KEAMANAN JARINGAN
KULIAH 1
Pengenalan Keamanan Jaringan
Rahmat Jaenal Abidin
Tujuan Mata Kuliah
• Mahasiswa memahami berbagai teknik penyerangan dan
pengamanan Jaringan Komputer
• Keamanan Jaringan meliputi kerahasiaan, integritas, dan
availability
Materi Perkuliahan
• Pengenalan dan Teknik Penyerangan
[Link] Keamanan jaringan Komputer
[Link] teknik Penyerangan
[Link]
[Link]
• Teknik pertahanan
[Link] & Cryptography (SSL/TLS)
[Link] (IPTable)
[Link] - openvpn, swan
[Link] - snort
• Risk Management dan Cyberlaw
Requirement
• Virtualbox / Vmware
• Nmap
• Wireshark
• Cain & Abel
• Ubuntu Server
• Backtrack
Spesifikasi tugas
• Tugas Mandiri
• Tugas Kelompok
Aturan Main Perkuliahan
• Tugas 40%
• Assessment 60%
• HP (silent)
Rahmat Jaenal A
• Email : [Link]@[Link]
admin@[Link]
• CP : 08987036144 / 022-92411742
Perkembangan Peradaban
• Selalu ada potensi gangguan terhadap keamanan,
dengan cara atau teknik yang berkembang sesuai
jaman.
Lack of Security Awarenes
(Rendahnya Kesadaran akan Keamanan)
Menurut Survey Information Week (USA) :
dari 1271 manajer sistem / jaringan, hanya 22%
saja yang menganggap keamanan sistem
informasi sebagai komponen penting.
Diperlukan justifikasi pentingnya investasi infrastruktur
keamanan dengan dukungan pihak manajemen
Lack of Security Awarenes
Manajemen :
“Yang penting nyambung dulu (online),
Masalah keamanan
keamanan belakangan”
“Sekarang belum ada masalah!”
“Balik modalnya (ROI) kapan ?”
Praktisi:
“Pinjam password root / admin, dong”
Siklus Keamanan
Keamanan merupakan suatu proses, bukan produk.
Catatan Kejadian Terkait Keamanan –
Internasional 1
• 1996, FBI National Computer Crime Squad : kejahatan
komputer yang terdeteksi kurang dari 15%, dan hanya 10%
dari angka itu yang dilaporkan.
• 1996, American Bar Association: dari 1000 perusahaan,
48% telah mengalami computer fraud (penipuan) dalam
kurun 5 tahun terakhir.
• 1996, NCC Information Security Breaches Survey, Inggris :
kejahatan komputer naik 200% dari 1995 ke 1996.
• 1997, FBI: kasus persidangan yang berhubungan dengan
kejahatan komputer naik 950% dari tahun 1996 ke 1997,
dan yang convicted (dihukum) di pengadilan naik 88%.
Catatan Kejadian Terkait Keamanan –
Internasional 2
• 1988 : eksploitasi Sendmail oleh R.T. Morris yang
menyebabkan lumpuhnya Internet. Kerugian diperkirakan
mencapai $100 juta. Morris dihukum denda $10.000.
• 10 Maret 1997, seorang hacker dari Massachusetts berhasil
mematikan sistem telekomunikasi sebuah bandara lokal
(Worcester, Mass.) sehingga memutuskan komunikasi menara
kendali dan mempersulit pesawat yang akan mendarat
• 7-9 Februari 2000, terjadi Distributed Denial of Service (Ddos)
attack terhadap Yahoo, eBay, CNN, Amazon, ZDNet, E-Trade.
Diduga menggunakan program Trinoo, TFN.
Catatan Lainnya
Jumlah kelemahan (vulnerabilities) sistem informasi yang
dilaporkan ke Bugtraq meningkat empat kali (quadruple)
semenjak tahun 1998 sd tahun 2000. Dari 20 laporan per
bulan menjadi 80 laporan per bulan.
1999, Common Vulnerabilities and Exposure [Link]
mempublikasikan lebih dari 1000 kelemahan sistem. CVE
terdiri dari 20 entitas keamanan.
2000, Ernst & Young Survey menunjukkan bahwa 66%
responden menganggap security & privacy menghambat
(inhibit) perkembangan e-commerce
2001, virus SirCam menyerang harddisk dan mengirimkan
file-file ke pihak lain. File rahasia bisa tersebar. Worm Code
Red menyerang sistem IIS, melakukan port scanning dan
menyusup ke sistem IIS yang ditemukannya.
Faktor Dari Dalam
(Musuh dalam selimut)
• 1999, Computer Security Institute (CSI) / FBI Computer
Crime Survey menunjukkan statistik potensi gangguan dari
“disgruntled worker” (orang dalam)
Disgruntled workers 86%
Independent hackers 74%
US Competitors 53%
Foreign corp 30%
Foreign gov. 21%
[Link]
Data KMPG
• “Tujuh-puluh sembilan persen eksekutif senior terjebak
dalam kesalahan berfikir bahwa ancaman terbesar
terhadap keamanan sistem berasal dari luar (eksternal)”
• “Walaupun kebanyakan responden sudah memikirkan
tentang hacker, kurangnya atau bahkan tidak adanya
implementasi security policy dan kurangnya kesadaran
karyawan adalah ancaman terbesar bagi sistem online
mereka”
Catatan Kejadian Terkait Keamanan – Indonesia
1
• Januari 1999, domain Timor Timur (.tp) diacak-acak,
diduga dilakukan oleh orang Indonesia
• September 2000, mulai banyak penipuan transaksi di
ruangan lelang (auction) dengan tidak mengirimkan
barang yang sudah disepakati
• 24 Oktober 2000, dua warnet di Bandung digrebeg karena
menggunakan account dial-up curian
• Banyak situs web Indonesia (termasuk situs bank) yang
diobok-obok (defaced, diubah tampilannya)
• Akhir tahun 2000, banyak pengguna warnet yang
melakukan kejahatan “carding”. Menurut riset Clear
Commerce Inc Texas – AS , Indonesia memiliki carder
terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania.
Catatan Kejadian Terkait Keamanan –
Indonesia 2
• Juni 2001, situs parodi “[Link]” muncul, mencuri
account user klikbca yang tidak cermat
• 3 April 2002,siang hari (jam 14:34 WIB) sistem BEJ macet
sehingga transaksi tidak dapat dilakukan sampai tutup
pasar (jam 16:00). Semula diduga karena ada transaksi
besar (15 ribu saham TLKM dibeli oleh Meryll Lynch).
Ternyata ada perangkat (switch) yang tidak berfungsi
• Oktober 2002, tampilan web BRI diubah (deface)
Deface
Catatan lain
Kompleksitas Keamanan
Faktor kompleks dalam keamanan jaringan :
• Sharing : resource dipakai oleh banyak user yang dapat
memunculkan ancaman
• Kompleksitas sistem (h/w dan s/w) : dalam hal konfigurasi, ragam
perangkat
• Batasan yang tidak jelas : host pada suatu jaringan, bisa menjadi
host dari jaringan lain
• Banyak titik rawan : data melalui banyak host. Kalau pun asal dan
tujuan sudah dijamin aman, belum tentu host-host antara aman
• Anonymity : penyerang berlokasi jauh dari host target, tidak
tersentuh oleh sistem
• Jalur yang ditempuh tidak diketahui : data dikirim melalui jalur
(sejumlah host) yang berbeda
Pencapaian Keamanan
• Sangat sulit mencapai 100% aman
• keamanan vs. kenyamanan (security vs convenience)
• Semakin tidak aman, semakin nyaman
Definisi computer security menurut Garfinkel & Spafford
A computer is secure if you can depend on it and its software to behave
as you expect
Peningkatan Kejahatan
• Peningkatan pemakaian internet, terutama untuk bisnis
• Internet mulai dibuka untuk publik tahun 1995
• Situs Electronic commerce (e-commerce) meningkat
• Desentralisasi server.
• Lebih banyak server yang harus ditangani dan butuh lebih banyak SDM
dan tersebar di berbagai lokasi. Sedikit SDM handal
• Server remote seringkali tidak terurus
• Serangan terhadap server remote lebih susah ditangani (berebut akses
dan bandwidth dengan penyerang)
Peningkatan Kejahatan
• Transisi dari single vendor ke multi-vendor.
• Banyak jenis perangkat dari berbagai vendor yang harus dipelajari.
Contoh:
Router: Cisco, Bay Networks, Nortel, 3Com, Juniper, Linux-based
router, …
Server: Solaris, Windows NT/2000/XP, SCO UNIX, Linux, *BSD, AIX,
HP-UX, …
• SDM sulit, butuh jumlah lebih banyak
• Pemakai makin mengerti teknologi dan kemudahan mendapatkan
software.
• Terbuka luas kesempatan untuk mencoba sistem, download dari
Internet (Script kiddies)
• Sistem administrator harus selangkah di depan.
• Meningkatnya kompleksitas sistem (teknis & bisnis)
• Program menjadi semakin besar. Megabytes. Gigabytes.
• Pola bisnis berubah: partners, alliance, inhouse development,
outsource, …
• Potensi lubang keamanan juga semakin besar.
KESULITAN PENEGAKAN HUKUM
• Cyberlaw belum matang
• Tingkat awareness masih rendah
• Technical capability masih rendah
KLASIFIKASI KEAMANAN
(David Icove)
Fisik (physical security)
Manusia (people /
personel security) Biasnya terfokus
pada masalah data,
Data, media, teknik media, teknik
komunikasi komunikasi.
Padahal kebijakan
Kebijakan dan prosedur (policy) sangat
(policy and procedures) penting !
CELAH KEAMANAN
Network sniffed,
ISP attacked
Celah :
1. System (OS)
2. Network
Internet 3. Applications (db)
Network sniffed,
attacked Network sniffed,
attacked
Users Web Site
Trojan horse
Userid, Password,
PIN, credit card # [Link]
- Applications
(database,Web server) hacked
-OS hacked
ELEMEN DASAR KEAMANAN
• Network security
• fokus kepada saluran (media) pembawa informasi
• Application security
• fokus kepada aplikasinya sendiri, termasuk di dalamnya adalah
database
• Computer security
• fokus kepada keamanan dari komputer (end system), termasuk
operating system (OS)
ASPEK KEAMANAN
Aspek utama keamanan ada 3 (CIA) :
• Confidentiality / Privacy
• Integrity
• Availability
Aspek tambahan :
• Non-repudiation
• Authentication
• Access Control
• Accountability
CONFIDENTIALITY
• Kerahasiaan data pribadi. Data hanya boleh diakses
oleh orang yang berwenang
– Data-data pribadi
– Data-data bisnis; daftar gaji, data nasabah /
pelanggan
– Sangat sensitif dalam e-commerce dan healthcare
• Serangan: penyadapan
(teknis dengan sniffer / logger, man in the middle
attack; non-teknis dengan social engineering)
• Proteksi: enkripsi
Electronic Privacy Information Center [Link]
Electronic Frontier Foundartion [Link]
INTEGRITY
• Informasi tidak boleh berubah (tampered, altered,
modified) oleh pihak yang tidak berhak
• Serangan
• Pengubahan data oleh orang yang tidak berhak, spoofing
• Virus yang mengubah berkas
• Proteksi:
• Message Authentication Code (MAC), digital signature / certificate,
hash functions, logging
AVAILABILITY
• Informasi harus tersedia ketika dibutuhkan
• Serangan
• Meniadakan layanan (Denial of Service / DoS attack) atau menghambat
layanan (server dibuat lambat)
• Proteksi
• Backup, redundancy, IDS, DRC, BCP, firewall
NON-REPUDIATION
• Tidak dapat menyangkal (telah melakukan transaksi)
• Menggunakan digital signature
• Logging
AUTHENTICATION
• Meyakinkan keaslian data, sumber data, orang yang
mengakses data, server yang digunakan
• what you have (identity card)
• what you know (password, PIN)
• what you are (biometric identity)
• Serangan: identitas palsu, terminal palsu, situs gadungan
ACCESS-CONTROL
• Mekanisme untuk mengatur siapa boleh melakukan apa
• Membutuhkan klasifikasi data:
public, private, confidential, (top)secret
• Akses berdasarkan role
ACCOUNTABILITY
• Dapat dipertanggung-jawabkan
• Melalui mekanisme logging dan audit
• Adanya kebijakan dan prosedur (policy & procedures)