0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan14 halaman

Pengertian dan Karakteristik Variogram

Variogram merupakan metode analisis geostatistik untuk mengkuantifikasi tingkat kemiripan antara dua titik berdasarkan jaraknya. Variogram menganalisis karakteristik seperti sill, range, dan nugget untuk memodelkan korelasi spasial data. Variogram eksperimental dibuat berdasarkan pengukuran korelasi antara dua titik dengan jarak tertentu.

Diunggah oleh

dyatmico
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan14 halaman

Pengertian dan Karakteristik Variogram

Variogram merupakan metode analisis geostatistik untuk mengkuantifikasi tingkat kemiripan antara dua titik berdasarkan jaraknya. Variogram menganalisis karakteristik seperti sill, range, dan nugget untuk memodelkan korelasi spasial data. Variogram eksperimental dibuat berdasarkan pengukuran korelasi antara dua titik dengan jarak tertentu.

Diunggah oleh

dyatmico
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

VARIOGRAM

KELOMPOK 5
Deviana Shinta Maulana
Syukri H. Hasibuan
Dyatmico Pambudi
[Link] Pranata
Alif Akbar F.Z
Wahyu Prasetyo
Bima Rudistira Putra
La Ode Faisal Rahman
PENGERTIAN
Variogram merupakan suatu metode analisis secara geostatistik
yang berfungsi untuk mengkuantifikasi tingkat kemiripan atau
variabilitas antara dua conto yang terpisah pada jarak tertentu.

Data yang dekat dengan titik yang ditaksir memiliki


kecenderungan nilai yang lebih mirip dibandingkan data yang
lebih jauh. Persamaan umum variogram hanya berlaku bagi
data dengan jarak antar pasangan (lag) yang sama sebesar h
dan berarah 0°.
Dimana:

Z (X,Y) adalah hasil dari variable yang berada di lokasi (X,Y)

Ɛ[ ] adalah ekspektasi statistik operator

ɣ( ) adalah fungsi separasi antara ( ∆x, ∆y) dan bukan fungsi


spesifik dari (X,Y)
KOMPONEN DASAR GEOSTATISTIK

(Semi)variogram analysis merupakan karakterisasi


dari korelasi spasial dalam artian data menjadi kurang
atau tIdak berkorelasi seiring dengan bertambahnya
jarak (lag) dari posisi data diambil
Kriging merupakan optimal interpolation yang
menghasilkan linear unbiased estimate disetiap lokasi
Stochastic simulation merupakan proes untuk
menghasilkan multiple equiprobable images dari
variabel dengan menggunakan semivariogram model.
KARAKTERISTIK (SEMI) VARIOGRAM

• Sill adalah harga atau nilai semivarian pada bagian variogram terbatas (level
off), dapat diartikan juga sebagai “amplitudo” suatu komponen tertentu dari
variogram
• Range adalah jarak lag ketika semivariogram mencapai sill diartikan
autocorrelation sama dengan nol pada nol pada jarak tersebut
• Nugget secara teori nilai awal semivariogram adalah nol. Ketika slag
mendekati nol nilai semivariogram disebut sebagai nugget. Nugget mewakili
variasi pada jarak (lag) yang sangat kecil atau lebih kecil dari sampel
rate/spacing, termasuk error dalam pengukuran.
Range

Tingkat kenaikan variogram terhadap jarak mengindikasikan


seberapa cepat pengaruh conto menurun terhadap jarak.
Setelah variogram mencapai nilai batasnya (sill) maka
selanjutnya tidak ada lagi korelasi antar conto. Jarak kritis
ini disebut range. Meskipun begitu tidak semua variogram
mencapai sill. Beberapa terus meningkat seiring
bertambahnya jarak. Secara umum, γ(h) akan naik dengan
bertambahnya harga h, artinya besarnya perbedaan harga
pada dua titik contoh akan sangat tergantung dengan jarak
antara kedua titik tersebut.
Daerah pengaruh (range)
Variogram Eksperimental
Variogram eksperimental dibuat berdasarkan pengukuran korelasi
spasial antara 2 (dua) conto/data yang dipisahkan dengan jarak
tertentu sebesar h. Data tersebut merupakan data yang
diperoleh dari pengukuran di lapangan, dapat berupa data
kadar, ketebalan, ketinggian topografi, porositas, dan
permeabilitas. Pada arah atau baris tertentu terdapat n buah
data dengan jarak tertentu sebesar h, dimana dalam tiap baris
terdapat (n – 1) pasangan data untuk menghitung variogram
γ(h) dan (n – 2) pasangan data untuk menghitung variogram
γ(2h) dan seterusnya hingga mencapai lag tertentu yang
tergantung dari jumlah n data. Kemudian, hasil perhitungan
variogram di plot pada suatu koordinat kartesian antar jarak
antar pasangan data (h) dan variogram γ(h).
Variogram eksperimental
SIFAT –SIFAT STRUKTUR VARIOGRAM
Kontinuitas satu ketergantungan variable sangat erat hubunganya dengan
perilaku suatu semivariogram di dekat titik awal.

Suatu perilaku parabolik didekat titik awal memperlihatkan suatu kontinuitas


variabel yang tinggi, yaitu sifat data yang teratur, seperti variabel geofisika,
geokimia, aau kadang-kadang data tebal.
Perilaku linier dekat titik awal menyatakan suatu variabel dengan kontinuitas
sedang. Variogram semacam ini biasanya berlaku pada data kadar bijih.
Variabel ketidakaturan yang tinggi akan memberikan variogram yang diawali
dengan lompatan. Ketidak kontinuan ini dinamakan nugget [Link] ini
dapat diartikan bahwa perubahan variabel terrigional terjadi pada jarak yang
lebih kecil dibandingkan dengan jarak h yang digunakan untuk perhitungan
variogram. Nugget effect ini umumnya merupakan kesalahan pada
pengukuran variabelnya.
Suatu semivariogram yang berperilaku horizontal adalah hasil dari
perhitungan variabel dengan distribusi acak.
Model Variogram
Isotropic Covariance or Variogram Model
 Eksponential Models dan Derived Model
 Gaussian Model
 Generalized Chauncy Model
 K-Bessel Model
 Logarithmic Model
 Hole Effect Model
Geostatistics - Wiley
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai