/s
C. 2,9 m/s
D. 2,34 m/s
E. 1,78 m/s

Penyelesaian :
Diketahui :
• Fs= 4,7 x 10-5 N
• r = 4 cm = 4 x 10-2 m Jadi, kelajuan benda saat tenggelam adalah sebesar
• η =1,8 x 10-5 kg/ms 3,47 m/s. Jawaban yang benar (A).
• π = 3,14

Ditanya : Kelajuan benda saat tenggelam


Terima Kasih 

Anda mungkin juga menyukai